Breaking News
light_mode
Trending Tags

Bantuan Transportasi Bus DAMRI ke Kangean Di Nilai Kurang Pas di Anggap Seperti Memberikan Bangkai”

  • account_circle Pom py
  • calendar_month Kamis, 28 Mar 2024
  • visibility 464
  • print Cetak

Sumenep – RI, Bantuan Transportasi Bus DAMRI Pemerintah Kabupaten Sumenep yang dikirim ke pulau kangean 27/03/2024 bukan menjadi suatu hal yang mengembirakan malah masyarakat Kangean menganggap pemberian tersebut seperti diberi bangkai karena dinilai kebijakan Pemkab yang Prematur dan terkesan bodoh.

Transportasi Bus utk pulau Kangean bukan menjadi kebutuhan yang prioritas, salah satu masyarakat Kangean menyampaikan di group wa, bahwa kebutuhan bukanlah Bus Damri yang Besar dan belum layak dipakai di jalan yang ada di Pulau Kangean, justru pembangunan infrastruktur jalan yg masih belum layak untuk dilewati.

Banyak masyarakat Kangean yang mempertanyakan dikemanakan dana bagi hasil PBB dan bagi hasil migas selama ini, seharusnya dana tersebut menjadi prioritas utk pembangunan Infrastruktur didahulukan seperti pelebaran dan kelayakan jalan di pulau Kangean bukan memberikan bantuan Bus Damri yang berkapasitas 50 penumpang lebih, tanpa ada jalan yang layak buat Bus tersebut.

Bagi masyarakat Kangean merasa mereka tidak minta banyak, dan tidak minta Bus DAMRI, yang kami minta seluruh jalan di pulau kangean yang masih sempit dan banyak yang rusak agar dibangun dan diperbaiki sehingga tidak mengganggu aktivitas masyarakat di kesehariannya.

Aktivis pemantau kebijakan Moh Rasyid menambahkan pernyataan masyarakat Kangean yang dihubungi via WA mengatakan,” Dampak yang paling kelihatan dalam keterbatasan anggaran utk Infrastruktur jalan di kepulauan setelah penambahan Dana POKIR ke DPRD Sumenep dari yang semula 50 milyar disaat pemerintahan Bupati Busyro Karim kemudian dinaikkan menjadi 100 milyar di disaat pemerintahan Bupati Ahmad Fauzi 2021″.

” Dan selama pemerintahan Bupati Ahmad Fauzi untuk pembangunan Infrastruktur jalan khususnya di kepulauan belum menciptakan perubahan yang signifikan ini dampak dari kurangnya anggaran akibat terserap ke pokir untk kepentingan DPRD”, lanjut Moh. Rasyid.

Moh. Rasyid melanjutkan “Kalau kita amati di Pemerintahan sekarang yang diburu hanya piagam, berbagai piagam yang diraih sementara pembangunan infrastruktur seperti jalan, penataan bangunan di bahu jalan dan ekonomi lokal harusnya lebih diutamakan, sehingga masyarakat Kangean bisa hidup dengan ekonomi yang layak di daerahnya sendiri, karena kita tahu sebagian besar masyarakat pulau Kangean mencari penghasilan di luar daerah mereka bahkan di luar negeri”.

“Kita tidak perlu jauh coba lihat perubahan Kabupaten Sampang yang melakukan perubahan sangat drastis dalam waktu tiga tahun terakhir, coba lihat di Kabupaten Sumenep apa perubahannya, Sumenep lebih kaya dan PAD jauh lebih besar dari Sampang” Ujarnya mengakhiri penjelasannya.

Menurut pemerhati yang tidak mau disebut identitasnya memberi tanggapan terkait adanya armada DAMRI yang diberikan oleh Pemkab Sumenep tentunya kurang tepat karena bila armada DAMRI dioperasikan di ke pulauan tentunya tidak pas, seharusnya faslitas jalannya dulu di perbaiki baru armada DAMRI diluncurkan karena kalau kita lihat kondisi jalan yang ada di Kangean tidak memenuhi syarat kenapa saya katakan seperti bila armada DAMRI tersebut di operasikan tentunya menganggu transfortasi yang sudah ada seperti PexUp yang sudah beroprasi tranyek jalur Arjasa Kayuaro ,Arjasa Pajenangger, apalagi jalan di Kangean tidak bisa salipan karena jalannya tidak memenuhi syarat sehingga adanya kehadiran armada DAMRI tidak ada gunanya,”tegasnya. Pulau Kangean Menganggapnya Seperti Memberikan Bangkai”

Sumenep, ringsatu.net – Bantuan Transportasi Bus DAMRI Pemerintah Kabupaten Sumenep yang dikirim ke pulau kangean 27/03/2024 bukan menjadi suatu hal yang mengembirakan malah masyarakat Kangean menganggap pemberian tersebut seperti diberi bangkai karena dinilai kebijakan Pemkab yang Prematur dan terkesan bodoh.

