Breaking News
light_mode
Trending Tags

Lahan Sengketa Diukur Tanpa Undangan, Korban Pertanyakan Prosedur BPN Kubu Raya

  • account_circle Redaksi Pagi
  • calendar_month Kamis, 5 Feb 2026
  • visibility 76
  • print Cetak

KUBU RAYA,RI– Lili Santi Hasan, korban dugaan praktik mafia tanah di Kalimantan Barat, mengaku terkejut dan keberatan atas aktivitas pengukuran lahan sengketa yang dilakukan oleh rombongan gabungan dari Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kanwil Kalbar, BPN Kabupaten Kubu Raya, serta Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN), tanpa adanya pemberitahuan resmi kepadanya sebagai pihak yang mengklaim kepemilikan sah atas tanah tersebut.

Peristiwa tersebut terjadi pada hari Rabu (4/2/2026) di objek tanah sengketa yang berlokasi di Jalan Mayor Alianyang, Kabupaten Kubu Raya. Kedatangan rombongan dalam jumlah besar itu memicu ketegangan di lapangan.

Lili Santi Hasan yang berada di lokasi menolak keras proses pengukuran karena menilai hak-haknya telah diabaikan.

“Kami bingung harus minta perlindungan ke mana. Kami ini korban, masyarakat kecil. Jangan biarkan kami terus dizalimi. Tidak pernah ada pemberitahuan, tidak ada undangan resmi dari BPN Kubu Raya maupun Kanwil,” ujar Lili Santi dengan nada kecewa.

Kuasa hukum Lili Santi Hasan, Dr. Herman Hofi Munawar, menilai tindakan BPN tersebut tidak lazim dan patut dipertanyakan secara hukum. Ia menegaskan, pengukuran terhadap objek tanah yang masih bersengketa seharusnya dilakukan dengan prosedur yang jelas dan transparan, termasuk pemberitahuan kepada seluruh pihak yang berkepentingan.

“Ini aneh dan sangat kami sesalkan. BPN datang langsung ke lapangan melakukan pengukuran tanpa pemberitahuan kepada klien kami sebagai pembeli dan penguasa lahan. Seharusnya ada prosedur, dipanggil, dibicarakan terlebih dahulu, bukan tiba-tiba turun ke lapangan secara ramai-ramai,” tegas Herman.

Ia juga meluruskan bahwa putusan yang selama ini dijadikan dasar oleh pihak tertentu baru sebatas keputusan administratif terkait penerbitan sertifikat, bukan menyangkut kepemilikan tanah secara perdata.

“Menang di PTUN itu hanya administratif, bukan soal kepemilikan. Kepemilikan itu berada di ranah hukum perdata, dan upaya hukum tersebut masih terbuka lebar. Bahkan, unsur pidananya pun belum selesai,” jelasnya.

Herman mengungkapkan bahwa pihaknya telah melayangkan surat resmi kepada BPN Provinsi Kalimantan Barat dan BPN Kabupaten Kubu Raya, sekaligus menegaskan bahwa perkara tersebut masih dalam proses hukum. Ia juga berencana melaporkan persoalan ini ke BPN Pusat dan Kementerian ATR/BPN untuk meminta evaluasi menyeluruh terhadap kinerja BPN di daerah.

“Kami minta pemerintah pusat turun tangan. Jangan sampai birokrasi negara ini terkesan hanya melayani pihak-pihak yang punya uang dan kekuatan. Cara-cara seperti ini justru merusak kepercayaan publik,” pungkasnya.

Sementara itu, Lili Santi Hasan berharap negara benar-benar hadir untuk melindungi warganya dari praktik-praktik yang diduga sebagai mafia tanah.

“Tolong lindungi kami. Kami masih berjuang melalui jalur hukum dan berharap keadilan benar-benar ditegakkan,” tuturnya.

