Breaking News
light_mode
Trending Tags

IPDA MK Umam : Seragam Kebanggaan Hadiah Terindah Buat Ibu

  • account_circle Radar Indonesia
  • calendar_month Rabu, 18 Agt 2021
  • visibility 503
  • print Cetak

MOJOKERTO – RI, Menjadi yang terbaik diantara yang lain itu bukanlah hal yang gampang, tapi saya ingin menjadi manusia yang bisa berbuat baik diantara orang sekeliling saya. Saya terlahir dengan nama Mohammad Khoirul Umam yang artinya Umat Nabi Muhammad SAW yang baik. Allohumma Aamiin…

Keluarga saya berasl dari Ponorogo, salah satunya Pendiri Pondok Pesantren Modern Gontor, salah satu Ponpes terbaik di Negeri ini,  Menengok asal usul keluarga saya tersebut dan memahami arti nama yang menjadi panggilan saya sehari-hari baik didalam Keluarga, Sahabat dan Teman menjadi kontrol diri saya pribadi.

Saya besar bukan dari keluarga punya dan bahkan cenderung kekurangan, Kedua orang tua saya menikah (dijodohkan jaman dulu), karena di Jawa sangat padat penduduknya akhirnya-akhirnya mengadu nasib menjadi warga transmigrasi ke Sumatera dengan mengolah Kebun di Daerah Pegunungan sebelum berdomisili di Nganjuk.

Demi kebutuhan sehari-hari, kami keluarga sederhana. Ibu saya membuka Warung Nasi Pecel di pinggir jalan selama empat tahun (1982–1986), Jalan Desa yang sekarang menjadi jalur alternatif Baron – Kediri. Saya dua bersaudara dan laki-laki semua, saya masih berumur empat tahun harus ditinggal pergi Ibu menjadi Tenaga Kerja Wanita di Arab Saudi yang saat ini disebut dengan nama PMI (Pekerja Migran Indonesia).

Mungkin banyak yang bertanya? “Bapakmu kerja apa, kok Ibumu yang pergi?” Nah, dari situlah orang sempat beranggapan negative. “Bapak saya mempunyai kekurangan fisik di kaki sehingga tidak bisa melamar pekerjaan,” intinya seperti itu.

Bapak mencoba bekerja serabutan yang tentunya tak pernah cukup menopang kebutuhan keluarga kami.

Berapa tahun Ibumu menjadi TKW? “kurang lebih 18 tahun hingga saya mempunyai pangkat Bintara Polisi”.

Saya bangga kepada Ibu saya, Kartini saya, pengorbanannya tidak bisa diungkapkan dengan kata bahkan menulis untuk Beliau ini, tanpa saya sadari air mata berlinang dan menetes…

“ooohhh Ibu, pengorbananmu untuk keluarga dan kedua anakmu ini tidak akan sia-sia itu janji saya.”

Keberhasilan saya juga tidak luput dari rasa kasih sayang Bapak selama ini. Mulai mengantar dan menjemput Sekolah Taman Kanak-Kanak dengan naik sepeda ontel membonceng adik dan saya. Belum lagi memasak, menyuapi Adik, mencuci pakaian dan lain-lain yang semua itu selalu dilakukan oleh Bapak.

Ketika umur 6 tahun saya sudah diajarkan mandiri dengan mencuci baju sendiri dan ikut membantu jaga jual kebutuhan pokok di Warung yang kecil di Rumah yang disertai dengan jual Bahan Bakar Minyak Gas dan Bensin. Itu bentuk Pendidikan yang diajarkan Bapak agar kita turut prihatin dalam hidup dan selalu mengajarkan tidak sombong, aktif beribadah sebagai wujud syukur dan selalu berdoa untuk kesehatan dan keamanan Ibu di Negeri orang.

