Breaking News
light_mode
Trending Tags

Kejaksaan Tinggi Kalimantan Barat Kembali Selamatkan Uang Rp,55 Miliar, Hasil Skandal Bauksit

  • account_circle Pom py
  • calendar_month Kamis, 30 Apr 2026
  • visibility 121
  • print Cetak

Kejati Kalbar Kembali Selamatkan Uang Hasil Skandal Bouksit 

PONTIANAK, RI – Bertempat di Aula Baharuddin Lopa lantai 4, Kejaksaan Tinggi Kalimantan Barat kembali menunjukkan komitmennya dalam penegakan hukum yang tidak hanya bersifat represif, tetapi juga berorientasi pada pemulihan kerugian negara. Pada Selasa,29/04/2026

Melalui press release resmi, Kejati Kalbar mengumumkan keberhasilan penyelamatan keuangan negara sebesar kurang lebih Rp,55 miliar dalam perkara dugaan tindak pidana korupsi tata kelola pertambangan bauksit di Kalimantan Barat periode 2017–2023.

Capaian ini menambah daftar keberhasilan sebelumnya, di mana dalam konstruksi perkara yang sama, Kejati Kalbar telah lebih dahulu memulihkan kerugian negara sebesar Rp115 miliar.

Dengan demikian, total nilai penyelamatan keuangan negara kini mencapai sekitar Rp170 miliar—sebuah angka signifikan yang mencerminkan keseriusan negara dalam merebut kembali hak publik yang dirugikan akibat praktik melawan hukum.

Pendekatan ini menegaskan paradigma penegakan hukum modern yang menitikberatkan pada asset recovery, tidak semata-mata penghukuman, tetapi juga pemulihan kerugian negara secara optimal.

Asisten Tindak Pidana Khusus (Aspidsus) Kejati Kalbar, Siju, SH., MH., menjelaskan bahwa penanganan perkara ini berdasarkan Surat Perintah Penyidikan Kepala Kejati Kalbar Nomor 01/O.1/Fd.1/01/2026 tertanggal 2 Januari 2026.

Dalam proses penyidikan, terungkap bahwa sejumlah badan usaha pertambangan yang sebelumnya diwajibkan menempatkan jaminan kesungguhan pembangunan fasilitas pemurnian (smelter) sejak 2019 hingga 2022 belum memenuhi kewajiban tersebut.

Namun, seiring berjalanannya proses hukum, tim penyidik berhasil mendorong penyelamatan keuangan negara melalui penitipan dana jaminan sebesar Rp55 miliar yang selanjutnya akan disetorkan ke kas negara.

Dana tersebut merupakan bagian dari jaminan kesungguhan pembangunan fasilitas pemurnian yang menjadi kewajiban perusahaan, sekaligus menjadi langkah konkret penyidik dalam mengamankan potensi kerugian negara selama proses hukum berlangsung.

Aspidsus menegaskan bahwa seluruh proses penanganan perkara dilakukan secara profesional, akuntabel, dan berbasis alat bukti yang sah, termasuk melalui penelusuran aliran dana serta pengamanan aset.

Hingga saat ini, penyidik belum menetapkan tersangka dalam perkara tersebut.

Hal ini, menurutnya, merupakan bentuk kehati-hatian sesuai prinsip prudential dalam hukum acara pidana, khususnya sebagaimana diatur dalam KUHAP yang mensyaratkan minimal dua alat bukti yang sah.

“Penetapan tersangka tidak boleh dilakukan secara prematur.

Penyidik wajib memastikan konstruksi yuridis terpenuhi agar penegakan hukum tidak hanya tegas, tetapi juga berkeadilan,” tegasnya.

Dalam perspektif hukum, penyimpangan tata kelola pertambangan bauksit tidak lagi sekadar pelanggaran administratif, tetapi telah masuk kategori perbuatan melawan hukum yang berdampak langsung terhadap keuangan negara.

Oleh karena itu, setiap langkah penegakan hukum harus dilakukan secara cermat dan mendalam.

Ke depan, Kejati Kalbar memastikan akan terus memperkuat penegakan hukum di sektor sumber daya alam, baik dari sisi penindakan maupun pencegahan, guna mendorong tata kelola pertambangan yang transparan, akuntabel, dan berpihak pada kesejahteraan masyarakat.

Di balik total Rp170 miliar yang berhasil diselamatkan, tersirat pesan tegas: negara hadir dan tidak akan berhenti hingga setiap rupiah yang dirugikan dapat dikembalikan untuk kepentingan publik.

Kejati Kalbar juga menegaskan bahwa proses penyidikan masih terus berjalan dan perkembangan perkara akan disampaikan secara terbuka kepada masyarakat sebagai bentuk transparansi serta upaya menjaga kepercayaan publik terhadap institusi penegak hukum.

