Breaking News
light_mode
Trending Tags

Bantuan Transportasi Bus DAMRI ke Kangean Di Nilai Kurang Pas di Anggap Seperti Memberikan Bangkai”

  • account_circle Pom py
  • calendar_month Kamis, 28 Mar 2024
  • visibility 404
  • print Cetak

Sumenep – RI, Bantuan Transportasi Bus DAMRI Pemerintah Kabupaten Sumenep yang dikirim ke pulau kangean 27/03/2024 bukan menjadi suatu hal yang mengembirakan malah masyarakat Kangean menganggap pemberian tersebut seperti diberi bangkai karena dinilai kebijakan Pemkab yang Prematur dan terkesan bodoh.

Transportasi Bus utk pulau Kangean bukan menjadi kebutuhan yang prioritas, salah satu masyarakat Kangean menyampaikan di group wa, bahwa kebutuhan bukanlah Bus Damri yang Besar dan belum layak dipakai di jalan yang ada di Pulau Kangean, justru pembangunan infrastruktur jalan yg masih belum layak untuk dilewati.

Banyak masyarakat Kangean yang mempertanyakan dikemanakan dana bagi hasil PBB dan bagi hasil migas selama ini, seharusnya dana tersebut menjadi prioritas utk pembangunan Infrastruktur didahulukan seperti pelebaran dan kelayakan jalan di pulau Kangean bukan memberikan bantuan Bus Damri yang berkapasitas 50 penumpang lebih, tanpa ada jalan yang layak buat Bus tersebut.

Bagi masyarakat Kangean merasa mereka tidak minta banyak, dan tidak minta Bus DAMRI, yang kami minta seluruh jalan di pulau kangean yang masih sempit dan banyak yang rusak agar dibangun dan diperbaiki sehingga tidak mengganggu aktivitas masyarakat di kesehariannya.

Aktivis pemantau kebijakan Moh Rasyid menambahkan pernyataan masyarakat Kangean yang dihubungi via WA mengatakan,” Dampak yang paling kelihatan dalam keterbatasan anggaran utk Infrastruktur jalan di kepulauan setelah penambahan Dana POKIR ke DPRD Sumenep dari yang semula 50 milyar disaat pemerintahan Bupati Busyro Karim kemudian dinaikkan menjadi 100 milyar di disaat pemerintahan Bupati Ahmad Fauzi 2021″.

” Dan selama pemerintahan Bupati Ahmad Fauzi untuk pembangunan Infrastruktur jalan khususnya di kepulauan belum menciptakan perubahan yang signifikan ini dampak dari kurangnya anggaran akibat terserap ke pokir untk kepentingan DPRD”, lanjut Moh. Rasyid.

Moh. Rasyid melanjutkan “Kalau kita amati di Pemerintahan sekarang yang diburu hanya piagam, berbagai piagam yang diraih sementara pembangunan infrastruktur seperti jalan, penataan bangunan di bahu jalan dan ekonomi lokal harusnya lebih diutamakan, sehingga masyarakat Kangean bisa hidup dengan ekonomi yang layak di daerahnya sendiri, karena kita tahu sebagian besar masyarakat pulau Kangean mencari penghasilan di luar daerah mereka bahkan di luar negeri”.

“Kita tidak perlu jauh coba lihat perubahan Kabupaten Sampang yang melakukan perubahan sangat drastis dalam waktu tiga tahun terakhir, coba lihat di Kabupaten Sumenep apa perubahannya, Sumenep lebih kaya dan PAD jauh lebih besar dari Sampang” Ujarnya mengakhiri penjelasannya.

Menurut pemerhati yang tidak mau disebut identitasnya memberi tanggapan terkait adanya armada DAMRI yang diberikan oleh Pemkab Sumenep tentunya kurang tepat karena bila armada DAMRI dioperasikan di ke pulauan tentunya tidak pas, seharusnya faslitas jalannya dulu di perbaiki baru armada DAMRI diluncurkan karena kalau kita lihat kondisi jalan yang ada di Kangean tidak memenuhi syarat kenapa saya katakan seperti bila armada DAMRI tersebut di operasikan tentunya menganggu transfortasi yang sudah ada seperti PexUp yang sudah beroprasi tranyek jalur Arjasa Kayuaro ,Arjasa Pajenangger, apalagi jalan di Kangean tidak bisa salipan karena jalannya tidak memenuhi syarat sehingga adanya kehadiran armada DAMRI tidak ada gunanya,”tegasnya. Pulau Kangean Menganggapnya Seperti Memberikan Bangkai”

Sumenep, ringsatu.net – Bantuan Transportasi Bus DAMRI Pemerintah Kabupaten Sumenep yang dikirim ke pulau kangean 27/03/2024 bukan menjadi suatu hal yang mengembirakan malah masyarakat Kangean menganggap pemberian tersebut seperti diberi bangkai karena dinilai kebijakan Pemkab yang Prematur dan terkesan bodoh.

