Breaking News
light_mode
Trending Tags

Gebyar UMKM Cimahi Bersama KOMDIGI XL SMART Mantap Dan Makin Hepi Tahun 2025

  • account_circle Redaksi Pagi
  • calendar_month Sabtu, 20 Des 2025
  • visibility 126
  • print Cetak

CIMAHI,RI- Pemerintah Kota Cimahi melalui Dinas Perdagangan, Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah, dan Perindustrian (Disdagkoperin) Kota Cimahi terus mendorong penguatan sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) sebagai tulang punggung perekonomian daerah. Komitmen tersebut diwujudkan melalui kegiatan Wirausaha Baru (WUB) UMKM Naik Kelas, Kemitraan Bisnis, dan Temu Usaha Tahun 2025 yang diselenggarakan di Cimahi Technopark, Selasa (16/12).

Kegiatan ini diikuti oleh 260 peserta, yang terdiri dari 150 Wirausaha Baru (WUB) dan 110 pelaku UMKM Naik Kelas. Selain mendapatkan pelatihan dan pendampingan, para peserta juga memperoleh berbagai fasilitasi strategis, antara lain sertifikasi halal reguler dan self declare bagi 236 pelaku usaha, fasilitasi Hak Kekayaan Intelektual (HAKI) untuk 50 pelaku usaha, serta fasilitasi desain label kemasan dan media sosial bagi 50 pelaku usaha.

Wali Kota Cimahi, Ngatiyana menyampaikan bahwa saat ini terdapat sekitar 5.000 hingga 6.000 UMKM yang menjadi binaan Disdagkoperin Kota Cimahi. Keberadaan UMKM tersebut menjadi kekuatan utama perekonomian daerah, mengingat Kota Cimahi tidak memiliki sumber daya alam, namun memiliki sumber daya manusia yang kreatif dan produktif.

“UMKM di Kota Cimahi ini adalah salah satu support ekonomi bagi masyarakat yang mana Kota Cimahi tidak punya sumber daya alam, tetapi kita punya sumber daya manusia. Hal ini dibuktikan dengan UMKM yang terus tumbuh dan naik kelas dari segala penjuru di wilayah Cimahi,” ujarnya.

Ngatiyana menjelaskan, UMKM di Kota Cimahi berkembang di berbagai sektor, mulai dari kuliner, tata busana, hingga kerajinan. Pertumbuhan tersebut tidak hanya meningkatkan pendapatan masyarakat, tetapi juga berkontribusi dalam menyerap tenaga kerja dan menekan angka pengangguran.
“Alhamdulillah, UMKM ini bukan hanya meningkatkan ekonomi masyarakat, tetapi juga menyerap tenaga kerja. Ini menjadi salah satu solusi untuk mengurangi pengangguran di Kota Cimahi,” ungkapnya.

Menurut Ngatiyana, keberhasilan pengembangan UMKM tidak terlepas dari kolaborasi lintas sektor. Dukungan dari berbagai pihak, termasuk dunia pendidikan seperti SMK, dinilai mampu melahirkan pelaku UMKM muda yang kreatif dan inovatif di berbagai wilayah, seperti Citeureup, Cibeber, dan kawasan lainnya di Kota Cimahi.

“Anak-anak muda kita, termasuk dari SMK, ternyata sangat kreatif. Potensi-potensi inilah yang harus terus kita gali untuk menggerakkan ekonomi masyarakat, meskipun kita tidak memiliki sumber daya alam,” katanya.

Terkait produk unggulan, Ngatiyana menyebutkan bahwa selain sektor kuliner, UMKM Cimahi juga memiliki potensi besar di bidang kerajinan. Beberapa produk bahkan telah menembus pasar ekspor, didukung dengan kemudahan perizinan, pendampingan kemasan, serta fasilitasi akses ekspor oleh pemerintah daerah.

“Produk unggulan Cimahi selain kuliner adalah kerajinan, termasuk batik khas Cimahi dengan motif lokal,” ungkapnya.

