Satgas Yonif 500/Sikatan Borong Hasil Petani di Sugapa: Bukti Kepedulian TNI untuk Perekonomian Masyarakat Papua
- account_circle Pom py
- calendar_month Jumat, 21 Nov 2025
- visibility 79
- print Cetak

Intan Jaya, RI – Di bawah hangatnya matahari pagi di Jalan Trans Papua, Kampung Mamba, Distrik Sugapa, keakraban antara prajurit Satgas Yonif 500/Sikatan dan masyarakat setempat kembali terlihat. Pada hari Jumat ini, personel TK Mamba Bawah dan TK Mamba Kotis melaksanakan kegiatan Rosita (Borong Hasil Petani) sebagai bagian dari komitmen rutin Satgas dalam mendukung perekonomian warga lokal.( 21/11/2025)
Di tengah kesederhanaan lapak para mama-mama Papua yang menjual hasil bumi seperti pisang, tomat, dan buah lokal, prajurit TNI terlihat duduk sejajar, berinteraksi hangat, dan membeli hasil panen mereka. Senyum dari kedua belah pihak menjadi gambaran betapa kuatnya hubungan persaudaraan yang terus dibangun di Intan Jaya.
Komandan TK Mamba, Lettu Inf Suprapto, menyampaikan bahwa kegiatan ini bukan sekadar transaksi jual beli, tetapi wujud nyata kepedulian TNI terhadap pemberdayaan ekonomi masyarakat.
“Kegiatan Rosita ini kami laksanakan secara rutin setiap hari pasar. Ini bentuk komitmen kami untuk membantu meningkatkan perekonomian masyarakat. Kami ingin masyarakat merasakan bahwa kehadiran TNI di sini bukan hanya menjaga keamanan, tapi juga menjadi bagian dari kehidupan mereka,” ujar Lettu Suprapto sambil menjabat tangan salah satu mama Papua di pasar tradisional tersebut.
Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa langkah ini sejalan dengan program Pemerintah Daerah Intan Jaya dalam memperkuat ekonomi lokal melalui pemberdayaan petani dan pedagang kecil.
“Kami mendukung penuh program Pemda Intan Jaya. Mama-mama Papua adalah tulang punggung ekonomi keluarga. Dengan membeli langsung hasil panen mereka, kami berharap roda ekonomi kampung berputar lebih cepat dan masyarakat semakin sejahtera,” tambahnya.
Suasana kegiatan berjalan dengan aman dan penuh kekeluargaan. Interaksi antara prajurit dan masyarakat tampak sangat cair, sebuah bukti bahwa harmoni dan rasa saling percaya terus tumbuh di wilayah operasi Satgas.
Kegiatan Rosita bukan hanya memperkuat hubungan TNI–rakyat, tetapi juga menjadi simbol bahwa pembangunan Papua tidak hanya dimulai dari proyek besar, melainkan dari langkah-langkah sederhana yang membawa manfaat langsung bagi masyarakat.( mjb, tg)
- Penulis: Pom py




Saat ini belum ada komentar