Breaking News
light_mode
Trending Tags

Bentang Spanduk di Gerbang Dewan, PMII Sampang Gugat Janji Program Pusat yang Tersendat di Daerah

  • account_circle Redaksi Pagi
  • calendar_month 52 menit yang lalu
  • visibility 4
  • print Cetak

SAMPANG, RI – Langit Madura pada Kamis,25 Juni 2026 itu tak hanya panas oleh terik, tapi juga oleh suara-suara muda yang menuntut kejelasan. Massa Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Sampang mengepung halaman Kantor DPRD Kabupaten Sampang, membawa spanduk yang terbentang seperti tamparan bagi para pemangku kebijakan.

Ini bukan sekadar aksi. Bagi Ketua Umum sekaligus Koordinator aksi, Latifah, gerakan ini adalah alarm. Alarm bahwa kebijakan megah yang dirancang di pusat, ketika turun ke Sampang, justru menyisakan tanya.

Di atas aspal yang membara, tiga tuntutan utama disuarakan. Pertama, evaluasi total program Makan Bergizi Gratis (MBG). Program yang digadang-gadang sebagai penyelamat gizi anak bangsa itu, di mata PMII, justru meninggalkan jejak pahit: gaji relawan yang dipotong, indikasi mark up anggaran, hingga dapur yang mengabaikan pangan lokal dan standar IPAL. “Anggaran negara yang besar harus menjamin kualitas, bukan sekadar kenyang di atas kertas,” tegas Latifah.

Kedua, nasib Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP). Bangunannya sudah tegak di hampir tiap desa, tapi regulasi dan arah operasionalnya masih remang. Bagi Latifah, ini cermin program yang terburu lahir tanpa peta jalan yang matang, rawan tumpang tindih dengan BUMDES dan Gapoktan, dan berpotensi jadi monumen kebingungan di tingkat desa.

Ketiga, kepastian bagi para pendidik: guru honorer dan PPPK paruh waktu. Di balik jargon “penguatan SDM”, kesejahteraan mereka masih digantung, seolah negara lupa bahwa tiang pendidikan tak bisa ditopang dengan ketidakpastian.

Pengawalan, Bukan Seremonial
“Kami mengawal tegas bukan hanya aksi hari ini, tapi agar suara kami sampai ke pusat,” ujar Latifah. Kalimat itu menohok: bahwa demonstrasi ini bukan panggung seremonial, melainkan surat terbuka yang ditulis dengan keringat. Bagi PMII, program strategis dengan gelontoran anggaran triliunan harus dibayar lunas dengan transparansi, regulasi yang tidak abu-abu, pengawasan yang tidak tidur, dan manfaat yang benar-benar mendarat di meja makan rakyat Sampang.

Sebab bagi mereka, kebijakan yang baik bukan diukur dari megahnya perencanaan di atas kertas, melainkan dari ketepatan sasaran dan kejujuran pelaksanaan di lapangan.

Teriakan itu tak jatuh ke tanah kosong. Wakil Ketua DPRD Sampang, Ahmad Iqbal Fathoni, bersama Ketua Komisi Alan Kaisan dan sejumlah anggota dewan turun langsung. Di depan gerbang, mereka memilih duduk dan mendengar, bukan berlindung di balik dinding kekuasaan.

DPRD Sampang menyatakan apresiasi dan berkomitmen membawa setiap aspirasi ke meja pembahasan, baik yang menyangkut persoalan daerah maupun kebijakan pusat.

Namun, seperti yang ditegaskan PMII, janji politik mudah diucap di bawah spanduk protes. Ujian sesungguhnya adalah apakah komitmen itu menjelma menjadi kebijakan yang berpihak, atau kembali menguap seperti janji-janji sebelumnya. Untuk saat ini, bola panas ada di tangan wakil rakyat. Rakyat Sampang menunggu, bukan sekadar wacana, tapi pembuktian.

(Ns/red)

  • Penulis: Redaksi Pagi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Polres Bojonegoro Melalui Polsek Kalitidu Salurkan Daging Qurban Ke Masyarakat

    Polres Bojonegoro Melalui Polsek Kalitidu Salurkan Daging Qurban Ke Masyarakat

    • calendar_month Rabu, 21 Jul 2021
    • account_circle Radar Indonesia
    • visibility 273
    • 0Komentar

    BOJONEGORO – RI, Di Wilayah Hukum Polsek Kalitidu, siang tadi, Selasa tanggal 20 Juli 2021, jam 15.00 WIB sampai selesai, telah diadakan Giat Penyaluran Daging Qurban dari Polres Bojonegoro yang di bagikan oleh Polsek Kalitidu ke masyarakat di Wilayah Hukumnya. Sebelum kegiatan di laksanakan, Kapolsek Kalitidu AKP Harjo, SH., telah memberikan petunjuk kepada Jajarannya dalam […]