Pewarta : Muly

  • Penulis: Redaksi Pagi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kuali Aksi Pelajar, Buruh, Mahasiswa Unjuk Rasa di DPRD Kota Tasikmalaya

    Kuali Aksi Pelajar, Buruh, Mahasiswa Unjuk Rasa di DPRD Kota Tasikmalaya

    • calendar_month Selasa, 5 Mei 2026
    • account_circle Redaksi Pagi
    • visibility 52
    • 0Komentar

    KOTA TASIKMALAYA,RI- Gelombang massa dari berbagai elemen bergabung di depan gedung DPRD kota Tasikmaya untuk menyuarakan aspirasi. Adapun aksi demo terdiri dari berbagai elemen masyarakat terdiri dari masyarakat Kota Tasikmalaya, Buruh, anak anak sekolah dan sebagian Mahasiswa, saat sang penulis media RI menjalankan Aktivitas yang kebetulan lewat depan gedung DPRD Kota Tasikmalaya, Senin, (5/6/26) Salah […]

  • Satgas Pamtas Yonif Yonzipur 5/ABW Bangun Generasi Muda Yang Unggul Melalui Pembinaan Fisik Terpadu

    Satgas Pamtas Yonif Yonzipur 5/ABW Bangun Generasi Muda Yang Unggul Melalui Pembinaan Fisik Terpadu

    • calendar_month Selasa, 15 Okt 2024
    • account_circle Pom py
    • visibility 344
    • 0Komentar

    Sintang, RI – Dalam membangun generasi muda yang unggul, Satgas Pamtas RI-Malaysia Yonzipur 5/ABW memberikan pembinaan fisik kepada remaja rumah singgah secara terpadu, teratur dan efisien, di Desa Senaning, Kecamatan Ketungau Hulu, Kabupaten Sintang, Senin (14/10/2024). Program ini memiliki tujuan yang jelas yaitu mengembangkan potensi generasi muda melalui pembinaan fisik, mental, dan peningkatan wawasan kebangsaan. […]

  • Apakah Pembangunan Fasum Di Komplek Bisa Dibantu Dana ADD

    Apakah Pembangunan Fasum Di Komplek Bisa Dibantu Dana ADD

    • calendar_month Minggu, 16 Jun 2024
    • account_circle Pom py
    • visibility 747
    • 0Komentar

    Kubu Raya, RI – Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah ,”Gunawan Putra ” mengatakan,untuk sekarang ini sudah banyak pasos maupun Pasum.yang ada di Komplek perumahan selalu tidak di pungsikan. Dikatakan ” Gunawan Putra” sebagai Kepala BPKAD Kubu Raya ,tentu Pasilitas Sosial maupun pasilitas Umum tersebut .bisa dimanfaatkan masyarakat sepanjang tidak mengganggu aktifitas masyarakat setempat. […]

  • Pemdes Kalianget Timur Menyalurkan Bantuan Beras Bapang (Bantuan Pangan) ke Enam Kalinya.

    Pemdes Kalianget Timur Menyalurkan Bantuan Beras Bapang (Bantuan Pangan) ke Enam Kalinya.

    • calendar_month Rabu, 24 Jul 2024
    • account_circle Pom py
    • visibility 367
    • 0Komentar

    Sumenep – RI, penyaluran bantuan beras 10 kg dari bapang dilaksanakan Pemdes Kalianget timur di mulai sekira pukul 7.30 wib bertempat di Balai Desa Kalianget timur KEC.Kalianget Kab Sumenep Jawa Timur Rabu 24/7/2024. Dalam pelaksanaan penyaluran beras tersebut tentunya ada persyaratan yang harus di penuhi oleh para penerima manfaat di mana penerima harus membawa photo […]

  • Jembatan Putus di Desa Kedunggempol Mojosari, Ini Langkah Cepat Wabup Mojokerto Gus Barra

    Jembatan Putus di Desa Kedunggempol Mojosari, Ini Langkah Cepat Wabup Mojokerto Gus Barra

    • calendar_month Jumat, 6 Des 2024
    • account_circle Redaksi Pagi
    • visibility 516
    • 0Komentar

    MOJOKERTO, RI. Wakil Bupati (Wabup) Mojokerto Muhammad Al Barraa meninjau langsung ke lokasi jembatan putus yang menghubungkan Desa Kedunggempol dan Desa Kebondalem, Kecamatan Mojosari. Putusnya jembatan tersebut, disebabkan derasnya aliran sungai yang debit airnya meningkat dua hari terakhir. Dalam tinjauannya, Wakil Bupati yang akrab disapa Gus Barra mengambil langkah cepat dengan mendatangkan alat berat excavator […]

  • SELAMAT HARI RAYA IDUL FITRI 1445 H

    SELAMAT HARI RAYA IDUL FITRI 1445 H

    • calendar_month Rabu, 3 Apr 2024
    • account_circle Pom py
    • visibility 248
    • 0Komentar

    Post Views: 367

expand_less