Tutup Celah “Titip Absen”, Pemkot Cimahi Resmi Kick-Off SPMB 2026/2027 dengan Komitmen fakta Integritas
- account_circle Redaksi Pagi
- calendar_month 2 jam yang lalu
- visibility 11
- print Cetak

CIMAHI, RI.– Pemerintah Kota Cimahi resmi memulai tahapan Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun Ajaran 2026/2027.
Peluncuran ini ditandai dengan prosesi Kick-Off sekaligus penandatanganan komitmen bersama jajaran Forkopimda di Ballroom Mal Pelayanan Publik (MPP) Kota Cimahi, Selasa (5/5/2026).
Langkah ini diambil untuk memastikan proses seleksi berjalan bersih tanpa praktik intervensi atau “titip-menitip” siswa.
Wali Kota Cimahi, Ngatiyana, menegaskan bahwa transparansi menjadi harga mati dalam pelaksanaan SPMB tahun ini.“Jangan ada yang bermain-main. Kami tegakkan aturan demi kemudahan masyarakat.
Komitmen bersama Forkopimda ini adalah benteng agar tidak terjadi hal-hal yang merugikan masyarakat atau praktik yang tidak diinginkan,” tegas Ngatiyana dalam sambutannya.
Skema Jalur dan Daya Tampung Sama seperti periode sebelumnya, SPMB kali ini tetap mengandalkan empat jalur utama: Domisili, Afirmasi, Prestasi, dan Mutasi. Skema ini dirancang untuk memberikan akses pendidikan yang merata bagi seluruh anak di Kota Cimahi.
Terkait kapasitas, Ngatiyana memaparkan bahwa daya tampung sekolah di Cimahi masih mencukupi:Jenjang SD: Tersedia kuota 9.742 kursi (Negeri, Swasta, & MI) untuk estimasi 9.740 calon siswa.Jenjang SMP: Tersedia kuota 11.284 kursi untuk estimasi 10.523 calon siswa.
Ada yang sedikit berbeda pada seleksi tahun ini. Untuk lulusan SD yang akan masuk ke jenjang SMP, penilaian akan menitikberatkan pada dua komponen utama, yakni akumulasi nilai rapor dan hasil Tes Kemampuan Akhir.
Selain itu, Pemkot Cimahi juga memberikan solusi bagi orang tua yang putra-putrinya tidak lolos ke sekolah negeri.
Ngatiyana mengimbau warga agar tidak ragu memilih sekolah swasta, karena pemerintah daerah siap memberikan bantuan biaya pendidikan.“Bagi masyarakat kurang mampu yang terdata dalam Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN), Pemkot Cimahi akan membantu biaya SPP di sekolah swasta sesuai kemampuan anggaran.
Prinsipnya, tidak boleh ada anak yang putus sekolah,” pungkasnya. R. Harry KP.
- Penulis: Redaksi Pagi




Saat ini belum ada komentar