Breaking News
light_mode
Trending Tags

Bupati Gresik Ajak Penyedia Jasa Jaga Integritas Pengadaan Barang dan Jasa

  • account_circle Pom py
  • calendar_month Selasa, 26 Mei 2026
  • visibility 50
  • print Cetak

Bupati Gresik Ajak Penyedia Jasa Jaga Integritas Pengadaan Barang dan Jasa

Gresik, RI – Pemerintah Kabupaten Gresik mengajak seluruh penyedia jasa dan pelaku pengadaan barang dan jasa untuk bersama-sama menjaga integritas serta membangun tata kelola pengadaan yang bersih, transparan, dan bebas dari praktik korupsi maupun gratifikasi.

Ajakan tersebut disampaikan langsung oleh Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani dalam kegiatan Sosialisasi Pencegahan Korupsi dan Pengendalian Gratifikasi Sektor Pengadaan Barang dan Jasa yang digelar di Hotel Saptanawa Gresik, Selasa (26/05).

Kegiatan tersebut dihadiri jajaran perangkat daerah, Inspektorat, asosiasi penyedia jasa konstruksi, serta mitra pengadaan barang dan jasa di lingkungan Pemerintah Kabupaten Gresik. Turut hadir Sekretaris Daerah Kabupaten Gresik Achmad Washil Miftahul Rachman yang juga memberikan materi terkait tata kelola pengadaan barang dan jasa.

Di hadapan para pelaku pengadaan, Bupati Yani menegaskan bahwa upaya menciptakan pemerintahan yang baik atau good governance membutuhkan dukungan dan komitmen bersama dari seluruh pihak, termasuk penyedia jasa.

“Pemerintahan yang transparan dan benar-benar bersih itu tidak mudah diwujudkan. Karena itu perlu kerja sama semua pihak, baik pemerintah, asosiasi, maupun penyedia jasa untuk menjaga Gresik bersama-sama dari praktik-praktik korupsi,” ujar Bupati Yani.

Ia mengingatkan agar praktik pengadaan yang tidak sehat tidak lagi dilakukan, termasuk pola pengadaan yang dinilai tidak wajar maupun penyedia jasa yang menangani berbagai jenis pekerjaan tanpa kompetensi yang jelas.

“Kalau ada praktik-praktik yang merugikan pemerintahan, merugikan asosiasi, dan merugikan dunia usaha, hentikan. Jangan sampai sistem pengadaan ini rusak karena kepentingan sesaat,” tegasnya.

Bupati Yani juga menyoroti pentingnya kepatuhan terhadap prosedur pengadaan, termasuk transaksi melalui e-katalog. Menurutnya, pemerintah daerah kini melakukan pengawasan lebih ketat terhadap berbagai aktivitas pengadaan yang dinilai tidak wajar dalam sistem digital.

“Kami monitor semuanya. Pengadaan barang dan jasa harus dijalankan dengan niat yang benar dan sesuai aturan. Kalau ada indikasi yang tidak benar, tentu akan kami tindaklanjuti,” katanya.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Yani turut menjelaskan bahwa kondisi defisit anggaran daerah yang sempat terjadi merupakan bagian dari strategi pengelolaan fiskal pemerintah daerah, bukan akibat kesalahan tata kelola.

Ia memastikan seluruh kebijakan anggaran tetap dijalankan secara terukur, transparan, dan dapat dipertanggungjawabkan.

“Defisit bukan berarti pemerintah tidak aman. Semua sudah dirancang dan diperhitungkan sesuai kebutuhan daerah. Yang penting tata kelolanya benar dan tidak ada intervensi dalam pengadaan barang dan jasa,” ujarnya.

Sementara itu, Inspektur Kabupaten Gresik Achmad Hadi menjelaskan bahwa pengawasan terhadap sektor pengadaan barang dan jasa saat ini semakin ketat. Regulasi yang terus berkembang menuntut seluruh pelaku pengadaan untuk mampu menyesuaikan diri agar tidak terjebak dalam potensi penyimpangan.

Menurutnya, pengawasan kini dilakukan mulai tahap perencanaan, penyusunan Harga Perkiraan Sendiri (HPS), pelaksanaan pekerjaan, hingga serah terima pekerjaan.

“Pengawasan terhadap pengadaan barang dan jasa sekarang semakin detail. Karena itu seluruh proses harus dijalankan sesuai aturan agar tidak menimbulkan persoalan di kemudian hari,” jelas Achmad Hadi.

Inspektorat Kabupaten Gresik, lanjutnya, juga memanfaatkan sistem e-audit yang terintegrasi dengan e-katalog untuk memantau berbagai anomali transaksi pengadaan secara digital.

Beberapa indikator yang menjadi perhatian antara lain transaksi dalam waktu tidak wajar, transaksi yang berlangsung terlalu cepat, hingga penyedia jasa yang menangani berbagai jenis pekerjaan di luar spesialisasinya.

