Kwarcab Pramuka Lamandau, Saka Wira Kartika Kodim 107, Saka Bakti Husada dan Rapi Galang Dana Kemanusiaan Korban Banjir Aceh & Sumatera
- account_circle Redaksi Pagi
- calendar_month Sabtu, 6 Des 2025
- visibility 43
- print Cetak

LAMANDAU,RI-Bencana Banjir yang terjadi diwilayah Indonesia tepatnya di provinsi Aceh Sumatera Barat dan Sumatera Utara menyita perhatian masyarakat Indonesia, bencana ini ikut dirasakan masyarakat Lamandau Kalteng, tentunya dari berbagai Organisasi terketuk hatinya upaya membantu korban banjir, Kwarcab Pramuka Lamandau, Saka Wira Kartika Kodim 1017/LMD, Saka Bakti Husada, SMKN 1 Bulik, Radio Amatir Penduduk Indonesia (Rapi) Lamandau melaksanakan kegiatan penggalangan dana melibatkan 64 orang personil dari berbagai ormas tersebut.
Kegiatan Pengalangan dana berpusat di kota Nanga Bulik yang terbagi diantaranya di perempatan depan SDN 6 Nangabulik, bundaran burung, dan diruans jalan batu batanggui, para personil dengan memakai baju berseragam Pramuka yang tergabung dari berbagai organisasi tampak penuh semangat melakukan
Pengalangan dana dengan harapan bisa membantu saudara-saudara kita yang terkena bencana banjir, dari kesadaran para pengguna jalan untuk menyisihkan rezekinya berbagi menyalurkan bantuan berupa uang, dari pengumpulan dana hari Jumat, 5 Desember 2025 terkumpul 16.950.000 dan direncanakan
Pengalangan dana akan dilakukan selama 3 hari, kemudian dilanjutkan sampai hari Minggu, 7 Desember 2025 dari pagi sampai sore, kelanjutan dana nanti akan disalurkan” Jelas Sriwiyono
Ia juga berharap, dari kegiatan Pengalangan dana korban banjir, masyarakat dapat berpartisipasi membantu dengan tujuan meringankan beban saudara kita yang ada di aceh dan sumatera barat, Sumatra Utara.
Dari Kwarcab Lamandau, Farid Aji Wicaksono menyampaikan mereka yang terkena banjir saat ini dalam kesusahan, sebab bencana ini merusak bangunan rumah, gedung dan fasilitas lainnya, bahkan akses jalan banyak yang tidak berfungsi dan terputus, rumah tempat tinggal rusak hanyut, kondisi mereka pada titik nol sekarang, butuh bantuan semua pihak.
Untuk itu kami dengan rekan- rekan melakukan Pengalangan dana, harapannya bisa meringankan,membatu korban banjir yang ada di aceh dan Sumatra, melalui Pengalangan dana bersama masyarakat Lamandau bisa bernilai ibadah, terimakasih masyarakat lamandau yang telah menyisihkan rezekinya.” Luka mereka juga luka kita, semoga apa yang kita lakukan bisa menjadi amal kebaikan, itu aja yang bisa saya sampaikan,”ucapnya.
Kemudian Radio Amatir Penduduk Indonesia Lamandau, Rudi Lemo menyampaikan hal senada bahwa kegiatan Pengalangan dana ini untuk membantu korban banjir yang ada di aceh dan sumatera, harapannya apa yang disalurkan dari masyarakat Lamandau bisa dikumpulkan melalui aksi kami ini untuk membantu, meringankan kesulitan mereka, semoga ini menjadi amal kebaikan, kepada teman-teman yang mau meluangkan waktu dan tenaganya bergabung dalam Pengalangan dana korban banjir Aceh dan Sumatera, saya ucapkan terimakasih. (RS)
- Penulis: Redaksi Pagi

Saat ini belum ada komentar