Breaking News
light_mode
Trending Tags

Bantuan Transportasi Bus DAMRI ke Kangean Di Nilai Kurang Pas di Anggap Seperti Memberikan Bangkai”

  • account_circle Pom py
  • calendar_month Kamis, 28 Mar 2024
  • visibility 445
  • print Cetak

Sumenep – RI, Bantuan Transportasi Bus DAMRI Pemerintah Kabupaten Sumenep yang dikirim ke pulau kangean 27/03/2024 bukan menjadi suatu hal yang mengembirakan malah masyarakat Kangean menganggap pemberian tersebut seperti diberi bangkai karena dinilai kebijakan Pemkab yang Prematur dan terkesan bodoh.

Transportasi Bus utk pulau Kangean bukan menjadi kebutuhan yang prioritas, salah satu masyarakat Kangean menyampaikan di group wa, bahwa kebutuhan bukanlah Bus Damri yang Besar dan belum layak dipakai di jalan yang ada di Pulau Kangean, justru pembangunan infrastruktur jalan yg masih belum layak untuk dilewati.

Banyak masyarakat Kangean yang mempertanyakan dikemanakan dana bagi hasil PBB dan bagi hasil migas selama ini, seharusnya dana tersebut menjadi prioritas utk pembangunan Infrastruktur didahulukan seperti pelebaran dan kelayakan jalan di pulau Kangean bukan memberikan bantuan Bus Damri yang berkapasitas 50 penumpang lebih, tanpa ada jalan yang layak buat Bus tersebut.

Bagi masyarakat Kangean merasa mereka tidak minta banyak, dan tidak minta Bus DAMRI, yang kami minta seluruh jalan di pulau kangean yang masih sempit dan banyak yang rusak agar dibangun dan diperbaiki sehingga tidak mengganggu aktivitas masyarakat di kesehariannya.

Aktivis pemantau kebijakan Moh Rasyid menambahkan pernyataan masyarakat Kangean yang dihubungi via WA mengatakan,” Dampak yang paling kelihatan dalam keterbatasan anggaran utk Infrastruktur jalan di kepulauan setelah penambahan Dana POKIR ke DPRD Sumenep dari yang semula 50 milyar disaat pemerintahan Bupati Busyro Karim kemudian dinaikkan menjadi 100 milyar di disaat pemerintahan Bupati Ahmad Fauzi 2021″.

” Dan selama pemerintahan Bupati Ahmad Fauzi untuk pembangunan Infrastruktur jalan khususnya di kepulauan belum menciptakan perubahan yang signifikan ini dampak dari kurangnya anggaran akibat terserap ke pokir untk kepentingan DPRD”, lanjut Moh. Rasyid.

Moh. Rasyid melanjutkan “Kalau kita amati di Pemerintahan sekarang yang diburu hanya piagam, berbagai piagam yang diraih sementara pembangunan infrastruktur seperti jalan, penataan bangunan di bahu jalan dan ekonomi lokal harusnya lebih diutamakan, sehingga masyarakat Kangean bisa hidup dengan ekonomi yang layak di daerahnya sendiri, karena kita tahu sebagian besar masyarakat pulau Kangean mencari penghasilan di luar daerah mereka bahkan di luar negeri”.

“Kita tidak perlu jauh coba lihat perubahan Kabupaten Sampang yang melakukan perubahan sangat drastis dalam waktu tiga tahun terakhir, coba lihat di Kabupaten Sumenep apa perubahannya, Sumenep lebih kaya dan PAD jauh lebih besar dari Sampang” Ujarnya mengakhiri penjelasannya.

Menurut pemerhati yang tidak mau disebut identitasnya memberi tanggapan terkait adanya armada DAMRI yang diberikan oleh Pemkab Sumenep tentunya kurang tepat karena bila armada DAMRI dioperasikan di ke pulauan tentunya tidak pas, seharusnya faslitas jalannya dulu di perbaiki baru armada DAMRI diluncurkan karena kalau kita lihat kondisi jalan yang ada di Kangean tidak memenuhi syarat kenapa saya katakan seperti bila armada DAMRI tersebut di operasikan tentunya menganggu transfortasi yang sudah ada seperti PexUp yang sudah beroprasi tranyek jalur Arjasa Kayuaro ,Arjasa Pajenangger, apalagi jalan di Kangean tidak bisa salipan karena jalannya tidak memenuhi syarat sehingga adanya kehadiran armada DAMRI tidak ada gunanya,”tegasnya. Pulau Kangean Menganggapnya Seperti Memberikan Bangkai”

Sumenep, ringsatu.net – Bantuan Transportasi Bus DAMRI Pemerintah Kabupaten Sumenep yang dikirim ke pulau kangean 27/03/2024 bukan menjadi suatu hal yang mengembirakan malah masyarakat Kangean menganggap pemberian tersebut seperti diberi bangkai karena dinilai kebijakan Pemkab yang Prematur dan terkesan bodoh.

