Breaking News
light_mode
Trending Tags

Ketua Umum PJI: Hakim Berani Langgar SEMA, Mafia Hukum Bercokol

  • account_circle Redaksi Pagi
  • calendar_month Selasa, 30 Sep 2025
  • visibility 98
  • print Cetak

SURABAYA,-RI- Minggu, 28/9/2025, kami diundang Pers rilis oleh Hendro Moedjianto (79) bersama istri dan Penasehat Hukumnya, MMT Yudhihari HH.,SH., dan Yuno Veolenna T.E.P.M., di Excelco Jemursari Surabaya. Hadir pula Ketua Umum PJI (Persatuan Jurnalis Indonesia), Hartanto Boechori.

Disampaikan Hendro yang ternyata anggota Deppush Pers PJI (Departemen Pusat Usaha Pers Persatuan Jurnalis Indonesia) dan penasehat hukumnya, bahwa tingkah pola Penegak Hukum dan Keadilan, cenderung “payah”.

Sengketa tanah antara Hendro Moedjianto atau Hendro Mujianto (Hendro) dengan Leon Agustono (Leon), tak kunjung tampak ujungnya. Penuturan Yudhihari,
“Perjalanan kasus penuh dengan inkonsistensi putusan, bahkan ada dugaan kuat, mafia hukum ikut bermain di baliknya. Hukum ‘dijungkir-balikkan’. Salah bisa jadi benar, dan sebaliknya”, Yudhi mengeluh.

Menurut Yudhi, Hakim bisa langgar SEMA (Surat Edaran Mahkamah Agung) seenak sendiri. SEMA No. 10 Tahun 2020 yang jelas menyatakan pemilik tanah adalah nama dalam sertifikat, bisa diabaikan oleh hakim. Belum lagi berbagai Yurisprudensi sejenis.
“Dalam SEMA No. 10 Tahun 2020 ‘huruf B Rumusan Hukum Kamar Perdata, poin 2b’ disebutkan, Akta jual beli tanah berlaku sebagai bukti sah pembayaran atas obyek jual beli selama dalam akta jual beli tersebut disebutkan sebagai bukti pelunasan”, jelas Yudhi. Dilanjutkan,
“di poin 4 disebutkan, dalam penggunaan pinjam nama (nominee arrangement), pemilik sebidang tanah adalah pihak yang namanya tercantum dalam sertifikat, meskipun tanah tersebut dibeli menggunakan uang/harta/asset pihak lain”. “Namun faktanya Hakim bisa memutus dengan melawan substansi SEMA ini”, jelas Yudhi kesal sambil menunjukkan isi SEMA dimaksud.

Awalnya, 29 Juni 2001, Hendro bersama Leon mendirikan PT Anyar Motor di hadapan Notaris Tirtayanti. Dalam kurun waktu PT berdiri, Hendro membeli tujuh bidang tanah dengan akta jual beli sah, hingga terbit sertifikat hak milik (SHM) atas namanya sendiri. Namun menurut Hendro, pada tahun 2004, PT dibubarkan oleh Leon dan diubah menjadi CV, tanpa melalui RUPS (Rapat Umum Pemegang Saham) yang seharusnya wajib. Dalam CV, hanya ada nama Leon. Bahkan tanah milik Hendro kemudian diklaim Leon sebagai aset CV, dengan dalih, Hendro hanya dipinjam namanya.

Leon menggugat di Pengadilan Negeri (PN) Surabaya. Perjalanan hukum pun berliku. PN Surabaya (2018) dan PT (Pengadilan Tinggi) Jatim di Surabaya (2019) memenangkan Leon. Kasasi di MA (Mahkamah Agung)/2020, justru berpihak kepada Hendro, menyatakan gugatan Leon tidak dapat diterima. Namun, PK (Peninjauan Kembali) 2023 dan 2024, kembali memenangkan Leon, hingga PN Mojokerto dan PN Surabaya melakukan eksekusi terhadap tanah Hendro pada 12 Juni 2024.

Tak berhenti di situ, Hendro melawan eksekusi. PN Mojokerto (2024) menolak bantahannya, tetapi PT Surabaya (2025) menyatakan eksekusi tersebut tidak sah dan mengembalikan posisi tanah sebagai milik Hendro. Kini, Leon kembali mengajukan kasasi ke MA dan masih menunggu putusan.

