Breaking News
light_mode
Trending Tags

Hadiri Gebyar Ekspor Tutup Tahun, Kapolri Tegaskan Kawal Seluruh Strategi Wujudkan Ketahanan Pangan

  • account_circle Radar Indonesia
  • calendar_month Sabtu, 1 Jan 2022
  • visibility 271
  • print Cetak

SULSEL – RI, Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo dan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menghadiri acara Gebyar Ekspor Tutup Tahun 2021, di Sulawesi Selatan (Sulsel), Jumat (31/12).

Dalam kesempatan tersebut, Sigit menyampaikan bahwa Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah meminta kepada Gubernur, Bupati, Wali Kota untuk menggali potensi ekspor di wilayahnya, khususnya di bidang pertanian, perkebunan dan peternakan. Menurutnya, hal itu dalam rangka mewujudkan ketahanan pangan dan meningkatkan ekspor komoditas pertanian unggulan Indonesia di dunia

“Dalam rangka mewujudkan ketahanan pangan saya kira semua tahu ini bagian dari strategi dan program dari Kementan. Tidak hanya ketahanan pangan tapi bagaimana meningkatkan daya saing komoditas pertanian yang berkelanjutan dengan lima strategi yaitu peningkatan kapasitas produksi, diversifikasi pangan lokal, penguatan cadangan dan sistem logistik pangan. Ini yang harus betul dikawal adalah pengembangan pertanian dan gerakan tiga kali lipat ekspor,” kata Sigit dalam sambutannya.

Dalam mewujudkan ketahanan pangan, mantan Kapolda Banten tersebut juga memaparkan bahwa, saat ini, Pemerintah bersama dengan TNI, Polri dan Stakeholder lainnya juga mengembangkan kawasan Food Estate berbasis korporasi petani. Yang dimana, pengembangan itu diarahkan sebagai sistem agrobisnis yang kuat di pedesaan dengan berbasis pemberdayaan masyarakat adat ataupun lokal sesuai dengan kekayaan alam yang kita miliki.

“Itu semua bisa berhasil manakala terjadi sinergitas dan soliditas antara pemangku kepentingan untuk melakukan aksi satu tekad dari hulu sampai hilir dengan seluruh stakeholder dan fungsi Kementerian terkait serta salah satunya Polisi,” ujar Sigit.

Terkait hal itu, mantan Kabareskrim Polri itu memastikan bahwa, seluruh Polda jajaran telah diinstruksikan guna mendukung dan mengawal seluruh program ketahanan pangan nasional.

“Alhamdulilah pak Mentan, beliau sampaikan dan saya baru tahu maksudnya selama ini di setiap beliau keliling daerah beliau selalu menghubungi kami untuk bisa menghubungi para Kapolda dan Kapolres untuk mendampingi beliau. Saya kira ada apa ini tapi rupanya, hari ini terjawab itu dilakukan dalam rangka mengawal program. Alhamdulilah hasilnya yang tadi sudah disampaikan,” ucap Sigit.

Menurut Sigit, sebuah kehormatan dan kebanggaan bagi Polri untuk diberikan kepercayaan dalam hal mengawal, menjaga dan mendampingi seluruh agenda nasional terkait mewujudkan ketahanan pangan dan meningkatkan ekspor.

Dalam hal ini, Sigit menekankan, jajaran Polri selalu menyerap segala permasalahan yang dirasakan para petani. Seperti, tengkulak, kelangkaan pupuk bersubsidi, mafia. Menurutnya, hal itu yang mengakibatkan berkurangnya tingkat nilai tukar petani.

Menyadari hal itu, Sigit menegaskan, Polri telah berperan aktif dalam mendukung program ketahanan pangan dengan melaksanakan Memorandum of Understanding (MoU) bersama Kementan, guna memberikan pendampingan dan pengawalan serta penegakan hukum atas segala permasalahan yang dihadapi oleh para petani.

“Kita lakukan MoU dan beberapa diperbaiki disertai 11 perjanjian kerjasama dimana di dalamnya mengikuti pengamanan dan penegakan hukum terkait dengan kegiatan strategis dan barang milik negara, pendampingan pengamanan kegiatan fasilitas dan diikuti pengembangan holtikultura, penegakan hukum di bidang strategis holtikultura, pendampingan dan pengamanan  juga penegakan hukum penyaluran pupuk dan peredaran pestisida, pendampingan dan pengamanan pengendalian pemotongan hewan ternak dan pendampingan intelijen dalam pemotongan hewan ternak,” papar Sigit.

