Breaking News
light_mode
Trending Tags

Bersihkan Praktik Penyalahgunaan Nama Pers, POKJA Wartawan Lamongan Tegaskan Komitmen Jaga Integritas Jurnalistik

  • account_circle Redaksi Pagi
  • calendar_month 29 menit yang lalu
  • visibility 5
  • print Cetak

LAMONGAN, RI — Kelompok Kerja (POKJA) Wartawan Lamongan secara tegas menolak dan menggerakkan langkah untuk memberantas praktik oknum yang menyembunyikan kepentingan pribadi di balik nama profesi wartawan. Fenomena di mana identitas jurnalistik dijadikan sarana menekan dan meminta imbalan kepada instansi pemerintah, sekolah, hingga pemerintahan desa, dinilai telah melukai marwah pers secara menyeluruh.

Pernyataan sikap yang tegas dan mendalam tersebut disampaikan dalam forum diskusi yang berlangsung di Enjoy Coffee, Kabupaten Lamongan, pada Jumat (11/9/2026).

Mengungkap Pola Penyalahgunaan Identitas Pers

Ketua Umum POKJA Wartawan Lamongan, Amin Santoso, memaparkan adanya pola yang terus berulang dan merugikan. Oknum-oknum tersebut datang dengan membawa identitas jurnalis, melontarkan sejumlah pertanyaan terkait isu di suatu instansi, namun proses konfirmasi yang seharusnya menjadi kewajiban jurnalistik justru berakhir pada permintaan sejumlah uang. Ketika permintaan tersebut tidak dipenuhi, muncul ancaman pemberitaan sepihak.

“Mereka tidak memiliki karya tulis yang jelas, datang dengan gaya seolah profesional, namun tujuannya bukan mencari kebenaran. Pertanyaan yang diajukan hanyalah jalan masuk, dan di ujungnya selalu ada permintaan uang. Jika ditolak, mereka mengancam akan memberitakan sesuka hati mereka,” ungkap Amin.

Ia menegaskan bahwa pola tersebut sama sekali tidak mencerminkan dunia jurnalistik. Pemberitaan yang dimuat pun dinilai tidak melalui proses verifikasi yang layak, tidak berimbang, serta mengabaikan Kode Etik Jurnalistik dan kaidah penulisan berita yang benar.

Ancaman Terhadap Kepercayaan Publik Secara Menyeluruh

Persoalan ini bukan sekadar perbuatan individu, melainkan kerusakan yang ditimbulkan bagi seluruh insan pers yang berintegritas. Perilaku segelintir orang ini perlahan membentuk pandangan negatif masyarakat terhadap profesi wartawan. Ketika pemerintah desa, sekolah, maupun instansi mulai menganggap kedatangan wartawan sebagai ancaman atau permintaan sesuatu, maka yang runtuh adalah kepercayaan terhadap fungsi kontrol sosial pers itu sendiri.

Selain masalah oknum, forum ini juga menyoroti adanya ketimpangan akses informasi dan pola kemitraan yang belum setara antara pemerintah daerah dan media. Hubungan kerja sama tidak boleh didasarkan pada kedekatan pribadi atau kepentingan timbal balik, melainkan harus dibangun atas dasar saling menghormati fungsi masing-masing.

“Pers harus tetap berdiri independen. Pemerintah membutuhkan media sebagai mitra pengawasan, dan media membutuhkan akses informasi agar dapat menjalankan tugasnya dengan baik untuk masyarakat,” tegas Amin.

Tiga Langkah Strategis Wujudkan Pers yang Sehat

Untuk mengatasi akar persoalan tersebut, POKJA Wartawan Lamongan menyusun kerangka kerja tiga tahap yang komprehensif:

1. Jangka Pendek — Penguatan Kapasitas Jurnalis: Secara rutin mengadakan pelatihan peningkatan kemampuan jurnalistik, mulai dari teknik peliputan, verifikasi fakta, konfirmasi, hingga penulisan berita yang berpegang teguh pada Kode Etik Jurnalistik.

2. Jangka Menengah — Penegakan Disiplin Profesi: Menegakkan kode etik secara tegas dan tanpa pandang bulu. Tidak ada nama organisasi maupun hubungan personal yang dapat dijadikan tameng bagi siapa pun yang terbukti menyalahgunakan profesi untuk keuntungan pribadi.

3. Jangka Panjang — Kemitraan yang Setara & Transparan: Membangun ulang pola hubungan antara media dengan pemerintah maupun pihak swasta agar berjalan setara, sehat, dan profesional — jauh dari nuansa transaksional yang dapat merusak independensi.

Dengan semangat besar “Berbuat untuk Masyarakat”, POKJA Wartawan Lamongan menegaskan gerakan ini bukanlah oposisi terhadap pemerintah, melainkan upaya bersama untuk menjaga kemurnian fungsi pers. Pers yang kritis bukan berarti musuh pemerintah, dan pemerintah yang dikritik tidak harus memandang media sebagai lawan.

“Yang harus kita lawan bersama adalah praktik yang merusak kemerdekaan pers — baik ketika nama wartawan dijual untuk keuntungan pribadi, maupun ketika akses informasi dibatasi karena kritik dianggap sebagai ancaman,” tutup Amin.