Transportasi Bus utk pulau Kangean bukan menjadi kebutuhan yang prioritas, salah satu masyarakat Kangean menyampaikan di group wa, bahwa kebutuhan bukanlah Bus Damri yang Besar dan belum layak dipakai di jalan yang ada di Pulau Kangean, justru pembangunan infrastruktur jalan yg masih belum layak untuk dilewati.

Banyak masyarakat Kangean yang mempertanyakan dikemanakan dana bagi hasil PBB dan bagi hasil migas selama ini, seharusnya dana tersebut menjadi prioritas utk pembangunan Infrastruktur didahulukan seperti pelebaran dan kelayakan jalan di pulau Kangean bukan memberikan bantuan Bus Damri yang berkapasitas 50 penumpang lebih, tanpa ada jalan yang layak buat Bus tersebut.

Bagi masyarakat Kangean merasa mereka tidak minta banyak, dan tidak minta Bus DAMRI, yang kami minta seluruh jalan di pulau kangean yang masih sempit dan banyak yang rusak agar dibangun dan diperbaiki sehingga tidak mengganggu aktivitas masyarakat di kesehariannya.

Aktivis pemantau kebijakan Moh Rasyid menambahkan pernyataan masyarakat Kangean yang dihubungi via WA mengatakan,” Dampak yang paling kelihatan dalam keterbatasan anggaran utk Infrastruktur jalan di kepulauan setelah penambahan Dana POKIR ke DPRD Sumenep dari yang semula 50 milyar disaat pemerintahan Bupati Busyro Karim kemudian dinaikkan menjadi 100 milyar di disaat pemerintahan Bupati Ahmad Fauzi 2021″.

” Dan selama pemerintahan Bupati Ahmad Fauzi untuk pembangunan Infrastruktur jalan khususnya di kepulauan belum menciptakan perubahan yang signifikan ini dampak dari kurangnya anggaran akibat terserap ke pokir untk kepentingan DPRD”, lanjut Moh. Rasyid.

Moh. Rasyid melanjutkan “Kalau kita amati di Pemerintahan sekarang yang diburu hanya piagam, berbagai piagam yang diraih sementara pembangunan infrastruktur seperti jalan, penataan bangunan di bahu jalan dan ekonomi lokal harusnya lebih diutamakan, sehingga masyarakat Kangean bisa hidup dengan ekonomi yang layak di daerahnya sendiri, karena kita tahu sebagian besar masyarakat pulau Kangean mencari penghasilan di luar daerah mereka bahkan di luar negeri”.

“Kita tidak perlu jauh coba lihat perubahan Kabupaten Sampang yang melakukan perubahan sangat drastis dalam waktu tiga tahun terakhir, coba lihat di Kabupaten Sumenep apa perubahannya, Sumenep lebih kaya dan PAD jauh lebih besar dari Sampang” Ujarnya mengakhiri penjelasannya.

Menurut pemerhati yang tidak mau disebut identitasnya memberi tanggapan terkait adanya armada Bus DAMRI dari hasil usulan Pemkab Sumenep untuk Kangean, tentunya kurang tepat karena bila armada Bus DAMRI dioperasikan di ke Pulau Kangean tentunya tidak layak dan tidak pas, seharusnya infrastruktur dan pelebaran jalannya dulu di perbaiki baru armada Bus DAMRI didatangkan karena kalau kita lihat kondisi jalan yang ada di Kangean tidak memenuhi syarat kenapa saya katakan seperti itu bila armada Bus DAMRI tersebut di operasikan tentunya menganggu transfortasi yang sudah ada seperti Pickup yang sudah beroprasi dan punyak trayek jalur Arjasa Kayuaro ,Arjasa Pajenangger, apalagi jalan di Kangean tidak bisa salipan karena jalannya tidak memenuhi syarat sehingga adanya kehadiran armada Bus DAMRI tersebut tidak ada gunanya cuma buang-buang dana saja,”tegasnya.
(M/Red)

  • Penulis: Pom py

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Upacara Penutupan Rangkaian Kegiatan Permata SMAN 7 Kota Tasikmalaya di Brigif 13 Galuh Waluya Berhasil Sesuai yang Di Harapkan

    Upacara Penutupan Rangkaian Kegiatan Permata SMAN 7 Kota Tasikmalaya di Brigif 13 Galuh Waluya Berhasil Sesuai yang Di Harapkan

    • calendar_month Senin, 13 Okt 2025
    • account_circle Redaksi Pagi
    • visibility 161
    • 0Komentar

    KOTA TASIKMALAYA,RI- Sabtu (11/10/25), Bertempat di Lapangan Upacara Brigif 13 Galuh Waluya Tasikmalaya, dilksanakan upacara penutupan rangkaian kegiatan Permata Kelas 10 SMAN 7 Kota Tasikmalaya selama tiga hari yang berkerja sama dengan Brigif 13 Galuh Waluya Tasikmalaya dengan bertemakan ” Perkemahan Pembentukan Karakter Pancawaluya”, hal patut diacungkan jempol serta apresiasi, karena kegiatan ini sangat positif […]