Mully /Juan//Radar Indonesia

  • Penulis: Pom py

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dandim 0819/Pasuruan, Pimpin Acara Lepas Sambut Kasdim Dan Sertijab Danramil Serta Anggota Purna Tugas

    Dandim 0819/Pasuruan, Pimpin Acara Lepas Sambut Kasdim Dan Sertijab Danramil Serta Anggota Purna Tugas

    • calendar_month Selasa, 9 Mar 2021
    • account_circle Radar Indonesia
    • visibility 381
    • 0Komentar

    Pasuruan – RI, Dengan tetap mengedepankan Protokol Kesehatan Komandan Kodim 0819/Pasuruan Letkol Arh H. Burhan FA, S.Sos., memimpin acara Lepas Sambut Kepala Staf Kodim (Kasdim) dari Mayor Czi Sultoni kepada Mayor Arh M. Ridwan yang dilaksanakan di Aula Makodim, Selasa (09/03/21). Kegiatan dihadiri oleh seluruh Perwira Staf dan Danramil Jajaran, Perwakilan Babinsa dan Ketua Persit […]

  • Silahturahmi Bersama Awak Media Ke Kapolres Sumenep

    Silahturahmi Bersama Awak Media Ke Kapolres Sumenep

    • calendar_month Sabtu, 30 Okt 2021
    • account_circle Radar Indonesia
    • visibility 295
    • 0Komentar

    SUMENEP – RI, Kapolres Sumenep AKBP Rahman Wijaya bersilaturahmi dengan Awak Media di Aula Sutanto, Polres Sumenep. Silaturahmi tersebut dilakukan sebagai wujud sinergitas dan mempererat hubungan Polri dan media yang merupakan mitra dalam melaksanakan tugas. Polres Sumenep berada di Jalan Urip Sumoharjo No.35 . Desa Pabean Kecamatan Kota Sumenep, Kabupaten Sumenep Madura Jawa Timur, Jum’at […]

  • Takbir Menetap dan Doa Wukuf Virtual Warnai Malam Arafah di Balaikota Mojokerto

    Takbir Menetap dan Doa Wukuf Virtual Warnai Malam Arafah di Balaikota Mojokerto

    • calendar_month Rabu, 27 Mei 2026
    • account_circle Pom py
    • visibility 165
    • 0Komentar

    Takbir Menetap dan Doa Wukuf Virtual Warnai Malam Arafah di Balaikota Mojokerto Kota Mojokerto RI, 27 Mei 2026 – Suasana khidmat menyelimuti Masjid Darul Amanah Balaikota Mojokerto saat Pemerintah Kota Mojokerto bersama Ikatan Persaudaraan Haji Indonesia (IPHI) Kota Mojokerto menggelar Takbir Menetap Idul Adha dan Doa Wukuf 1447 H/2026 M pada Selasa (26/5) malam. Kegiatan […]

  • Minimalisir Disinformasi, Pj Wali Kota Mojokerto Launching Kliniks Hoaks

    Minimalisir Disinformasi, Pj Wali Kota Mojokerto Launching Kliniks Hoaks

    • calendar_month Sabtu, 8 Jun 2024
    • account_circle Pom py
    • visibility 322
    • 0Komentar

    KOTA MOJOKERTO, RI. Untuk meminimalisir berita bohong (hoaks) maupun disinformasi yang beredar di masyarakat, Penjabat (Pj) Wali Kota Mojokerto Moh. Ali Kuncoro bersama Kepala Diskominfo Jawa Timur Sherlita Ratna Dewi Agustin serta Komite Komunikasi Digital (KKD) Kota Mojokerto meresmikan klinik hoaks Kota Mojokerto di Rumah Rakyat, Jl. Hayam Wuruk 50 Kota Mojokerto pada Jumat (7/6). Mas […]

  • Polres Probolinggo Salurkan Bansos untuk Korban Longsor dan Banjir di Kotaanyar dan Kraksaan

    Polres Probolinggo Salurkan Bansos untuk Korban Longsor dan Banjir di Kotaanyar dan Kraksaan

    • calendar_month Senin, 23 Feb 2026
    • account_circle Redaksi Pagi
    • visibility 191
    • 0Komentar

    PROBOLINGGO,RI- Polres Probolinggo menyalurkan bantuan sosial kepada masyarakat terdampak bencana alam tanah longsor di Kecamatan Kotaanyar dan banjir di Kecamatan Kraksaan, Minggu (22/2/2026). Kegiatan penyaluran bantuan dilaksanakan di dua lokasi, yakni di Puskesmas Kraksaan dan Rumah Desa Tambak Ukir, Kecamatan Kotaanyar. Kegiatan tersebut dihadiri oleh Pamapta bersama Kasat Samapta serta anggota Polres Probolinggo. Kapolres Probolinggo […]

  • Disnaker Kota Cimahi Buat Strategi“ATK ManTera Si-JoKer”

    Disnaker Kota Cimahi Buat Strategi“ATK ManTera Si-JoKer”

    • calendar_month Senin, 12 Agt 2024
    • account_circle Pom py
    • visibility 552
    • 0Komentar

    Foto: Kadisnaker Kota Cimahi Asep Ajat JayadiCimahi, RI, –Tingkat pengangguran terbuka di Kota Cimahi berdasarkan Badan Pusat Statistik pada tahun 2023 sebesar 10,52% dari jumlah angkatan kerja 315.590 jiwa, dan pengangguran sebanyak 33.192 jiwa merupakan TPT Tertinggi di Jawa Barat, selain karena jumlah lowongan kerja yang sedikit juga dikarenakan kompetensi pencari kerja saat ini masih […]

expand_less