PLTS 1,7 Megawatt Segera Dibangun di Pagerungan Besar, Dorong Transformasi Energi Kepulauan
- account_circle Redaksi Pagi
- calendar_month 8 jam yang lalu
- visibility 10
- print Cetak

SUMENEP,RI- Pemerintah berencana merealisasikan pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Surya berkapasitas 1,7 megawatt di Desa Pagerungan Besar pada tahun 2026. Program tersebut diproyeksikan menjadi langkah strategis dalam memperkuat ketahanan energi masyarakat kepulauan sekaligus memperluas pemerataan akses listrik berbasis energi terbarukan.
Kepala Desa Pagerungan Besar, H. Rahim, menyampaikan bahwa rencana pembangunan PLTS tersebut merupakan bagian dari komitmen bersama antara PLN, pemerintah pusat, dan Pemerintah Kabupaten Sumenep dalam mendukung pengembangan infrastruktur energi di wilayah kepulauan.
Menurutnya, peningkatan kapasitas kelistrikan menjadi kebutuhan mendesak seiring pertumbuhan aktivitas ekonomi dan meningkatnya kebutuhan masyarakat terhadap layanan energi yang stabil dan berkelanjutan.
Ia menjelaskan bahwa hingga saat ini sekitar 1.700 rumah warga telah memperoleh pemasangan KWH listrik melalui program bantuan pemerintah pusat yang difasilitasi oleh Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral. Seluruh pemasangan tersebut diberikan secara gratis kepada masyarakat.
Meski demikian, masih terdapat sekitar 200 rumah warga yang belum terlayani secara optimal. Oleh karena itu, pembangunan PLTS dinilai akan memberikan kontribusi besar dalam meningkatkan rasio elektrifikasi di wilayah tersebut.
Selama ini, kebutuhan jaringan listrik masyarakat di Desa Pagerungan Besar masih bergantung pada jaringan milik Kangean Energy Indonesia. Namun, setelah pembangunan PLTS selesai dilaksanakan, sistem distribusi energi direncanakan akan beralih sepenuhnya ke pembangkit listrik tenaga surya.
Transformasi tersebut dinilai sejalan dengan arah kebijakan nasional dalam pengembangan energi baru terbarukan sebagai upaya menciptakan sistem energi yang lebih efisien, ramah lingkungan, dan berkelanjutan.
Selain mendukung pelayanan dasar masyarakat, pembangunan PLTS juga diperkirakan akan memberikan dampak positif terhadap sektor perekonomian lokal, pendidikan, dan pelayanan publik di kawasan kepulauan yang selama ini menghadapi keterbatasan infrastruktur energi.
H. Rahim turut menyampaikan apresiasi kepada Achmad Fauzi Wongsojudo beserta seluruh pihak terkait atas upaya dan koordinasi yang telah dilakukan hingga tercapainya kesepakatan pembangunan PLTS di Pagerungan Besar. Ia berharap program tersebut mampu menjadi tonggak percepatan pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat kepulauan di Kabupaten Sumenep.
(M/Y)
- Penulis: Redaksi Pagi




Saat ini belum ada komentar