Ketua TP PKK Tapanuli Utara, Satika Simamora Buka Pembinaan Kader Pembangunan Manusia
- account_circle Radar Indonesia
- calendar_month Senin, 1 Agt 2022
- visibility 254
- print Cetak

Tapanuli Utara, RI – Ketua Tim Penggerak PKK Tapanuli Utara, Satika Simamora menghadiri pembukaan Kader Pembangunan Manusia (KPM) yang merupakan aksi 5 dalam program penurunan stunting, di gedung Sopo Partungkoan Kabupaten Tapanuli Utara, Senin (1/8/2022).
Kader Pembangunan Manusia (KPM) Aksi 5 adalah merupakan lanjutan dari aksi sebelumnya yang mana dalam penanganan Stunting ada 8 aksi Konvergensi, dan Kabupaten Tapanuli Utara sudah melaksanakan Aksi 1-4 dan kini adalah Aksi 5 yaitu pembinaan Kader Pembangunan Manusia.

Dalam arahannya, Satika Simamora mengatakan, kegiatan ini dilaksanakan untuk meningkatkan pemahaman kader TP PKK di Tapanuli Utara, untuk mengetahui strategi yang efektif dalam mengembangkan program kerja PKK, salah satunya Rumah Desa Sehat agar terimplementasi dengan baik dalam masyarakat. “Rumah Desa Sehat adalah sarana untuk mencegah dan menangani stunting dari tingkat desa, agar anak -anak memperoleh penanganan pertama,” ujar Satika.
Satika Simamora mengatakan, Rumah Desa Sehat memiliki fokus utama, yaitu mengedukasi para ibu-ibu di tingkat desa dan kelurahan di Kabupaten Tapanuli Utara, terkait pemenuhan gizi balita yang baik sesuai ilmu terkini, dalam rangka mencegah dan menangani stunting, Tapanuli Utara harus menduduki posisi terbawah dengan angka stunting tertinggi, imbuhnya.
Satika Simamora menerangkan, komitmen terhadap penanganan stunting di Tapanuli Utara sudah menjadi komitmen Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara bersama PKK dari tahun sebelumnya. “Komitment ini adalah triger atau langkah awal kita dalam memerangi stunting di Tapanuli Utara. Karena stunting dapat membuat anak kita menjadi SDM yang tidak berkualitas,” kata Satika Simamora.
Satika Simamora menambahkan, stunting atau kekurangan gizi kronis pada masa awal kehidupan anak akan berdampak pada tinggi tubuh anak yang akan terhambat, sehingga mereka menjadi pendek serta risiko terbesarnya adalah inteligensi anak juga akan ikut terhambat.
Karena itu, untuk mewaspadai itu terjadi pada generasi yang akan menjadi penerus estafet kepemimpinan Bupati Nikson Nababan, maka TP PKK bersama stakeholder terus menggenjot penanganan stunting untuk melahirkan generasi yang berkualitas untuk mewujudkan Tapanuli Utara yang semakin maju dan sejahtera.
“Kader juga bisa ikut mempelajari kisah sukses Rumah Desa Sehat di daerah masing-masing, kemudian kloning apa yang mereka lakukan lalu terapkan di desa dan di Kelurahan kita, dengan tujuan agar anak-anak tumbuh dengan baik, lalu perkuat kerja sama dengan semua pihak Posyandu dan Puskesmas terdekat,” pungkasnya.
Usai memberikan arahan, dalam kesempatan itu Satika Simamora juga nantinya akan menyerahkan bantuan berupa daun kelor perkecamatan untuk di budidayakan para kader untuk bahan pengolahan biskuit. Khasiat daun kelor itu juga bermanfaat nantinya tentang berbagai asupan gizi seimbang bagi anak tandas Satika mengahiri.(RI/O/Reno H)
- Penulis: Radar Indonesia




Saat ini belum ada komentar