Beranjak dari Sekolah SDN II Jogomerto, SMPN 1 Tanjunganom dan  SMAN 1 Kertosono, mulai dari hal makan yang cukup dengan sarapan pagi dengan lauk tempe plus sambal terasi atau sambal bawang. Hingga sampai sekarang masih saya lakukan. He he… 

Untuk mengisi waktu kegiatan di Sekolah, saya aktif dan sangat senang ikut kegiatan Pramuka, karena membentuk jiwa yang mandiri dan disiplin. Saya dulu bercita-cita ingin menjadi Tentara namun gagal saat baru mendaftar AKABRI karena kurang persyaratan administrasi saat masih duduk kelas 3 SMA.

Setelah lulus SMA tahun 2001, saya ingin bisa langsung kerja karena tidak ingin membebani kedua orang tua. Akhirnya saya mengambil Diploma satu tentang analisys Computer di Surabaya dengan harapan saya bekerja di Kantor. Saat mengenyam Sekolah tersebut saya mengenal baik dengan salah satu Instruktur computer asal Solo Jateng dan mengajak merakit dan menjual hasil ke luar Kota. Jadi Sekolah Nyambi nyari Duit (Jadi Sekolah sekalian Nyari Duit)

Selanjutnya saya magang di salah satu perusahaan swasta dan ditawarin kerja menjadi Operator Warnet di dua tempat (salah satunya di Kampus B Unair).

Terus jadi Polisinya Gimana?

Mendengar ada pendaftaran Polisi, saya langsung semangat dan mendaftar di Polda Jatim tahun 2003.

Kesempatan ini merupakan yang terakhir, karena umur saya yang sudah 21 tahun saat itu syarat maksimal bisa daftar. Dalam hati saya ingin membahagiakan kedua orang tua dan ingin berubah untuk saya pribadi serta ingin menggantikan Ibu yang telah lama bekerja untuk keluarga dan saya.

Semangat itulah yang saya punya, dan setiap doa saya ingin memberikan kebanggaan kepada Ibu dengan saya bisa mengenakan seragam Polisi.

Ini seragam Polisi hasil pengorbanan Ibu untuk saya dan Keluarga.

Ini Doa Saya : “Ya ALLAH ampunilah Dosa Kedua orang tua saya, dan berikanlah kelancaran saya dalam setiap tes masuk Polri, saya ingin mempersembahkan seragram Polisi ini kepada Ibu Hamba yang telah berjuang untuk Keluarga dan saya,

Ya ALLAH Ya Rahman jika tugas Polri tidak sesuai dengan saya, mohon tes awal Hamba tidak diloloskan bukan di Tes akhir nanti Hamba tidak masuk, Ya Allah hanya kepada Mu kami mohon pertolongan dan hanya kepada Mu kami menyembah, Kkabulkanlah doa kami Aamiin.. aamiin.. aamiin Ya Rabbal ‘alamin.

Dorongan hati yang kuat itulah dalam doa singkat saya, untuk mengobarkan semangat juang dalam diri hingga saya berhasil dan akhirnya saya menjadi Bintara Polisi dan masuk Pendidikan di Pusdik Gasum Porong selama 7 bulan.

Kemudian diberikan kesempatan magang di Polres Sumenep Madura. Karena belum bisa beli HP untuk komunikasi akhirnya saya Foto dengan seragram Polisi dan saya kirim via Post ke alamat Ibu.

Alhamdulillah dan syukur nikmat yang selalu diberikan ALLAH SWT, surat dan foto saya diterima Ibu.

Didalam sepucuk surat itu saya menulis tentang keadaan Bapak, Adik dan saya.

“Ibuku sayang, Umam sudah jadi Polisi, Ibu Segera Pulang ya… kami rindu, kami Membutuhkan doamu dan kasih sayangmu… (Tanpa sadar air mata saya menetes di kertas Foto tersebut), Sudah Waktunya Umam yang bekerja untuk Ibu dan membiayai Sekolah hingga Kuliah Adik” itu tulisan saya di balik foto. 

