Breaking News
light_mode
Trending Tags

I Gusti Nyoman Ida Gempol: Pahlawan Perlawanan Bali, Mahaguru Silat, dan Akarnya Persaudaraan Setia Hati

  • account_circle Redaksi Pagi
  • calendar_month Kamis, 13 Nov 2025
  • visibility 297
  • print Cetak

SAMPANG, RI – I Gusti Nyoman Ida Gempol adalah seorang tokoh perlawanan masyarakat Bali Utara terhadap kekuasaan kolonial Belanda di wilayah ini sejak tahun 1849. Beliau memimpin perlawanan bersenjata terhadap pemerintah kolonial pada tahun 1858, yang kemudian ditanggapi serius oleh pemerintah kolonial dengan mengirimkan armada angkatan laut dan pasukan darat ke wilayah Bali Utara. Perlawanan ini tidak hanya menunjukkan keberanian dan keteguhan hati I Gusti Nyoman Ida Gempol, tetapi juga membangkitkan semangat perlawanan masyarakat Bali Utara.

​Sumber berita ini diperoleh dari beberapa sumber, termasuk Wak Gembul, seorang pejalan yang dikenal sebagai orang yang memiliki pengetahuan luas tentang sejarah dan budaya. Wak Gembul, yang memilih untuk tidak mengungkapkan identitas aslinya, adalah seorang pejalan yang telah menghabiskan banyak waktu di berbagai tempat, termasuk di seberang pulau. Ia memiliki reputasi sebagai seorang yang memiliki pengetahuan luas tentang sejarah dan budaya, serta memiliki akses ke sumber-sumber yang tidak umum. Dengan demikian, berita ini dapat dipercaya dan akurat.

​Perlawanan I Gusti Nyoman Ida Gempol tidak hanya berdampak pada pemerintah kolonial, tetapi juga membawa perubahan besar bagi masyarakat Bali Utara. Beliau berhasil membangkitkan kesadaran dan semangat perlawanan masyarakat Bali Utara, sehingga mereka dapat melawan kekuasaan kolonial dengan lebih gigih.

Meskipun perlawanan beliau berhasil ditumpas dan beliau ditangkap serta diasingkan ke Padang, Sumatera Barat, I Gusti Nyoman Ida Gempol tetap dihormati sebagai pahlawan perlawanan Bali. Di Padang, beliau dijuluki sebagai “Raja Bali” oleh penduduk lokal. Julukan ini tidak hanya menunjukkan rasa hormat penduduk lokal terhadap beliau, tetapi juga membuktikan bahwa beliau telah menjadi simbol perlawanan dan keberanian bagi masyarakat Bali.

​Namun, yang menarik adalah peran I Gusti Nyoman Ida Gempol sebagai mahaguru dalam pembentukan perguruan silat Persaudaraan Setia Hati. Pada tahun 1888, beliau bertemu dengan Ki Ngabehi Surodiwiryo, seorang pesilat asal Jawa yang kemudian menjadi murid beliau. Ki Ngabehi Surodiwiryo kemudian menjadi peletak dasar ajaran silat Persaudaraan Setia Hati yang menekankan pada nilai kesetiaan, kejujuran, dan keberanian. Ajaran inilah yang kemudian berkembang dan melahirkan berbagai organisasi persaudaraan silat, seperti Persaudaraan Setia Hati Terate dan Persaudaraan Setia Hati Winongo.

Oleh karena itu, I Gusti Nyoman Ida Gempol dianggap sebagai salah satu mahaguru terbentuknya Persaudaraan Setia Hati. Warisan beliau dalam bidang perlawanan dan silat terus hidup dan menjadi inspirasi bagi generasi-generasi berikutnya. Beliau telah meninggalkan jejak yang tidak terlupakan dalam sejarah perlawanan dan silat Indonesia.

​Ki Suro (Ki Ngabehi Surodiwiryo), yang merupakan tokoh sentral dalam sejarah Persaudaraan Setia Hati, juga memiliki peran yang signifikan dalam mengembangkan ajaran ini. Beliau adalah murid I Gusti Nyoman Ida Gempol yang kemudian menjadi peletak dasar ajaran Persaudaraan Setia Hati secara formal. Dengan demikian, Ki Suro telah menjadi bagian penting dalam sejarah awal Persaudaraan Setia Hati.

​Persaudaraan Setia Hati merupakan pondasi ajaran silat yang kini diwarisi oleh banyak perguruan besar di Indonesia. Dengan ajaran yang kuat dan sejarah yang panjang, Persaudaraan Setia Hati telah menjadi simbol kekuatan dan kesetiaan, dan terus menginspirasi para anggotanya di berbagai organisasi turunannya.

Dengan demikian, I Gusti Nyoman Ida Gempol dan Ki Suro merupakan dua tokoh yang sangat penting dalam sejarah Persaudaraan Setia Hati. Mereka telah meninggalkan warisan yang tidak terlupakan dalam sejarah perlawanan dan silat Indonesia, dan terus menjadi inspirasi bagi organisasi-organisasi yang mewarisi ajaran Setia Hati.

