EXIBITION of ART (Masa Kejayaan) dalam Event Kalender Wisata 2023 Sumenep

Radar Indonesia
20 Jan 2023 09:45
Peristiwa 0 98
4 menit membaca

SUMENEP – RI, Pemerintah Kabupaten Sumenep telah memulai menerbitkan agenda kegiatan Kalender Wisata pada awal tahun 2023 ini.

Peluncuran Kalender Wisata ini menandakan Pemkab Sumenep siap mengembangkan potensi pariwisata. Dalam definisi Sumenep akan menjadi daerah pertama di Indonesia yang menyusun Kalender Wisata 2023. Pemkab Sumenep telah mengagendakan sebanyak 26 kegiatan wisata sepanjang tahun 2023. 

Ada beberapa sub kegiatan dari setiap even tersebut, seperti Sumenep Culture pameran keris, beberapa kegiatan wisata Fun bike di Pulau Oksigen Gili Iyang, Marathon Beach, wisata budaya, dan festival UMKM. 

Selain itu, berbagai kegiatan yang disiapkan akan memamerkan berbagai potensi yang ada di Sumenep, misalnya bahari, seni dan budaya, sejarah, wisata olahraga, hingga wisata religi.

Pada tanggal 18 Januari 2023 ini merupakan gelaran perdana Agenda Event Kalender Wisata 2023 berupa Pameran Lukisan bertajuk Sumenep Masa Kejayaan  yang di selenggarakan di Suramadu Hotel  Jalan Trunojoyo Sumenep Madura.

Pameran Lukisan ini (Exibition of Art) digelar mulai  tanggal 18 sampai 25 Januari 2023 selama sepekan menampilkan hasil karya seni lukis terbaik putra daerah yang dikemas dalam acara eksklusif dan  terbuka untuk umum.

Sejak dimulainya  acara ini pukul 13.00 siang hari dipenuhi dengan rentetan pagelaran seni budaya tradisional salah satunya musik tong tong Ul Daul yang ditampilkan oleh Kelompok musik Tong tong Sidingpuri Sumenep  sebagai acara penghibur pembukaan.

Dihadiri oleh seluruh Jajaran Forkopimda Kabupaten Sumenep, Paguyuban Camat, BUMD dan Kelompok Perbankan di Sumenep.

Sebelum acara dimulai Bupati dan Wabup Sumenep memberikan santunan kepada beberapa Anak Yatim.

Sambutan awal setelah pembukaan do’a, Camat Farid Wajdi yang juga sebagai Panitia Pameran Lukisan ini  menyampaikan beberapa poin Visi Misi, bahwasanya digelarnya acara ini terselenggara berkat ide dan kreatifitas pemikiran dari Komunitas Kelompok Perupa Sumenep (KLOPS) dengan tujuan pengembangan Seni Rupa di Kabupaten Sumenep sekaligus sebagai salah satu agenda kegiatan Kalender Wisata 2023.

Yang kedua berharap agar Pemkab Sumenep dapatnya bisa memfasilitasi wadah dari hasil karya cipta para seniman di Sumenep ini berupa Galeri Seni Rupa.

Perlu diketahui bahwasanya hasil karya cipta seniman dari Kabupaten Sumenep ini telah banyak mengikuti pameran pameran lukisan baik dalam negeri maupun luar negeri seperti di negara India, Eropa dan Afrika, namun yang disayangkan hasil karya cipta tersebut tidak memiliki branding bahwa berasal dari Kabupaten Sumenep.

Sempat salah satu hasil karya lukis Moh. Farid Wadjdi Camat Pasongsongan  yang juga salah satu anggota KLOPS melelang lukisan terbaiknya senilai Rp.250.000.000 (Dua ratus lima puluh juta rupiah) yang nantinya akan didonasikan kepada pihak Baznas Sumenep.

Sambutan berikutnya giliran orang nomor satu di Kabupaten Sumenep Bupati Ach.Fauzi.

Bupati Achmad Fauzi dalam sambutannya mengungkapkan bahwa pihaknya menyelenggarakan pameran ini untuk mendukung bangkitnya para pelukis dalam rangka menciptakan kembali karya seni rupa, karena selama pandemi Covid-19 tidak dapat melakukan kegiatan publik.

“Kami ingin para pelukis bergairah untuk melahirkan lukisan terbaiknya sekaligus memamerkan karyanya di berbagai kegiatan, baik di Kabupaten Sumenep maupun luar daerah,” ungkap Bupati di hadapan para undangan yang hadir pada acara  pembukaan Pameran Lukisan.

Hadir pula pada  acara ini para Maestro Je Muhammad, Liem Pingsun, Thofa Zain, Fendy Ompoeng, Moh. Farid Wadjdi, M. Agus Per. Hidayat, S. Gani, Hidayat Raharja, Haris Sudarsono, Edy Supratman, Stanbai, Rahmatullah, Tamar Saraseh, Taufik Rahman, Suripto Hadi, Wahyu Nr, Fakhita Madury, Ochez,  Chantika, Khairul Fatah, Sumantri Hotsu dan Misnaya.

Selanjutnya Bupati Ach.Fauzi menyampaikan, “Kami ingin pameran seni lukis ini dapat memotivasi para pelukis untuk meningkatkan kualitas karyanya sebagai hasil proses kreatif, demi mendorong ekosistem seni lukis yang lebih kompetitif guna memperkaya ragam khazanah seni rupa Indonesia,” tuturnya.

“Sebuah lukisan tidak hanya sebuah karya seni yang bernilai estetika, bahkan tidak hanya memberikan rasa keindahan, ketenteraman, dan kedamaian, namun harus sarat dengan pesan pendidikan moral dan budi pekerti,” lanjut Bupati Ach.Fauzi.

Launching pameran lukisan bertajuk Masa Kejayaan Sumenep ini ditandai dengan goresan cat lukis satu garis di kanvas kosong oleh Bupati Ra Achmad Fauzi bersama Wakil Bupati Hj. Dewi Khalifah serta unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkompinda).

Diharap pelaksanaan pameran lukisan ini  tidak sekedar menampilkan karya lukis seniman saja, melainkan juga memberikan ruang bagi pelukis anak-anak atau siswa, seperti TK sederajat pada lomba mewarnai, termasuk siswa SD sederajat berupa lomba menggambar dan workshop bagi Guru TK dan RA.

“Semoga kegiatan ini, menjadi momentum dalam mengembangkan seni lukis utamanya bagi generasi muda untuk mengembangkan seni rupa di Kabupaten Sumenep,” tutupnya. (YUDIEK.S/MN)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

HARI JADI KOTA PONTIANAK

CUKAI ROKOK ILEGAL

PEMILUKADA

HUT KORAN RADAR INDONESIA

DIGITAL RI EDISI 259

DIGITAL RI EDISI 258

DIGITAL RI EDISI 257

DIGITAL RI EDISI 256

DIGITAL RI EDISI 254

DIGITAL RI EDISI 255

x
x