Transportasi Bus utk pulau Kangean bukan menjadi kebutuhan yang prioritas, salah satu masyarakat Kangean menyampaikan di group wa, bahwa kebutuhan bukanlah Bus Damri yang Besar dan belum layak dipakai di jalan yang ada di Pulau Kangean, justru pembangunan infrastruktur jalan yg masih belum layak untuk dilewati.

Banyak masyarakat Kangean yang mempertanyakan dikemanakan dana bagi hasil PBB dan bagi hasil migas selama ini, seharusnya dana tersebut menjadi prioritas utk pembangunan Infrastruktur didahulukan seperti pelebaran dan kelayakan jalan di pulau Kangean bukan memberikan bantuan Bus Damri yang berkapasitas 50 penumpang lebih, tanpa ada jalan yang layak buat Bus tersebut.

Bagi masyarakat Kangean merasa mereka tidak minta banyak, dan tidak minta Bus DAMRI, yang kami minta seluruh jalan di pulau kangean yang masih sempit dan banyak yang rusak agar dibangun dan diperbaiki sehingga tidak mengganggu aktivitas masyarakat di kesehariannya.

Aktivis pemantau kebijakan Moh Rasyid menambahkan pernyataan masyarakat Kangean yang dihubungi via WA mengatakan,” Dampak yang paling kelihatan dalam keterbatasan anggaran utk Infrastruktur jalan di kepulauan setelah penambahan Dana POKIR ke DPRD Sumenep dari yang semula 50 milyar disaat pemerintahan Bupati Busyro Karim kemudian dinaikkan menjadi 100 milyar di disaat pemerintahan Bupati Ahmad Fauzi 2021″.

” Dan selama pemerintahan Bupati Ahmad Fauzi untuk pembangunan Infrastruktur jalan khususnya di kepulauan belum menciptakan perubahan yang signifikan ini dampak dari kurangnya anggaran akibat terserap ke pokir untk kepentingan DPRD”, lanjut Moh. Rasyid.

Moh. Rasyid melanjutkan “Kalau kita amati di Pemerintahan sekarang yang diburu hanya piagam, berbagai piagam yang diraih sementara pembangunan infrastruktur seperti jalan, penataan bangunan di bahu jalan dan ekonomi lokal harusnya lebih diutamakan, sehingga masyarakat Kangean bisa hidup dengan ekonomi yang layak di daerahnya sendiri, karena kita tahu sebagian besar masyarakat pulau Kangean mencari penghasilan di luar daerah mereka bahkan di luar negeri”.

“Kita tidak perlu jauh coba lihat perubahan Kabupaten Sampang yang melakukan perubahan sangat drastis dalam waktu tiga tahun terakhir, coba lihat di Kabupaten Sumenep apa perubahannya, Sumenep lebih kaya dan PAD jauh lebih besar dari Sampang” Ujarnya mengakhiri penjelasannya.

Menurut pemerhati yang tidak mau disebut identitasnya memberi tanggapan terkait adanya armada Bus DAMRI dari hasil usulan Pemkab Sumenep untuk Kangean, tentunya kurang tepat karena bila armada Bus DAMRI dioperasikan di ke Pulau Kangean tentunya tidak layak dan tidak pas, seharusnya infrastruktur dan pelebaran jalannya dulu di perbaiki baru armada Bus DAMRI didatangkan karena kalau kita lihat kondisi jalan yang ada di Kangean tidak memenuhi syarat kenapa saya katakan seperti itu bila armada Bus DAMRI tersebut di operasikan tentunya menganggu transfortasi yang sudah ada seperti Pickup yang sudah beroprasi dan punyak trayek jalur Arjasa Kayuaro ,Arjasa Pajenangger, apalagi jalan di Kangean tidak bisa salipan karena jalannya tidak memenuhi syarat sehingga adanya kehadiran armada Bus DAMRI tersebut tidak ada gunanya cuma buang-buang dana saja,”tegasnya.
(M/Red)

  • Penulis: Pom py

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Masyarakat Jawa Terkenal Dengan Lebaran ” Bodo Kupat”

    Masyarakat Jawa Terkenal Dengan Lebaran ” Bodo Kupat”

    • calendar_month Senin, 30 Mar 2026
    • account_circle Redaksi Pagi
    • visibility 91
    • 0Komentar

    KUBU RAYA, RI – Bupati Kubu Raya mengajak masyarakat untuk terus menjaga dan melestarikan tradisi Lebaran Ketupat atau yang dikenal dengan “Bodo Kupat” di kalangan masyarakat Jawa. Hal tersebut disampaikannya saat menghadiri kegiatan budaya pada Sabtu (28/3). Menurut Bupati, Lebaran Ketupat merupakan tradisi yang dilaksanakan setelah umat Muslim menjalankan puasa enam hari di bulan Syawal, […]

  • Kunjungi Markas Kodim 0815/Mojokerto, Siswa SD IT Permata Diajarkan Tumbuhkan Semangat Persatuan Sejak Dini

