Breaking News
light_mode
Trending Tags

Bupati Jombang Siap Mendukung Pembangunan Jargas Bumi Untuk Rumah Tangga Skema KPBU

  • account_circle Radar Indonesia
  • calendar_month Rabu, 16 Sep 2020
  • visibility 334
  • print Cetak

JOMBANG – RI, Penandatanganan Berita Acara Konsultasi Publik dalam Pembangunan Jaringan Gas Bumi Untuk Rumah Tangga melalui Skema Kerjasama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU) di Kabupaten Jombang, telah ditandatangani pada hari ini Selasa (15/9/ 2020) di Hotel Yusro Jombang oleh sejumlah Camat dan Kepala Desa.

Penandatanganan dilakukan oleh Lurah Jombatan, Kades Bedahlawak, Kades Jatigedong, Kades Gambiran, Kades Ngoro, Camat Jombang, Camat Tembelang, Camat  Ploso, Camat Mojoagung dan Camat Ngoro serta Bupati Jombang Hj. Mundjidah Wahab dan pihak dari Kementrian ESDM Dirjend Migas Wahyudi Akbari , S.T. M.Ak.

Perlu diketahui bahwa hari ini Kabupaten Jombang sudah memasuki tahapan Konsultasi Publik dalam Pembangunan Jaringan Gas Bumi untuk Rumah Tangga melalui Skema KPBU.

Agenda yang dibuka oleh Bupati Jombang, Hj. Mundjidah Wahab dan dihadiri oleh Wakil Bupati Sumrambah, Sekretaris Daerah, beserta Para Staf Ahli, Asisten dan Para Kepala OPD Lingkup Pemerintah Kabupaten Jombang, Para Camat, sejumlah Kepala Desa serta Wakil dari Kementerian ESDM Direktorat Jendral Migas selaku Narasumber baik yang hadir langsung di Jombang, juga ada yang hadir secara Virtual Via Video Conference.

Kementerian ESDM melalui Dirjen Migas yang telah memberi kesempatan Kabupaten Jombang, menjadi salah satu dalam pelaksanaan kegiatan Studi Pendahuluan Pembangunan Jaringan Gas Bumi Untuk Rumah Tangga melalui Skema KPBU. Hal ini seperti disampaikan Direktur Perencanaan dan Pembangunan Infrastruktur Migas Kementerian ESDM  Alimuddin Baso ( Via Video Conference).

“Adapun Konsultasi Publik hari ini bertujuan untuk memperoleh pertimbangan mengenai manfaat dan dampak KPBU terhadap kepentingan masyarakat sebagaimana pada (Pasal 16 Permen PPN Nomor 4 Tahun 2015), selain itu  untuk mengetahui respon dan Pemangku Kepentingan lainnya terhadap keberadaan proyek yang akan dibangun dan sebagai pihak yang nanti akan memanfaatkan proyek tersebut dan untuk memastikan kesiapan KPBU,” tutur Alimuddin Baso.

Pada tahun 2020 Kabupaten Jombang telah di data akan mendapat Bantuan Pemasangan Sambungan Pipa Gas Resmi Rumah Tangga dari Direktorat Jenderal Minyak Dan Gas Bumi Kementerian ESDM sebanyak 6.000 Sambungan Rumah (SR), namun karena dengan adanya pandemi Covid-19 sehingga tahap Pembangunan harus ditunda pada Tahun 2021.

Skema KPBU itu sistemnya seperti Pembangunan Jalan Tol, yaitu memungkinakan Badan Usaha Berinvestasi. Adapun Skema KPBU melalui tahapan sebagai berikut :

Tahap pertama sudah dilaksanakan Studi Pendahuluan Pembangunan Jaringan Gas dan Bumi untuk Rumah Tangga melalui Skema KPBU oleh Tim Pusat Penelitian dan Pengembangan Teknologi Minyak dan Gas Bumi (Lemigas). Dari 21 Kecamatan,  ada 13 Kecamatan yang berpotensi di bangun Jaringan Gas Dan Bumi.  Tahapan selanjutnya adalah Konsultasi Publik  yang dilaksanakan hari ini.

LPG yang sudah umum digunakan oleh Rumah Tangga, sebagian besar diperoleh dengan Impor dan untuk LPG 3 Kg merupakan LPG Disubsidi. Untuk mengatasi beban Impor dan Subsidi, saya mengajak masyarakat Kabupaten Jombang nantinya untuk beralih ke Jargas yang aman, murah dan bersih serta Ramah Lingkungan. Karena dari APBN Dana terbatas di Jombang bisa dilakukan kerjasama dengan BUMN atau BUMD. Sudah dilakukan Survery ada 13 Kecamatan untuk Tahun 2020 pelaksanaan 2 Kecamatan, yaitu Tembelang dan Jombang.

