Breaking News
light_mode
Trending Tags

Ditengah Modernisasi, Warga Kemasan Kota Mojokerto Masih Pertahankan Tradisi “Nyadran” 

  • account_circle Radar Indonesia
  • calendar_month Jumat, 10 Mar 2023
  • visibility 405
  • print Cetak

KOTA MOJOKERTO,RI – Di tengah modernisasi, warga Lingkungan Kemasan, Kelurahan Blooto, Kecamatan Prajurit Kulon, Kota Mojokerto masih mempertahankan tradisi “nyadran” atau ruwah desa/dusun. Tradisi yang telah dilakukan selama turun temurun setiap tahun ini kembali digelar pada hari ini, Kamis (9/3/2023).

Lurah Blooto, Wahyudi mengatakan, tradisi nyadran merupakan salah satu wujud syukur atas segala nikmat yang diberikan oleh Tuhan Yang Maha Esa, serta untuk mendoakan para pemimpin wilayah mulai dari tingkatan RT/RW hingga Presiden agar senantiasa diberikan kelancaran dalam memimpin wilayahnya.

“Nyadran ini istilah lainnya ruah dusun, ini sudah menjadi tradisi warga Lingkungan Kemasan yang sudah dilaksanakan sejak dulu kala, tujuannya yang pertama adalah kirim do’a untuk leluhur yang sudah berjasa membuka Lingkungan Kemasan, juga mendoakan para pemimpin wilayah mulai dari RT/RW, Lurah, Camat, Bupati/Wali Kota, Gubernur hingga Presiden agar diberikan kekuatan dan kelancaran dalam memimpin wilayahnya,” terangnya.

Antusiasme warga begitu terasa, mulai dari membawa tumpeng dengan berbagai ukuran, hingga ikut arak-arakan tumpeng nasi dan lauk setinggi 1,5 meter, seberat 75 kg menuju punden Lingkungan Kemasan. Punden tersebut dipercaya sebagai makam dari cikal bakal/pembuka Lingkungan Kemasan, Kelurahan Blooto.

“Nyadran ini dilaksanakan di pemakaman umum, Lingkungan Kemasan, kebetulan disini punden kita, Mbah Jimat namanya. Jadi kita percayai bahwa Mbah Jimat dan pengikutnya dulu itu yang membuka Lingkungan Kemasan ini,” ujar Wahyudi.

Puluhan warga Kemasan membawa tumpeng berisi nasi putih, urap-urap dan lauk pauk berupa bandeng/mujaer. Dikatakan Wahyudi, lauk berupa bandeng/mujaer merupakan simbol kesederhanaan, tahan di segala tempat/kondisi.

“Harapan kita warga Lingkungan Kemasan juga seperti itu, kita berharap dengan filosofi itu akan semakin banyak rejeki kita,” imbuhnya.

Dalam tradisi nyadran warga Lingkungan Kemasan ini juga ditampilkan kesenian tradisional berupa Reog, kesenian Jepaplok, serta arak-arakan tumpeng serabi. (Bams)

  • Penulis: Radar Indonesia

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tanggap Erupsi Semeru, Kodim Pasuruan Salurkan Bantuan Logistik

    Tanggap Erupsi Semeru, Kodim Pasuruan Salurkan Bantuan Logistik

    • calendar_month Senin, 5 Des 2022
    • account_circle Radar Indonesia
    • visibility 281
    • 0Komentar

    PASURUAN – RI, Erupsi Gunung Semeru yang terjadi beberapa hari kemarin, pastinya menjadikan situasi tanggap darurat bagi warga terdampak bencana yang bermukim disekitar wilayah sekitar Gunung Semeru serta membutuhkan uluran tangan. Untuk itu, TNI khususnya Kodim 0819 Pasuruan melalui Staf Teritorial membentuk tanggap peduli Kemanusiaan dengan harapan dapat membantu Korban terdampk erupsi Gunung Semeru, Senin […]

  • Polres Probolinggo Kawal Kegiatan Adat Mendak Tirta di Air Terjun Madakaripura Jelang Yadnya Kasada

