Breaking News
light_mode
Trending Tags

Gagasan SAPA KEMENLU Mahasiswa UMM Menangi LKTI Nasional

  • account_circle Radar Indonesia
  • calendar_month Sabtu, 10 Okt 2020
  • visibility 252
  • print Cetak

MALANG – RI, JARAK fisik di tengah pandemi Covid-19 menjadi keharusan bagi masyarakat untuk diterapkan. Tetapi, manusia terbiasa berkumpul bersama dan bekerja bersama. Akan menimbulkan kecemasan jika harus membatasi jarak meski dunia teknologi sudah memadai. Kecemasan, merupakan salah satu permasalahan kesehatan mental. Permasalahan kesehatan mental di tengah pandemi  akan menimbulkan beban kesehatan yang besar serta efek kesehatan yang sangat signifikan.

Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) punya formula khusus untuk mengentaskan problem kesehatan mental tersebut. Gagasan dari M. Dodik Prastiyo, Mahasiswa Fakultas Ilmu Kesehatan ini, memenangi ajang Lomba Karya Tulis Ilmiah (LKTI) Nasional bertajuk “Problematika Kesehatan Mental di Tengah Pandemi Berdasarkan Prespektif Islam” yang diselenggarakan Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fakultas Kedokteran Universitas Islam Bandung (UNISBA), 19 September.

Diajang Daring bernama Avicenna Medical Competition 2020 ini, Dodik mengusung gagasan SAPA KEMENLU atau Satuan Aksi Pelayanan Kesehatan Mental Keluarga yang merupakan implementasi yang diisyaratkan Al Quran tentang kesehatan mental. Yakni yang terjelaskan dalam surat Q.S Al Maidah [5] : 2 dan Al Hujurat [49]: 10 dan 13. Terdapat empat tahapan yang diajukan dalam gagasannya. Pertama, melakukan Edukasi kepada keluarga menggunakan media video dan booklet.

“Penggunaan booklet di sini berfungsi sebagai Media Edukasi mengenai kesehatan mental dan manfaat melaksanakan terapi relaksasi. Keuntungannya yakni informasi yang disampaikan lebih terperinci dan jelas. Klien dapat menyesuaikan diri dalam belajar mandiri, mudah dibuat, diperbanyak, diberbaiki sesuai kebutuhan, bisa dibuat sederhana dengan biaya relatif murah, mudah dibawa dan dibaca kembali jika pembaca lupa dengan isinya,” terang Mahasiswa Prodi Ilmu Keperawatan ini.

Setelah itu, penggunaan video tentang beberapa teknik relaksasi dapat memperjelas gambaran abstrak mengenai langkah-langkah teknik relaksasi. Selain membaca dan membayangkan, Keluarga dapat melihat secara langsung dan jelas tentang langkah-langkah teknik relaksasi melalui video tersebut. Dengan pemberian edukasi menggunakan kombinasi antara booklet dan video diharapkan Keluarga akan mampu memahami secara cepat bagaimana pelaksanaan teknik relaksasi.

Kedua, pelatihan teknik relaksasi. Di tahap ini, Klien atau Keluarga diberikan pelatihan dengan pendekatan Roleplay bersama Anggota Keluarga yang lainnya. Pendekatan Metode Roleplay ini bertujuan untuk semakin meningkatkan kemampuan Keluarga dalam diberikan pelatihan. “Metode Roleplay merupakan metode pembelajaran, dimana subjek diminta untuk berpura-pura menjadi seseorang dengan Profesi tertentu yang digeluti orang tersebut,” ungkapnya, Jum’at (9/10).

Ketiga, pendampingan evaluasi kesehatan mental di Rumah. Pendampingan Keluarga oleh Perawat dalam perlakuan Manajemen Diri saat mengalami gangguan kesehatan mental selama satu bulan terakhir dilakukan satu bulan sekali. Ditujukkan dengan lembar persepsi aktivitas, informasi yang ada di dalam lembar persepi aktivitas meliputi nama, usia, tanggal dan hari dalam satu bulan, tanda gangguan kesehatan yang dialami, aktivitas yang dilakukan, riwayat konsumsi obat-obatan.

Keempat, tahap konsultasi. Diterangkan Dodik, layanan konsultasi berguna bagi para Keluarga untuk menyampaikan keluhan-keluhan yang dirasa tidak bisa diatasi oleh teknik relaksasi yang sudah dilakukan. Konsultasi bisa dilakukan satu bulan sekali bersamaan dengan ketika pendampingan evaluasi. “Keluarga juga dapat melakukan konsultasi sedini mungkin dengan tenaga kesehatan yang bertugas jikalau dirasa perlu penanganan segera,” katanya melaui pesan WhatsApp.

Gagasan tentang konsultasi ini, dilanjutkan Dodik, sejalan dengan prinsip-prinsip pemberdayaan masyarakat menurut pandangan Al-Quran. Dimana Islam memandang masyarakat sebagai sebuah sistem yang individunya saling membutuhkan dan saling mendukung. Antara individu dan masyarakat mempunyai hubungan yang idealnya saling menguntungkan. “Prinsip tersebut adalah ukhuwwah, ta’awun dan persamaan derajat manusia,” pungkas Dodik. (Bams)

  • Penulis: Radar Indonesia

Komentar (1)

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • PT. Timah Tbk Dukung Cabang Olah Raga Sepak Takraw Belitung Timur Mengikuti Kejurda 2022

    PT. Timah Tbk Dukung Cabang Olah Raga Sepak Takraw Belitung Timur Mengikuti Kejurda 2022