Kualitas dan kehormatan profesi pers tidak diukur dari seberapa keras mengkritik, melainkan dari seberapa profesional, jujur, berimbang, dan dapat dipertanggungjawabkan setiap informasi yang disampaikan kepada publik. (Rdwn)

  • Penulis: Redaksi Pagi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sebanyak 78 Personel ikuti Ujian Beladiri Polri Menuju UKP Periode 1 Januari 2025

    Sebanyak 78 Personel ikuti Ujian Beladiri Polri Menuju UKP Periode 1 Januari 2025

    • calendar_month Kamis, 13 Nov 2025
    • account_circle Redaksi Pagi
    • visibility 89
    • 0Komentar

    SUMENEP, RI- Sebanyak 78 personel Polres Sumenep mengikuti Ujian Beladiri Polri sebagai syarat untuk Usulan Kenaikan Pangkat (UKP) Periode 1 Januari 2025. Kegiatan ini berlangsung selama 4 hari mulai tanggal 10 – 13 November 2025, di Gedung Koni Desa Pabian Kecamatan Kota Sumenep, Kabupaten Sumenep. Ujian dimulai pukul 08.00 wib dan dipimpin oleh Tim Penguji […]

  • Pasar Keramat Bakal Jadi Ikon Ekonomi dan Ekologi

    Pasar Keramat Bakal Jadi Ikon Ekonomi dan Ekologi

    • calendar_month Senin, 20 Feb 2023
    • account_circle Radar Indonesia
    • visibility 533
    • 0Komentar

    MOJOKERTO,RI –  Desa Warugunung, Kecamatan Pacet, Kabupaten Mojokerto kini memiliki satu pusat penggerak ekonomi masyarakat. Diprakarsai masyarakat Dusun Wonokerto, yang bekerjasama dengan berbagai pihak, mampu menyulap lahan kosong bambu menjadi satu tempat wisata. Masyarakat menjuluki Pasar Keramat, dimana Dusun Wonokerto sendiri memiliki julukan terkenal, yakni Keramajetak. Menyuguhkan jajanan tradisional dan berbagai pernak-pernik unik yang terbuat […]

  • RSUD Waluyo Jati Kraksaan Semarakkan HUT RI ke-79 Dengan Jalan BUGARR

    RSUD Waluyo Jati Kraksaan Semarakkan HUT RI ke-79 Dengan Jalan BUGARR

    • calendar_month Sabtu, 24 Agt 2024
    • account_circle Pom py
    • visibility 361
    • 0Komentar

    Probolinggo,RI- RSUD Waluyo Jati Kraksaan merayakan Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia ke-79 dengan rangkaian kegiatan yang dimulai sejak 1 Agustus 2024. Puncak acara digelar pada Sabtu, 24 Agustus 2024, dengan kegiatan utama berupa Jalan BUGARR, bazar, lomba, dan pembagian hadiah yang melibatkan seluruh Civitas Hospitalia RSUD Waluyo Jati. Direktur RSUD Waluyo Jati, dr. […]

  • Satgas Yonif 500/Sikatan Gelar Komsos, Bagikan Bantuan untuk Warga Kampung Amesiga

    Satgas Yonif 500/Sikatan Gelar Komsos, Bagikan Bantuan untuk Warga Kampung Amesiga

    • calendar_month Rabu, 1 Okt 2025
    • account_circle Redaksi Pagi
    • visibility 157
    • 0Komentar

    INTAN JAYA,RI- Suasana hangat penuh keakraban tampak mewarnai kegiatan komunikasi sosial (Komsos) yang dilaksanakan Satgas Pamtas RI-PNG Mobile Yonif 500/Sikatan di Kampung Amesiga, Distrik Sugapa, pada Rabu (1/10/2025). Sebanyak 10 personel dari Pos TK Mamba Kotis dipimpin oleh Letda Inf. Alpin D. Siagian hadir langsung menyapa masyarakat dan membagikan bantuan berupa pakaian serta biskuit kepada […]

  • Tim SAR Polda Kalbar Padamkan Karhutla Dekati Permukiman Warga di Kubu Raya

    Tim SAR Polda Kalbar Padamkan Karhutla Dekati Permukiman Warga di Kubu Raya

    • calendar_month Minggu, 25 Jan 2026
    • account_circle Radar Indonesia
    • visibility 110
    • 0Komentar

    Tim SAR Polda Kalbar Padamkan Karhutla Dekati Permukiman Warga di Kubu Raya KUBU RAYA, RI – Tim SAR Direktorat Samapta Polda Kalbar bergerak cepat melakukan pemadaman dan pembasahan lahan kebakaran hutan dan lahan yang mengancam permukiman warga di Komplek RBK Raya, Serdam, Kabupaten Kubu Raya, Sabtu (24/1). tim Siaga Karhutla yang berisikan tim Sar dit […]

  • Puluhan Unit Kerja Raih WBK/WBBM, Polri: Wujud Nyata Birokrasi Bersih Dan Melayani

    Puluhan Unit Kerja Raih WBK/WBBM, Polri: Wujud Nyata Birokrasi Bersih Dan Melayani

    • calendar_month Selasa, 21 Des 2021
    • account_circle Radar Indonesia
    • visibility 317
    • 0Komentar

    JAKARTA – RI, Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN-RB) menggelar apresiasi dan penganugerahan unit kerja yang berhasil memperoleh predikat zona integritas menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM) tahun 2021, Senin (20/12/2021). Apresiasi dan Penganugerahan Zona Integritas menuju WBK/WBBM 2021 diserahkan lamgsung oleh Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara […]

expand_less