Breaking News
light_mode
Trending Tags

Diduga Pengurus Bumdes Tilab Uang Bumdes Desa Teluk Bogam

  • account_circle Radar Indonesia
  • calendar_month Sabtu, 3 Apr 2021
  • visibility 303
  • print Cetak
FOTO : Kantor Badan Usaha Milik Desa, (Bumdes) Desa Teluk Bugam

PANGKALAN BUN – RI, Diduga uang Badan Usaha Milik Desa (Bumdes) Desa Teluk Bugam Kecamatan Kumai, Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar), Kalteng , di tilap Pengurus Bundes, karena uang modal pertama sebesar 100 juta rupiah sampai saat ini belum ada kejelasannya, seharusnya setiap tahun ada laporan pertanggung jawaban dana itu, tapi sejak tahun 2018 sampai tahun 2021 ini tidak ada laporan siapa yang memakai uang itu.

Menurut warga Desa Teluk Bogam yang berinisial D, “kami masyakat merasa keberatan karena uang Bundes itu sampai saat ini tidak ada kejelasan, pasalnya mulai tahun 2018 sampai saat ini tahun (2021) belum ada laporan pertanggung jawaban dari Pengurus Bundes. Kami yang sudah bayar lunas uang yang kami pinjaman, namun mau pinjam lagi alasan Pengurusnya tidak ada uangnya. Jadi uang yang kami stor itu kemana,” ujar D.

“Lalu warga ada yang masih belum lunas stor sekarang tidak mau bayar lagi karena takut uang itu habis tidak ada pertanggung jawabannya, di karenakan setiap ada Rapat di Desa kami warga mempertanyakan uang Bumdes Desa itu jawabannya, nanti kita Rapat kan lagi. Sesudah Rapat, Pengurus minta waktu satu Minggu untuk penyelesaiannya, begitu terus jawabannya kalau kami tanyakan. Namun sampai saat ini tidak pernah ada penyelesaiannya, sampai SK pengurus Bumdes itu sudah habis masa berlakunya hampir kurang lebih dua tahun. Seharusnya sebelum serah terima jabatan, dari Kades lama kepada Kades Baru itu sudah ada namun itu tidak ada juga laporan pertanggung jawabannya, kami warga menduga uang Bumdes itu di pakai Pengurusnya,” lanjut D.

“Kami warga berharap masalah ini bisa selesai karena kami warga Desa butuh bantuan modal untuk keperluaan tambahan modal tuk usaha, sebenarnya kami berharap Bumdes simpan pinjam ini berjalan dengan lancar, e ternyata tidak ada kejelasannya,” pangkas D.

Direktur Bumdes Desa Teluk Bogam yang akrab di panggil Ramsan di konfirmasi melalui WahatsApp menyampaikan, “untuk SK Kepengurusan Bumdes betul sedah lewat, untuk dana yang masuk ke Bundes tahun 2018 itu sebesar 100 juta Rupiah, sesudah itu tidak ada lagi dana yang masuk ke Bumdes itu atas kesepakatan BPD, dan Pemerintah Desa, sekarang masih menyusun pertanggung jawabannya,” singkat Ramsan.

Ironisnya, kenapa baru sekarang Direktur Bumdes menyusun pertanggung jawabannya padahal hampir tiga tahun sudah berjalan tapi tidak ada laporan pertanggung jawabannya.

Dana Bumdes ini di anggarkan dari Dana Desa untuk kepentingan masyarakat Desa bukan untuk perorangan atau untuk kelompok, namun faktanya Dana Desa yang di kelola melalui Badan Usaha Milik Desa (Bumdes) hanya di rasakan beberapa sekelompok orang saja, dalam hal ini di duga dana itu banyak di pakai oleh Pengurus Bumdes itu sendiri pasalnya laporan pertanggung jawaban Dana Bumdes yang selama ini di permasalahkan oleh warga, tidak ada kejelasan. Masyarakat hanya di beri janji – janji saja tapi sampai berita ini di terbitkan tidak ada titik terang kejelasannya dari tahun 2018 sampai 2021 Dana Bumdes itu ada dimana, jumlahnya bertambah apa tidak ?, seharusnya kalau sudah berbentuk Badan Usaha itu pasti modalnya bertambah.

Mirisnya lagi Pemerintah Desa terkesan hanya berdiam diri saja tidak ada mengambil tindakkan meminta atau mendesak pertanggung jawaban kepada Direktur Bumdes, jangan – jangan Pemerintah Desa ikut bermain dalam masalah Dana Bumdes ini. (baen)

  • Penulis: Radar Indonesia

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pastikan Rasa Aman Jemaat, Anjing Pelacak K9 Polres Mojokerto Sterilisasi di Gereja

    Pastikan Rasa Aman Jemaat, Anjing Pelacak K9 Polres Mojokerto Sterilisasi di Gereja

    • calendar_month Minggu, 24 Des 2023
    • account_circle Radar Indonesia
    • visibility 308
    • 0Komentar