Dengan begitu, Sigit memastikan bahwa, kedepannya Polri bakal terus meningkatkan dukungan dan pengawalan di sektor pertanian. Ia juga menyambut baik, ajakan dari Mentan terkait polisi menanam jagung.

“Penting dan wajib kita untuk mendorong petani, peternak untuk bisa terus meningkatkan kesejahteraannya dengan cara mengawal dan menjaga. Sehingga produk pertanian bisa unggul, nilai petani bisa kita jaga, petani bisa dapat nilai cukup bahkan lebih pada saat menjual hasil pertanian dan peternakan. Sehingga itu semua tentunya akan meningkatkan kesejahteraan petani. Bagaimana kita mampu mewujudkan ketahanan pangan, swasembada pangan, kita mampu mencukupi kebutuhan pertanian dengan hasil pertanian kita dan sisanya bisa kita ekspor, ini cita-cita kita bersama dan kita ingin masa kejayaan pertanian kita kembali dan itu kita harapkan dan saya yakin bisa terjadi di era saat ini,” tegas Sigit.

Di tengah Pandemi Covid-19, Sigit menyebut pertumbuhan perekonomian Indonesia sempat terdampak. Namun, kata Sigit, peran di sektor pertanian, telah memberikan pertumbuhan ekonomi sebesar 16,24 persen.

“Ini angka besar, tahun 2021 saat pertumbuhan nasional naik di angka 3,31 persen, sektor pertanian 12,92 persen ini adalah angka menggembirakan dan kita harapkan bisa dipertahankan. Kita harus optimis, kerja keras dan modernisasi di bidang pertanian. Sehingga pelan-pelan kebutuhan kita terhadap impor bisa kita kurangi, semua kebutuhan kita, bisa kita lengkapi dari hasil pertanian dan peternakan kita dan ke depan kita harapkan ekspor kita menguasai dunia,” harap Sigit.

Sementara itu, Mentan Syahrul Yasin Limpo sangat mengapresiasi Kapolri Jenderal Sigit karena telah menyempatkan waktu untuk hadir dalam acara ini. Menurutnya, selama ini, jajaran Polri telah ikut mendukung segala program Pemerintah dalam mewujudkan ketahanan pangan nasional.

“Terima kasih pak Kapolri sudah datang dan mohon pengarahan serta sekaligus melepas. Ditempat ini Presiden melepas ekspor sama-sama saya sebelum dia menjadi Presiden. Persis ditempat ini gitu pak, saya masih Gubernur (Sulsel), beliau (Presiden) masih Gubernur DKI. Kami tandatangan MoU disini. Jadi seperti itu mudah-mudahan ini mengenergi seluruh Indonesia,” kata Syahrul.

Lebih dalam, selain meminta seluruh Polres jajaran menanam jagung, Syahrul juga berharap, adanya peran Polri dalam rangka karantina bagi pangan yang masuk maupun ke luar Indonesia. Hal itu mencegah terbawanya hama yang dapat merusak sektor pertanian.

“Saya titip karantina saya pak Kapolri. Insya Allah bersama pak Kapolri sukses selalu. Kepolisian tidak hanya jaga keamanan sekaligus jaga makannya rakyat. Subhanallah,” tutup Syahrul. (mjb /tg Red humas)

  • Penulis: Radar Indonesia

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tercebur Dalam Genangan Air, Seorang Balita di Kecamatan Benua Kayong Meninggal Dunia

    Tercebur Dalam Genangan Air, Seorang Balita di Kecamatan Benua Kayong Meninggal Dunia

    • calendar_month Selasa, 17 Des 2024
    • account_circle Pom py
    • visibility 264
    • 0Komentar

    Ketapang,RI – Peristiwa tragis menimpa seorang balita laki laki berusia 1,5 tahun di Desa Sukabaru Kecamatan Benua Kayong, Kabupaten Ketapang. Balita berinisial MR tersebut ditemukan meninggal dunia setelah tercebur ke dalam genangan air di sekitar rumahnya pada Selasa (17/12/2024) sekir pukul 09.30 wib. Kejadian ini sontak membuat keluarga dan warga sekitar berduka. Berdasarkan keterangan dari […]