    • calendar_month Jumat, 18 Nov 2022
    • account_circle Radar Indonesia
    • visibility 282
    • 0Komentar

    BELITUNG TIMUR – RI, PT. Timah Tbk mendorong Cabang Olahraga Sepak Takraw dibawah naungan Persatuan Sepak Takraw Indonesia (PSTI) Belitung Timur untuk mengikuti Kejuaraan Daerah Sepak Takraw Serumpun Sebalai Tahun 2022 yang diselenggarakan di Koba Kabupaten Bangka Tengah. Kejurda Sepak Takraw itu dilaksanakan beberapa waktu yang lalu di Koba Kabupaten Bangka Tengah dengan mempertandingkan 6 nomer […]

  • Kolaborasi Dunia Akademik dan Kepolisian, Polres Sumenep Tutup PKL Mahasiswa FH Wiraraja

    Kolaborasi Dunia Akademik dan Kepolisian, Polres Sumenep Tutup PKL Mahasiswa FH Wiraraja

    • calendar_month Senin, 26 Jan 2026
    • account_circle Redaksi Pagi
    • visibility 53
    • 0Komentar

    SUMENEP, RI- Polres Sumenep melaksanakan kegiatan penutupan Praktik Kerja Lapangan (PKL) Mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Wiraraja Sumenep, bertempat di Ruang Video Conference (Vidcon) Lantai II Polres Sumenep, Senin (26/1/2026). Kegiatan penutupan PKL tersebut berlangsung dengan tertib dan khidmat, serta dihadiri oleh Kabag SDM Polres Sumenep Kompol Widiarti S.,S.H, Dosen Pembimbing Lapangan Fakultas Hukum Universitas Wiraraja, […]

  • Harmoni dalam Keberagaman, Polda Kalbar Hadiri Perayaan Imlek Bersama 2577 Kongzili di Pendopo Gubernur

    Harmoni dalam Keberagaman, Polda Kalbar Hadiri Perayaan Imlek Bersama 2577 Kongzili di Pendopo Gubernur

    • calendar_month Kamis, 26 Feb 2026
    • account_circle Redaksi Pagi
    • visibility 37
    • 0Komentar

    ​PONTIANAK ,RI – Polda kalbar Memperkuat sinergitas dan menjaga kerukunan antarumat beragama, Kepolisian Daerah Kalimantan Barat menghadiri kegiatan Perayaan Imlek Bersama 2577 Kongzili yang digelar di Pendopo Gubernur Kalimantan Barat, Rabu 25/02 ​Kegiatan yang berlangsung khidmat mulai pukul 16.00 WIB ini dihadiri oleh Kasubditbinpolmas Ditbinmas Polda Kalbar, AKBP Asmadi, S.I.P., M.M., yang hadir mewakili Dirbinmas […]

  • Beri Rasa Aman Selama Nataru, Kapolsek Dlanggu Bersama Forkopimca Sapa Jemaat GKJW

    Beri Rasa Aman Selama Nataru, Kapolsek Dlanggu Bersama Forkopimca Sapa Jemaat GKJW

    • calendar_month Senin, 25 Des 2023
    • account_circle Radar Indonesia
    • visibility 262
    • 0Komentar

    MOJOKERTO, RI – Jaga Kondusifitas selama Perayaan Natal Umat Kristiani personel Polsek Dlanggu Polres Mojokerto sambangi Gereja Kristen Jawi Wetan (GKJW), Dusun Segaran, Desa Dlanggu, Kecamatan Dlanggu, Kabupaten Mojokerto, Minggu (24/12/23) Sore. Kegiatan ini dilaksanakan oleh Forkopimca Kecamatan dlanggu yang terdiri dari Personel Polsek Dlanggu Polres Mojokerto yang dipimpin Kapolsek Dlanggu IPTU M.K. Umam, serta […]

  • Safari Ramadhan, Kapolres Kubu Raya Beri Pesan Ketaqwaan dan Keamanan

    Safari Ramadhan, Kapolres Kubu Raya Beri Pesan Ketaqwaan dan Keamanan

    • calendar_month Minggu, 17 Mar 2024
    • account_circle Pom py
    • visibility 230
    • 0Komentar

    KUBU RAYA – Radar Indonesia- Kapolres Kubu Raya memulai rangkaian kegiatan Safari Ramadhan pertamanya di Kabupaten Kubu Raya dengan mengunjungi Masjid Nurul Muslimin yang berada di Jalan Adisucipto, Desa Limbung, Kecamatan Sungai Raya pada Jumat (16/3/24). Dalam suasana penuh antusias, Kapolres bersama beberapa Pejabat Utama (PJU) Polres Kubu Raya disambut oleh pengurus masjid, Imam Sholat […]

  • Jadi Korban Arisan Bodong, Warga Pojok Kulon Jombang Lapor ke Polisi

    Jadi Korban Arisan Bodong, Warga Pojok Kulon Jombang Lapor ke Polisi

    • calendar_month Sabtu, 9 Mar 2024
    • account_circle Radar Indonesia
    • visibility 367
    • 0Komentar

    Jombang, RI – Babak baru kasus arisan bodong di Desa Pojok kulon Jombang, Masro’iyah Isnaini (27) melaporkan perempuan berinisial IA karena merasa tertipu. Ia mengaku telah menjadi korban arisan yang diselenggarakan oleh IA sejak 2023. “Pada Bulan Agustus 2023 saya mengetahui status Whatsapp IA terkait penjualan arisan online, karena tertarik akhirnya saya membeli arisan tersebut”. […]

expand_less