Breaking News
light_mode
Trending Tags

Siswi Disabilitas Sekolah Polwan Bergelar Sarjana Psikologi IPK Cumlaude

  • account_circle Pom py
  • calendar_month Sabtu, 21 Sep 2024
  • visibility 346
  • print Cetak

Bangka belitung, RI – Siswi disabilitas Sekolah Polisi Wanita (Sepolwan) Lemdiklat Polri, Nur Fatia Azzahra, memiliki latar belakang akademik yang cemerlang. Penyandang tunadaksa asal Bangka Belitung (Babel) ini merupakan sarjana psikologi yang menyelesaikan kuliahnya dengan predikat nilai cumlaude.

“(IPK-nya) 3,56, saya kuliah 3 tahun 8 bulan di UII Jogja Fakultas Psikologi,” kata Fatia kepada wartawan, Jumat (20/9/2024).

Fatia menoreh prestasi sejak duduk di bangku Sekolah Menengah Atas (SMA). Dia memapatkan saat kelas 1 meraih ranking 2, kemudian kelas 2 dan 3 meraih peringkat 1.

“SMA kelas 1 ranking 2, SMA kelas 2 dan 3 peringkat 1,” ujar dia.

Fatia menuturkan motivasinya berprestasi untuk mengubah pandangan masyarakat terhadap kaum disabilitas. Fatia hendak membuktikan penyandang disabilitas juga bisa dan memiliki kemampuan setara dengan orang pada umumnya.

“Saya ingin membuktikan bahwa kekurangan itu tidak menghalangi, bahwa yang berkebutuhan khusus itu juga bisa,” tegas perempuan 22 tahun ini.

Fatia menambahkan, dia juga ingin merubah pola pikir penyandang disabilitas lainnya, agar tak menjadikan kondisi berkebutuhan khusus sebagai alasan untuk menyerah. Semua orang, imbuh Fatia, memiliki peluang yang sama dalam mengembangkan kemampuan diri hingga mandiri.

“Saya mau mengubah mindset teman-teman disabilitas. Saya ingin menjadi inspirasi semua orang, khususnya penyandang disabilitas bahwa tidak ada yang membedakan kita. Yang ada hanya ‘mau atau tidak’ untuk hidup maju,” ungkap Fatia.

Fatia mengatakan usai menuntaskan S1, dia berencana melanjutkan ke jenjang pascasarjana atau S2. Namun sosialisasi penerimaan anggota Polri dari jalur disabilitas seketika mengubah rencananya. Fatia menilai kebijakan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo adalah harapan untuk mencapai cita-citanya yang sempat terkubur.

“Dari kecil saya ingin jadi polisi, tapi saya sadar diri karena kondisi saya seperti ini, tidak mungkin diterima. Suatu hari saat saya scroll IG, lihat ada pengumuman masuk polisi jalur disabilitas, lalu saya buka web Penerimaan Polri. Saya kemudian baca satu persatu aturannya,” cerita Fatia.

Dia lalu menyampaikan kabar tersebut kepada ayah dan ibunya. Kedua orang tua Fatia pun antusias dan mendukung Fatia mengikuti proses seleksi Bintara Polri jalur disabilitas.

“Ayah dan ibu sangat berharap (saya menjadi polwan), karena waktu saya daftar itu mereka sangat mendukung saya menjadi polwan. Dan ayah bolak-balik mengantarkan saya selama masa pendaftaran dan tes,” lanjut Fatia.

Untuk diketahui, Polri melalui Biro Pengendalian Personel SSDM Polri, merekrut 16 penyandang disabilitas pada penerimaan Bintara Tahun Anggaran 2024 ini. Mereka terdiri dari 3 siswa Bintara perempuan dan 13 laki-laki.

Rekrutmen kelompok disabilitas menjadi anggota organik merupakan kebijakan inklusif Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo. Asisten Kapolri bidang SDM Irjen Dedi menuturkan Jenderal Sigit yakin penyandang disabilitas mampu melakukan pekerjaan kepolisian.

“Polri pada tahun 2023 sebenarnya sudah melakukan rekrutmen terhadap kelompok disabilitas tapi untuk golongan ASN atau pegawai negeri pada Polri (PNPP). Dari kelompok itu kita pekerjakan di dua polda yaitu Polda Jogja kemudian di Polda Sumatera Selatan. Dari situ berproses, Pak Kapolri tambah yakin, ‘Saya minta (difabel menjadi-red) anggota Polri’,” tutur Dedi sambil menirukan perintah Jenderal Sigit padanya kala itu.( mjb/tg)

  • Penulis: Pom py

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Personil Polsek Ngabang Laksanakan Pengamanan Di Gereja Untuk Ciptakan Situasi Kondusif

    Personil Polsek Ngabang Laksanakan Pengamanan Di Gereja Untuk Ciptakan Situasi Kondusif

    • calendar_month Senin, 28 Jul 2025
    • account_circle Redaksi Pagi
    • visibility 142
    • 0Komentar

    NGABANG, RI – Polres Landak – Polda Kalbar, Dalam rangka memberikan rasa aman kepada masyarakat yang melaksanakan ibadah Minggu bagi umat kristiani, Anggota Polsubsektor Jelimpo Polsek Ngabang melaksanakan Pengamanan di beberapa gereja di setiap minggunya, salah satunya adalah di GGRI Jemaat Sila Gratia Tubang Raeng Kecamatan Jelimpo Kabupaten Landak. Minggu (27/07/2025) Dalam kegiatan tersebut petugas […]

