Breaking News
light_mode
Trending Tags

Berdalih Uang Jamainan Oknum Satpol PP Nakal Raup Rupiah Dari Mucikari

  • account_circle Radar Indonesia
  • calendar_month Rabu, 6 Mei 2020
  • visibility 244
  • print Cetak
FOTO : Kasat Satppol-PP Dan Damkar Kobar, Majerum Sehabis Di Konfirmasi Puluhan Wartawan
 

PANGKALAN BUN – RI, Sejak ditertipkan Prostitusi yang ada di Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) tahun lalu dan bahkan sudah di robohkan bangunan tempat para PSK mangkal, namun berjalannya waktu tumbuh lagi praktek Pristitusi tersebung yang berkedok Warung Kopi.

Sampai saat ini disinalir masih ada kegiatan esek-esek di bekas lokasi yang ditertipkan tersebut, salah satunya adalah di Wilayah Jalan Lintas Tran Kalimantan yang di kenal dengan sebutan (Simpang Kodok) disenalir masih ada aktivitas esek-esek ini.

Maka Anggota Satpol-PP Kobar rutin melakukan razia di Wilayah yang di anggap masih ada kegiatan Prostitusi terselubung ini.

Beberapa rekan dari berbagai Media mampir ke Warung Kopi dan mendapatkan informasi bahwa Anggota Satpol-PP sering melakukan penggerebekkan kemudian Pemilik Warung Kopi dibawa ke Kantor Satpol-PP dengan alasan untuk didata.

Namun sampai di Kantor Satpol-PP Kobar, mereka dimintai sejumlah uang dan kalau mereka tidak memberikan uang mereka akan di tahan.

Dari informasi itu kami mencoba mengkonfirmasi Pemilik Warung Kopi yang pada tanggal 30 April 2020 di gerebek dan di bawa ke Kantor Satpol-PP, yaitu berinisial SST menjelaskan.

“Benar pak pada waktu itu tidak kegiatan apa pun, kami di bawa ke Kantor Satpol-PP dengan alasan untuk di data dan di paksa di suruh menanda tangani kertas selembar ada tulisannya.

Dipaksa di mintai uang sebanyak 5 juta rupiah, yang minta itu Oknum Satpol-PP inisial SKC, kalau 5 juta saya gak ada,” kata SST.

Kemudian SKC bertanya, ada bayangan berapa, saya menjawab tidak ada bayangan,” lanjut SST.

Dalam nego antara SST dan SKC yang cukup lama akhirnya di sepakati 3 juta rupiah.

“Yang waktu nego uang yang ada di situ Anggota Satpol-PP ada 6 orang itu yang berlibat dalam uang itu. Tapi kata SKC ini cukup sampai disini jangan bilang siapa-siapa nanti rame malahan,” tegas SST menirukan kalimat SKC.

“Saya sesudah menyerahkan uang 3 juta itu tidak di kasih kwitansi, kalau SKC itu pak sering minta uang kesini,” tambah SST lagi.

Bukan baru kali ini saja pemalakkan yang dilakukan Oknum Satpol-PP dengan alasan uang jaminan, ternyata masih ada Korban lainnya Pemilik Warung Kopi yang bernasib sama dengan SST.

Sejak Januari 2020 ada beberapa kasus yang sama cuman Pemilik Warung Kopi yang berbeda, diantaranya dengan inisial, CRT 3 juta, Yt 3 juta, BWK 2 juta, SS 1 juta dan lain- lain.

Sewaktu kami konfermasi Kasat Satppol-PP dan Damkar yang akrab di panggil Majerum menjelaskan, “hasil laporan itu memang valid mereka itu melakukan praktek Protitusi disana itu akan segera kami tutup.

Ada uang jaminan 3 juta itu agar bisa berproses melakukan berita acara supaya mereka ini pro aktif, ini kan masih ada Corona jadi sampai waktu yang tidak di tentukan dan itu sampai ke Persidangan dan menutup kemungkinanan Mucikarinya akan kami kurung itu sudah kami berkoordinasi,” kata Mejerum.

“Tanpa menangkap, mereka melakukan esek-esek dari pengakuan mereka sudah terima tamu rata-rata 200 sampai 250 dan saya akan tuntut benar- benar Bosnya itu,” kata Mejerum dengan sedikit geram.