(G.Nas/dari berbagai sumber)

  • Penulis: Redaksi Pagi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Peduli Kebersihan Rumah Ibadah,Danramil 1209-06/Ledo Karya Bakti Bersama Warga Binaan

    Peduli Kebersihan Rumah Ibadah,Danramil 1209-06/Ledo Karya Bakti Bersama Warga Binaan

    • calendar_month Senin, 28 Okt 2024
    • account_circle Pom py
    • visibility 328
    • 0Komentar

    Bengkayang, RI – Bentuk silaturahmi dengan masyarakat di desa binaannya sebagai kepedulian TNI terhadap masyarakat seperti saat ini yang dilaksanakan oleh Pjs.Danramil dan anggotanya 06/Ledo bahu membahu dengan warga binaan membersihkan rumah Ibadah Gereja di GPIBI,di Jln Raya Lumar -Ledo, Ds.Lumar, Ds.Tiga Berkat, Kab.Bengkayang.Senin (28/10/24). Di sela karya bakti Pjs.Danramil Ledo Peltu Yovinus mengatakan bahwa […]

  • Polres Pasuruan Kota Berhasil Ungkap Kasus Judi Online, 2 Pelaku Diamankan

    Polres Pasuruan Kota Berhasil Ungkap Kasus Judi Online, 2 Pelaku Diamankan

    • calendar_month Rabu, 31 Agt 2022
    • account_circle Radar Indonesia
    • visibility 414
    • 0Komentar

    PASURUAN – RI, Polres Pasuruan Kota Jajaran Polda Jatim berhasil meringkus dua Pelaku Perjudian  Judi Online Slot (Agenasia88) di Kota Pasuruan. Dari jumlah di atas itu, semua tersangka di tangkap pada saat melakukan Perjudian Judi Online Slot (Agenasia88) berada di Warnet yang terletak di Jalan Laksmana Marta Dinata Kelurahan Nglempak Rejo Kecamatan Panggungrejo Kota Pasuruan. […]

  • Penemuan Mayat Di Pantai Kessong Desa Kalianget Timur Kecamatan Kalianget

    Penemuan Mayat Di Pantai Kessong Desa Kalianget Timur Kecamatan Kalianget

    • calendar_month Senin, 27 Des 2021
    • account_circle Radar Indonesia
    • visibility 324
    • 0Komentar

    SUMENEP – RI, Pada hari Jum’at tanggal 24 Desember 2021 sekira pkl 13.00 WIB tepatnya di perairan Pantai Kessong Desa Kalianget Timur Kecamatan Kalianget telah diketemukan sesosok mayat jenis kelamin laki-laki dengan identitas bernama, Hartono umur 65 tahun, Sumenep, 01 Juli1956, Alamat Dusun Sempangan RT 5/RW 4 Desa Kalianget Barat Kecamatan Kalianget Madura Jawa Timur. […]

  • Satgas Yonif 500/Sikatan Bantu Warga Intan Jaya Jual Hasil Kebun Petani Sugapa

    Satgas Yonif 500/Sikatan Bantu Warga Intan Jaya Jual Hasil Kebun Petani Sugapa

    • calendar_month Jumat, 23 Mei 2025
    • account_circle Redaksi Pagi
    • visibility 174
    • 0Komentar

    INTAN JAYA,RI- Dalamsemangat kebersamaan dan pengabdian di Tanah Papua, personel Satgas Pamtas RI-PNG Mobile Yonif 500/Sikatan kembali menunjukkan komitmen mereka dalam mendampingi dan melindungi masyarakat khususnya di TK Mamba Kotis Satgas, sebanyak sepuluh personel dipimpin oleh Serka Riski melaksanakan kegiatan Rosita (Borong Hasil Petani) dengan membantu warga Distrik Sugapa yang akan memasarkan hasil kebunnya ke […]

  • Polres Sumenep Menggelar Tes Urine Supaya Anggotanyan Di Pastikan Bebas Dari Narkoba

    Polres Sumenep Menggelar Tes Urine Supaya Anggotanyan Di Pastikan Bebas Dari Narkoba

    • calendar_month Rabu, 9 Feb 2022
    • account_circle Radar Indonesia
    • visibility 275
    • 0Komentar

    SUMENEP – RI, Rabu 09 Februari 2022 pukul 07.10 wib s/d selesai, Wakapolres Sumenep Kompol Palma Fitria Fahlevi,S.IP.,SI.,M.I.K., didampingi kanit Provos Polres Sumenep Ipda Muhajirin, SH., melaksanakan kegiatan tes urine kepada 27 Anggota Sat Samapta Polres Sumenep guna memastikan anggotanya bebas dari Narkoba, bertempat di Lapangan Tennes Pesat Gatra Polres Sumenep Jalan Urip Sumoharjo No.35 Desa […]

  • Bagi-Bagi Sembako Kepada Warga, Polwan Polres Bangkalan Terus Berbagi Di Tengah Pandemi

    Bagi-Bagi Sembako Kepada Warga, Polwan Polres Bangkalan Terus Berbagi Di Tengah Pandemi

    • calendar_month Selasa, 13 Jul 2021
    • account_circle Radar Indonesia
    • visibility 240
    • 0Komentar

    BANGKALAN – RI, Covid-19 memang memiliki dampak yang sangat luas terhadap dunia perekonomian. Sendi-sendi ekonomi nyaris dibuat lumpuh akibat aktifitas masyarakat yang tak seberapa menggeliat seperti biasanya. Tak sedikit masyarakat menengah kebawah yang kini kesulitan untuk mencari nafkah di tengah situasi yang juga tak kunjung membaik. Hal inilah yang memacu semangat Polwan Polres Bangkalan untuk […]

expand_less