Aminuddin Tekankan Peran Seni dan Budaya, C-PRO Got Telent 2026 Jadi Panggung Bakat Pelajar Probolinggo.
- account_circle Redaksi Pagi
- calendar_month Selasa, 14 Apr 2026
- visibility 39
- print Cetak

PROBOLINGGO,RI-Atmosfer Kampung Seni Kota Probolinggo di Jalan Hayam Wuruk, Kelurahan Jati, Kecamatan Mayangan, berubah semarak pada Senin (13/4). Ratusan pelajar dari tingkat SD/MI hingga SMP/MTs tampil dalam ajang C-PRO Got Talent 2026 yang dikemas dalam Festival Lomba Seni dan Sastra Siswa Nasional (FL3SN).
Kegiatan yang dibuka langsung oleh Aminuddin ini menjadi ruang aktualisasi bagi pelajar untuk menampilkan kemampuan terbaik di bidang seni dan sastra. Pembukaan berlangsung meriah dengan suguhan Tari Seser yang langsung menyedot perhatian tamu undangan.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala BBPMP Jawa Timur Praptono, Ketua TP PKK Kota Probolinggo Evariani Aminuddin, Wakil Ketua DPRD Santi Wilujeng, anggota DPRD Isah Junaidah, serta sejumlah pejabat daerah lainnya.
Dalam sambutannya, Praptono menyoroti kemajuan sektor pendidikan di Kota Probolinggo, khususnya dalam penguatan budaya literasi. Ia mencontohkan inovasi dari SMP Negeri 9 yang menggagas program seribu karya tulis siswa.
“Lebih dari 500 karya sudah berhasil dicetak. Ini bukan angka kecil, ini bukti keseriusan dalam membangun tradisi literasi sejak dini,” tegasnya.
Ia juga menekankan bahwa kegiatan seperti ini bukan sekadar perlombaan seremonial, melainkan bagian dari strategi membentuk karakter siswa secara menyeluruh. Menurutnya, pendidikan tidak boleh terjebak pada aspek akademik semata.
“Seni, budaya, dan olahraga adalah bagian penting dalam membangun kepribadian siswa. Di sinilah keberanian dan kreativitas tumbuh,” ujarnya.
Sementara itu, Aminuddin menegaskan bahwa C-PRO Got Talent bukan hanya panggung hiburan, tetapi instrumen penting dalam membangun generasi berkarakter dan berbudaya.
“Anak-anak kita harus diberi ruang untuk berkembang. Mereka tidak hanya belajar di kelas, tetapi juga harus berani tampil, berekspresi, dan mencintai budaya daerahnya,” katanya.
Ia juga menyinggung pentingnya pelestarian budaya lokal melalui ajang ini, salah satunya lewat lomba Tari Jaran Bodag yang menjadi identitas khas daerah.
“Kalau bukan kita yang menjaga budaya sendiri, siapa lagi. Dari sini kita ingin lahir generasi yang tidak hanya cerdas, tapi juga punya akar budaya yang kuat,” tambahnya.
Kepala Dinas Pendidikan Kota Probolinggo Siti Romlah turut menyampaikan harapan agar kegiatan ini mampu mencetak pelajar yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki kepercayaan diri dan kepekaan sosial budaya.
Ajang C-PRO Got Talent 2026 dijadwalkan berlangsung selama lima hari, mulai 13 hingga 17 April 2026, dengan melibatkan ratusan peserta dari berbagai sekolah. Lebih dari sekadar kompetisi, kegiatan ini diharapkan menjadi wadah lahirnya talenta muda yang siap membawa nama Kota Probolinggo ke level yang lebih tinggi.(suh)
- Penulis: Redaksi Pagi




Saat ini belum ada komentar