Selesai magang di Polres Sumenep saya kembali ke Pusdik Gasum dalam rangka persiapan Pelantikan Menjadi Bintara Polri, dan hal yang paling tidak saya duga adalah saya mendapat Predikat Siswa Trengginas  dalam pelantikan Dik Tuk Ba Polri Gel 2 Tahun 2003

Berkat pengorbanan dan doa dari kedua orang tua, serta dukungan keluarga saya mengabdikan diri di Kepolisian Negara Republik Indonesia (POLRI) yang sangat  membanggakan dengan tugas pokoknya Melindungi, Mengayomi dan Melayani masyarakat itu sesuai dengan saya.

Semoga pengabdian saya ini bisa menuju Jalan ALLAH SWT yang diridhoi, Berkah dan amanah. Aamiin..aamiin Ya Rabbal ‘alamin.

Tiga Bulan kemudian Ibu Pulang ke Indonesia setelah pelantikan saya menjadi Polisi.

Waktu terus berjalan, ditahun 2017 saya lulus seleksi Sekolah Inspektur Polisi dan masuk Pendidikan di setukpa Polri selama 7 bulan, Alhamdulillah dalam pelantikan sebagai Perwira Polri Ibu, Bapak, Adik dan Keluarga mendampingi saya menjadi Saksi di Lapangan Sutadi Ronodipuro Sukabumi Setukpa Polri.

Terima kasih Ibu, 

Penyemanggatku adalah Ibu,

Seragamku Untuk Membanggakan Ibu (Alm Hj Siti Masfufah yang baru meninggalkan kami pada hari Sabtu, 07/08/21)

Terima kasih Bapak (Mohammad Nur)

Dan Terima kasih Adiku Miftahul Huda

“Saya menulis ini mulai tanggal 5 Desember 2018 dan masuk dalam Buku Inspirasi Alumni SMA Negeri 1 Kertosono dengan judul My Passion, My Job dari 100 kisah Inspiratif perjuangan meraih asa pasca SMA dengan judul Seragamku Untuk Membanggakan Ibu pada halaman 192-194,” Umam.

Alhamdulillah saat ini saya mengemban amanah sebagai Plt Kasubbag Humas Polres Mojokerto Kota IPDA MK Umam, SE., yang aslinya saya menjabat sebagai Panit 1 Reskrim Polsek Prajuritkulon. (Hlina)

  • Penulis: Radar Indonesia

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kapolri Minta Forkopimda Maluku Terus Lakukan Akselerasi Vaksinasi Kejar Target 70 Persen

    Kapolri Minta Forkopimda Maluku Terus Lakukan Akselerasi Vaksinasi Kejar Target 70 Persen

    • calendar_month Jumat, 14 Jan 2022
    • account_circle Radar Indonesia
    • visibility 246
    • 0Komentar

    MALUKU – RI, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo meninjau secara langsung kegiatan akselerasi vaksinasi massal di Provinsi Maluku dengan hadir secara langsung di Lapangan Merdeka Kota Ambon, Jumat (14/1/2022). Dalam kesempatan itu, Sigit meminta agar Forkopimda Maluku untuk terus melakukan strategi akselerasi vaksinasi guna mengejar target Pemerintah sebesar 70 persen. Mengingat, saat meninjau ke Maluku, […]

  • Wali Kota Mojokerto Ingatkan Warga Waspada Bencana dan Tidak Buang Sampah Sembarangan saat Safari Ramadan

    Wali Kota Mojokerto Ingatkan Warga Waspada Bencana dan Tidak Buang Sampah Sembarangan saat Safari Ramadan

    • calendar_month Kamis, 12 Mar 2026
    • account_circle Pom py
    • visibility 49
    • 0Komentar

    Wali Kota Mojokerto Ingatkan Warga Waspada Bencana dan Tidak Buang Sampah Sembarangan saat Safari Ramadan Kota Mojokerto, RI –Wali Kota Mojokerto, Ika Puspitasari, mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana serta menjaga kebersihan lingkungan dengan tidak membuang sampah sembarangan. Pesan tersebut disampaikan saat kegiatan Safari Tarawih di Masjid Baiturohim, Jalan Raya Pulorejo, Rabu (11/3). […]

