Puntung Rokok Picu Kebakaran Kebun Bambu di Cibeber, Damkar Cimahi Minta Warga Waspada Lahan Kering
- account_circle Redaksi Pagi
- calendar_month Sabtu, 1 Agt 2026
- visibility 53
- print Cetak

CIMAHI, RI– Sebuah kebun bambu dan bangunan bedeng di Komplek Buana Flamingo, Jalan Padat Karya RT 01/RW 01, Kelurahan Cibeber, Kecamatan Cimahi Selatan, Kota Cimahi, ludes terbakar. Insiden ini diduga kuat akibat kelalaian warga yang membuang puntung rokok sembarangan ke semak-semak yang mengering selama musim kemarau.
Peristiwa ini bermula saat warga sekitar melihat kepulan asap tebal membubung dari arah perkebunan. Ketika didekati, kobaran api rupanya sudah membesar dan merembet cepat membakar semak belukar yang kering hingga menjalar ke area bedeng di sekitarnya.
Mendapat laporan tersebut, petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Cimahi langsung bergerak ke lokasi kejadian.
“Tim tiba di lokasi dalam waktu 12 menit setelah laporan masuk. Kami mengerahkan satu unit armada pancar, satu unit rescue, dan tiga personel petugas untuk memadamkan api,” kata Kepala Seksi Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan Satpol PP dan Damkar Kota Cimahi, Aep Mulyana.
Setibanya di lokasi, petugas segera melokalisasi pergerakan api agar tidak meluas. Setelah api berhasil dipadamkan, petugas melakukan proses pendinginan secara menyeluruh untuk memastikan tidak ada sisa bara yang memicu kebakaran susulan.
Karena kebakaran ini dipicu oleh faktor kelalaian manusia (human error), petugas Damkar memanfaatkan momentum tersebut untuk memberikan edukasi langsung kepada masyarakat di sekitar lokasi kejadian.
“Kami mengimbau masyarakat untuk menghentikan kebiasaan membuang puntung rokok sembarangan, terutama saat musim kemarau di mana lahan dan semak sangat mudah terbakar. Pastikan puntung rokok benar-benar padam sebelum dibuang,” tegas Aep.
Selain masalah puntung rokok, pihak Damkar juga meminta warga untuk saling mengingatkan agar tidak melakukan aktivitas pembakaran sampah di area dekat perkebunan atau lahan kosong guna menghindari dampak fatal yang serupa. Ucapnya, R.Harry KP.
- Penulis: Redaksi Pagi




Saat ini belum ada komentar