Breaking News
light_mode
Trending Tags

Gus Lik : Jangan Beri Celah Pihak Manapun Untuk Memfitnah Polri

  • account_circle Radar Indonesia
  • calendar_month Jumat, 26 Agt 2022
  • visibility 280
  • print Cetak

MADIUN – RI, Pimpinan Pondok Pesantren (Ponpes) Roudlotul Mubtadi’in Kecamatan/Kabupaten Madiun, KH. Nur Cholis mengajak seluruh lapisan masyarakat Madiun untuk tidak mudah terpancing atau terprovokasi dengan adanya berita-berita yang kurang tepat.

Gus Lik sapaan akrabnya, juga mengimbau agar masyarakat tetap menjaga persatuan dan kesatuan. Serta tidak memberikan peluang kepada pihak manapun untuk memberikan celah memfitnah Kepolisian Republik Indonesia (Polri).

“Jangan beri celah pihak manapun untuk memfitnah Kepolisian Republik Indonesia (Polri),” tegas Gus Lik, Kamis (25/8/2022).

Menurut Gus Lik, apa yang terjadi di Jakarta janganlah dikait-kaitkan atau ditarik ke Madiun. Pun, masyarakat diminta untuk tidak ikut komentar kalau memang tidak tahu dan tidak mengerti.

“Yang terjadi jauh di sana, jangan dikait-kaitkan atau ditarik-tarik ke Madiun. Masyarakat tidak usah komentar kalau memang nggak tahu, kalau memang nggak ngerti, kita di sini masih banyak masalah yang harus kita selesaikan,” ujarnya.

Ketua Dai Kamtibmas Polres Madiun ini menambahkan, saat ini masyarakat sedang menghadapi banyak permasalahan. Mulai dari PMK, padi yang gagal tumbuh, merebaknya hama tikus, ancaman cacar monyet dan lain sebagainya.

“Masyarakat jangan terpengaruh dengan informasi-informasi yang berpotensi mengganggu kondusifitas Kamtibmas di Madiun. Sekarang yang kita pikirkan bagaimana masyarakat kondusif. Kita kan tahu bagaimana Madiun sedang banyak masalah, mulai gangguan PMK, hari ini banyak padi tidak bisa tumbuh, tikus, banyak hama, kalau ini ada sesuatu yang jauh di sana terus ditarik-tarik ke sini terus masyarakat ikut larut, itu akan menambah permasalahan lagi,” bebernya.

Jadi, lanjut Gus Lik, lebih baik sekarang semua pihak harus berfikir bagaimana masalah ketahanan pangan yang sedang menghadapi serangan hama bisa dipecahkan oleh seluruh elemen. Karena kalau tidak, lumbung padi di Madiun akan mengalami goncangan jika dalam beberapa bulan mendatang kalau kondisinya masih seperti ini.

“Walaupun ada gelombang masalah apa saja, biarkan yang berkepentingan dan berkompeten yang menangani. Masyarakat kita ajak untuk fokus ketahanan pangan. Jangan sampai masyarakat lapar. Kalau sudah lapar, wah berat itu masalahnya,” pungkasnya. (mjb/red humas)

  • Penulis: Radar Indonesia

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pemdes Sooko Lakukan Mutasi Untuk Meningkatkan Kinerja Pelayanan

    Pemdes Sooko Lakukan Mutasi Untuk Meningkatkan Kinerja Pelayanan

    • calendar_month Rabu, 1 Feb 2023
    • account_circle Radar Indonesia
    • visibility 510
    • 0Komentar

    Gresik,RI – Memasuki awal 2023 Pemerintah Desa Sooko Kecamatan Wringinanom Gresik melakukan perubahan posisi perangkat desa, Pelantikan perangkat desa Sooko hasil mutasi  yang dilaksanakan hari selasa tanggal 31 januari 2023 di Balai Desa, di hadiri oleh Camat Wringinanom, Polsek dan Danramil Wringinanom serta BPD Sooko, RT/RW, LPMD serta tokoh agama dan masyarakat. Acara pelantikan tersebut […]

  • Lembaga Pendidikan Kahasri Ciptakan Siswa Berprestasi Melalui Peningkatan Mutu Pembelajaran dan Fasilitas Yang Memadai

    Lembaga Pendidikan Kahasri Ciptakan Siswa Berprestasi Melalui Peningkatan Mutu Pembelajaran dan Fasilitas Yang Memadai