Transportasi Bus utk pulau Kangean bukan menjadi kebutuhan yang prioritas, salah satu masyarakat Kangean menyampaikan di group wa, bahwa kebutuhan bukanlah Bus Damri yang Besar dan belum layak dipakai di jalan yang ada di Pulau Kangean, justru pembangunan infrastruktur jalan yg masih belum layak untuk dilewati.

Banyak masyarakat Kangean yang mempertanyakan dikemanakan dana bagi hasil PBB dan bagi hasil migas selama ini, seharusnya dana tersebut menjadi prioritas utk pembangunan Infrastruktur didahulukan seperti pelebaran dan kelayakan jalan di pulau Kangean bukan memberikan bantuan Bus Damri yang berkapasitas 50 penumpang lebih, tanpa ada jalan yang layak buat Bus tersebut.

Bagi masyarakat Kangean merasa mereka tidak minta banyak, dan tidak minta Bus DAMRI, yang kami minta seluruh jalan di pulau kangean yang masih sempit dan banyak yang rusak agar dibangun dan diperbaiki sehingga tidak mengganggu aktivitas masyarakat di kesehariannya.

Aktivis pemantau kebijakan Moh Rasyid menambahkan pernyataan masyarakat Kangean yang dihubungi via WA mengatakan,” Dampak yang paling kelihatan dalam keterbatasan anggaran utk Infrastruktur jalan di kepulauan setelah penambahan Dana POKIR ke DPRD Sumenep dari yang semula 50 milyar disaat pemerintahan Bupati Busyro Karim kemudian dinaikkan menjadi 100 milyar di disaat pemerintahan Bupati Ahmad Fauzi 2021″.

” Dan selama pemerintahan Bupati Ahmad Fauzi untuk pembangunan Infrastruktur jalan khususnya di kepulauan belum menciptakan perubahan yang signifikan ini dampak dari kurangnya anggaran akibat terserap ke pokir untk kepentingan DPRD”, lanjut Moh. Rasyid.

Moh. Rasyid melanjutkan “Kalau kita amati di Pemerintahan sekarang yang diburu hanya piagam, berbagai piagam yang diraih sementara pembangunan infrastruktur seperti jalan, penataan bangunan di bahu jalan dan ekonomi lokal harusnya lebih diutamakan, sehingga masyarakat Kangean bisa hidup dengan ekonomi yang layak di daerahnya sendiri, karena kita tahu sebagian besar masyarakat pulau Kangean mencari penghasilan di luar daerah mereka bahkan di luar negeri”.

“Kita tidak perlu jauh coba lihat perubahan Kabupaten Sampang yang melakukan perubahan sangat drastis dalam waktu tiga tahun terakhir, coba lihat di Kabupaten Sumenep apa perubahannya, Sumenep lebih kaya dan PAD jauh lebih besar dari Sampang” Ujarnya mengakhiri penjelasannya.

Menurut pemerhati yang tidak mau disebut identitasnya memberi tanggapan terkait adanya armada Bus DAMRI dari hasil usulan Pemkab Sumenep untuk Kangean, tentunya kurang tepat karena bila armada Bus DAMRI dioperasikan di ke Pulau Kangean tentunya tidak layak dan tidak pas, seharusnya infrastruktur dan pelebaran jalannya dulu di perbaiki baru armada Bus DAMRI didatangkan karena kalau kita lihat kondisi jalan yang ada di Kangean tidak memenuhi syarat kenapa saya katakan seperti itu bila armada Bus DAMRI tersebut di operasikan tentunya menganggu transfortasi yang sudah ada seperti Pickup yang sudah beroprasi dan punyak trayek jalur Arjasa Kayuaro ,Arjasa Pajenangger, apalagi jalan di Kangean tidak bisa salipan karena jalannya tidak memenuhi syarat sehingga adanya kehadiran armada Bus DAMRI tersebut tidak ada gunanya cuma buang-buang dana saja,”tegasnya.
(M/Red)

  • Penulis: Pom py

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Warga Kepatihan Diserang DBD, Warga : Pemerintah Desa Lamban Tangani Aduan

    Warga Kepatihan Diserang DBD, Warga : Pemerintah Desa Lamban Tangani Aduan

    • calendar_month Jumat, 23 Mei 2025
    • account_circle Radar Indonesia
    • visibility 315
    • 0Komentar

    Nampak Warga Kepatihan yang dirawat di Rumah Sakit akibat Diserang DBD Gresik, RI – Gelombang penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) melanda Desa Kepatihan, Kecamatan Menganti, Kabupaten Gresik. Tiga warga jatuh sakit hanya dalam waktu seminggu terakhir. Namun alih-alih bergerak cepat, Pemerintah Desa Kepatihan justru menunjukkan sikap pasif, lamban, bahkan nyaris apatis dalam merespons situasi darurat […]