  • Diduga BPN Lampung Selatan SARANG PENYAMUN

    Diduga BPN Lampung Selatan SARANG PENYAMUN

    • calendar_month Sabtu, 17 Okt 2020
    • account_circle Radar Indonesia
    • visibility 283
    • 0Komentar

    LAMPUNG SELATAN – RI, Newton, Ketua Forum Komunikasi Wartawan Lampung Selatan (FOKWAL), berstaitmen dengan adanya permasalahan Kasus Pasar Bumirestu Palas terbukti bahwasannya BPN Lamsel tidak Profesional dalam menjalankan tupoksinya sebagai Institusi Penerbitan Sertifikat melalui program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL), Kamis, 15/10. “Newton mengatakan BPN Lamsel adalah Sarang Penyamun dari dulu hingga sekarang, dengan adanya […]

  • Bupati Sambut Kedatangan Menteri Kebudayaan Fadli Zon di Cagar Budaya Desa Hariara Pohan

    Bupati Sambut Kedatangan Menteri Kebudayaan Fadli Zon di Cagar Budaya Desa Hariara Pohan

    • calendar_month Minggu, 8 Feb 2026
    • account_circle Pom py
    • visibility 95
    • 0Komentar

    Bupati Sambut Kedatangan Menteri Kebudayaan Fadli Zon di Cagar Budaya Desa Hariara Pohan Samosir, RI – Bupati Samosir Vandiko T. Gultom bersama Wakil Bupati Ariston Tua Sidauruk menyambut kedatangan Menteri Kebudayaan Republik Indonesia, Fadli Zon, di Cagar Budaya Huta Simarmata, Desa Hariara Pohan, Kecamatan Harian, Jumat (7/2/2026). Kunjungan Menteri Kebudayaan tersebut dilakukan dalam rangka meninjau […]

  • Jelang Nataru, Pemkot Mojokerto Gelar HLM Pengendalian Inflasi

    Jelang Nataru, Pemkot Mojokerto Gelar HLM Pengendalian Inflasi

    • calendar_month Selasa, 16 Des 2025
    • account_circle Pom py
    • visibility 96
    • 0Komentar

    Foto Jelang Nataru, Pemkot Mojokerto Gelar HLM Pengendalian Inflasi. (Kom) Kota Mojokerto, RI – Menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru), Pemerintah Kota Mojokerto menggelar High Level Meeting (HLM) Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) di Ruang Sabha Mandala Madya, Balai Kota Mojokerto, pada Selasa (16/12). Kegiatan ini menjadi forum strategis untuk memperkuat sinergi lintas sektor […]

  • Hari Kedua PPKM, Jajaran Kodim 0819 Pasuruan Laksanakan Sosialisasi Kepada Masyarakat

    Hari Kedua PPKM, Jajaran Kodim 0819 Pasuruan Laksanakan Sosialisasi Kepada Masyarakat

    • calendar_month Rabu, 13 Jan 2021
    • account_circle Radar Indonesia
    • visibility 229
    • 0Komentar

    PASURUAN – RI, Segala upaya dan berbagai cara terus dilakukan Jajaran Kodim 0819/Pasuruan untuk mendukung Pemerintah dalam rangka mencegah dan mengantisipasi penyebaran Covid-19 di Wilayah Kabupaten Pasuruan salah satunya adalah melaksanakan sosialisasi kepada seluruh lapisan masyarakat dilaksanakan, pada hari Selasa (12/01/2021). Perlu diketahui, keputusan PPKM tersebut yang berlaku mulai tanggal 11 Januari hingga 25 Januari […]

  • Effective Microorganisms (EM) Gelar Pelatihan  Organik Di Rumah Dinas Wabup Mojokerto

    Effective Microorganisms (EM) Gelar Pelatihan Organik Di Rumah Dinas Wabup Mojokerto

    • calendar_month Rabu, 26 Jul 2023
    • account_circle Radar Indonesia
    • visibility 287
    • 0Komentar

    MOJOKERTO, RI. Dengan adanya kelangkaan pupuk subsidi dari pemerintah, kurang lebih 93 peserta mengikuti pelatihan organik demi suksesnya hasil pertanian lebih meningkat bahkan mendapat hasil maksimal, acara tersebut di gelar dirumah dinas Wakil Bupati Mojokerto, Senin (24/7/2023) pagi. Dalam hal ini, ” Sri Kusmiati “selaku ketua yayasan Effective Microorganisms (EM) mengatakan, jika petani ingin sukses […]

expand_less