Breaking News
light_mode
Trending Tags

Hari Pertama Masuk Kerja Usai Lebaran, Wali Kota Tekankan Kebijakan-Kebijakan Di Masa Pandemi

  • account_circle Radar Indonesia
  • calendar_month Selasa, 18 Mei 2021
  • visibility 348
  • print Cetak

PEKALONGAN –  RI, Hari pertama masuk kerja usai libur Lebaran Idul Fitri 1442 Hijriyah, Wali Kota Pekalongan, HA Afzan Arslan Djunaid,SE., kembali mengingatkan dan menekankan kepada para Aparatur Sipil Negara (ASN) di Lingkungan Pemerintah Kota Pekalongan mengenai kebijakan-kebijakan yang harus dilakukan di masa pandemi Covid-19. Beberapa kebijakan tersebut diantaranya himbauan larangan petasan (Mercon), himbauan Sholat Idul Fitri kemarin di Rumah saja, peniadaan tradisi Lopis Raksasa dan larangan penerbangan balon udara liar pada saat momentum Syawalan atau H+7 Lebaran Idul Fitri. Hal ini disampaikan Wali Kota Pekalongan, HA Afzan Arslan Djunaid,SE., saat memimpin Apel Luar Biasa dengan penerapan Protokol Kesehatan secara ketat, bertempat di Halaman Setda Kota Pekalongan, Senin (17/5/2021).

“Alhamdulillah ini pada hari pertama masuk kerja usai masa Lebaran Idul Fitri ini, kami menekan kan kepada semua para ASN untuk kebijakan-kebijakan yang harus dilakukan di masa pandemi, termasuk menghadapi akhir Ramadhan kemarin dan masa libur Lebaran diantaranya beberapa kegiatan atau tradisi yang sudah dilakukan maupun rutin diadakan oleh masyarakat Kota Pekalongan,” tutur Aaf,sapaan akrabnya.

Aaf menyebutkan, kebijakan pertama yakni tradisi Sholat Ied pada Perayaan Idul Fitri kemarin dihimbau untuk tidak dilakukan di Masjid maupun Lapangan,dan dilaksanakan secara mandiri bersama keluarga di Rumah masing-masing. Meski demikian, tetapi masih banyak warga yang melakukan hal tersebut. Menurutnya, hal itu tidak menjadi masalah bilamana tetap berpedoman pada Protokol Kesehatan secara ketat. Selanjutnya, kebijakan kedua yaitu larangan menyalakan petasan (Mercon) yang tidak boleh dilakukan selama Ramadhan maupun momen Lebaran Idul Fitri 1442 Hijriyah. Namun, fakta di Lapangan, ternyata masih banyak warga yang menyalakan petasan (Mercon) usai Sholat Ied yang tentu sangat membahayakan diri sendiri maupun orang lain disekitarnya.

“Padahal petasan ini sudah beberapa kali memakan Korban meninggal dunia, tetapi itu tidak menjadikan warga jera dan lebih berhati-hati. Disamping itu, terkait tradisi Lopis Raksasa dengan berat hati kembali tidak diadakan pada momentum Syawalan tahun 2021 ini karena pertimbangan saat ini era pandemi Covid-19 belum usai. Namun dibalik itu semua, ada hikmahnya dimana menurut warga Krapyak dan sekitarnya yang menjadi pioneer tradisi Lopisan, Lopis yang dibuat warga sekitar dan dijajakan di Pinggir Jalan menjadi laris manis, hal ini tentu menjadi berkah tersendiri bagi mereka,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Aaf menjelaskan, larangan balon udara yang diterbangkan secara bebas juga terus dipertegas. Mengingat, meski sudah dilarang,masih ada saja balon udara liar yang terbang bebas di udara, bahkan puncaknya nanti diperkirakan pada saat momentum Syawalan atau H+7 Lebaran Idul Fitri 1442 Hijriyah. Hal ini tentu menjadi perhatian bersama dan perlunya peningkatan peran dari beberapa pihak terkait baik Perangkat Kelurahan, Kecamatan, ASN, dan Komunitas Balon Udara itu sendiri untuk menjadi spion dalam mengawasi warganya yang sudah maupun akan menerbangkan balon udara.

“Ini harus diantisipasi sejak dini walaupun pada saat ini dilarang Mudik, Lalu Lintas udara juga tidak sepadat seperti biasanya, namun itu bukan menjadi alasan warga boleh menerbangkan balon udara karena tentu hal ini sangat berbahaya bagi warga sekitar dan diri sendiri, jika balon udara tersebut jatuh ke Rumah warga dan ada petasan didalamnya tentu bisa menyebabkan celaka maupun kebakaran dan lain sebagainya. Hari pertama masuk kerja usai Lebaran ini juga mudah-mudahan menjadi penyemangat para ASN dan kita semua untuk bisa bekerja lebih giat lagi,” pungkasnya. (IFAN/HMS)

  • Penulis: Radar Indonesia

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kapolda Lampung Melaksanakan Kunjungan Dalam Rangka Panen Raya, Tebar Benih, Bakti Sosial Dan Kampung Tangguh Nusantara Di Kabupaten Tulang Bawang Barat

