Breaking News
light_mode
Trending Tags

Kota Pahlawan, Bukan Kota Amarah Surabaya, 01 September 2025

  • account_circle Redaksi Pagi
  • calendar_month Senin, 1 Sep 2025
  • visibility 190
  • print Cetak

SURABAYA, RI – Surabaya bukan sekadar titik di peta. Ia adalah denyut nadi Jawa Timur, tempat sejarah bangsa digores dengan darah dan keberanian. Kota ini adalah saksi bisu perjuangan, tempat para pahlawan menolak tunduk pada penjajahan. Tapi beberapa hari terakhir, Surabaya kembali bergetar, bukan oleh semangat perjuangan, melainkan oleh amarah yang kehilangan arah.

Gedung Negara Grahadi dibakar. Motor pegawai dan sejumlah pos polisi dibakar. Tempat ibadah yang seharusnya menjadi ruang damai, kini menjadi sasaran pelampiasan. Fasilitas umum yang dibangun dari keringat rakyat hancur dalam sekejap. Di balik semua itu, ada anak-anak yang menangis ketakutan, ada orang tua yang gelisah menatap layar berita, ada keluarga yang menunggu di rumah dengan doa dan harap.

Kami menyerukan kepada seluruh elemen masyarakat: mari jaga keluarga kita. Lindungi mereka dari arus aksi yang telah kehilangan makna. Menyampaikan pendapat adalah hak konstitusional, tapi membakar bangunan sejarah, menjarah milik publik, dan menciptakan ketakutan bukanlah bentuk keberanian. Itu adalah pengkhianatan terhadap nilai-nilai bangsa.

Sebagai jurnalis, kami tidak hanya mencatat peristiwa. Sebagai sembangsih kami kepada negeri, kami ikut menjaga denyut kota ini. Kami tahu bahwa kata-kata bisa menjadi jembatan, bukan bara. Kami percaya bahwa suara rakyat bisa mengguncang parlemen tanpa harus menghancurkan warisan leluhur. Kami berdiri bukan untuk membela kekuasaan, tapi untuk membela akal sehat, martabat, dan masa depan anak-anak negeri.

Kami percaya kepada Tuhan Yang Maha Esa bahwa kejadian ini, seberat apapun, adalah ujian yang menguatkan kita sebagai manusia yang tak sempurna. Dalam luka, kita belajar rendah hati. Dalam kekacauan, kita diuji untuk tetap waras dan bijak. Dan dalam kehancuran, kita diberi kesempatan untuk membangun kembali, dengan hati yang lebih bersih dan niat yang lebih tulus.

Kepada para wakil rakyat yang dulu mengetuk pintu kami, memohon suara dengan janji-janji: jangan lupa siapa yang mengangkat kalian. Kami bukan massa yang bisa dibungkam dengan label “tolol.” Kami adalah pemilik suara, pemilik harapan, pemilik negeri ini. Jangan biarkan luka Surabaya menjadi warisan kalian yang paling diingat.

Dan kepada semua yang masih ingin turun ke jalan: mari kita renungkan kembali. Keluarga kita menunggu di rumah, bukan dengan cemas, tapi dengan harapan. Mereka tidak menunggu kita pulang dengan luka, atau dengan kabar bahwa kita ditahan karena aksi yang melampaui batas hukum. Mereka menunggu kita pulang dengan akal sehat, dengan semangat membangun, bukan menghancurkan.

Setiap kerusakan yang terjadi akan dibayar dengan uang rakyat esok hari. Dana pendidikan, kesehatan, dan pembangunan akan tersedot untuk memperbaiki apa yang kita rusak sendiri. Apakah ini warisan yang ingin kita tinggalkan?

Mari kita jaga Surabaya. Mari kita jaga keluarga. Mari kita jaga martabat bangsa.
Karena menjaga bukan berarti diam, ia adalah bentuk keberanian yang paling bijak.

Jangan biarkan sejarah mencatat kita sebagai generasi yang gagal memahami makna perjuangan.

(Tim)

  • Penulis: Redaksi Pagi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Laksanakan Program Makota Sigap, Polresta Malang Kota Peduli Disabilitas

    Laksanakan Program Makota Sigap, Polresta Malang Kota Peduli Disabilitas

    • calendar_month Rabu, 30 Mar 2022
    • account_circle Radar Indonesia
    • visibility 267
    • 0Komentar

    MALANG – RI , Berbagi adalah hal yang luar biasa, terutama bagi mereka yang membutuhkan uluran tangan kita. Sekecil apapun usaha kita untuk berbagi, bermakna besar bagi mereka yang menerimanya. Program Makota Sigap Polresta Malang Kota telah menerapkan prinsip berbagi dengan melakukan kegiatan kemanusiaan kepada penyandang disabilitas. Hal tersebut seperti diungkapkan oleh Kapolresta Malang Kota,Kombes […]

