Breaking News
light_mode
Trending Tags

Operasi “Peti Kapuas 2025” : Polda Kalbar Ungkap 29 Kasus PETI, 56 Tersangka Ditangkap

  • account_circle Pom py
  • calendar_month Minggu, 14 Sep 2025
  • visibility 97
  • print Cetak

Operasi “Peti Kapuas 2025” : Polda Kalbar Ungkap 29 Kasus PETI, 56 Tersangka Ditangkap

PONTIANAK, RI – Polda Kalbar — Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Kalimantan Barat menggelar konferensi pers pengungkapan 29 kasus penambangan emas tanpa izin (PETI) dalam Operasi Kepolisian Kewilayahan Peti Kapuas 2025, Jumat (12/9).

Dirreskrimsus Polda Kalbar Kombes Pol. Burhanuddin, S.I.K., S.H., M.H. menyampaikan hasil tersebut dalam konferensi pers yang didampingi Kabid Humas Kombes Pol. Dr. Bayu Suseno dan Kasubdit IV Tipidter Kompol Yoan Febriawan.

“Selama dua pekan pelaksanaan operasi, kami berhasil mengungkap 29 kasus: 21 kasus tindak pidana Minerba, 7 kasus migas, dan 1 kasus merkuri, Sebanyak 56 tersangka kami amankan — tujuh ditahan di Rutan Polda Kalbar dan 49 orang di Rutan Polres jajaran.” ungkapnya.

Menurut Burhanuddin, jajaran juga menyita berbagai barang bukti, antara lain: tiga excavator, dua keping emas, empat biji emas, 208 gram pasir emas, lebih dari 6.700 liter bahan bakar, dua kilogram merkuri, kendaraan, ponsel, timbangan emas, 28 set alat penambangan, dan uang tunai.

“Modus operandi yang kami temukan, para pelaku melakukan penambangan tradisional dengan excavator tanpa izin resmi.

Hasil tambang kemudian dijual ke pengepul, diolah, dan diperdagangkan kembali,” jelasnya.

Ia menegaskan para pelaku dikenakan Pasal 158 dan 161 UU Nomor 3 Tahun 2020 tentang Pertambangan Mineral dan Batubara.

“Kami telah melakukan penangkapan, penyidikan melibatkan saksi ahli, serta penyitaan barang bukti yang ditimbang bersama Pegadaian.

Berkas perkara, tersangka, dan barang bukti telah kami koordinasikan dengan Kejaksaan,” imbuhnya.

Dalam kesempatan itu, Kabid Humas Polda Kalbar menyoroti besarnya dampak PETI terhadap lingkungan, sosial, dan ekonomi masyarakat.

“Penambangan emas tanpa izin menimbulkan kerusakan yang luas.

Operasi Peti Kapuas kami laksanakan secara tegas dan terukur untuk menekan kerusakan serta memberi efek jera kepada pelaku, Kami mengajak masyarakat untuk berperan aktif melaporkan kegiatan PETI agar sumber daya alam dapat dikelola secara berkelanjutan demi kesejahteraan bersama.” pungkas Bayu

Polda Kalbar mengapresiasi dukungan masyarakat terhadap penegakan hukum ini.

Publik diharapkan terus memberikan informasi terkait aktivitas PETI.

Polri berkomitmen menjaga kelestarian lingkungan dan memberantas praktik yang merugikan negara maupun masyarakat.

Mully /Juan//Radar Indonesia

PONTIANAK, RI – Polda Kalbar — Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Kalimantan Barat menggelar konferensi pers pengungkapan 29 kasus penambangan emas tanpa izin (PETI) dalam Operasi Kepolisian Kewilayahan Peti Kapuas 2025, Jumat (12/9).

Dirreskrimsus Polda Kalbar Kombes Pol. Burhanuddin, S.I.K., S.H., M.H. menyampaikan hasil tersebut dalam konferensi pers yang didampingi Kabid Humas Kombes Pol. Dr. Bayu Suseno dan Kasubdit IV Tipidter Kompol Yoan Febriawan.