  • Sering Dijadikan Tempat Pesta Miras, 9 Penghuni Barakkan Diusir

    Sering Dijadikan Tempat Pesta Miras, 9 Penghuni Barakkan Diusir

    • calendar_month Jumat, 25 Des 2020
    • account_circle Radar Indonesia
    • visibility 255
    • 0Komentar

    PANGKALAN BUN – RI, Karena sering di jadikan tempat mabuk-mabukkan, sembilan Penghuni Barakkan milik Yarsinto (55) diusir warga, pada hari Kamis (24/12/2020) jam 11.00 WIB. Yang mana Barakkan ini beralamat di Jalan Kasan RT 19 Gang Kacer, Kelurahan Sudorejo Kecamatan Arut Selatan, Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) Kalimantan Tengah. Pada waktu penggerbekan itu disaksikan salah seorang […]

  • Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo Tetapkan 6 Tersangka Tragedi Kanjuruhan

    Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo Tetapkan 6 Tersangka Tragedi Kanjuruhan

    • calendar_month Jumat, 7 Okt 2022
    • account_circle Radar Indonesia
    • visibility 220
    • 0Komentar

    JAKARTA – RI, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengumumkan ada enam Tersangka tragedi Kanjuruhan, Malang, Jawa Timur. Keenamnya yakni AHL (Dirut PT LIB), AH (Ketua Panitia Pertandingan), SS (Security Officer), Wahyu SS, (Kabag Ops Polres Malang), H (Brimob Polda Jatim), dan PSA, (Kasatsamapta Polres). “Berdasarkan gelar dan alat bukti permulaan yang cukup maka ditetapkan saat […]

  • Terus Berkontribusi, Babinsa Koramil 0815/14 Dlanggu Bantu Petani Tanam Padi Varietas Inpari 32

    Terus Berkontribusi, Babinsa Koramil 0815/14 Dlanggu Bantu Petani Tanam Padi Varietas Inpari 32

    • calendar_month Minggu, 22 Des 2024
    • account_circle Pom py
    • visibility 278
    • 0Komentar

    MOJOKERTO, RI. Babinsa Koramil 0815/14 Dlanggu Kodim 0815/Mojokerto, Sertu Andang Wijaya bersama anggota Kelompok Tani (Poktan) Kenongo Sari 1, Sapawi, turut serta dalam kegiatan penanaman padi varietas Inpari 32 di Desa Kalen, Kecamatan Dlanggu, Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur, Sabtu (21/12/2024). Kegiatan ini merupakan wujud nyata kepedulian Babinsa terhadap warga binaan khususnya di sektor pertanian yang […]

  • Rakor Bersama KPU & Bawaslu, Kodim 0815/Mojokerto Pegang Teguh Netralitas TNI

    Rakor Bersama KPU & Bawaslu, Kodim 0815/Mojokerto Pegang Teguh Netralitas TNI

    • calendar_month Selasa, 9 Jan 2024
    • account_circle Radar Indonesia
    • visibility 226
    • 0Komentar

    MOJOKERTO, RI. Dandim 0815/Mojokerto diwakili Kasdim Mayor Arh GN Putu Ardana, S.S., menghadiri Rapat Koordinasi bersama Forkopimda Kota Mojokerto, KPU dan Bawaslu Kota Mojokerto di Pendapa Shaba Mandala Madya, Jalan Gajah Mada Nomor 145, Kota Mojokerto, Jawa Timur, Senin (08/01/2024). Rapat Koordinasi kali ini membahas peningkatan angka partisipasi masyarakat Kota Mojokerto dalam Pemilu 2024. Kasdim […]

  • Buka Musrenbang Kecamatan Perdana, Pj. Wali Kota Mojokerto: Ekonomi Akan Tumbuh Kalau Masyarakatnya Sehat

    Buka Musrenbang Kecamatan Perdana, Pj. Wali Kota Mojokerto: Ekonomi Akan Tumbuh Kalau Masyarakatnya Sehat

    • calendar_month Rabu, 21 Feb 2024
    • account_circle Radar Indonesia
    • visibility 228
    • 0Komentar

    MOJOKERTO, RI. Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Kecamatan perdana di Kota Mojokerto digelar di Kecamatan Magersari, Selasa (20/2). Bertempat di ruang pertemuan Kantor Kelurahan Gununggedangan, Kota Mojokerto. Penjabat (Pj.) Wali Kota Mojokerto Moh. Ali Kuncoro kembali mengulas bahwa tema Musrenbang Tahun 2025 adalah “Menguatkan pertumbuhan ekonomi melalui implementasi green economy dan penguatan kerja sama antar daerah”. […]

expand_less