  • Capaian Sub PIN Polio Kota Mojokerto Tertinggi Se-Jatim, Mas Pj Ali Kuncoro : Wujud Kerja Keras Seluruh Tim Kesehatan Dan Dukungan Masyarakat

    Capaian Sub PIN Polio Kota Mojokerto Tertinggi Se-Jatim, Mas Pj Ali Kuncoro : Wujud Kerja Keras Seluruh Tim Kesehatan Dan Dukungan Masyarakat

    • calendar_month Selasa, 6 Feb 2024
    • account_circle Radar Indonesia
    • visibility 255
    • 0Komentar

    *KOTA MOJOKERTO, RI. Capaian Sub Pekan Imunisasi Nasional (PIN) Polio Kota Mojokerto tertinggi se-Jawa Timur mencapai 104,3 persen dengan jangkauan 16.958 anak yang telah diimunisasi. Ini melebihi jumlah sasaran yang telah ditetapkan yaitu 16.263 anak. Capaian Sub PIN Polio Putaran Pertama di Kota Mojokerto tersebut disusul Kabupaten Madiun pada posisi kedua, Kabupaten Ngawi pada posisi […]

  • Ketua Bhayangkari Jatim Tinjau UMKM dan Serahkan Tali Asih di Polres Pasuruan

    Ketua Bhayangkari Jatim Tinjau UMKM dan Serahkan Tali Asih di Polres Pasuruan

    • calendar_month Senin, 18 Mei 2026
    • account_circle Pom py
    • visibility 27
    • 0Komentar

    Ketua Bhayangkari Jatim Tinjau UMKM dan Serahkan Tali Asih di Polres Pasuruan Pasuruan , RI – Ketua Bhayangkari Daerah Jawa Timur melakukan kunjungan kerja ke Mako Polres Pasuruan, Senin (18/5/2026). Dalam kegiatan tersebut, perhatian terhadap pemberdayaan UMKM dan kepedulian sosial menjadi agenda utama. Ketua Bhayangkari Daerah Jawa Timur bersama rombongan hadir di Mako Polres Pasuruan […]

  • RDP Homestay Hadi’s Memanas, DPRD Kota Probolinggo Akui Tak Bisa Bertindak

    RDP Homestay Hadi’s Memanas, DPRD Kota Probolinggo Akui Tak Bisa Bertindak

    • calendar_month Selasa, 20 Jan 2026
    • account_circle Redaksi Pagi
    • visibility 59
    • 0Komentar

    PROBOLINGGO,RI- Kota ProbolinggoRapat Dengar Pendapat (RDP) kedua terkait polemik Homestay Hadi’s di ruang paripurna DPRD Kota Probolinggo kembali berlangsung tegang. Namun di balik panasnya forum, satu hal justru menjadi sorotan utama: DPRD secara terbuka mengakui tidak memiliki kewenangan untuk mengambil tindakan tegas. Pengakuan itu disampaikan langsung Ketua Komisi I DPRD Kota Probolinggo, Isah Junaidah, di […]

  • Tumbangnya Pohon Trembesi Mengakibatkan Penjual  “Jamu Arijal” Mengalami Luka-Luka

    Tumbangnya Pohon Trembesi Mengakibatkan Penjual “Jamu Arijal” Mengalami Luka-Luka

    • calendar_month Kamis, 8 Apr 2021
    • account_circle Radar Indonesia
    • visibility 245
    • 0Komentar

    PASURUAN – RI, Tumbangnya pohon trembesi di Pasar Ranggeh Gondang Wetan telah  menimpa isalah satu bedak yang menimbulkan Korban luka-luka pada salah satu Penjual Jamu “Arijal” bernama Saiful Imron, alamat Kelurahan Gondang Wetan RT 02 / RW 02 Kecamatan Gondang Wetan Kabupaten Pasuruan, pada Rabu (07/04/2021). Menurut keterangan Kabag Humas Polres Pasuruan Kota AKP Endy Purwanto,S.H., “bahwa dalam […]

  • Apresiasi Dari Tokoh Masyarakat Untuk Polda Kalbar, Operasi Ketupat Kapuas 2026 Dinilai Sukses Berikan Rasa Aman

    Apresiasi Dari Tokoh Masyarakat Untuk Polda Kalbar, Operasi Ketupat Kapuas 2026 Dinilai Sukses Berikan Rasa Aman

    • calendar_month Sabtu, 28 Mar 2026
    • account_circle Pom py
    • visibility 89
    • 0Komentar

    Operasi ketupat Kapuas dinilai sukses dari berbagai tokoh ​PONTIANAK, RI – Pelaksanaan Operasi Ketupat Kapuas 2026 dalam rangka pengamanan Idul Fitri 1447 H di wilayah Kalimantan Barat mendapat apresiasi luas dari berbagai tokoh penting. Keberhasilan jajaran Polda Kalbar dalam menjaga kondusivitas selama arus mudik hingga perayaan hari raya dinilai sebagai bukti profesionalisme Polri yang humanis. […]

expand_less