    Kunjungi Markas Kodim 0815/Mojokerto, Siswa SD IT Permata Diajarkan Tumbuhkan Semangat Persatuan Sejak Dini

    • calendar_month Kamis, 21 Sep 2023
    • account_circle Radar Indonesia
    • visibility 311
    • 0Komentar

    MOJOKERTO, RI. Kodim 0815/Mojokerto menerima Kunjungan Pendidikan SD IT Permata di Halaman Markas Kdim 0815/Mojokerto, Jalan Majapahit Nomor 01, Kota Mojokerto, Jawa Timur, Rabu (20/09/2023). Perwira Seksi Personel (Pasi Pers) Kodim 0815/Mojokerto melalui Bati Pers Peltu Muhadi, S.H.I., didampingi para personel Babinsa yang tergabung dalam Tim Wasbang, mengatakan, kunjungan ini merupakan bagian edukasi kepada para […]

  • Reses Masa Sidang III Tahun 2026, Anggota DPRD Kota Probolinggo Fraksi Partai Gerindra Heri Poniman Gandeng PUPR Jemput Aspirasi Warga

    Reses Masa Sidang III Tahun 2026, Anggota DPRD Kota Probolinggo Fraksi Partai Gerindra Heri Poniman Gandeng PUPR Jemput Aspirasi Warga

    • calendar_month Sabtu, 8 Agt 2026
    • account_circle Redaksi Pagi
    • visibility 20
    • 0Komentar

      PROBOLINGGO, RI-Anggota DPRD Kota Probolinggo Fraksi Partai Gerindra Daerah Pemilihan (Dapil) Kanigaran, Heri Poniman, menggelar Reses Masa Sidang III Tahun 2026 dengan menggandeng Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Probolinggo. Kegiatan tersebut menjadi wadah bagi masyarakat untuk menyampaikan berbagai aspirasi, khususnya terkait pembangunan infrastruktur dan penanganan banjir di lingkungan permukiman. Juma’at (07/08/2026). […]

  • Perkuat Sinergitas, Kapolres Ketapang Gelar Tatap Muka Bersama FKUB Kabupaten Ketapang

    Perkuat Sinergitas, Kapolres Ketapang Gelar Tatap Muka Bersama FKUB Kabupaten Ketapang

    • calendar_month Sabtu, 16 Agt 2025
    • account_circle Pom py
    • visibility 175
    • 0Komentar

    Polres Ketapang gelar tatap muka bersama.FKUB KETAPANG, RI – Polda Kalbar, Kapolres Ketapang AKBP Muhammad Harris, S.H., S.I.K., M.I.K., CPHR., melaksanakan tatap muka bersama Ketua dan pengurus Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kabupaten Ketapang, pada Jumat (15/08/2025) Pukul 09.00 Wib. Tatap muka digelar di kantor FKUB Ketapang di jalan S. Parman Kecamatan Delta Pawan Kabupaten […]

  • Ketua PD Muhammadiyah Sumenep Ucapkan Selamat Hari Bhayangkara ke-79, Harap Polri Semakin Profesional dan Bersinergi

    Ketua PD Muhammadiyah Sumenep Ucapkan Selamat Hari Bhayangkara ke-79, Harap Polri Semakin Profesional dan Bersinergi

    • calendar_month Minggu, 22 Jun 2025
    • account_circle Redaksi Pagi
    • visibility 159
    • 0Komentar

    SUMENEP,RI-Ketua Pimpinan Daerah (PD) Muhammadiyah Kabupaten Sumenep, Dr. Moh Zeinudin, menyampaikan ucapan selamat memperingati Hari Bhayangkara ke-79 kepada Kepolisian Republik Indonesia (Polri). Dalam pernyataannya, ia berharap Polri terus meningkatkan profesionalisme, humanisme, dan integritas dalam menjalankan tugas menjaga keamanan serta menegakkan hukum yang berkeadilan. “Semoga Polri semakin profesional, humanis, dan berintegritas. Teruslah bersinergi dengan masyarakat luas […]

  • Polres Pasuruan Sebagai Nara Sumber Gerakan Pesantren Tolak Kekerasan Seksual Menggema di Pasuruan

    Polres Pasuruan Sebagai Nara Sumber Gerakan Pesantren Tolak Kekerasan Seksual Menggema di Pasuruan

    • calendar_month Rabu, 27 Mei 2026
    • account_circle Pom py
    • visibility 49
    • 0Komentar

    *Polres Pasuruan Sebagai Nara Sumber Gerakan Pesantren Tolak Kekerasan Seksual Menggema di Pasuruan* Pasuruan , RI – Semangat menjaga marwah pendidikan Islam terasa kuat dalam kegiatan Temu Pesantren se-Pasuruan Gerakan Pesantren Menolak Kekerasan Seksual yang berlangsung di Aula Pondok Pesantren Wachid Hasyim, Bangil, Senin (25/5/2026). Forum ini menjadi ruang kebersamaan antara aparat kepolisian, tokoh agama, […]

expand_less