Breaking News
light_mode
Trending Tags

Kisah Bripka Joko Hadi, Polisi yang Mengabdikan Diri sebagai Penggali Kubur Gratis untuk Warga Kurang Mampu

  • account_circle Redaksi Pagi
  • calendar_month Kamis, 13 Feb 2025
  • visibility 192
  • print Cetak

JAKARTA,RI – Di balik tugasnya sebagai anggota Polsek Samarinda Ulu, Polresta Samarinda, Bripka Joko Hadi Aprianto memiliki pengabdian luar biasa.

Selama bertahun-tahun, ia menjadi penggali kubur gratis bagi warga kurang mampu di Samarinda, Kalimantan Timur.

Dedikasi Bripka Joko dalam membantu masyarakat mengantarkannya menjadi kandidat Hoegeng Awards 2025. Usulan ini datang dari Hendy Saputra, seorang warga Samarinda Kota yang mengenalnya saat menjadi pemandu rombongan umrah Bripka Joko tahun lalu.

“Pak Joko itu salah satu jemaah kami tahun lalu. Profesi utamanya memang polisi, tapi orang lebih mengenalnya sebagai penggali kubur dan relawan,” ujar Hendy, Senin (10/2/2025).

Menurut Hendy, Bripka Joko adalah sosok polisi yang istimewa. Ia bukan hanya dikenal karena dedikasinya membantu masyarakat, tetapi juga karena kepribadiannya yang ramah dan mudah bergaul.

“Orangnya ramah dan mudah bergaul. Saat di Mekah dan Madinah, beliau bahkan dengan sukarela membantu memandu jemaah lain, meskipun tidak memiliki latar belakang sebagai tour leader umrah,” tambah Hendy.

Bripka Joko mengisahkan bahwa profesi penggali kubur sudah ia jalani sejak duduk di bangku SMP, jauh sebelum menjadi anggota Polri. Saat itu, kondisi ekonomi keluarganya mengharuskannya mencari tambahan penghasilan.

“Saya mulai jadi penggali kubur sejak kelas 2 SMP. Ayah saya seorang polisi tamtama dan memiliki tujuh anak, termasuk saya yang keempat. Gaji polisi saat itu tidak seberapa, jadi saya mencari tambahan sendiri,” tutur Bripka Joko.

Di masa SMP, ia memperoleh upah Rp 20.000 hingga Rp 35.000 per pemakaman. Hingga akhirnya, pada tahun 2005, sang ayah mendorongnya untuk mendaftar sebagai polisi. Setelah lulus pendidikan dan ditempatkan kembali di Samarinda, ia tetap melanjutkan pengabdian sebagai penggali kubur.

Selama lima tahun terakhir, Bripka Joko juga dipercaya menjadi ketua pemakaman di wilayah tempat tinggalnya. Ia bertanggung jawab mengelola lahan kuburan, menggaji tim penggali kubur, serta mengurus pemakaman bagi warga yang membutuhkan.

“Saya mengelola tanah kuburan milik Pemerintah Samarinda. Selain itu, saya juga mewakafkan tanah warisan dari ayah saya untuk dijadikan pemakaman warga,” ungkapnya.

Bagi keluarga kurang mampu, jasa penggalian kubur yang dilakukan Bripka Joko diberikan secara gratis. Namun, ia tetap menggaji tim penggali kubur yang membantunya, bahkan jika harus menggunakan uang pribadinya.

“Kalau untuk warga tidak mampu, pasti saya gratiskan. Tapi saya tetap harus membayar orang-orang yang membantu saya menggali. Kadang ada warga mampu yang memberi sukarela, bisa Rp 300 ribu, Rp 500 ribu, hingga Rp 1 juta. Tapi kalau yang kurang mampu, murni gratis,” jelasnya.

Meskipun harus mengeluarkan uang sendiri setiap bulan, hal itu tidak menjadi masalah baginya. Bripka Joko menganggap ini sebagai ladang amal, bukan sekadar pengorbanan materi.

“Kalau dihitung secara duniawi, saya rugi. Tapi hadiahnya bukan kipas angin, hadiahnya surga,” ujarnya sambil tersenyum.

Sebagai bentuk kepeduliannya, Bripka Joko berharap bisa mendapatkan tanah wakaf untuk memperluas lahan pemakaman warga. Bahkan, ia menolak berbagai penghargaan dan kesempatan sekolah perwira demi perjuangan tersebut.

“Tahun 2014, saya dapat penghargaan, saya tolak. Saya berharap mendapatkan tanah wakaf kuburan. Tahun 2023, saya dapat penghargaan dari wali kota, saya tolak lagi dengan harapan yang sama. Tahun 2024, saya didatangi Kapolri dan ditawari sekolah perwira, tapi saya tetap meminta tanah wakaf,” tegasnya.

Menurut Bripka Joko, warga sekitar semakin kesulitan mendapatkan lahan pemakaman karena keterbatasan tempat.

“Kalau saya mau berpikir untuk diri sendiri, saya bisa ambil kesempatan sekolah perwira gratis. Tapi ini soal kebutuhan warga. Kasihan mereka kalau lahan makin sempit,” pungkasnya.

Pengabdian Bripka Joko menjadi bukti bahwa seorang polisi bisa lebih dari sekadar aparat penegak hukum. Dengan ketulusan hati, ia telah menjadi pahlawan bagi banyak keluarga yang berduka.