  • Munculnya Para Calon Kepala Desa “Siluman”, “Boneka” Alias, “Abal-Abal” Timbulkan Gejolak Di Desa Lain, Sanksi Pidana Menanti

    Munculnya Para Calon Kepala Desa “Siluman”, “Boneka” Alias, “Abal-Abal” Timbulkan Gejolak Di Desa Lain, Sanksi Pidana Menanti

    • calendar_month Rabu, 17 Nov 2021
    • account_circle Radar Indonesia
    • visibility 408
    • 1Komentar

    MADIUN – RI, Pilkades serentak yang direncanakan di Kabupaten Madiun Desember 2021 mendatang, sekitar 143 Desa masih menimbulkan polemik setelah sebelumnya terjadi perdebatan di DPRD Kabupaten Madiun setelah munculnya Perbub tentang Kepala Desa atau Kades. Dengan aturan yang diatur dalam Peraturan Bupati Madiun Nomor 38 Tahun 2021 dan dengan mudahnya mutasi kependudukan sistem online dari […]

  • Kodim 1204/Sanggau Melaksanakan Pembangunan Jembatan Gantung di Desa Sotok Capai 22,19 Persen, Dukung Akses Pendidikan dan Mobilitas Warga

    Kodim 1204/Sanggau Melaksanakan Pembangunan Jembatan Gantung di Desa Sotok Capai 22,19 Persen, Dukung Akses Pendidikan dan Mobilitas Warga

    • calendar_month Rabu, 11 Mar 2026
    • account_circle Redaksi Pagi
    • visibility 109
    • 0Komentar

    SANGGAU,RI– Pembangunan jembatan di berbagai wilayah Indonesia terus dilakukan sebagai upaya meningkatkan konektivitas dan kesejahteraan masyarakat. Secara terpusat, Presiden Prabowo Subianto meresmikan pembangunan 218 titik jembatan di seluruh Indonesia pada Senin, 9 Maret 2026. Salah satu titik pembangunan tersebut berada di Desa Sotok, Kecamatan Sekayam, Kabupaten Sanggau, Kalimantan Barat. Di lokasi ini sedang dibangun jembatan […]

  • Bupati Jombang Membuka Talkshow Dalam Rangka Gaung Sakala BHumi Majapahit Tahun 2020

    Bupati Jombang Membuka Talkshow Dalam Rangka Gaung Sakala BHumi Majapahit Tahun 2020

    • calendar_month Jumat, 6 Nov 2020
    • account_circle Radar Indonesia
    • visibility 273
    • 0Komentar

    JOMBANG – RI, Kepala Unit Pengelolaan Informasi Majapahit, Balai Pelestarian Cagar Budaya (BPCB) Jawa Timur, AHMAD HARIRI menyampaikan ucapan terima kasih dan apresiasi atas pelaksanaan Gaung Sakala Bhumi Majapahit Tahun 2020 yang diselenggarakan di Pendopo Kabupaten Jombang, pada Kamis (5/11/2020). Dipilihnya Kabupaten Jombang untuk penyelenggaraan Gaung Sakala Bhumi yang masuk pada tahun kesepuluh ini karena […]

  • Ngeri ! Terjadi Tawuran di Pemalang, Satu Korban Meninggal

    Ngeri ! Terjadi Tawuran di Pemalang, Satu Korban Meninggal

    • calendar_month Selasa, 30 Jul 2024
    • account_circle Pom py
    • visibility 1.063
    • 0Komentar

    Pemalang, RI – Telah terjadi tawuran di wilayah Desa Kalirandu, Kecamatan Petarukan, Kabupaten Pemalang, dini hari tadi.  Insiden itu terjadi di Jalan Raya, pada Selasa, 30 juli 2024 dan menelan korban jiwa. Dikabarkan, 1 orang tewas dan 2  orang lainnya mengalami luka-luka.  Peristiwa ini mengakibatkan 1  korban tewas diketahui berinisial SAK (19), Warga Desa Kertosari, Kecamatan […]

  • Ketua Umum Persatuan Jurnalis Indonesia (PJI) Angkat Bicara Terkait Yudisial Revieuw UU Pers Yang Diobok-Obok Wartawan “Ngacau”

    Ketua Umum Persatuan Jurnalis Indonesia (PJI) Angkat Bicara Terkait Yudisial Revieuw UU Pers Yang Diobok-Obok Wartawan “Ngacau”

    • calendar_month Jumat, 12 Nov 2021
    • account_circle Radar Indonesia
    • visibility 249
    • 0Komentar

    SUMENEP – RI, UU Pers Diobok-obok Pelakunya “Wartawan” yang lalu Dewan Pers digugat di Pengadilan Umum dimenangkan Dewan Pers sampai tingkat banding dan telah mempunyai kekuatan hukum tetap (inkrach van gewijsde) sekarang masih hangat sedang berlangsung, permohonan pengujian Judicial Review UU pers No. 40 Tahun 1999 di Mahkamah Konstitusi Republik Indonesia Pemohonnya lagi-lagi ya “itu-itu” […]

expand_less