Aksi Nyata Kelurahan Karanganyar Bergerak Bersama Wujudkan Generasi Sehat Bebas Stunting
- account_circle Redaksi Pagi
- calendar_month 42 menit yang lalu
- visibility 5
- print Cetak

PASURUAN,RI- Upaya percepatan penurunan angka stunting terus digencarkan hingga ke tingkat akar rumput. Sebagai bentuk kepedulian terhadap tumbuh kembang anak dan masa depan generasi penerus, Pemerintah Kelurahan Karanganyar menggelar aksi nyata melalui Gerakan Bersama Stop Stunting di Pendopo Kelurahan Karanganyar Kota Pasuruan.Senin, 26/10/2026
Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Lurah Karanganyar, Rafli Sandho Dwi Laksana, dengan menggandeng berbagai elemen masyarakat, mulai dari tenaga kesehatan, kader posyandu, Tim Penggerak PKK, hingga tokoh masyarakat setempat.
Dalam arahannya, Lurah Karanganyar, Rafli Sandho Dwi Laksana, menegaskan bahwa persoalan stunting merupakan tanggung jawab bersama yang membutuhkan penanganan secara berkesinambungan dan terpadu.
”Pencegahan stunting tidak bisa dilakukan sendiri-sendiri. Ini adalah aksi nyata dan komitmen bersama seluruh warga Karanganyar. Kita ingin memastikan setiap anak mendapatkan asupan gizi yang cukup, layanan kesehatan yang layak, serta pendampingan pola asuh yang tepat sejak dini,” tegas Rafli Sandho Dwi Laksana.
Rangkaian Kegiatan Intervensi Gizi dan Edukasi
Dalam gerakan bersama ini, diselenggarakan berbagai fokus kegiatan guna menekan angka stunting secara efektif:
Edukasi & Edukasi Gizi Keluarag: Penyuluhan interaktif mengenai pentingnya ASI eksklusif, pola makan gizi seimbang dengan protein hewani lokal, serta sanitasi dan pola hidup bersih di rumah tangga.
Pemantauan Tumbuh Kembang: Pengukuran tinggi dan berat badan balita secara rinci untuk mendeteksi secara dini potensi risiko kerdil/stunting.
Penyaluran Makanan Tambahan (PMT): Pemberian nutrisi tambahan yang difokuskan bagi balita berisiko serta ibu hamil guna memastikan kebutuhan gizi harian terpenuhi.
Komitmen Wujudkan Generasi
Bebas Stunting
Langkah proaktif yang diusung Kelurahan Karanganyar ini diharapkan dapat menjadi pendorong lahirnya generasi anak-anak yang sehat, cerdas, dan berdaya saing di Kota Pasuruan. Sinergi antara pemerintah kelurahan dan partisipasi aktif warga menjadi kunci utama mewujudkan lingkungan yang ramah anak dan bebas dari ancaman stunting.( mjb/tg)
- Penulis: Redaksi Pagi




Saat ini belum ada komentar