Breaking News
light_mode
Trending Tags

Pemkab Gresik Kolaborasi dengan PT Smelting Kick Off Program Pesisir Lestari Tanam 10.000 Mangrove Amankan Generasi Mendatang

  • account_circle Pom py
  • calendar_month Selasa, 11 Agt 2026
  • visibility 9
  • print Cetak

Pemkab Gresik Kolaborasi dengan PT Smelting Kick Off Program Pesisir Lestari Tanam 10.000 Mangrove Amankan Generasi Mendatang

Gresik, RI – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik bersama PT Smelting memperkuat sinergi penyelamatan lingkungan pesisir melalui Kick Off Program Konservasi Mangrove “Pesisir Lestari – Menjaga Mangrove, Mengamankan Generasi Mendatang” dengan penanaman 10.000 bibit mangrove yang digelar di Dusun Ujung Timur (Brang Wetan) Desa Randuboto, Kecamatan Sidayu. Selasa (11/8/2026).

Langkah strategis tersebut merupakan bentuk komitmen nyata dalam menjaga ekosistem pesisir dari ancaman abrasi sekaligus mengamankan ruang hidup generasi masa depan di wilayah pesisir. Acara kick off ini dihadiri langsung oleh Bupati Fandi Akhmad Yani dan Jajaran Forkopimda Gresik, beserta jajaran manajemen PT Smelting, perangkat desa, dan komunitas peduli lingkungan.

Bupati Gresik, Fandi Akhmad Yani menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah dan sektor swasta dalam memitigasi dampak perubahan iklim. Dikatakan, pemilihan Desa Randuboto sebagai pusat gerakan dinilai sangat tepat karena kawasan ini memiliki potensi ekologis besar yang perlu dilindungi secara berkelanjutan.

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Gresik, saya menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada PT Smelting yang telah menunjukkan kepedulian dan komitmen nyata terhadap kelestarian lingkungan di Kabupaten Gresik,” ujarnya.

Menurut Bupati Yani, wilayah pesisir memiliki arti yang sangat penting, karena pesisir bukan hanya ruang ekologis, tetapi juga menjadi ruang kehidupan dan sumber penghidupan bagi masyarakat. Untuk itu, menjaga ekosistem pesisir merupakan tanggung jawab kita bersama, mangrove memiliki peran yang sangat strategis, membantu melindungi pantai dari abrasi, menjadi tempat hidup berbagai jenis biota, menjaga kualitas ekosistem pesisir, serta berperan dalam menyerap karbon dan menghadapi dampak perubahan iklim.

“Kegiatan yang kita lakukan hari ini bukan sekadar menanam 10.000 bibit mangrove. Kita sedang menanam perlindungan bagi pesisir Gresik, menanam kepedulian terhadap lingkungan, dan menanam harapan untuk generasi yang akan datang,” ungkapnya.

Bupati Yani menilai, kegiatan tersebut memiliki makna yang lebih besar karena melibatkan berbagai unsur, mulai dari pemerintah, dunia usaha, pemerintah desa, masyarakat, komunitas, hingga anak-anak dan generasi muda. Inilah semangat yang harus terus kita bangun di Kabupaten Gresik, yaitu kolaborasi dan gotong royong dalam menjaga lingkungan.

Ia menambahkan pemerintah tidak mungkin bekerja sendiri, dunia usaha memiliki peran, masyarakat memiliki peran, komunitas memiliki peran, dan generasi muda juga memiliki peran. Karena itu, saya berharap program “Pesisir Lestari” ini tidak berhenti pada kegiatan penanaman hari ini. Yang lebih penting adalah bagaimana setelah ditanam, mangrove ini kita rawat dan kita jaga bersama.

“Saya berharap Pemerintah Desa Randuboto bersama masyarakat dan kelompok pengawas dapat terus melakukan pemeliharaan dan pengawasan. Sehingga bibit yang ditanam dapat tumbuh dengan baik dan memberikan manfaat dalam jangka panjang,” ucap Bupati Yani.

Bupati Yani menjelaskan, ke depan, kawasan mangrove ini juga dapat dikembangkan sebagai ruang edukasi lingkungan, kawasan konservasi, dan potensi ekowisata berbasis masyarakat. Sehingga kelestarian lingkungan dapat berjalan seiring dengan peningkatan kesejahteraan masyarakat.

“Target kita harus berdampak kepada keberlanjutan di masyarakat terutama menurunkan kemiskinan meningkatkan kesejahteraan ekonomi masyarakat pesisir,” harapnya.

Pihaknya mengajak untuk menjadikan momentum hari ini sebagai langkah bersama untuk memperkuat komitmen dalam menjaga lingkungan di Kabupaten Gresik. Mari tanam mangrove, rawat, dan jaga bersama. Karena apa yang kita tanam hari ini, manfaatnya mungkin bukan hanya untuk kita, tetapi terutama untuk anak cucu kita di masa yang akan datang.