Mully

  • Penulis: Redaksi Pagi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Curanmor di Kubu Raya Terungkap, Polisi Bekuk Pelaku dan Amankan Motor Kawasaki D’Tracker

    Curanmor di Kubu Raya Terungkap, Polisi Bekuk Pelaku dan Amankan Motor Kawasaki D’Tracker

    • calendar_month Rabu, 1 Okt 2025
    • account_circle Redaksi Pagi
    • visibility 89
    • 0Komentar

    KUBU RAYA,RI – Unit Reserse Kriminal (Reskrim) Polsek Sungai Ambawang berhasil mengungkap kasus pencurian sepeda motor Kawasaki D’Tracker di Jalan Trans Kalimantan, Gang Anom Aliami, Desa Sungai Ambawang Kuala, Kecamatan Sungai Ambawang, Kubu Raya. Aksi pencurian itu terjadi pada Jumat (19/9/2025), sekitar pukul 01.20 WIB. Kapolsek Sungai Ambawang, IPTU Reyden Fidel Armada melalui Kasubsi Penmas, […]

  • Sampaikan Wawasan Kebangsaan Di UIN Malang, Kapolresta Malang Kota Ajak Mahasiswa Merajut Persatuan Dan Kesatuan

    Sampaikan Wawasan Kebangsaan Di UIN Malang, Kapolresta Malang Kota Ajak Mahasiswa Merajut Persatuan Dan Kesatuan

    • calendar_month Rabu, 24 Agt 2022
    • account_circle Radar Indonesia
    • visibility 243
    • 0Komentar

    KOTA MALANG – RI, Pada hari kedua kegiatan PBAK 2022 UIN Malang,pihak panitia mengundang tamu orang nomor satu di jajaran Polresta Malang Kota yakni Kapolresta Malang Kota Kombes Pol. Budi Hermanto, S.I.K., M.Si., sebagai Narasumber. Di hadapan  kurang lebih 3.862 Mahasiswa baru UIN Malang, Kombes Pol. Budi Hermanto menyampaikan materi tentang wawasan kebangsaan. Dalam materi […]

  • Curanmor di Sungai Raya Dalam, Pelaku Dibekuk Tim Macan Raya Kurang dari 48 Jam

    Curanmor di Sungai Raya Dalam, Pelaku Dibekuk Tim Macan Raya Kurang dari 48 Jam

    • calendar_month Rabu, 30 Jul 2025
    • account_circle Redaksi Pagi
    • visibility 128
    • 0Komentar

    KUBU RAYA, RI – Aksi pencurian sepeda motor yang terjadi di kawasan pemukiman padat penduduk di Desa Sungai Raya Dalam, Kecamatan Sungai Raya, Kabupaten Kubu Raya, berhasil diungkap Tim Macan Raya Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Kubu Raya. Pelaku berinisial FI alias Ayang (25) dibekuk dalam waktu kurang dari 48 jam usai beraksi. FI ditangkap […]

  • Polda Jatim Turunkan 14 Alat Berat Untuk Bantu Evakuasi Korban

    Polda Jatim Turunkan 14 Alat Berat Untuk Bantu Evakuasi Korban

    • calendar_month Rabu, 8 Des 2021
    • account_circle Radar Indonesia
    • visibility 219
    • 0Komentar

    SURABAYA – RI, Polda Jawa Timur turunkan 14 alat berat excavator untuk membantu evakuasi bencana erupsi Gunung Semeru. 14 alat berat ini nantinya akan beroperasi di dua Desa yang memerlukan bantuan alat berat. Sebanyak 14 alat berat yang diturunkan oleh Polda Jatim ini nantinya akan beroperasi di dua Desa, diantaranya Dusun Curah Kobokan, Desa Supiturang, […]

  • Satgas Yonif 500/Sikatan Borong Hasil Petani di Sugapa: Bukti Kepedulian TNI untuk Perekonomian Masyarakat Papua

    Satgas Yonif 500/Sikatan Borong Hasil Petani di Sugapa: Bukti Kepedulian TNI untuk Perekonomian Masyarakat Papua

    • calendar_month Jumat, 21 Nov 2025
    • account_circle Pom py
    • visibility 81
    • 0Komentar

    Intan Jaya, RI – Di bawah hangatnya matahari pagi di Jalan Trans Papua, Kampung Mamba, Distrik Sugapa, keakraban antara prajurit Satgas Yonif 500/Sikatan dan masyarakat setempat kembali terlihat. Pada hari Jumat ini, personel TK Mamba Bawah dan TK Mamba Kotis melaksanakan kegiatan Rosita (Borong Hasil Petani) sebagai bagian dari komitmen rutin Satgas dalam mendukung perekonomian […]

  • Polres Jember Berhasil Menangkap Tersangka Penyebab Tewasnya Wanita Paruh Baya di Tanggul

    Polres Jember Berhasil Menangkap Tersangka Penyebab Tewasnya Wanita Paruh Baya di Tanggul

    • calendar_month Selasa, 10 Des 2024
    • account_circle Redaksi Pagi
    • visibility 274
    • 0Komentar

    Jember , RI – Polres Jember Polda Jatim berhasil mengungkap kasus pembunuhan seorang wanita yang ditemukan tewas di Tanggul kurang dari 24 jam setelah laporan diterima. Hal itu diungkapkan oleh Kapolres Jember AKBP Bayu Pratama Gubunagi melalui Kasat Reskrim AKP Abid Uwais Al-Qarni dalam konferensi pers pada Senin, 9 Desember 2024. Kasus ini bermula dari […]

expand_less