    MOJOKERTO, RI – Dalam rangka menciptakan rasa aman dan nyaman dalam beribadah, Polres Mojokerto menurunkan Anjing Pelacak atau K9 dan menggunakan Metal detektor saat sterilisasi ke 27 Gereja dan 6 Rumah Ibadah. Kapolres Mojokerto AKBP Wahyudi, S.I.K., M.H memerintahkan dalam setiap pengamanan dilaksanakan sesuai dengan SOP seperti sterilisasi dengan menurunkan k9 dari Unit Satsamapta dan […]

  • Apkowil Kodim 0819 Pasuruan Terus Lakukan Pemantauan SPBU

    Apkowil Kodim 0819 Pasuruan Terus Lakukan Pemantauan SPBU

    • calendar_month Rabu, 7 Sep 2022
    • account_circle Radar Indonesia
    • visibility 307
    • 0Komentar

    PASURUAN – RI, Kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) selain disebabkan oleh tingginya kenaikan harga minyak dunia, hal tersebut juga dikarenakan adanya under supplay dalam negeri jika dibandingkan dengan demand-nya. Adanya kenaikan BBM tentunya secara umum akan berdampak pada daya beli masyarakat. Secara resmi Pemerintah mengumumkan kenaikan harga Bahan Bakar Minyak pada Sabtu, (3/9) di […]

  • Kelompok Disabilitas Kota Pasuruan Merana, Minim Perhatian Dari Pemerintah Setempat

    Kelompok Disabilitas Kota Pasuruan Merana, Minim Perhatian Dari Pemerintah Setempat

    • calendar_month Sabtu, 20 Feb 2021
    • account_circle Radar Indonesia
    • visibility 279
    • 0Komentar

    PASURUAN – RI, Masih kurangnya perhatian dari Pemerintah setempat membuat kaum Disabilitas Kota Pasuruan kesulitan dalam segala hal, baik dari segi bantuan juga sarana prasarana yang dia butuhkan. Hanya kemandirian yang selama ini untuk bisa berkarya dalam satu Kelompok yang bernama “Griyo Melati” bertempat di Jalan Ir. H. Juhanda Kelurahan Kepel Kecamatan Bugul Kidul Kota Pasuruan, Kamis (18/02/2021). […]

  • Permohonan PKPU KUD Tri Jaya Sraten, Akhirnya Dicabut Majelis Hakim

    Permohonan PKPU KUD Tri Jaya Sraten, Akhirnya Dicabut Majelis Hakim

    • calendar_month Rabu, 24 Jun 2020
    • account_circle Radar Indonesia
    • visibility 469
    • 0Komentar

    BANYUWANGI – RI, Perjuangan Korban KUD Tri Jaya, Desa Sraten, Kecamatan Cluring, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur terus berlanjut. Akhirnya mendapatkan kabar menggembirakan, Majelis Hakim Pengadilan Niaga Surabaya telah mengabulkan pencabutan Permohonan Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang (PKPU) KUD Tri Jaya, Sraten, Selasa (23/06/2020). Dikonfirmasi Media ini, perwakilan Tim Kuasa Hukum Paguyuban Penabung KUD Tri Jaya, Sraten, […]

  • Ryadlus Solihin Firdaus Tekan Evaluasi Kinerja OPD dan Transparansi Anggaran Dalam Pembahasan LKPJ 2025

    Ryadlus Solihin Firdaus Tekan Evaluasi Kinerja OPD dan Transparansi Anggaran Dalam Pembahasan LKPJ 2025

    • calendar_month Selasa, 14 Apr 2026
    • account_circle Redaksi Pagi
    • visibility 94
    • 0Komentar

    PROBOLINGGO,RI- Pembahasan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Wali Kota Probolinggo Tahun 2025 menjadi panggung evaluasi serius. Ryadlus Sholihin Firdaus tampil menonjol dengan dorongan kuat terhadap perbaikan kinerja Organisasi Perangkat Daerah (OPD) serta optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD). Dalam forum yang berlanjut ke Panitia Khusus (Pansus) bersama eksekutif, Ryadlus menegaskan bahwa pembahasan tidak boleh berhenti pada laporan […]

  • Wali Kota Mojokerto, Ning Ita Ajak Warga Deteksi Dini TBC

    Wali Kota Mojokerto, Ning Ita Ajak Warga Deteksi Dini TBC

    • calendar_month Senin, 8 Sep 2025
    • account_circle Pom py
    • visibility 131
    • 0Komentar

    Foto Wali Kota Mojokerto, Ning Ita Ajak Warga Deteksi Dini TBC. (Kom) Kota Mojokerto, RI – Wali Kota Mojokerto, Ika Puspitasari mengajak masyarakat untuk lebih peduli terhadap deteksi dini penyakit Tuberkulosis (TBC). Hal ini ia sampaikan dalam penyuluhan pencegahan penyakit menular TBC di Pendopo Kantor Kelurahan Pulorejo, Kecamatan Prajuritkulon, Senin (8/9). Kegiatan ini diikuti oleh […]

expand_less