Breaking News
light_mode
Trending Tags

Pekerjaan Di Bongkar Diduga Pasang Batu Putih (Batu Kumbung)

  • account_circle Radar Indonesia
  • calendar_month Rabu, 7 Agt 2019
  • visibility 537
  • print Cetak
Kantor Kecamatan Ambunten
AGUS DIHARJO PUTRA, Camat Ambunten

SUMENEP,RI – Proyek Drainase Dusun Gunung Tunggal RT. 04 RW.02 desa Tambak Agung Barat Kec. Ambunten Kab. Sumenep Madura Jawa Timur pekerjaan tersebut di bongkar diduga pasang batu putih (batu kumbung).

Ketika di temui awak media dari Radar Indonesia di konfirmasi kepada “SAMSUL ARIFIN” Kepala Desa Tambak Agung Barat mengelak terhadap pasangan batu putih  kalau kepala desa tidak pernah menyuruh tukang pasang batu putih karena disana yang kerja ada ketua BPD ada pekerja, ketua BPD dan tukang tidak pernah menyalahkan kepala desa (SAMSUL ARIFIN). Sementara dari Sekjen “DUTA KORRUPTION WATCH” (DCW) “AHMADI” mengatakan di medianya yang menyuruh kepala desa (SAMSUL ARIFIN), imbuhnya.

Lanjut pak kades (SAMSUL ARIFIN), Ahmadi dari LSM “DUTA KORRUPTION WATCH”  mau dilaporkan ke rana hukum yang berwajib karena “AHMADI”  telah mencemarkan nama baik saya kata pak kades lewat via “WhatsApp Audionya.

Setelah Ahmadi di telepon  di konfirmasi  terkait dengan tuduhan kepala desa bahwa Ahmadi telah mencemarkan nama baiknya pak kades (SAMSUL ARIFIN), Ahmadi mengatakan di media kepala desa menyuruh pasang batu putih maka Ahmadi siap dipertanggung jawabkan apa yang di katakan Ahmadi.

Lanjut Ahmadi siap di laporkan karena menurut Ahmadi kepala tukang dan pekerjanya tidak mungkin melakukan pekerjaan kalau tidak ada yang menyuruh, maka menurut AHMADI siapa yang bertanggung jawab di desa itu, sementara dana APBDes siapa yang tanggung jawab menurut Ahmadi.

Sebelum dibongkar yang di duga pasang batu putih

Akhirnya awak media Radar Indonesia menemui pak camat karena pak camat yang punya kontrol kepada semua desa (ORANG TUA DESA), akhirnya pak camat angkat bicara terkait dengan Desa  Tambak Agung Barat, benar ada pekerjaan di Tambak Agung Barat, ada pekerjaan yang di bongkar diduga  pasang batu putih, ternyata pak camat pun mengetahui kalau pembongkaran itu bukan rahasia lagi, seharusnya kata pak camat desa itu bertanggung jawab karena itu dana APBDes tanggung jawab desa sementara pak camat sebagai kontrol, ungkapnya.

Menurut  “JAUHARI EFENDI” Ketua LSM “DUTA KORRUPTION WATCH” (DCW) pak camat Ambunten “AGUS DIHARJO PUTRA” bukan cuma kontrol dan turun ke bawah tapi harus ada tindakan yang tegas, agar menjadi pelajaran pada desa-desa yang lain karena pekerjaan yang di bongkar ini yang diduga pasang batuh putih, lantas siapa yang disalahkan sementara kepala desa (SAMSUL ARIFIN) tidak menyuruh pekerja lalu siapa yang menyuruh pak kades, apa “SILUMAN” kalau ini menurut pak camat siapa yang  disalahkan kalau kades tidak menyuruh “SILUMAN” imbuhnya.