  • Pengelolaan Keuangan Tepat Waktu, Polres Kubu Raya Raih Penghargaan DJPb Kalbar

    Pengelolaan Keuangan Tepat Waktu, Polres Kubu Raya Raih Penghargaan DJPb Kalbar

    • calendar_month Selasa, 21 Mei 2024
    • account_circle Radar Indonesia
    • visibility 255
    • 0Komentar

    KUBU RAYA, RI – Polres Kubu Raya berhasil meraih penghargaan bergengsi sebagai penerima reward ketiga terbaik dalam Laporan Pertanggungjawaban (LPJ) dari Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Perbendaharaan (DJPb) Provinsi Kalimantan Barat untuk periode Semester II Tahun Anggaran 2023. Penghargaan tersebut diserahkan oleh Kepala Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara Tipe A1 Pontianak, Eko Erifianto, kepada Wakapolres Kubu Raya […]

  • Respon Cepat Personel Polres Probolinggo Terjun Langsung Bantu Warga Terdampak Banjir di Wilayah Dringu

    Respon Cepat Personel Polres Probolinggo Terjun Langsung Bantu Warga Terdampak Banjir di Wilayah Dringu

    • calendar_month Rabu, 24 Des 2025
    • account_circle Redaksi Pagi
    • visibility 51
    • 0Komentar

    PROBOLINGGO,RI- Hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur wilayah hulu Kabupaten Probolinggo mengakibatkan meningkatnya debit air Sungai Kedung Bajul hingga menyebabkan genangan di Jalan Desa Kedung Dalem, Kecamatan Dringu, pada Selasa (23/12/2025). Menyikapi kondisi tersebut, personel Polres Probolinggo bergerak cepat dengan terjun langsung ke lokasi guna melakukan penanganan serta membantu masyarakat terdampak banjir. Sejak menerima laporan […]

  • TMMD 121 Mojokerto Tuntas, Seluruh Sasaran Fisik Desa Bandung Capai Target 100 Persen

    TMMD 121 Mojokerto Tuntas, Seluruh Sasaran Fisik Desa Bandung Capai Target 100 Persen

    • calendar_month Kamis, 22 Agt 2024
    • account_circle Redaksi Pagi
    • visibility 330
    • 0Komentar

    MOJOKERTO, RI. Satgas TMMD Reguler Ke-121 TA 2024 Kodim 0815/Mojokerto tuntaskan seluruh sasaran fisik yang berada di Desa Bandung, Kecamatan Gedeg, Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur. Capaian target pada Rabu (21/08/2024), telah mencapai 100 persen dari waktu yang telah ditentukan dari seluruh sasaran fisik yang ada. Salah satunya sasaran fisik rehab Mushola Waqaf Al Barokah yang […]

  • Antisipasi Penyebaran PMK, 3 Pilar Kecamatan Sukorejo Lakukakan Pemeriksaan

    Antisipasi Penyebaran PMK, 3 Pilar Kecamatan Sukorejo Lakukakan Pemeriksaan

    • calendar_month Rabu, 6 Jul 2022
    • account_circle Radar Indonesia
    • visibility 246
    • 0Komentar

    PASURUAN – RI, Danramil 0819/23 Sukorejo Kapten Arh Nanang Sugito bersama 4 orang Anggota dan Instansi terkait melaksanakan kegiatan pemeriksaan di Posko Penyekatan PMK (Penyakit Mulut dan Kuku) di Wilayah Kecamatan Sukorejo di Jalan Raya Sukorejo – Bangil dan Desa Lecari Kabupaten Pasuruan, Kamis (6/7/22). Pemkab Pasuruan menerapkan penyekatan di tiap perbatasan untuk menghindari hilir […]

expand_less