“Penggunaan gas melalui Jaringan Gas adalah Alternatif Energi bagi masyarakat, sekaligus salah satu upaya untuk menekan subsidi LPG dan beban impor,” tambah Alimuddin Baso. Bupati Jombang Hj. Mundjidah Wahab menyambut baik dan mengapresiasi digelarnya Konsultasi Publik ini. Bupati bersyukur bahwa Jombang merupakan bagian dari pengembangan Kawasan Strategis Nasional Metropolitan yang Modern dan Berdaya Saing maka pemasangan Jaringan Pipa Das untuk Rumah perlu lebih ditingkatkan cakupan pelayanannya. Dengan adanya program ini diharapkan dapat menekan biaya hidup masyarakat dan meningkatkan daya beli masyarakat.

“Saya sangat bersyukur Jombang mendapat 329.662 sambungan Rumah Tangga yang rencana dilaksanakan Tahun 2020 diundur 2021 karena Covid, dilaksanakan dengan dana APBN kini sudah ada kepastian bahwa Jaringan Pipa yang dibagi untuk 13 Kecamatan dan masing-masing Kecamatan mendapat 94 %, setiap Kecamatan tidak bisa meneriman utuh 100 % karena Kecamatan Ploso nantinya akan bergejolak kalau tidak mendapat Jargas ini karena itu saya berharap tinggal 6 % saja mohon agar digenapkan menjadi 100 % sekalian untuk Kecamatan Ploso karena lokasi pipa besar berada di Wilayah Kecamatan Ploso,” papar Bupati.

Kabupaten Jombang berkomitmen untuk mendukung penuh Program Pemasangan Jaringan Gas Bumi untuk Rumah Tangga. “Terima kasih kepada Kementerian ESDM melalui Dirjen Migas yang telah memberi kesempatan Jombang untuk menerima pemasangan Jaringan Gas Rumah Tangga secara gratis,” tutur Bupati Jombang.

“Sekali lagi saya sampaikan terima kasih atas kepastian yang diberikan untuk pelaksanaan pembangunannya di Kabupaten Jombang,” tandas Bupati Jombang.

Bupati juga meminta  kepada Camat dan Kades untuk berperan aktif  karena merupakan Garda terdepan Pemerintah yang dapat mensosialisasikan secara langsung kepada masyarakat semua program yang bertujuan mensejahterakan masyarakat.

Undangan yang hadir juga mendapatkan kesempatan untuk mengikuti Diskusi dan tanya jawab yang di Moderatori oleh Asisten Ekonomi dan Pembangunan Ir. Jufri Msi. Sedangkan para Pemateri diantaranya materi dari Badan Perencanaan dan Pembangunan Nasional–BAPPENAS dengan Topik “Kebijakan KPBU” oleh Novie Andriani, S.H., LLM. (via Video Confrence). Selanjutnya penyampaian materi dari Kementerian Keuangan denganTopik “Dukungan Pemerintah dalam Kebijakan KPBU” oleh Insyafiah, SE., AK., MBA. (via Video Conference).

Sedangkan untuk materi Pembangunan Jaringan Gas Bumi untuk Rumah Tangga melalui Skema KPBU di Kabupaten Jombang oleh KESDM oleh Wahyudi Akbari, S.T. M.Ak dan Andri Widianto, S.T., M.T. disampaikan secara langsung.

Dalam paparan tersebut disebutkan bahwa untuk mempercepat pembangunan Jargas secara masif dalam upaya mengurangi beban subsidi LPG dan penyediaan energi yang lebih bersih, aman dan efisien kepada masyarakat, serta sesuai Peraturan Presiden Nomor 18 Tahun 2020 tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2020-2024 dimana Pemerintah menargetkan pembangunan Jargas sebanyak 4 juta Sambungan Rumah (SR), yang diharapkan terwujud skema pembiayaan melalui APBN, KPBU dan BUMN.

Kerjasama dan dukungan dari semua pihak, baik Pemerintah Daerah, Swasta dan masyarakat sangat diperlukan untuk bersinergi bersama mewujudkan dan menyukseskan pembangunan Jargas yang handal dan dapat dinikmati masyarakat, seperti yang ada di Negara-negara Maju.

Dalam Diskusi tersebut setiap pertanyaan langsung dijawab oleh Narasumber. Sedangkan pertanyaan dan respon tambahan lainnya dapat dikirimkan kepada Kantor Bagian Perekonomian Setdakab Jombang, guna mengetahui respon masyarakat. (DJ)

  • Penulis: Radar Indonesia

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ditemukan Dua Warga Di RT 4/5 Dusun Tambangan Menempati Rumah Tidak Layak Huni Desa Kalianget Timur

    Ditemukan Dua Warga Di RT 4/5 Dusun Tambangan Menempati Rumah Tidak Layak Huni Desa Kalianget Timur

    • calendar_month Jumat, 11 Des 2020
    • account_circle Radar Indonesia
    • visibility 361
    • 0Komentar