Selain itu, pengembangan produk ecoprint juga mulai dilakukan dan telah memasuki tahap produksi. Program tersebut melibatkan generasi muda dari perguruan tinggi dan sekolah kejuruan sebagai upaya menyiapkan wirausaha baru yang berkelanjutan.

“Ecoprint sudah mulai diproduksi dan melibatkan anak-anak muda. Ini menjadi investasi jangka panjang untuk melahirkan UMKM yang lebih maju ke depan,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Perdagangan, Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah, serta Perindustrian (Disdagkoperin) Kota Cimahi, Hella Haerani, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya strategis pemerintah daerah untuk memperkuat ekosistem usaha mikro yang berkelanjutan serta mendorong pelaku UMKM naik kelas melalui kolaborasi lintas sektor.

“Kegiatan ini bertujuan untuk menciptakan sinergitas ekosistem usaha mikro di Kota Cimahi yang berkelanjutan,” paparnya.

Hella menjelaskan, selain membangun ekosistem yang kuat, kegiatan tersebut juga diarahkan untuk memperluas jejaring pelaku usaha agar para pelaku UMKM dapat saling terhubung, bermitra, dan berkembang bersama. Lebih lanjut, Hella menekankan pentingnya peningkatan kualitas sumber daya wirausaha sebagai kunci UMKM naik kelas.

“Kami berupaya meningkatkan kemampuan dan kapasitas wirausaha di Kota Cimahi agar mampu tumbuh menjadi UKM yang maju, inovatif, dan mandiri,” tuturnya.

Dalam kesempatan tersebut, Hella juga mengungkapkan capaian membanggakan dari salah satu peserta binaan program akselerasi. Produk kopi milik Dendy Djuhari berhasil masuk dalam nominasi Sampoerna Entrepreneurship, yang menjadi bukti bahwa pembinaan UMKM di Kota Cimahi mampu melahirkan pelaku usaha dengan daya saing hingga tingkat nasional.

Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kota Cimahi berharap dapat menciptakan ekosistem ekonomi kerakyatan yang berdaya saing, mandiri, dan berkelanjutan. Pemerintah Kota Cimahi menegaskan komitmennya untuk terus memberikan pembinaan, pendampingan, serta fasilitasi kepada pelaku UMKM agar mampu berdiri di atas kaki sendiri dan memberikan kontribusi nyata bagi perekonomian Kota Cimahi.pungkasnya. R. Harry KP.

Tags
  • Penulis: Redaksi Pagi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Gereja Bala Keselamatan Korp IV Surabaya Berbagi Kebahagiaan Dengan Mengadakan Perayaan Natal 2020

    Gereja Bala Keselamatan Korp IV Surabaya Berbagi Kebahagiaan Dengan Mengadakan Perayaan Natal 2020

    • calendar_month Jumat, 25 Des 2020
    • account_circle Radar Indonesia
    • visibility 532
    • 1Komentar

    SURABAYA – RI, Gereja Bala Keselamatan Korp Surabaya IV mengadakan perayaan hari Natal 2020 dan Tahun Baru 2021, dengan tema “Tahun Pengagungan Kristus”. Giat perayaan Natal tersebut dihadiri kurang lebih 75 Personel maka setiap Jemaat yang hadir dalam perayaan Natal tersebut harus mematuhi protokol kesehatan (Prokes) sesuai anjuran Pemerintah mengingat situasi dan kondisi saat ini […]

  • Penyaluran Bantuan Langsung Tunai (BLT) Dana Desa Pereode II Tahap 7 dan 8 Desa Terusan Kecamatan Gedek Kabupaten Mojokerto

    Penyaluran Bantuan Langsung Tunai (BLT) Dana Desa Pereode II Tahap 7 dan 8 Desa Terusan Kecamatan Gedek Kabupaten Mojokerto

    • calendar_month Jumat, 26 Agt 2022
    • account_circle Radar Indonesia
    • visibility 347
    • 0Komentar

