Musikalisasi Drama Warnai Kenang Pisah Siswa Kelas IX SMPN 1 Arjasa
- account_circle Redaksi Pagi
- calendar_month 6 jam yang lalu
- visibility 6
- print Cetak

SUMENEP,RI- Momentum pelepasan siswa-siswi kelas IX SMP Negeri 1 Arjasa, Kabupaten Sumenep, tahun ajaran 2025/2026 berlangsung penuh makna melalui pagelaran “Musikalisasi Drama” yang digelar pada Minggu, 24 Mei 2026.
Kegiatan yang dipusatkan di lingkungan sekolah tersebut tidak hanya menjadi seremoni perpisahan semata, melainkan juga menjadi ruang ekspresi kreatif peserta didik dalam menampilkan kemampuan seni, literasi, serta penguatan karakter berbasis pendidikan humanistik.
Dengan mengusung tema “Sajak yang Tak Minta Balasan”, pertunjukan drama musikal menghadirkan perpaduan antara sastra, musik, dan seni peran yang sarat pesan moral, emosional, serta refleksi kehidupan remaja dalam dunia pendidikan.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Sekolah, Moh Basri, S.Pd., menyampaikan bahwa kegiatan kenang pisah merupakan bagian dari proses pendidikan yang tidak hanya menitikberatkan pada aspek akademik, tetapi juga pembentukan kecerdasan emosional, kreativitas, dan kepercayaan diri siswa.
Menurutnya, pendekatan seni dalam dunia pendidikan memiliki kontribusi penting dalam membangun sensitivitas sosial, kemampuan komunikasi, dan penguatan nilai-nilai kolaboratif di kalangan peserta didik.
“Musikalisasi drama ini menjadi media edukatif yang mampu mengintegrasikan literasi, seni, dan pembentukan karakter siswa secara holistik,” ujarnya.
Ia menambahkan, kegiatan tersebut juga menjadi sarana apresiasi terhadap perjalanan belajar siswa selama menempuh pendidikan di SMP Negeri 1 Arjasa sebelum melanjutkan ke jenjang pendidikan berikutnya.
Dalam pertunjukan tersebut, para siswa menampilkan berbagai narasi dramatik yang dipadukan dengan pembacaan sajak dan iringan musik tematik sehingga menciptakan atmosfer pertunjukan yang komunikatif dan menyentuh emosional para penonton.
Secara konseptual, pagelaran seni tersebut mencerminkan implementasi pendidikan berbasis kreativitas yang saat ini menjadi salah satu instrumen penting dalam pengembangan kompetensi abad ke-21, terutama pada aspek berpikir kritis, kolaborasi, komunikasi, dan inovasi.
Melalui kegiatan kenang pisah tersebut, pihak sekolah berharap para lulusan SMP Negeri 1 Arjasa mampu melanjutkan perjalanan akademik dengan tetap menjunjung nilai integritas, etika, dan semangat belajar yang berkelanjutan di tengah dinamika perkembangan zaman.
(M/Y)
- Penulis: Redaksi Pagi




Saat ini belum ada komentar