Antisipasi Krisis Air Akibat El Nino, 8 Titik Sumur Bor Mulai Dibangun di Cimahi
- account_circle Redaksi Pagi
- calendar_month 27 menit yang lalu
- visibility 4
- print Cetak

CIMAHI, RI— Ancaman musim kemarau panjang akibat fenomena El Nino direspons cepat oleh Pemerintah Kota Cimahi. Untuk mengamankan pasokan air bersih bagi warga, sebanyak delapan titik pengeboran sumur dalam kini tengah dikebut pengerjaannya.
Wali Kota Cimahi, Ngatiyana, meninjau langsung salah satu lokasi pengeboran di RW 05, Kelurahan Citeureup, Kecamatan Cimahi Utara pada Selasa (14/7/2026). Pengeboran ini bertujuan untuk mengekstrak cadangan air bawah tanah sebagai sumber utama air bersih warga.
“Saya cek pengeboran titik air yang ada di Kelurahan Citeureup. Alhamdulillah berjalan lancar, mudah-mudahan mendapatkan titik air yang baik dan bisa bermanfaat untuk masyarakat,” kata Ngatiyana di lokasi peninjauan.
Proyek infrastruktur air bersih ini berjalan berkat kolaborasi erat antara Pemkot Cimahi dan TNI Angkatan Darat (TNI AD) melalui program TNI Manunggal Air. Program strategis ini berfokus menyediakan akses air bersih melalui sumur bor, sistem pipanisasi, hingga pompa hidram di wilayah pelosok yang rawan krisis.
Ngatiyana memaparkan bahwa kedelapan titik pengeboran di Kota Cimahi saat ini sedang berjalan secara serentak. Ia berharap seluruh proyek bisa segera rampung agar airnya dapat langsung disalurkan kepada masyarakat sebelum puncak kemarau tiba.
“Alhamdulillah di Kota Cimahi ada 8 titik sedang berjalan semua. Mudah-mudahan bermanfaat untuk masyarakat dan sekarang kemarau, mudah-mudahan segera selesai,” tuturnya.
Di akhir peninjauan, pihak Pemkot Cimahi menyampaikan apresiasi tinggi kepada Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) atas realisasi program TNI Manunggal Air di wilayah mereka. Bantuan ini dinilai sangat vital dalam menjaga ketahanan air masyarakat Cimahi di tengah cuaca ekstrem. R. Harry KP.
- Penulis: Redaksi Pagi




Saat ini belum ada komentar