Buat aja berita bahwa di situ ada praktik Prostitusi, sempean ambil aja gambarnya biar orang Kobar ini tau bahwa jaman Covid ini mereka melakukan Protitusi,” ujar Mejerum setengah meinterfinsi Rekan dari Media.

“Mengenai ada beberapa kasus sejak Januari 2020, saya tidak tau. Kalau memang ada, beritakan saja biar tau siapa anak buah saya yang bermain. Kami akan lakukan razia,” kata majerum.

Majerum berkilah bahwa penyakit masyarakat jadi kita harus main kucing-kucingan neh.

“Saya sudah menekankan jangan bermain-main dengan Prostitusi, kalau ada anak buah saya yang terima teng-teng dari Mucikari laporkan saja.

Saya sudah berkordinasi dengan Bupati untuk menekan Mucikari,” kata Majerum lagi.

“Sebetulnya kalau untuk penangkapan harus ada di temukan lagi melakukan hubangan, tapi bisa juga dari pengakuan.

Jadi kalau untuk uang jaminan itu sangat di benarkan dalam Perda dan harus ada kwitansinya kalau tidak ada kwitansi itu salah.

Kalau ada kegiatan di lapangan tidak di laporkan ke Kantor, laporkan saja kalau prosesnya di bawa ke Kantor di periksa Bidang Tibumtran kemudian di serahkan ke Bidang Perda Penyidiknya, dan kami hanya bisa menahan 1×24 jam saja.

Jadi saya tegaskan lagi, kalau ada anak buah saya yang bermain dengan Prostitusi saya akan tindak tegas. Ada yang sudah saya pindahkan.

Kalau mau menanyakan kasus mulai Januari 2020 sampai sekrang, coba temui Bidang Tibumtran untuk menanyakan proses selanjutnya,” kata Majerum.

Ternyata begitu kami ke Bidang Tibumtran minta keterangan lebih lanjut, Bidang Tibumtran tidak bisa memberikan keterangan dengan kilah lupa dan leptop rusak.

Kemudian kami diarahkan lagi ke Bidang Perda, yaitu melalui Abdul mubin menjelaskan, “kami menerima pelimpahan dari Bidang Tibumtran untuk dasar penyidikan selanjutnya Perda apa yang di langgar,” ujar Mubin.

“Jadi selama ini kami tidak ada menerima uang jaminan dari Bidang Tibumtran fungsi kami hanya melaksakan penyidikan, seharusnya untuk uang jaminan yang meminta itu kami disini Bidang Perda.

Kami tidak pernah terima uang jaminan dari Bidang Tibumtran hanya berkas saja,” tegas Mubin lagi.

Ironisnya sejak Januari 2020, apa yang dilaksanakan di lapangan dalam penanganan menindak tegas para Peraktek Prostitusi oleh Oknum Satpol-PP bahkan di bawa ke Kantor Satpol-PP dan di mintai jaminan uang yang jumlahnya berfariasi dari beberapa kasus tidak pernah sampai ke Pangadilan dan uang jaminannya pun tidak di ketahui kemana rimbanya.

Boleh di katakan itu menjadi uang siluman. Miris lagi Kasat Satpol-PP tidak mengetahui bahwa ada beberapa kasus penangkapan Prostitusi di bulan Januari sampai bulan April 2020.

Baru kasus terakhir ini lah, yaitu 30 april 2020 Kasat Pol-PP mengetahuinya, sangat menyedihkan sekali seorang Pimpinan tidak di beritahukan apa kegiatan Anggotanya. (baen)

  • Penulis: Radar Indonesia

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pangdam XII/Tpr Bernyanyi dan Joget Komando Bersama Ribuan Anak-anak

    Pangdam XII/Tpr Bernyanyi dan Joget Komando Bersama Ribuan Anak-anak

    • calendar_month Rabu, 11 Des 2024
    • account_circle Redaksi Pagi
    • visibility 286
    • 0Komentar