    MOJOKERTO – RI, Pemdes Terusan Kecamatan Gedek Kabupaten Mojokerto, bagikan Bantuan Langsung Tunai (BLT) Dana Desa (DD) Pereode II tahap 7 dan 8 sebanyak 102 Kepala Keluarga, Jum’at (26/8/22). Desa Terusan terdiri dari lima (5) Dusun diantaranya Dusun Ngepuh, Dusun Kemantren Wetan, Dusun Bagusan, Dusun Terusan, dan Dusun Lespadangan. Kepala Desa Terusan ‘Eko Edi Sutanto, […]

  • Sigap, Polisi Tangani Pohon Tumbang di Jagalan, Lalulintas Trenggalek – Ponorogo Kembali Normal

    Sigap, Polisi Tangani Pohon Tumbang di Jagalan, Lalulintas Trenggalek – Ponorogo Kembali Normal

    • calendar_month Rabu, 15 Feb 2023
    • account_circle Radar Indonesia
    • visibility 289
    • 0Komentar

    Trenggalek ,RI – Hujan disertai angin terjadi hampir di seluruh wilayah Jawa Timur, termasuk Kabupaten Trenggalek,kemarin Selasa (14/2). Akibatnya, pohon berukuran cukup besar tersebut roboh menutupi hampir separuh badan jalan sehingga arus kendaraan di jalan nasional Trenggalek-Ponorogo menjadi tersendat. Beruntung tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Menerima laporan tersebut,jajaran Kepolisian Resor Trenggalek,Polda Jatim bersinergi […]

  • ASWIN Kalbar Apresiasi Pembenahan Parit, Dikota Pontianak

    ASWIN Kalbar Apresiasi Pembenahan Parit, Dikota Pontianak

    • calendar_month Senin, 10 Agt 2026
    • account_circle Redaksi Pagi
    • visibility 75
    • 0Komentar

    PONTIANAK,RI – Langkah Pemerintah Kota Pontianak melakukan penataan dan pembenahan Parit Tokaya mendapat apresiasi dari Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Asosiasi Wartawan Internasional (ASWIN) Kalimantan Barat, Budi Gautama. Menurut Budi, pembenahan parit merupakan kebijakan strategis karena keberadaan drainase menjadi salah satu urat nadi pengendalian air di Kota Pontianak. Namun, ia mengingatkan agar program tersebut tidak […]

  • Gubernur Jabar KDM Hadir Pada Rapat Peripurna DPRD Kab. Tasikmalaya

    Gubernur Jabar KDM Hadir Pada Rapat Peripurna DPRD Kab. Tasikmalaya

    • calendar_month Rabu, 30 Jul 2025
    • account_circle Redaksi Pagi
    • visibility 220
    • 0Komentar

    TASIKMALAYA,RI- Bertempat di Ruang Rapat Paripurna, DPRD Kabupaten Tasikmalaya menggelar Rapat Paripurna dalm rangka memperingati Hari Jadi Kabupaten Tasikmalaya yang ke-393 tahun, Sabtu (26/7/25). Rapat paripurna tersebut dipimpin oleh Wakil Ketua DPRD Kabupaten Tasikmalaya H. Aef Syaripudin, S.H., M.H. Paripurna tersebut dihadiri oleh Gubernur Jawa Barat. H. Dedi Mulyadi, S.H. Bupati & Wakil Bupati Tasikmalaya […]

  • Ketua DPD RI Ingatkan 4 Konsekuensi Kenegaraan Terhadap Inpres Rehabilitasi Pegiat dan Pengikut PKI

    Ketua DPD RI Ingatkan 4 Konsekuensi Kenegaraan Terhadap Inpres Rehabilitasi Pegiat dan Pengikut PKI

    • calendar_month Selasa, 11 Apr 2023
    • account_circle Radar Indonesia
    • visibility 294
    • 0Komentar

    JAKARTA , RI –  Ketua DPD RI AA LaNyalla Mahmud Mattalitti mengingatkan ada empat Konsekuensi Kenegaraan yang harus dicermati oleh DPD RI terhadap lahirnya Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 2 Tahun 2023. Hal itu disampaikan LaNyalla dalam Rapat Gabungan Pimpinan Alat Kelengkapan DPD RI yang membahas Inpres Nomor 2 Tahun 2023 Tentang Pelaksanaan Rekomendasi Penyelesaian Non-Yudisial […]

expand_less