Di sisi lain, upaya Hendro mencari keadilan lewat jalur pidana juga tak kalah berliku. Laporannya ke Polda Jatim (2017) dan Polres Jombang (2024) terkait dugaan pemalsuan akta serta keterangan palsu, keduanya kandas dengan alasan “tidak ada peristiwa pidana”. Padahal, menurut Yudhi, Saksi Kunci Utama, Notaris Mayuni Sifyan Hadi yang membuat akta pembubaran PT tanpa RUPS dan telah diputus bersalah oleh MPN (Majelis Pengawas Notaris) pun, tak pernah diperiksa.

Menanggapi hal itu Ketua Umum PJI menyatakan keprihatinan mendalam.
“Kalau yang diceritakan benar dan seperti saya baca berkasnya, ini bukan sekadar sengketa tanah, tapi menyangkut marwah peradilan. SEMA No. 10 Tahun 2020 jelas menyatakan pemilik tanah adalah nama dalam sertifikat. Bagaimana mungkin bisa diabaikan oleh hakim? Jika pedoman Mahkamah Agung sendiri tidak dihormati, ke mana lagi rakyat mencari kepastian hukum?” tegas Hartanto.

Menurut Hartanto, kasus Hendro potret nyata lemahnya penegakan hukum bila mafia hukum dibiarkan bercokol.
“Saya tidak hanya membela anggota saya, tapi juga memperjuangkan hak rakyat kecil demi tegaknya keadilan dan kepastian hukum bagi seluruh rakyat Indonesia. Jika hakim sendiri bisa melawan sumber Hukum yang berlaku, maka jelas mafia hukum masih bercokol. Negara tidak boleh membiarkan ketimpangan ini!”, jelas Tokoh Pers Nasional itu.

Hartanto menilai, putusan yang saling bertolak belakang sebagai bukti adanya inkonsistensi dan potensi permainan Mafia Hukum. Karena itu, dirinya mendesak MA, Badan Pengawas MA dan Komisi Yudisial, agar melakukan introspeksi dan menertibkan hakim yang menyimpang dari pedoman serta mengusut indikasi mafia hukum di balik inkonsistensi putusan dan memeriksa hakim-hakim yang putusannya bertolak belakang dengan SEMA maupun sumber Hukum lainnya.

Pemilik Sasana Kick Boxing ‘BKBC’ itu juga mengkritisi penyidik Polri dan mengingatkan Majelis Pengawas Notaris (MPN).
“Sedangkan Penegak Hukum Polri, kalau benar menghentikan laporan tanpa memeriksa Saksi kunci utama Notaris “Janggo” yang sudah diadili Majelis Pengawas Notaris (MPN) dan jelas jelas dinyatakan bersalah dan dihukum, agar membuka kembali laporan pidana yang dihentikan. MPN juga agar lebih tegas dan keras menindak Notaris “Janggo” yang merugikan orang lain demi kepentingan pribadinya sendiri”, kritik Wartawan kritis itu.

“Saya akan surati semua instansi yang berwenang sampai Presiden. Penegakan Hukum dan Keadilan harus mendapat skala prioritas untuk direvolusi”, pungkas Pimpinan tertinggi PJI itu.
(**)

  • Penulis: Redaksi Pagi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Danramil 0815/16 Pacet Bareng Distan & Poktan Survey Sumber Air Pompanisasi

    Danramil 0815/16 Pacet Bareng Distan & Poktan Survey Sumber Air Pompanisasi

    • calendar_month Selasa, 21 Mei 2024
    • account_circle Pom py
    • visibility 296
    • 0Komentar

    MOJOKERTO, RI. Upaya peningkatan produksi padi secara nasional saat ini menjadi fokus utama Pemerintah melalui Kementerian Pertanian bekerjasama dengan TNI AD melakukan upaya khusus Perluasan Areal Tanam (PAT) di seluruh wilayah Indonesia. Demikian halnya Kodim 0815/Mojokerto bersama Distan Kabupaten Mojokerto bersinergi secara intens terus melakukan survey titik sumber mata air pompanisasi di beberapa titik di […]

  • Kick Off ILP Kota Mojokerto, Komitmen Pemerintah Tingkatkan Derajat Kesehatan Masyarakat

    Kick Off ILP Kota Mojokerto, Komitmen Pemerintah Tingkatkan Derajat Kesehatan Masyarakat

    • calendar_month Kamis, 18 Jul 2024
    • account_circle Pom py
    • visibility 369
    • 0Komentar