“Karena kita tidak ingin mewariskan hanya pembangunan kepada generasi mendatang. Kita juga harus mewariskan lingkungan yang sehat, pesisir yang terlindungi, dan alam yang tetap lestari,” tambahnya.

Sebelum menutup sambutannya Bupati Yani menyampaikan terima kasih dan penghargaan kepada PT Smelting, Pemerintah Desa Randuboto, masyarakat, komunitas, serta seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam kegiatan ini.

“Semoga program “Pesisir Lestari-Menjaga Mangrove, Mengamankan Generasi Mendatang” dapat berjalan secara berkelanjutan dan memberikan manfaat nyata bagi lingkungan serta masyarakat Kabupaten Gresik,” tutupnya.

Di tempat sama, Presiden Direktur PT Smelting, Darma Djojonegoro, mengatakan bahwa kontribusi penanaman 10.000 bibit mangrove ini bukan sekadar pemenuhan tanggung jawab sosial perusahaan (CSR), melainkan investasi lingkungan jangka panjang. Selain berfungsi sebagai benteng alami penahan gelombang laut, hutan mangrove yang lestari nantinya diharapkan dapat menjadi pusat edukasi lingkungan dan mendorong pertumbuhan ekonomi lokal berbasis ekowisata bagi warga Sidayu.

Pihaknya, menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Gresik. Ia menambahkan, tahun ini PT Smelting memperingati HUT ke 30 dimana ini tidak dapat dipisahkan dengan Pemkab Gresik dalam tumbuh dan berkembang. Dalam menjaga lingkungan di masyarakat pihaknya bekerjasama dengan Dinas Lingkungan Hidup sebagai salah satu wujud nyata atas keberlanjutan lingkungan.

“Mangrove mempunyai peran penting dalam menjaga lingkungan dan masyarakat sesuai tagline “Menjaga Mangrove Mengamankan Generasi Mendatang”. Keberhasilan ini tidak dapat dicapai sendiri tanpa kolaborasi dengan pemerintah dan masyarakat Kabupaten Gresik,” pungkasnya.

Sementara, Kepala Desa Randuboto, Andhi Sulandra menambahkan, Pemerintah Desa Randuboto, terus berkomitmen menjaga kelestarian lingkungan pesisir di wilayahnya. Upaya nyata ini dibuktikan dengan perlindungan kawasan hutan mangrove seluas 200 hektare secara utuh dan berkelanjutan sejak lebih dari satu dekade lalu.

“Desa Randuboto mempunyai kawasan mangrove seluas 200 hektare, dan ini sudah kita jaga utuh mulai dari tahun 2013, ” ujarnya.

Menurut Andhi, langkah konsisten sejak tahun 2013 tersebut berhasil mempertahankan fungsi utama mangrove sebagai benteng alami dari abrasi pantai. Selain berdampak positif bagi lingkungan, kelestarian mangrove juga menjadi modal berharga bagi desa dalam mengembangkan potensi ekowisata berbasis lingkungan serta menjaga produktivitas biota laut yang menjadi sumber penghasilan nelayan lokal.

“Komitmen menjaga ekosistem pesisir ini bukan hal baru bagi warga kami. Seluruh elemen masyarakat telah bergerak bersama untuk memastikan agar mangrove tetap tumbuh lestari,” singkatnya.

Kegiatan ini turut dihadiri, Kepala Dinas Lingkungan Hidup, Sri Subaidah, Plt Kepala Dinas Perikanan, Arif Wicaksono, Forkopimcam Sidayu serta jajaran Pemerintah Desa Randuboto, Pokmas, pegiat lingkungan dan konservasi, dan undangan lainnya.(Rdwn)

Tags
  • Penulis: Pom py

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bimtek Penggunaan Aplikasi Monev Kinerja IntiKita Oleh Bappeda Kabupaten Tulungagung

    Bimtek Penggunaan Aplikasi Monev Kinerja IntiKita Oleh Bappeda Kabupaten Tulungagung

    • calendar_month Rabu, 9 Okt 2024
    • account_circle Radar Indonesia
    • visibility 399
    • 0Komentar

    TULUNGAGUNG, RI – Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Tulungagung mengadakan kegiatan Bimtek Manual Indikator Kinerja dan Penggunaan Aplikasi Monev Kinerja IntiKita. Acara ini diikuti oleh perwakilan seluruh Perangkat Daerah se Kabupaten Tulungagung. Tujuan dari pelaksanaan kegiatan ini adalah untuk memberikan pemahaman kepada peserta dalam menyusun manual IKU (Indikator Kinerja Utama) serta menjelasakan tutorial pengisian […]