    • calendar_month Jumat, 24 Mei 2024
    • account_circle Pom py
    • visibility 546
    • 0Komentar

    Probolinggo, RI Perkembangan pendidikan di lembga pendidikan Kahasri (Kyai Hasyim Asyari) yang berada di Jalan Mayjen Maryono nomor 94 Kelurahan Jati Kecamatan Mayangan kota Probolinggo secara signifikan menunjukkan kemajuan yang mampu bersaing dengan lembaga pendidikan yang ada dikota ini. Hal tersebut karena didukung oleh tenaga pengajar yang profesional dan mampu menyampaikan materi pelajaran dengan metode […]

  • Cek Kesiapan Pam Pemilu, Kodim 0815 Mojokerto Terima Kunjungan Tim Mabesad

    Cek Kesiapan Pam Pemilu, Kodim 0815 Mojokerto Terima Kunjungan Tim Mabesad

    • calendar_month Rabu, 6 Des 2023
    • account_circle Radar Indonesia
    • visibility 343
    • 0Komentar

    MOJOKERTO, RI – Pastikan kesiapan Pemilu, Markas Besar TNI Angkatan Darat (Mabesad) kiirimkan Tim Pengawasan Kesiapan Pengamanan Pemilu 2024 di Posko Pemilu Markas Kodim 0815/Mojokerto, Jalan Majapahit Nomor 01, Kota Mojokerto, Jawa Timur, Rabu (06/12/2023). Ketua Tim Pengawasan Kesiapan Pengamanan Pemilu 2024, Pewira Staf Ahli Tingkat III Kasad Bidang Sosbudkumham dan Narkoba, Mayjen TNI Candra […]

  • Penyaluran BLTS KESRA 2025 Desa Buddi di Duga Ada Pemotongan Oleh Istri Kades dan Oknum Perangkat Desa

    Penyaluran BLTS KESRA 2025 Desa Buddi di Duga Ada Pemotongan Oleh Istri Kades dan Oknum Perangkat Desa

    • calendar_month Rabu, 3 Des 2025
    • account_circle Redaksi Pagi
    • visibility 95
    • 0Komentar

    SUMENEP,RI- Berdasarkan Keputusan Pemerintah Republik Indonesia c4 kementerian Sosial Republik Indonesia penyaluran Bantuan langsung Tunai sementara yang dilaksanakan Desa Buddi diduga ada pemotongan yang berfariasi dari Rp.60.000. sampai Rp 200.000. yang dilakukan Istri Kades dan oknum perangkat desa,menjadi sorotan publik karena dalam undangan sudah jelas bahwa penyaluran dana BLTS KESRA Tahun 2025 diberikan tanpa ada […]

  • Musim Kemarau Picu Kebakaran Lahan Di Wilayah Kabupaten Serang

    Musim Kemarau Picu Kebakaran Lahan Di Wilayah Kabupaten Serang

    • calendar_month Senin, 10 Agt 2020
    • account_circle Radar Indonesia
    • visibility 256
    • 0Komentar

    BANTEN – RI, Musim kemarau yang terjadi di Wilayah Kabupaten Serang menyebabkan kebakaran lahan. Seperti yang terjadi di Jalan Yudistira pada Minggu (9/8/2020). Bidang Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Serang pun bergerak cepat. Kepala BPBD Kabupaten Serang, Nana Sukmana Kusuma membenarkan Peristiwa tersebut. Dia menyatakan informasi awal kebakaran dari seorang […]

  • Laksanakan Program Asta Cita, Dalam Kurun Waktu Kurang Dari Sebulan, Polda Kalbar Dan Jajaran Berhasil ungkap 23 Kasus TPPO

    Laksanakan Program Asta Cita, Dalam Kurun Waktu Kurang Dari Sebulan, Polda Kalbar Dan Jajaran Berhasil ungkap 23 Kasus TPPO

    • calendar_month Jumat, 22 Nov 2024
    • account_circle Pom py
    • visibility 303
    • 0Komentar

    Entikong Sanggau, Kalbar- ,RI- Polda Kalbar Berhasil mengungkap Kasus Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) sebanyak 23 Kasus, dalam kurun waktu 23 Oktober s/d 20 November 2024 sejak diluncurkannya program Asta Cita Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto. Hal ini disampaikan kepada Awak Media saat pelaksanaan Konferensi Pers secara serentak yang dipimpin langsung oleh Kabareskrim Polri Komjen […]

expand_less