Gema Takbir Kemengan Yang Diiringi Grup Musik Olgaul Baladewa Desa Kalianget Timur Menjadi Perhatian Masyarakat
- account_circle Radar Indonesia
- calendar_month Jumat, 14 Mei 2021
- visibility 258
- print Cetak

SUMENEP – RI, Dihari kemenangan bagi umat Islam di seluruh dunia berpuasa satu bulan lamanya menahan haus dan lapar untuk mendapat pahala dari Allah SWT, sehingga Grup Musik Baladewa mengadakan Takbir bersama yang bertepat di utara lapangan PT.Garam Persero Kecamatan Kalianget Kabupaten Sumenep Madura Jawa Timur, Rabu (12/05/2021).
Dalam acara Takbir kemenangan yang diiringi musik Olgaul memberikan nuansa baru bagi masyarakat Kalianget Timur,sehingga menambah suasanya sangat meriah namun tetap mengikuti Prokes demi menjaga adanya penularan Covid-19 yang tak kunjung berkhir, Tetap menjaga jarak dan memakai masker.

Disamping itu musik Olgaul yang di Ketuai salah satu Anggota BPD Desa Kalianget Timur mendapaat respon positif dari masyarakat dan Tokoh Seniman Kalianget, apa lagi Desa Kalianget tidak diragukan lagi ketenaranya bahwa Desa Kalianget punya julukan Kota Seni sejak dulu, sehinga para remaja dan anak muda Desa Kalianget berpotensi untuk menjaga musik terdisional yang hampir dilupakan oleh Generasi Muda pada umumnya, Musik Olgaul merupakan musik yang sangat digandrungi saat ini oleh masyarakat, karena musik Olgaul bisa juga dijadikan untuk menyambut tamu kehormatan sedangkan lagu-lagunya bisa bernuansa Islami juga dangdutan, Sementara alat-atat musik yang dipergunakan sederhana namun cukup unik bila kita lihat diantaranya drum bekas yang dikasih ban dalam mobil bunyinya kayak jidur, terompet, peking gendang terbang juga gendang biasa yang menambah suasana semakin enak didengar ditelinga.

Supyadi salah satu Pengurus Grup Baladewa tersebut memaparkan pada Awak Media Radar Indonesia bahwa musik Olgaul ini merupakan hasil kreasi baru yang direlis oleh Generasi Muda Kalianget terutama dalam melantunkan lagu-lagunya cukup enak didengar sehingga masyarakat yang mendegarkanya merasa senang dan terhibur, “musik olgaul yang baru dibentuk ini, Insyaallah kami sudah mengajukan proposal supaya terdaftar di Disparbutpora Kabupaten Sumenep sehingga musik Olgaul Desa Kalianget Timur resmi yang nantinya bisa manggung main di mana-mana dapat ijin,” jelasnya.
Lanjut Supyadi, “agar musik Olgaul tetap exis di Desa Kalianget ini karena Kalianget adalah gudangnya seni sejak dulu dan juga Kota Tua yang satu-satunya di Kabupaten Sumenep. Hal ini merupakan suatu kebanggaan bagi kami sebagai masyarakat asli Pribumi Kalianget yang tempatnya para Legendaris dan Seniman musik,” tuturnya. (M.one)
- Penulis: Radar Indonesia




Saat ini belum ada komentar