  • Polda Kalbar Siap Dukung Program Pemerintah Untuk Berantas Aksi Premanisme Yang Mengganggu Investasi

    Polda Kalbar Siap Dukung Program Pemerintah Untuk Berantas Aksi Premanisme Yang Mengganggu Investasi

    • calendar_month Selasa, 18 Mar 2025
    • account_circle Redaksi Pagi
    • visibility 174
    • 0Komentar

    PONTIANAK, RI – Polda Kalbar telah menyatakan kesiapannya dalam Mendukung sepenuhnya program yang di canangkan oleh Presiden dalam memberantas menjamurnya aksi premanisme di seluruh wilayah Indonesia yang berkedok Ormas. Minggu (16/03/25) Pontianak, Polda Kalbar, Melalui Kabid Humas Polda Kalbar Kombes Pol Dr. Bayu Suseno. S.H, S.I.K., MH menyatakan bahwa Polda Kalbar dan jajaran telah siap […]

  • Audiensi Bersama Perangkat Daerah, Penjabat Taufik Minta Jaga Stabilitas Keamanan Jelang Pilkada

    Audiensi Bersama Perangkat Daerah, Penjabat Taufik Minta Jaga Stabilitas Keamanan Jelang Pilkada

    • calendar_month Jumat, 4 Okt 2024
    • account_circle Redaksi Pagi
    • visibility 290
    • 0Komentar

    PROBOLINGGO,RI- Agar kinerja pemerintah kota selaras dengan target Pemerintah Provinsi Jawa Timur, Penjabat Wali Kota Probolinggo M. Taufik Kurniawan melakukan komunikasi intensif dengan jajaran di bawahnya. Terlihat saat Kamis (3/10) pagi, ia kembali beraudiensi dengan perangkat daerah pemkot, yakni Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos PPPA), Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dispendukcapil), serta […]

  • Babinsa Desa Karangjati Dampingi Pembagian Beras Bantuan Tahun 2023

    Babinsa Desa Karangjati Dampingi Pembagian Beras Bantuan Tahun 2023

    • calendar_month Rabu, 7 Jun 2023
    • account_circle Radar Indonesia
    • visibility 368
    • 0Komentar

    Pasuruan, RI – Guna memastikan bantuan Beras yang diberikan tepat sasaran, Babinsa Koramil 0819/13 Wonorejo Serda Danang dengan penuh semangat mendampingi proses pembagian beras bantuan tahun 2023 kepada warga yang membutuhkan. Kegiatan tersebut bertujuan untuk meringankan beban masyarakat dalam menghadapi kondisi ekonomi yang sulit, Pembagian Beras tersebut dilaksanakan di Balai Desa Karangjati Anyar Kecamatan Wonorejo […]

  • Simulasi Pam Nataru Polrestabes Surabaya Untuk Memastikan Kota Surabaya Aman Dan Sehat

    Simulasi Pam Nataru Polrestabes Surabaya Untuk Memastikan Kota Surabaya Aman Dan Sehat

    • calendar_month Senin, 22 Nov 2021
    • account_circle Radar Indonesia
    • visibility 248
    • 0Komentar

    SURABAYA – RI, Menjelang Perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru), Polrestabes Surabaya mengadakan simulasi pengamanan  di Gereja Katolik Kelahiran Santa Perawan Maria di Jalan Kepanjen Surabaya, Minggu (21/11/2021). Simulasi tersebut ditinjau langsung oleh Kapolrestabes Surabaya, Kombes Pol A. Yusep Gunawan dan didampingi Wakapolrestabes Surabaya AKBP Hartoyo. Menurut Kombes Pol. Yusep simulasi ini sebagai antisipasi  Polrestabes  […]

  • Wujud Nyata Dukungan Ketahanan Pangan dan Inspirasi bagi Masyarakat, Polres Sumenep Panen Ikan Lele

    Wujud Nyata Dukungan Ketahanan Pangan dan Inspirasi bagi Masyarakat, Polres Sumenep Panen Ikan Lele

    • calendar_month Senin, 14 Apr 2025
    • account_circle Redaksi Pagi
    • visibility 160
    • 0Komentar

    Foto:Kapolres Sumenep Akbp Henri Noveri Santoso SUMENEP ,RI- Polres Sumenep Polda Jatim kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung ketahanan pangan nasional dengan menggelar panen ikan lele di Pekarangan Polres Sumenep Lebih dari sekadar panen, kegiatan ini menjadi bukti nyata bahwa pemanfaatan lahan secara produktif dapat berkontribusi pada kesejahteraan masyarakat. Dipimpin langsung oleh Kapolres Sumenep Akbp Henri […]

expand_less