Bupati Kubu Raya Mengapresiasi Bantuan APBN Dikucurkan Untuk Kabupaten Kubu Raya
- account_circle Redaksi Pagi
- calendar_month Kamis, 2 Okt 2025
- visibility 107
- print Cetak

Foto: Bupati Kubu Raya Sujiwo
KUBU RAYA,RI- Bupati Kubu raya Sujiwo,mengatakan, selama kita masih bagian dari NKRI, apapun keputusan pemerintah pusat, baik itu pahit, tentu kita telan.
Inilah , tantangan untuk saya selaku kepala Daerah kata Bupati Sujiwo,kepada sejumlah wartawan usai melakukan penutupan kegiatan Rakor kepala desa dan BPD seluruh Kubu raya di Hotel Ali mor Kubu raya Selasa 30/09/2025.
Dikatakan Bupati, bagai mana caranya saya memutar. Otak saya,bagai mana caranya kita mencerdaskan,bagai mana kita bijak untuk menyikapi masalah, supaya pelayanan publik tersebut tidak terganggu.
Bahkan untuk masyarakat di Kubu raya saya pastikan, dengan adanya kebijakan pemerintah pusat yang mengurangi Transfer ke daerah sehingga mengakibatkan APBD Kubu raya hilang dan berkurang, kurang lebih sebesar Rp.333 Milyar.tutur nya.
Dengan potongan dilakukan sebesar itu Kami nyatakan aman dan juga untuk pelayanan publik juga tidak akan terganggu tuturnya.
Adapun salah satu strategis yang kita lakukan adalah kepala Desa harus mengencangkan ikat pinggang nya,untuk belanja rutin,belanja operasional yang tidak langsung untuk mendarat. berdampak sekali kepada Rakyat maka ditiadakan.
Untuk perjalan dinas,kita kurangi sebesarnya,untuk belanja ATK dan belanja tidak langsung,berdampak kepada rakyat saya akan tiadakan dan saya mohon kepada seluruh OPD agar bisa memahami dengan kondisi seperti itu.
Kami juga sudah mendapat kan formasi dan strategi bagai mana cara, menghadapi pasca pemerintah pusat yang mengurangi transfer nya ke Daerah saya pastikan kepada seluruh masyarakat di Kubu raya untuk program unggulan termasuk infrastruktur kita pastikan tidak akan terganggu.
Dari salah satu terobosan,selain dilakukan pemotongan pemangkasan,rasional anggaran kita akan melakukan kolaborasi dengan pemerintah pusat dan daerah yang biasa saya sebut dengan saya ngamen dan saya akan ngamen di Kementrian di pusat tuturnya.
Semua itu saya lakukan bagai mana bantuan dari APBN itu bisa masuk ke kabupaten Kubu Raya.
Saya ambil contoh saja kita bisa mendapatkan bantuan kurang lebih sebesar Rp. 530 Milyar. Dari anggaran itu dipergunakan untuk pembangunan Rumah sakit Sebesar Rp.170 Milyar,bantuan untuk IDD dari pak Lasarus Sebesar Rp.40 Milyar,
Kemudian bantuan dari Inpres Untuk irigasi sebesar Rp.50 Milyar, Kemudian lagi bantuan untuk PDAM Kubu raya sebesar Rp.88.milyar, Dari pak Yuliansyah sebesar Rp. 69.000.000.000 ada juga bantuan dari bapak Sy. Abdullah.
Kemudian juga bantuan dari BW$ dan revatalisasi, dari kementerian pendidikan. Kemudian bantuan kementrian transmigrasi untuk penataan ter kumuh kurang lebih sekitar Rp. 503. Milyar.
Inilah salah satu terobosan saya kata Bupati Sujiwo, Untuk belanja pembangunan tetap berjalan baik ,karena kita punya orang tua di jakarta maka kita melihat untuk belanja nasional itu meningkat yang artinya banyak yang terparkir dipusat.
Supaya uang yang terparkir tersebut,bisa menetes kepada kubu raya maka kita harus komunikasi dengan kementrian.ini bagian dari strategi.
Pasca ada pengurangan transfer ke daerah saya sampaikan kepada masyarakat.
Saya selaku kepala daerah memberikan garasi dan menjamin bahwa Sanya keuangan daerah kita masih tidak goyah, dan tidak akan tergganggu berkaitan dengan upaya pelayanan publik.
Pewarta : Muly Radar Indonesia
- Penulis: Redaksi Pagi




Saat ini belum ada komentar