    Polres Probolinggo Kawal Kegiatan Adat Mendak Tirta di Air Terjun Madakaripura Jelang Yadnya Kasada

    • calendar_month Selasa, 10 Jun 2025
    • account_circle Redaksi Pagi
    • visibility 271
    • 0Komentar

    PROBOLINGGO,RI- Polres Probolinggo Polda Jatim melakukan pengamanan dan pengawalan kegiatan adat Suku Tengger yakni ‘Mendak Tirta’. Sejumlah warga suku Tengger yang mengikuti Mendak Tirta dipimpin tokoh adat setempat melaksanakan pengambilan air suci di Air terjun Madakaripura, Lumbang,Minggu (8/6/2025). Ritual pengambilan air suci tersebut merupakan rangkaian jelang upacara Yadnya Kasada tahun 2025 yang akan dilaksanakan pada […]

  • Rotan 1,5 Meter dan 125 Pukulan: Fakta Kekerasan di Kubu Raya

    Rotan 1,5 Meter dan 125 Pukulan: Fakta Kekerasan di Kubu Raya

    • calendar_month Kamis, 13 Feb 2025
    • account_circle Redaksi Pagi
    • visibility 259
    • 0Komentar

    KUBU RAYA,RI – Kasus kekerasan terhadap anak di bawah umur yang menimpa seorang santriwati berinisial DA (17) di salah satu pondok pesantren di Kabupaten Kubu Raya kini memasuki babak baru. Berkas perkara beserta tersangka dan barang bukti telah dilimpahkan ke Pengadilan Negeri Mempawah untuk proses hukum lebih lanjut. Kepala Satuan Reserse Kriminal (Kasat Reskrim) Polres […]

  • Jelang SPMB 2026, Pemkot Mojokerto Perkuat Pemahaman Teknis Sekolah

    Jelang SPMB 2026, Pemkot Mojokerto Perkuat Pemahaman Teknis Sekolah

    • calendar_month Selasa, 19 Mei 2026
    • account_circle Pom py
    • visibility 31
    • 0Komentar

    Jelang SPMB 2026, Pemkot Mojokerto Perkuat Pemahaman Teknis Sekolah Kota Mojokerto, RI – Pemerintah Kota Mojokerto melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan menggelar sosialisasi pedoman teknis pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Online Tahun Ajaran 2026/2027 di Aula Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Selasa (19/5). Kegiatan tersebut diikuti kepala sekolah jenjang TK, SD, hingga SMP negeri dan […]

  • DLH Kota Cimahi Berikan Sangsi Bagi Yang Buang Sampah Sembarangan

    DLH Kota Cimahi Berikan Sangsi Bagi Yang Buang Sampah Sembarangan

    • calendar_month Sabtu, 9 Sep 2023
    • account_circle Radar Indonesia
    • visibility 302
    • 0Komentar

    Cimahi.RI,- Sebanyak 200 warga kota Cimahi terciduk buang sampah sembarangan. Mereka ditangkap 75 personel dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Cimahi yang melakukan patroli di jalan-jalan protokol di Kota Cimahi untuk menyasar masyarakat yang membuang sampah sembarangan.Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Cimahi, Chanifah Listyarini mengatakan secara tegas, Itu dilakukan secara tegas, karena Cimahi masih dalam […]

  • Antisipasi Longsor Dan Abrasi Desa Padang Baru Buat Bronjong Penahan Air

    Antisipasi Longsor Dan Abrasi Desa Padang Baru Buat Bronjong Penahan Air

    • calendar_month Selasa, 7 Jun 2022
    • account_circle Radar Indonesia
    • visibility 329
    • 0Komentar

    BENGKULU – RI,  Pemerintahan Desa Padang Baru Kecamatan Kaur Tengah Kabupaten Kaur Provinsi Bengkulu, membangun bronjong atau tumpukkan batu yang diikat dengan kawat. Hal itu dilakukan untuk meminimalisir dampak yang  terjadi akibat banjir dan longsor yang parah terlebih musim penghujan, Rabu (01/06). Bapak Marjani selaku Kepala Desa Padang Baru menjelaskan, “pembuatan bronjong tersebut bertujuan untuk […]

expand_less