  • Pekerja Bangunan di Kubu Raya Tewas Tersengat Listrik Saat Perbaiki Atap

    Pekerja Bangunan di Kubu Raya Tewas Tersengat Listrik Saat Perbaiki Atap

    • calendar_month Jumat, 28 Jun 2024
    • account_circle Pom py
    • visibility 475
    • 0Komentar

    KUBU RAYA ,RI – Seorang pekerja bangunan asal Kubu Raya tewas tersengat listrik saat memperbaiki atap gudang sawmil mini di salah satu toko bangunan di Desa Lintang Batang, Kecamatan Sungai Ambawang, Kabupaten Kubu Raya, pada Kamis (27/6). Korban, Matsuki (61), warga Kecamatan Sungai Raya, meninggal dunia setelah meteran yang digunakannya bersentuhan dengan kabel listrik beraliran […]

  • Perhutani Mojokerto Salurkan Bantuan TJSL Dukung Pendidikan TK Tunas Rimba

    Perhutani Mojokerto Salurkan Bantuan TJSL Dukung Pendidikan TK Tunas Rimba

    • calendar_month Minggu, 22 Sep 2024
    • account_circle Pom py
    • visibility 429
    • 0Komentar

    MOJOKERTO, RI- (21/09/2024) | Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Mojokerto menyalurkan bantuan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Non-Pendanaan Usaha Mikro Kecil (Non-PUMK) sebesar Rp25.000.000,- kepada Yayasan Taruna Rimba Cabang Mojokerto (TK Tunas Rimba). Penyerahan bantuan dilakukan di Kantor Perhutani KPH Mojokerto pada Sabtu, (21/09). Bantuan diserahkan langsung oleh Administratur KPH Mojokerto, Rusydi kepada Ketua […]

  • Polres Pasuruan Kota Menggelar Jum’at Curhat Bersama Masyarakat Panggungrejo

    Polres Pasuruan Kota Menggelar Jum’at Curhat Bersama Masyarakat Panggungrejo

    • calendar_month Jumat, 30 Des 2022
    • account_circle Radar Indonesia
    • visibility 335
    • 0Komentar

    PASURUAN – RI, Dalam rangka menjaga Pemeliharaan Keamanan Dan Ketertiban Masyarakat (Harkamtibmas) Polres Pasuruan Kota menggelar acara Jum’at Curhat  yang bertempat di Aula Kecamatan Panggungrejo Kota Pasuruan, pada hari Jum’at (30/12/2022). Acara Jum’at Curhat tersebut dipimpin langsung oleh Kapolres Pasuruan Kota AKBP Dr. RM. Jauhari, SH.,S.I.K.,M.Si., turut hadir acara tersebut Wakapolres Pasuruan Kota, bersama para […]

  • Patroli Jalan Kaki, Polwan Polres Kobar Sapa Pedagang di Pasar Indra Sari

    Patroli Jalan Kaki, Polwan Polres Kobar Sapa Pedagang di Pasar Indra Sari

    • calendar_month Sabtu, 12 Okt 2024
    • account_circle Redaksi Pagi
    • visibility 275
    • 0Komentar

    Pangkalan Bun, RI-Polres Kobar – Antisipasi gangguan Kamtibmas pada jam sibuk masyarakat, Srikandi Polwan Polres Kotawaringin Barat (Kobar) melakukan patroli jalan kaki di Pasar Indra Sari, Kel. Baru, Kec. Arut Selatan (Arsel), Kamis (10/10/2024) siang. Patroli sambil berjalan kaki, srikandi polwan ini juga menyapa masyarakat yang berjualan maupun yang ingin berbelanja kebutuhan sehari-hari di Pasar […]

  • Musorkot KONI Kota Probolinggo 2025, Sekaligus Pemilihan Ketua

    Musorkot KONI Kota Probolinggo 2025, Sekaligus Pemilihan Ketua

    • calendar_month Jumat, 28 Feb 2025
    • account_circle Redaksi Pagi
    • visibility 229
    • 0Komentar

    PROBOLINGGO,RI- Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Probolinggo menggelar Musyawarah Olahraga Kota (Musorkot) 2025, sekaligus pemilihan Ketua KONI Kota Probolinggo. Acara yang mengusung tema “Tingkatkan Prestasi Olahraga Melalui Pembenahan Manajemen dan Pembinaan Secara Profesional” ini berlangsung di Paseban Sena Ballroom & Resto, dihadiri oleh seluruh perwakilan cabang olahraga (Cabor) se-Kota Probolinggo. Kamis (27/02/2025). Dalam pemilihan […]

expand_less