“Selama dua pekan pelaksanaan operasi, kami berhasil mengungkap 29 kasus: 21 kasus tindak pidana Minerba, 7 kasus migas, dan 1 kasus merkuri, Sebanyak 56 tersangka kami amankan — tujuh ditahan di Rutan Polda Kalbar dan 49 orang di Rutan Polres jajaran.” ungkapnya.

Menurut Burhanuddin, jajaran juga menyita berbagai barang bukti, antara lain: tiga excavator, dua keping emas, empat biji emas, 208 gram pasir emas, lebih dari 6.700 liter bahan bakar, dua kilogram merkuri, kendaraan, ponsel, timbangan emas, 28 set alat penambangan, dan uang tunai.

“Modus operandi yang kami temukan, para pelaku melakukan penambangan tradisional dengan excavator tanpa izin resmi.

Hasil tambang kemudian dijual ke pengepul, diolah, dan diperdagangkan kembali,” jelasnya.

Ia menegaskan para pelaku dikenakan Pasal 158 dan 161 UU Nomor 3 Tahun 2020 tentang Pertambangan Mineral dan Batubara.

“Kami telah melakukan penangkapan, penyidikan melibatkan saksi ahli, serta penyitaan barang bukti yang ditimbang bersama Pegadaian.

Berkas perkara, tersangka, dan barang bukti telah kami koordinasikan dengan Kejaksaan,” imbuhnya.

Dalam kesempatan itu, Kabid Humas Polda Kalbar menyoroti besarnya dampak PETI terhadap lingkungan, sosial, dan ekonomi masyarakat.

“Penambangan emas tanpa izin menimbulkan kerusakan yang luas.

Operasi Peti Kapuas kami laksanakan secara tegas dan terukur untuk menekan kerusakan serta memberi efek jera kepada pelaku, Kami mengajak masyarakat untuk berperan aktif melaporkan kegiatan PETI agar sumber daya alam dapat dikelola secara berkelanjutan demi kesejahteraan bersama.” pungkas Bayu

Polda Kalbar mengapresiasi dukungan masyarakat terhadap penegakan hukum ini.

Publik diharapkan terus memberikan informasi terkait aktivitas PETI.

Polri berkomitmen menjaga kelestarian lingkungan dan memberantas praktik yang merugikan negara maupun masyarakat.

Mully /Juan//Radar Indonesia

  • Penulis: Pom py

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dengan Adanya Keluh Kesah Warga Kelurahan Jagalan Walikota Mojokerto “Ita Puspitasari” memberi Tanggapan

    Dengan Adanya Keluh Kesah Warga Kelurahan Jagalan Walikota Mojokerto “Ita Puspitasari” memberi Tanggapan

    • calendar_month Selasa, 21 Jul 2020
    • account_circle Radar Indonesia
    • visibility 262
    • 0Komentar

    MOJOKERTO – RI, Keresahan warga Kelurahan Jagalan permasalahkan Bantuan Sosial Tunai (BST) yang terblokir, akhirnya terjawab sudah oleh Walikota Mojokerto. Ita Puspitasari Walikota Mojokerto, secara langsung menemui warga sekaligus memberi pemahaman terkait terblokirnya Nama Penerima Bantuan Kementrian Sosial RI di Balai Kelurahan Jagalan Kecamatan Kranggan kota Mojokerto (15/7/2020). Ning Ita, panggilan akrabnya menjelaskan bahwa Daftar […]

  • Pastikan Kesiapan Anggota, Kapolres Sumenep Cek Posyan dan Pos Terpadu Jelang Lebaran

    Pastikan Kesiapan Anggota, Kapolres Sumenep Cek Posyan dan Pos Terpadu Jelang Lebaran

    • calendar_month Rabu, 19 Apr 2023
    • account_circle Radar Indonesia
    • visibility 256
    • 0Komentar

