Sosialisasi dan Komitmen Bersama Sensus Ekonomi 2026 Kota Tasikmalaya
- account_circle Radar Indonesia
- calendar_month 2 jam yang lalu
- visibility 5
- print Cetak

Sosialisasi dan Komitmen Bersama Sensus Ekonomi 2026 Tingkat Kota Tasikmalaya
Kota Tasikmalaya, RI – Pemerintah Kota Tasikmalaya bersama Badan Pusat Statistik (BPS) menggelar kegiatan Sosialisasi dan Komitmen Bersama Sensus Ekonomi 2026 yang bertempat di Aula Bappelitbangda Kota Tasikmalaya. Kegiatan ini dihadiri oleh Wali Kota Tasikmalaya, Kepala Badan Pusat Statistik Republik Indonesia, Perwakilan Anggota Komisi XI DPR RI, serta tamu undangan lainnya, 20 jun8 2026.
Sebelum pelaksanaan acara rombongan melakukan monitoring pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 di kawasan Pedestrian Cihideung, salah satu pusat aktivitas ekonomi Kota Tasikmalaya. Kegiatan monitoring tersebut dilakukan untuk melihat secara langsung proses pendataan yang dilakukan petugas sensus kepada para pelaku usaha serta memastikan pelaksanaan sensus berjalan dengan baik di lapangan.
Kepala BPS RI, Amalia Adininggar Widyasanti, fslam sbutanya menegaskan bahwa Sensus Ekonomi 2026 bukan sekadar agenda rutin yang dilaksanakan setiap sepuluh tahun sekali, melainkan sebuah upaya strategis untuk memotret kondisi perekonomian Indonesia secara menyeluruh. Menurutnya, sensus ini merupakan “general check-up” kesehatan ekonomi nasional yang hasilnya akan menjadi dasar dalam penyusunan berbagai kebijakan pembangunan di masa mendatang.
Lanjutnya beliau menjelaskan bahwa data yang diperoleh dari Sensus Ekonomi 2026 akan memberikan gambaran mengenai struktur, karakteristik, dan perkembangan usaha di Indonesia, mulai dari tingkat nasional hingga kabupaten dan kota. Oleh karena itu, partisipasi aktif masyarakat dan pelaku usaha sangat diperlukan untuk menghasilkan data yang akurat dan berkualitas.
Sementara itu, Wali Kota Tasikmalaya juga brharap pentingnya prinsip “Good Data, Good Decision”, yakni data yang baik akan menghasilkan kebijakan yang baik dan tepat sasaran. Ia menilai bahwa keberhasilan pembangunan tidak hanya ditentukan oleh program yang dirancang, tetapi juga oleh kualitas data yang menjadi dasar perencanaan dan pengambilan keputusa, harapnya. FIENS
- Penulis: Radar Indonesia




Saat ini belum ada komentar