Awak media menemui LSM Duta Korruption Watch (DCW) melintas di lokasi proyek Drainase tersebut, AHMADI sudah memberi teguran mengenai pekerjaan menggunakan batu putih yang tidak sesuai dengan semestinya, yang seharusnya menggunakan batu karang, dengan Volume 400 meter dengan lebar 40 cm dan kedalaman 40 cm. Dengan sumberdana APBDes 2019, dan kami pun berhenti karena kami melihat ada kejanggalan di dalam pekerjaan proyek tersebut. Yang pada saat itu pekerjaan sedang berlangsung dan sudah berjalan sekitar 100 M.

Ternyata dugaan kami benar, di sepanjang pekerjaan tersebut tidak ada tumpukan pasir sama sekali kecuali tanah, dan campuran adukan luluhnya juga tidak jelas, serta batunya pun di campur dengan patahan batu bata. Kami pun bertanya kepada para pekerja tentang siapa yang memberikan perintah dalam pekerjaan tersebut, dan salah satu dari mereka (para pekerja) menjawab bahwa kades setempatlah yang memerintahkan.

Pada tanggal dan hari yang sama, kami klarifikasi lewat telefon kepada kades setempat terkait pekerjaan tersebut, jawabannya pekerjaan tersebut memang tidak sesuai dengan RAB. Keesokan harinya tepatnya pada tanggal 28 Juni 2019 kami kembali melintas di lokasi pekerjaan tersebut, dan disitu kami melihat ada tumpukan pasir hitam, yang seolah- olah pekerjaan tersebut menggunakan pasir hitam keseluruhan, padahal hanya sebagian dari pekerjaan tersebut yang menggunakan pasir hitam.

Kami LSM Duta Corruption Watch (DCW) Kab. Sumenep  menganggap pekerjaan tersebut di kerjakan secara asal-asalan dan tidak sesuai dengan RAB, menurut “AHMADI” SEKJEN LSM DUTA CORRUPTION WATCT (DCW) pada tanggal 1 Juli 2019 dia menemui bapak camat setempat, ketika saya konfirmasi sama pak camat dan pak camat mengatakan pekerjaan ini biar di perbaiki kalau memang drainase itu tidak pakek batu gunung biar di bongkar saja, biar di perbaiki kembali agar sama dengan RAB ungkap pak camat sama LSM AHMADI.

Awak media Radar Indonesia ketika konfirmasi kepada kepala desa setempat mengenai proyek yang terjadi pembongkaran tersebut kades “SAMSUL ARIFIN” mengakui dengan pembongkaran tersebut, karena pasangannya memakai batu putih, tapi kades Samsul menjelaskan kepada awak media Radar Indonesia dengan nada kasar siap akan di perbaiki kembali seperti apa yang di harapkan nantinya imbuhnya “SAMSUL ARIFIN KADES.” (Busri,Tim)

  • Penulis: Radar Indonesia

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kejati Kalbar Tetapkan 6 Orang Tersangka Kasus Korupsi Proyek Bandara Rahadi Osman Ketapang

    Kejati Kalbar Tetapkan 6 Orang Tersangka Kasus Korupsi Proyek Bandara Rahadi Osman Ketapang

    • calendar_month Rabu, 18 Jun 2025
    • account_circle Redaksi Pagi
    • visibility 243
    • 0Komentar

    PONTIANAK,RI– Kejaksaan Tinggi Kalimantan Barat menetapkan enam orang sebagai tersangka kasus korupsi proyek pengembangan Bandara Rahadi Oesman, Ketapang. Nilai kerugian negara dalam perkara ini mencapai lebih dari Rp8 miliar. Para tersangka langsung ditahan di Rutan Kelas IIA Pontianak mulai 17 Juni hingga 6 Juli 2025. Kepala Seksi Penerangan Hukum Kejati Kalbar menyampaikan, kasus ini bermula […]