    Sumenep, RI  – Guna memastikan Kesiapan, Kapolres Sumenep AKBP Edo Satya Kentriko, S.H., S.I.K., M.H., lakukan Pengecekan Posyan dan pos terpadu Operasi Ketupat Semeru 2023. Rabu (19/4/2023) Dalam kegiatan pengecekan tersebut Kapolres Sumenep Akbp Edo Satya Kentriko didampingi Wakapolres Kompol Soekris Trihartono.,S.Sos, Kasat Lantas Akp Alimuddin Nasution, SH.,MH serta Kasi Humas Akp Widiarti S.,SH Pos […]

  • Lomba Bercerita SD/MI Se Kota Pontianak di Ikuti 40 Peserta

    Lomba Bercerita SD/MI Se Kota Pontianak di Ikuti 40 Peserta

    • calendar_month Minggu, 19 Mei 2024
    • account_circle Pom py
    • visibility 679
    • 0Komentar

    PONTIANAK –RI- Sebanyak 40 peserta dari SD/MI se Pontianak meramaikan lomba bercerita yang digelar Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Pontianak, di depan Gramedia Ayani Megamall Pontianak, 18-19 Mei 2024. Mereka membawakan cerita-cerita daerah dan merayakan Hari Buku Nasional bersama. “Lomba bercerita ini merupakan upaya pengembangan dan pembudayaan kegemaran membaca dan menulis di kalangan anak-anak,” kata Kadisperpusip […]

  • Pemerintah Desa Air Sebakul melaksanakan Pelatihan Literasi Digital Program Desa Cerdas

    Pemerintah Desa Air Sebakul melaksanakan Pelatihan Literasi Digital Program Desa Cerdas

    • calendar_month Minggu, 17 Mei 2026
    • account_circle Pom py
    • visibility 35
    • 0Komentar

    Pemerintah Desa Air Sebakul melaksanakan Pelatihan Literasi Digital Program Desa Cerdas. Bengkulu, Ri-Dalam upaya mendorong pengembangan Desa Cerdas, Desa Air Sebakul, kecamatan Talang Empat, Kabupaten Bengkulu Tengah, provinsi Bengkulu, menggelar pelatihan Literasi Digital yang melibatkan semua kalangan, mulai dari muda-mudi, bapak-bapak, ibu-ibu, hingga lansia. Kegiatan ini dihadiri oleh kepala desa Air Sebakul Titin Sumarni,Ketua BPD […]

  • Jelang Pilkada 2024, Panwaslucam Pemalang dilantik, Siapa Cawabup Mansur Hidayat ?

    Jelang Pilkada 2024, Panwaslucam Pemalang dilantik, Siapa Cawabup Mansur Hidayat ?

    • calendar_month Jumat, 24 Mei 2024
    • account_circle Pom py
    • visibility 538
    • 0Komentar

    Pemalang, RI – Menjelang pemilihan pasangan Bupati Pemalang dan Pemilihan pasangan Gubernur Jateng , yang akan berlangsung bulan Nopember 2024 , Bawaslu Pemalang hari ini Jumat 24/4/2024 , melantik 42 orang anggota Panwaslucam Se Kabupaten Pemalang. ” Dari 42 orang itu , 18 orang diantaranya adalah anggota baru. Saya berharap mereka bisa bekerja dengan sungguh-sungguh […]

  • Dua Tangki Air Bersih untuk Warga Kenduruhan

    Dua Tangki Air Bersih untuk Warga Kenduruhan

    • calendar_month Sabtu, 11 Okt 2025
    • account_circle Radar Indonesia
    • visibility 109
    • 0Komentar

    Polsek Sukorejo Datangkan Dua Tangki Air Bersih untuk Warga Kenduruhan Pasuruan, RI— Polsek Sukorejo bergerak cepat menanggapi keluhan warga Dusun Mengeng Selatan, Desa Kenduruhan, Kecamatan Sukorejo, yang mengalami kesulitan air bersih. Dua tangki berisi air bersih didatangkan ke lokasi pada Jumat (10/10/2025). Kapolsek Sukorejo, AKP Marti, menjelaskan bahwa bantuan air bersih tersebut merupakan hasil kolaborasi […]

expand_less