    Kapolda Lampung Melaksanakan Kunjungan Dalam Rangka Panen Raya, Tebar Benih, Bakti Sosial Dan Kampung Tangguh Nusantara Di Kabupaten Tulang Bawang Barat

    • calendar_month Sabtu, 11 Jul 2020
    • account_circle Radar Indonesia
    • visibility 278
    • 0Komentar

    LAMPUNG – RI, Kapolda Lampung Irjen Pol Drs Purwadi Arianto M.Si dan Danrem 043 Gatam Brigjen TNI Toto Jumariono S.S.M.I.Kom., melaksanakan kunjungan dalam rangka Panen Raya Cabe, Jamur, Tebar Benih Ikan Lele, Bakti Sosial dan Kampung Tangguh Nusantara, dengan Tema Masyarakat Produktif Wujudkan Ketahanan Pangan Tulang Bawang Barat, Kamis (9/07/2020). Dalam kegiatan ini dihadiri oleh […]

  • Polda Jatim Berhasil Ungkap 1.443 Kasus dan Amankan 1.135 Tersangka Selama Operasi Sikat Semeru 2025

    Polda Jatim Berhasil Ungkap 1.443 Kasus dan Amankan 1.135 Tersangka Selama Operasi Sikat Semeru 2025

    • calendar_month Kamis, 6 Nov 2025
    • account_circle Pom py
    • visibility 152
    • 0Komentar

    Polda Jatim berhasil mengungkap 1.443 kasus kejahatan dengan 1.135 tersangka selama pelaksanaan Operasi Sikat Semeru 2025 Surabaya , RI– Kepolisian Daerah Jawa Timur (Polda Jatim) berhasil mengungkap 1.443 kasus kejahatan dengan 1.135 tersangka selama pelaksanaan Operasi Sikat Semeru 2025 yang digelar selama 12 hari, mulai 22 Oktober hingga 2 November 2025. Operasi ini melibatkan 3.205 […]

  • Satu Tersangka Ditahan, Lantaran Terbukti Melempar Batu Yang Mengakibatkan Bocornya Kepala Kabag Ops Polda Banten

    Satu Tersangka Ditahan, Lantaran Terbukti Melempar Batu Yang Mengakibatkan Bocornya Kepala Kabag Ops Polda Banten

    • calendar_month Selasa, 13 Okt 2020
    • account_circle Radar Indonesia
    • visibility 328
    • 0Komentar

    BANTEN – RI, Satu Tersangka berinisial BS (18) ditahan, lantaran terbukti melempar batu ke Kabag Ops Polda Banten, Kombes Pol Roem Ta’at, yang mengakibatkan bocornya kepala Pejabat Polda Banten itu. BS dikenakan Pasal 351 KUHP, dengan masa hukuman lima tahun kurungan penjara. Untuk diketahui, Tan Malaka atau Datuk Sutan Malaka adalah seorang pejuang kemerdekaan Indonesia. Tan […]

  • Grebek Rumah Kontrakan Polsek Bangil Amankan Empat Pelaku Penyalahgunaan Sabu

    Grebek Rumah Kontrakan Polsek Bangil Amankan Empat Pelaku Penyalahgunaan Sabu

    • calendar_month Sabtu, 25 Jan 2025
    • account_circle Pom py
    • visibility 289
    • 0Komentar

    Pasuruan , RI – Jajaran Unit Reskrim Polsek Bangil bersama Bhabinkamtibmas, Bhabinsa Kolursari, dan Ketua RT berhasil mengungkap kasus penyalahgunaan narkotika golongan I jenis sabu di wilayah Kelurahan Kolursari, Kecamatan Bangil, Kabupaten Pasuruan, Kamis (23/1/2025) siang. Penggerebekan dilakukan di sebuah rumah kontrakan di Perum Lembah Kolursari pada pukul 11.30 WIB. Dalam operasi tersebut, polisi mengamankan […]

  • Selamat Hari Jadi Kota Tasikmalaya ke 25 Tahun

    Selamat Hari Jadi Kota Tasikmalaya ke 25 Tahun

    • calendar_month Senin, 7 Sep 2026
    • account_circle Radar Indonesia
    • visibility 118
    • 0Komentar

    Post Views: 144

  • Polres Lamongan Bantu Bedah Rumah Mbok Inah

    Polres Lamongan Bantu Bedah Rumah Mbok Inah

    • calendar_month Minggu, 18 Sep 2022
    • account_circle Radar Indonesia
    • visibility 308
    • 0Komentar

    LAMONGAN – RI,  Menindak lanjuti pelaksanaan program KANDANI (Komunikasi Anda bersama Polisi), Polres Lamongan menggelar Kegiatan Bedah Rumah Mbok Inah (70) di Desa Kedungrembuk Kecamatan Sukodadi, Lamongan yang sudah tidak layak huni. Kapolres Lamongan AKBP Yakhob Silvana Delareskha, S.I.K.,M.Si mengatakan, kondosi rumah Mbok Inah diketahuinya berawal dari Polres Lamongan yang melaksanakan program KANDANI. “Dari kegiatan […]

expand_less