    SUMENEP – RI – Dalam pemerataan perekonomian dan bantuan dari Pemerintah Pusat maupun Pemerintah Daerah dan Pemerintahan Desa ternyata masih ada warga yang luput dari pendataan bantuan dari Bansos yang berupa Bedah Rumah atau Bantuan BLT dari Pemerintah Pusat maupun Kabupaten, dimana Pemerintah sudah mengentruksikan agar setiap bantuan diharapkan tepat sasaran. Namun faktannya telah ditemukan […]

  • Gerakan Berbagi Untuk Warga, Bantuan Dari Anak Bangsa Untuk Anak Bangsa

    Gerakan Berbagi Untuk Warga, Bantuan Dari Anak Bangsa Untuk Anak Bangsa

    • calendar_month Kamis, 5 Agt 2021
    • account_circle Radar Indonesia
    • visibility 240
    • 0Komentar

    MOJOKERTO – RI, Gerakan Berbagi Untuk Warga Mojokerto Raya terus melakukan aksi berbagi Sembako untuk warga terdampak pandemi Covid-19. Ketua ‘Gerakan Berbagi Untuk Warga Mojokerto Raya’ ,Gus Insa menjelaskan Kegiatan dilaksanakan di Wilayah Kecamatan Sooko, Rabu (4/8/2021). Bahwa pelaksanaan gerakan berbagi untuk warga terdampak Covid-19 ini akan dilaksanakan rutin selama Agustus, dengan jenis bantuan yang […]

  • Gerakan Menanam Tanaman Pangan di Desa Sumbergedang Sambut Hari Desa Nasional 2025

    Gerakan Menanam Tanaman Pangan di Desa Sumbergedang Sambut Hari Desa Nasional 2025

    • calendar_month Kamis, 23 Jan 2025
    • account_circle Redaksi Pagi
    • visibility 333
    • 0Komentar

    PASURUAN, RI – Memperingati Hari Desa Nasional Tahun 2025, Pemerintah Desa Sumbergedang, Kecamatan Pandaan, Kabupaten Pasuruan, menggelar kegiatan Gerakan Menanam Tanaman Pangan di Desa (Gema Desa) di area wisata AD’N Firdaus. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya ketahanan pangan serta pemanfaatan lahan desa secara produktif. Kamis (23/01/25). Acara ini dihadiri oleh berbagai […]

  • Polres Pasuruan Imbau Warga Tak Nyalakan Kembang Api dan Hindari Euforia Berlebihan di Malam Tahun Baru

    Polres Pasuruan Imbau Warga Tak Nyalakan Kembang Api dan Hindari Euforia Berlebihan di Malam Tahun Baru

    • calendar_month Rabu, 31 Des 2025
    • account_circle Redaksi Pagi
    • visibility 49
    • 0Komentar

    PASURUAN,RI— Kepolisian Resor (Polres) Pasuruan menggelar rilis akhir tahun 2025 di Lapangan Sarja Arya Racana Polres Pasuruan, Selasa sore (30/12/25). Dalam rilis tersebut, Polres Pasuruan menyampaikan imbauan kamtibmas kepada masyarakat menjelang malam pergantian tahun. Kapolres Pasuruan AKBP Jazuli Dani Iriawan mengimbau masyarakat untuk tidak menyalakan kembang api maupun petasan karena berpotensi menimbulkan gangguan keamanan dan […]

  • Akhirnya Polres Jember Berhasil Mengungkap Kasus Pembunuhan Misterius 9 Tahun Silam

    Akhirnya Polres Jember Berhasil Mengungkap Kasus Pembunuhan Misterius 9 Tahun Silam

    • calendar_month Jumat, 25 Feb 2022
    • account_circle Radar Indonesia
    • visibility 266
    • 0Komentar

    JEMBER – RI, Masih ingat kejadian kasus yang diduga pembunuhan seorang Mahasiswa Universitas Negeri Jember (Unej) asal Bondowoso 9 tahun yang silam? Kasus tersebut sempat menyulitkan Kepolisian dalam mencari bukti dan Saksi. Namun berkat kerja keras Sat Reskrim Polres Jember akhirnya diketahui Pelaku Pembunuhan atas Korban yang Bernama Galau Wahyu Utama (18) salah satu Mahasiswa […]

  • Lambar Memiliki Wisata Budaya Dan Wisata Alam

    Lambar Memiliki Wisata Budaya Dan Wisata Alam

    • calendar_month Kamis, 1 Apr 2021
    • account_circle Radar Indonesia
    • visibility 294
    • 0Komentar

    LAMPUNG BARAT – RI, Menerima Kunjungan Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Kota Lubuk Linggau, Provinsi Sumatera Selatan berlangsung di Ruang Rapat Kantor Pesagi Kantor Bupati Lambar, Rabu (31/03/2021).  Dihadiri oleh Wasisno Sembiring SE.MP., Asissten bidang pemerintahan dan kesra Drs. Adi Utama, Kepala Bappeda Agus Tanto Basmar dan Kepala Dinas Koperindag Ir. Sugeng Raharjo. […]

expand_less