Rapat Banggar APBD 2027, Robit Riyanto Tegaskan Pentingnya Sinergi DPRD dan OPD
- account_circle Redaksi Pagi
- calendar_month 9 jam yang lalu
- visibility 11
- print Cetak

PROBOLINGGO,RI-Pembahasan Kebijakan Umum Anggaran (KUA) dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) APBD Kota Probolinggo Tahun Anggaran 2027 terus menjadi perhatian DPRD Kota Probolinggo. Dalam rapat Badan Anggaran (Banggar) bersama Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD), berbagai masukan dan usulan dari anggota dewan disampaikan untuk memastikan program yang direncanakan benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat. Senin (20/07/2026).
Anggota DPRD Kota Probolinggo Fraksi Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Robit Riyanto, menegaskan bahwa pembahasan anggaran tahun 2027 harus menjadi momentum untuk memperkuat pelaksanaan berbagai rekomendasi yang telah disampaikan oleh masing-masing komisi kepada Organisasi Perangkat Daerah (OPD).
Menurutnya, selama ini setiap komisi DPRD telah memberikan berbagai saran dan masukan sesuai bidang kerjanya masing-masing. Oleh karena itu, seluruh OPD di lingkungan Pemerintah Kota Probolinggo harus menjadikan rekomendasi tersebut sebagai acuan dalam menyusun maupun menjalankan program kerja.
“Pembahasan anggaran tahun 2027 ini tugasnya memperkuat dan memaksimalkan pelaksanaan program. Saya menekankan kepada seluruh OPD agar mengikuti saran-saran dari komisi. Komisi I punya rekomendasi sendiri, Komisi II punya rekomendasi sendiri, begitu juga Komisi III. Pertemuan Banggar ini sifatnya mengingatkan dan menekankan agar seluruh saran yang telah diberikan benar-benar dilaksanakan,” ujar Robit Riyanto.
Selain menyoroti pelaksanaan rekomendasi komisi, Robit juga memberikan perhatian terhadap program beasiswa pendidikan tinggi yang saat ini tengah menjadi pembahasan dalam penyusunan anggaran daerah.
Ia menyambut baik adanya alokasi anggaran sebesar Rp1 M. pada tahun 2026 untuk membantu mahasiswa dari keluarga kurang mampu dalam membayar biaya pendidikan di perguruan tinggi. Bahkan, rencana penambahan anggaran menjadi Rp2 M. pada tahun 2027 dinilai sebagai langkah positif yang patut didukung.
“Kalau memang untuk membantu masyarakat kurang mampu dan mendukung pendidikan, tentu saya sepakat. Bahkan kalau ditambah lagi anggarannya juga bagus, karena manfaatnya langsung dirasakan masyarakat,” katanya.
Meski demikian, Robit berharap program beasiswa tersebut tidak hanya diperuntukkan bagi mahasiswa dari keluarga kurang mampu, tetapi juga dapat mengakomodasi mahasiswa yang memiliki prestasi akademik maupun non akademik.
Menurutnya, perhatian terhadap siswa dan mahasiswa berprestasi juga penting sebagai bentuk penghargaan sekaligus motivasi bagi generasi muda Kota Probolinggo untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan.
“Saya sepakat dengan yang disampaikan Sibro Malisi terkait bantuan pendidikan. Hanya saja, jangan hanya untuk yang tidak mampu. Kalau bisa ditambah juga untuk siswa atau mahasiswa yang berprestasi. Itu akan menjadi motivasi yang baik bagi anak-anak kita untuk terus berprestasi,” jelasnya.
Robit menilai bahwa investasi di bidang pendidikan merupakan langkah strategis dalam mencetak sumber daya manusia yang berkualitas dan berdaya saing. Karena itu, dukungan anggaran pendidikan perlu terus diperkuat dalam APBD Kota Probolinggo.
Melalui pembahasan Banggar tersebut, DPRD Kota Probolinggo berharap seluruh program yang telah direncanakan dapat berjalan sesuai kebutuhan masyarakat, sekaligus memastikan bahwa sektor pendidikan tetap menjadi salah satu prioritas pembangunan daerah pada tahun anggaran 2027.(suh)
- Penulis: Redaksi Pagi




Saat ini belum ada komentar