“Semua anomali itu termonitor dalam sistem. Memang belum tentu pelanggaran, tetapi perlu diklarifikasi agar tidak menimbulkan kecurigaan dan persoalan hukum di kemudian hari,” ujarnya. (Rdwn)

Tags
  • Penulis: Pom py

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Apresiasi Wajib Pajak, Pemkab Gresik Beri Hadiah TV hingga Umrah

    Apresiasi Wajib Pajak, Pemkab Gresik Beri Hadiah TV hingga Umrah

    • calendar_month Rabu, 10 Des 2025
    • account_circle Redaksi Pagi
    • visibility 76
    • 0Komentar

    GRESIK,RI- Pemerintah Kabupaten Gresik kembali menggelar apresiasi bagi wajib pajak kendaraan bermotor, BBNKB, serta PBJT makanan dan minuman. Diadakan di Kafe Koromi, Selasa (09/12), kegiatan ini merupakan periode kedua, setelah sebelumnya periode pertama digelar pada Juli 2025. Pada kesempatan ini, masyarakat yang taat dan rutin memenuhi kewajiban perpajakan daerah mendapat kesempatan memperoleh beragam hadiah, mulai […]

  • Polresta Pontianak amankam 15 pendemo yang anarkis di DPRD Provinsi Kalbar Ricuh, 5 Personel Polisi Alami Luka

    Polresta Pontianak amankam 15 pendemo yang anarkis di DPRD Provinsi Kalbar Ricuh, 5 Personel Polisi Alami Luka

    • calendar_month Jumat, 29 Agt 2025
    • account_circle Redaksi Pagi
    • visibility 166
    • 0Komentar

    PONTIANAK, RI – Polda Kalbar – Aksi damai yang dilakukan oleh sejumlah elemen mahasiswa di depan kantor DPRD Provinsi Kalimantan Barat,, sempat ricuh setelah sebagian peserta aksi melakukan tindakan anarkis dan lakukan pengrusakan di Kantor DPRD Provinsi Kalimantan Barat pada Rabu, 27 Agustus 2025 Polresta Pontianak bersama aparat gabungan langsung mengamankan 15 orang pendemo yang […]

  • Pencanangan Kelurahan Cinta Statistik, Pj. Wali Kota Mojokerto: Ini Langkah Strategis untuk Memperkuat Pengelolaan Data dari Tingkat Bawah

    Pencanangan Kelurahan Cinta Statistik, Pj. Wali Kota Mojokerto: Ini Langkah Strategis untuk Memperkuat Pengelolaan Data dari Tingkat Bawah

    • calendar_month Sabtu, 10 Agt 2024
    • account_circle Pom py
    • visibility 482
    • 0Komentar

    KOTA MOJOKERTO, RI. Pemerintah kota (Pemkot) bersama Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Mojokerto melakukan pencanangan kelurahan cinta statistik (cantik) pada 18 kelurahan se-Kota Mojokerto, di Pendopo Sabha Kridatama, Rumah Rakyat, Jumat (9/8). Menurut Penjabat (Pj.) Wali Kota Mojokerto Moh. Ali Kuncoro, pencanangan kelurahan cantik ini merupakan langkah strategis untuk memperkuat pengelolaan data dari tingkat bawah. […]

  • Pangdam XII/Tpr Kunjungi Satgas Pamtas RI-MLY Yonzipur 5/ABW

    Pangdam XII/Tpr Kunjungi Satgas Pamtas RI-MLY Yonzipur 5/ABW

    • calendar_month Senin, 24 Feb 2025
    • account_circle Redaksi Pagi
    • visibility 250
    • 0Komentar

    KAPUAS HULU,RI- Pangdam XII/Tanjungpura Mayjen TNI Jamallulael, S.Sos., M.Si., melaksanakan peninjauan operasi ke jajaran Satgas Pamtas Republik Indonesia-Malaysia Batalyon Zipur 5/Arati Baya Wighina di Pos Kotis Nanga Badau, Kapuas Hulu, Jumat (21/2/2025). Dalam kunjungan ini Pangdam didampingi sejumlah pejabat utama Kodam XII/Tpr dan Pengurus Persit KCK Daerah XII/Tpr. Kunjungan ini bertujuan untuk meninjau langsung kesiapan […]

  • Pastikan Produk Pangan Aman di Konsumsi, Kapolres Sumenep Bersama Diskop UMKM Sidak Swalayan

    Pastikan Produk Pangan Aman di Konsumsi, Kapolres Sumenep Bersama Diskop UMKM Sidak Swalayan

    • calendar_month Rabu, 6 Mar 2024
    • account_circle Radar Indonesia
    • visibility 285
    • 0Komentar

    SUMENEP, RI – Jelang bulan suci Ramadhan, Polres Sumenep bersama Dinas Koperasi UKM dan Perindag Sumenep, melakukan sidak makanan dan minuman di swalayan. Ada sejumlah temuan, di antaranya makanan dan minuman kedaluwarsa. Rabu (06/03/2024) Sidak tersebut dipimpin langsung Kapolres Sumenep AKBP Henri Noveri Santoso, S.H., S.I.K., M.M didampingi Wakapolres Sumenep Kompol Trie Sis Biantoro, S.Pd., […]

  • Wafatnya Salah Satu Tokoh Panutan Nahdlatul Ulama (NU) KH Hasyim Wahid

    Wafatnya Salah Satu Tokoh Panutan Nahdlatul Ulama (NU) KH Hasyim Wahid

    • calendar_month Senin, 3 Agt 2020
    • account_circle Radar Indonesia
    • visibility 349
    • 0Komentar

    JOMBANG – RI, Berita Duka, KH Hasyim Wahid bin Abdul Wahid Hasyim atau yang sering dipanggil Gus Im meninggal pada 1 Agustus 2020, Pukul 04.18 WIB, di RS Mayapada, Jakarta. Beliau wafat setelah mengalami gangguan ginjal dan sempat dirawat di Rumah Sakit (RS) Mayapada, Jakarta. “Ada gangguan pada ginjal dan sudah dua Minggu lebih dirawat […]

expand_less