    Kubu Raya, RI – Pangdam XII/Tanjungpura Mayjen TNI Iwan Setiawan, S.E., M.M., bernyanyi dan joget komando bersama ribuan anak-anak dari siswa-siswi TK, SD dan SMP Yayasan Kartika Jaya Cabang VII Tanjungpura di Makodam XII/Tpr, Selasa (10/12/2024). Kegembiraan dan semangat terpancar dari para pelajar didampingi para guru dan orang tua mereka. Acara tersebut merupakan salah satu […]

  • Selamat Atas Pelantikan Gubernur Jawa Barat

    Selamat Atas Pelantikan Gubernur Jawa Barat

    • calendar_month Sabtu, 22 Feb 2025
    • account_circle Redaksi Pagi
    • visibility 317
    • 0Komentar

    Post Views: 330

  • Polres kotawaringin Barat ada kan syukuran Hari pers Nasional (HPN) 2025 .

    Polres kotawaringin Barat ada kan syukuran Hari pers Nasional (HPN) 2025 .

    • calendar_month Rabu, 12 Feb 2025
    • account_circle Pom py
    • visibility 244
    • 0Komentar

    PANGKALAN,BUN-Polres Kotawaringin Barat mengadakan syukuran Hari Pers Nasional ( HPN)2025, di laksanakan di Aula patriatama 95 Polres Kobar yang mana ini adalah sebagai bentuk senergi antra Polri / Polres Kobar bersama insan Pers yang ada di Kabupaten Kotawaringin Barat ( Kobar ) . Dalam rangka syukuran ini di hadiri antara lain , Ketua Pengadilan Negeri […]

  • Malam Puncak Lomba HUT RI yang ke 74 Desa Kalianget Barat “Bersama Ketoprak Rukun Kemala”

    Malam Puncak Lomba HUT RI yang ke 74 Desa Kalianget Barat “Bersama Ketoprak Rukun Kemala”

    • calendar_month Senin, 2 Sep 2019
    • account_circle Radar Indonesia
    • visibility 389
    • 0Komentar

    SUMENEP,RI – Malam puncak kegiatan lomba dalam rangka Memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) RI yang ke-74 Desa Kalianget Barat, Kecamatan Kalianget, Sumenep, Madura, Jawa Timur, dengan Ketoprak Rukun Kemala Dan Santunan Anak Yatim, (31/8/2019).Sabtu Malam. Masyarakat Kalianget Barat dihibur dengan “Ketoprak Rukun Kemala” yang dihadiri seluruh perangakat Desa Kalianget Barat, Suharto selaku Kades, Sekdes, BPD, […]

  • TP PKK Kota Mojokerto Peringati Hari Ibu 2025, Tegaskan Peran Strategis Perempuan Menuju Indonesia Emas 2045

    TP PKK Kota Mojokerto Peringati Hari Ibu 2025, Tegaskan Peran Strategis Perempuan Menuju Indonesia Emas 2045

    • calendar_month Rabu, 17 Des 2025
    • account_circle Pom py
    • visibility 59
    • 0Komentar

    Foto TP PKK Kota Mojokerto Peringati Hari Ibu 2025, Tegaskan Peran Strategis Perempuan Menuju Indonesia Emas 2045. (Kom) Kota Mojokerto, RI – Tim Penggerak (TP) PKK Kota Mojokerto menggelar peringatan Hari Ibu Tahun 2025 pada Rabu (27/12) di Pendapa Sabha Krida Tama, Rumah Rakyat. Kegiatan ini mengusung tema “Perempuan Berdaya dan Berkarya, Menuju Indonesia Emas […]

  • Camat Indra Jaya  Pantau Pelaksanaan Pilkades Di Kecamatan Luas

    Camat Indra Jaya Pantau Pelaksanaan Pilkades Di Kecamatan Luas

    • calendar_month Jumat, 10 Des 2021
    • account_circle Radar Indonesia
    • visibility 240
    • 0Komentar

    BENGKULU – RI, Kecamatan Luas Kabupaten Kaur Provinsi Bengkulu hari ini, Kamis 09 Desember 2021 menggelar Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak di 3 tiga Desa yang ada di Kecamatan Luas diantaranya Desa Ganda Suli, Padang Jati dan Desa Kepahyang,  Bapak Camat Luas Indra Jaya,S.Pd., memantau langsung proses berjalannya Pilkades bersama dengan Jajaran Pejabat Kecamatan. Dalam […]

expand_less