    KOTA MOJOKERTO, RI. Penjabat Wali Kota Mojokerto Moh. Ali Kuncoro secara resmi melakukan kick off implementasi Integrasi Layanan Primer (ILP) di Kota Mojokerto di Saphire Ballroom Hotel Ayola Sunrise pada Rabu (17/7).ILP merupakan sebuah program yang dicanangkan oleh Kementerian Kesehatan RI untuk penguatan pelayanan kesehatan primer, yaitu pelayanan kesehatan yang ada di puskesmas, posyandu dan […]

  • Ning Ita Dorong Posyandu Jadi Garda Sosial Keluarga Tangguh di Kota Mojokerto

    Ning Ita Dorong Posyandu Jadi Garda Sosial Keluarga Tangguh di Kota Mojokerto

    • calendar_month Jumat, 31 Okt 2025
    • account_circle Pom py
    • visibility 93
    • 0Komentar

    Foto Ning Ita Dorong Posyandu Jadi Garda Sosial Keluarga Tangguh di Kota Mojokerto. ( Kom) Kota Mojokerto, RI – Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari terus memperkuat peran Posyandu sebagai ujung tombak pembangunan manusia di tingkat paling dasar. Tidak hanya di bidang kesehatan, kini Posyandu juga didorong menjadi penggerak sosial dan ekonomi keluarga. Hal tersebut disampaikan […]

  • Pemkab Samosir Gelar Advokasi, Koordinasi, dan Bimtek Pokjanal Posyandu Dalam Transformasi Layanan Primer

    Pemkab Samosir Gelar Advokasi, Koordinasi, dan Bimtek Pokjanal Posyandu Dalam Transformasi Layanan Primer

    • calendar_month Minggu, 17 Mar 2024
    • account_circle Radar Indonesia
    • visibility 272
    • 0Komentar

    Samosir,  RI – Pemerintah Kabupaten Samosir melalui Dinas Kesehatan menggelar pertemuan advokasi, koordinasi dan bimtek Pokjanal (Kelompok Kerja Operasional) Posyandu, Puskesmas, Camat, PKK dan Mitra dalam pengelolaan Posyandu dalam Transformasi Layanan Primer, yang dilaksanakan di Aula Hotel Aek Rangat, Pangururan, Kamis (14/03/2024). Kegiatan ini dibuka oleh Bupati Samosir yang diwakili oleh Asisten Perekonomian dan Pembangunan […]

  • Kapolresta Pontianak bersama Saka Bhayangkara Kota Pontianak dan Berbagi Takjil di Depan Mako Polresta

    Kapolresta Pontianak bersama Saka Bhayangkara Kota Pontianak dan Berbagi Takjil di Depan Mako Polresta

    • calendar_month Minggu, 16 Mar 2025
    • account_circle Pom py
    • visibility 162
    • 0Komentar

    PONTIANAK, RI – Polda Kalbar – Dalam semangat berbagi di bulan suci Ramadan, Saka Bhayangkara Kota Pontianak bersama Kapolresta Pontianak, Kombes Pol Adhe Hariadi, S.I.K., M.H., menggelar kegiatan berbagi takjil kepada pengguna jalan di depan Mako Polresta Pontianak. Sabtu (15/03/2025) Kegiatan ini bertujuan untuk menumbuhkan kepedulian sosial di kalangan generasi muda, khususnya anggota Saka Bhayangkara, […]

  • Putus Rantai Penularan, Pemkot Cimahi “Jemput Bola” Skrining TB dan X-Ray di Lingkungan ASN

    Putus Rantai Penularan, Pemkot Cimahi “Jemput Bola” Skrining TB dan X-Ray di Lingkungan ASN

    • calendar_month Jumat, 27 Mar 2026
    • account_circle Redaksi Pagi
    • visibility 71
    • 0Komentar

    CIMAHI, RI – Pemerintah Kota Cimahi mengambil langkah proaktif dalam memerangi Tuberkulosis (TB) dengan menyasar lingkungan perkantoran pemerintah. Melalui Dinas Kesehatan, puluhan pegawai menjalani pemeriksaan kesehatan menyeluruh dalam giat deteksi dini yang digelar di Aula Gedung B Kompleks Perkantoran Pemkot Cimahi Langkah “jemput bola” ini menggunakan strategi Active Case Finding (ACF). Sebanyak 100 pegawai dari Dinas Kesehatan […]

expand_less