  • <em>Koramil 0815/06 Kemlagi Kerahkan Babinsa Dampingi Penyaluran CPP Serentak DI 12 Desa</em>

    Koramil 0815/06 Kemlagi Kerahkan Babinsa Dampingi Penyaluran CPP Serentak DI 12 Desa

    • calendar_month Kamis, 18 Mei 2023
    • account_circle Radar Indonesia
    • visibility 253
    • 0Komentar

    MOJOKERTO, RI. Koramil 0815/06 Kemlagi Kodim 0815/Mojokerto, mengerahkan para Babinsa untuk melaksanakan pendampingan penyaluran cadangan pangan pemerintah (CPP) secara serentak di wilayah Kecamatan Kemlagi, Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur. Bantuan CPP ini merupakan upaya pemerintah untuk menangani kerawanan pangan, kemiskinan, stunting, gizi buruk, keadaan darurat serta untuk mengendalikan dampak Inflasi. Pantauan Tim Pendim 0815/Mojokerto hari ini […]

  • Masyarakat Waymengaku Menerima BST Yang Ke Dua Kalinya

    Masyarakat Waymengaku Menerima BST Yang Ke Dua Kalinya

    • calendar_month Jumat, 19 Feb 2021
    • account_circle Radar Indonesia
    • visibility 263
    • 0Komentar

    LAMPUNG BARAT – RI, Salah satu kebijakan Pemerintah yaitu melalui program Kemensos RI berupa Bantuan Sosial Tunai (BST) yang diperuntukkan bagi masyarakat yang terdampak Covid-19. TNI-POLRI melaksanakan Pendampingan serta pengamanan penyaluran BST tahap Ke-2 dengan menerapkan protokol krsehatan dan sesuai jadwal yang telah ditentukan sehingga dapat menghindari terjadinya kerumunan, (18/02/2021). Bantuan Sosial Tunai (BST) ini […]

  • Drs. H. Miftahussalam, M.Si.”Peran Nahdlatul Ulama Dalam Menumpas G30S/PKI”.

    Drs. H. Miftahussalam, M.Si.”Peran Nahdlatul Ulama Dalam Menumpas G30S/PKI”.

    • calendar_month Selasa, 1 Okt 2024
    • account_circle Redaksi Pagi
    • visibility 479
    • 0Komentar

    KAB. BANDUNG, RI. Peristiwa Gerakan 30 September (G30S/PKI) tahun 1965 merupakan salah satu babak kelam dalam sejarah Indonesia yang masih menyimpan banyak misteri dan kontroversi. Banyak narasi yang beredar tentang peristiwa ini, namun tidak semuanya memberikan gambaran yang lengkap dan akurat. Buku “Peran Nahdlatul Ulama dalam Menumpas G30S/PKI, yang ditulis olehDrs. H. Miftahussalam, M.Si. Mengungkap Fakta […]

  • Babinsa Koramil 0819/20 Gempol Kawal Vaksinasi Di Desa Kejapanan

    Babinsa Koramil 0819/20 Gempol Kawal Vaksinasi Di Desa Kejapanan

    • calendar_month Jumat, 8 Okt 2021
    • account_circle Radar Indonesia
    • visibility 256
    • 0Komentar

    PASURUAN – RI, Untuk meningkatkan daya tahan tubuh warga masyarakat dari virus Covid-19 khususnya di Desa Kejapanan di laksanakan Vaksinasi yang di selenggarakan oleh Puskesmas Kecamatan Gempol dan didampingi oleh Babinsa, Bhabinkantibmas dan Perangkat Desa Kejapanan Kecamatan Gempol Kabupaten Pasuruan, Kamis (07/10). Babinsa Koramil 0819/20 Gempol, Serka Abd. Rohim selaku Babinsa Desa Kejapanan selalu siap […]

  • Barisan NKRI Resmi Laporkan Dugaan Pelanggaran Pemilu ke Bawaslu Kalbar, ASN Diduga Terlibat Kampanye di Sekolah

    Barisan NKRI Resmi Laporkan Dugaan Pelanggaran Pemilu ke Bawaslu Kalbar, ASN Diduga Terlibat Kampanye di Sekolah

    • calendar_month Selasa, 8 Okt 2024
    • account_circle Radar Indonesia
    • visibility 282
    • 0Komentar

    PONTIANAK, RI – Barisan NKRI (Norsan-Krisantus) melaporkan dugaan pelanggaran pemilu yang melibatkan seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) ke Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kalimantan Barat. Laporan ini disampaikan setelah viralnya video yang diduga mengarah pada kegiatan kampanye di SMA Negeri 1 Sungai Raya, Kabupaten Kubu Raya, pada 27 September 2024. Sirat Nurwandi, juru bicara Barisan NKRI, […]

expand_less