  • Oknum Perangkat Desa Diduga Pungli Program BPNT

    Oknum Perangkat Desa Diduga Pungli Program BPNT

    • calendar_month Senin, 8 Apr 2019
    • account_circle Radar Indonesia
    • visibility 386
    • 0Komentar

    GRESIK,RI – Semaraknya pungli terkait program Bantuan Pemerintah Non Tunai (BPNT) telah terjadi di salah satu wilayah Kecamatan Duduk Sampean yakni desa Tambak Rejo yang memiliki beberapa dusun di antaranya dusun Kaliombo, Klampisan dan Gumining, bantuan tersebut sekitar + 1 minggu di terimanya oleh warga yang mendapatkan.             Sementara saat ini warga yang mendapatkan bantuan […]

  • TMMD Ke 113 Kodim 0819 Pasuruan Resmi Di Tutup

    TMMD Ke 113 Kodim 0819 Pasuruan Resmi Di Tutup

    • calendar_month Jumat, 10 Jun 2022
    • account_circle Radar Indonesia
    • visibility 267
    • 0Komentar

    PASURUAN – RI, Kegiatan penutupan TMMD ke 113 Kodim 0819 Pasuruan diawali peninjauan serta pengecekan lokasi sasaran pembangunan, langsung di Desa Sebalong Kecamatan Nguling. Penyelenggaraan Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-113 di Desa Sebalong Kecamatan Nguling, dinyatakan sukses dan tuntas. Hadir dalam kegiatan penutupan program TMMD tersebut yaitu Staf Ahli Sosbud Kodam V Brawijaya […]

  • Peringati Hari Lahir Pancasila 2026, Pemkot Mojokerto Teguhkan Semangat Persatuan dan Perdamaian

    Peringati Hari Lahir Pancasila 2026, Pemkot Mojokerto Teguhkan Semangat Persatuan dan Perdamaian

    • calendar_month Senin, 1 Jun 2026
    • account_circle Pom py
    • visibility 100
    • 0Komentar

    Peringati Hari Lahir Pancasila 2026, Pemkot Mojokerto Teguhkan Semangat Persatuan dan Perdamaian Kota Mojokerto, RI – Pemerintah Kota Mojokerto menggelar Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2026 di Lapangan Sasana Praja Abhipraya, Balaikota Mojokerto, Senin (1/6). Upacara dipimpin oleh Wali Kota Mojokerto, Ika Puspitasari, yang sekaligus membacakan sambutan Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) RI, […]

  • Letakan Batu Pertama Pembangunan Kantor Polsubsektor Sungai Melayu Rayak, Kapolres Ketapang Harap Sinergitas Polri Dan Masyarakat Semakin Erat

    Letakan Batu Pertama Pembangunan Kantor Polsubsektor Sungai Melayu Rayak, Kapolres Ketapang Harap Sinergitas Polri Dan Masyarakat Semakin Erat

    • calendar_month Selasa, 12 Nov 2024
    • account_circle Pom py
    • visibility 262
    • 0Komentar

    Kapolres Ketapang, RI – AKBP Setiadi, S.H., S.I.K., M.H., meresmikan peletakan batu pertama pembangunan Kantor Polsubsektor Sungai Melayu Rayak di Kecamatan Sungai Melayu Rayak Kabupaten Ketapang pada Senin (11/11/2024). Acara ini menandai dimulainya pembangunan kantor Polsubsektor Sungai Melayu Rayak Polsek Tumbang Titi yang nantinya akan digunakan untuk meningkatkan pelayanan kepolisian kepada masyarakat di wilayah tersebut. […]

  • Kodim 0819/Pasuruan Gelar Upacara Gabungan Peringati HUT TNI Ke 77

    Kodim 0819/Pasuruan Gelar Upacara Gabungan Peringati HUT TNI Ke 77

    • calendar_month Rabu, 5 Okt 2022
    • account_circle Radar Indonesia
    • visibility 294
    • 0Komentar

    PASURUAN – RI, Perayaan Puncak Peringatan HUT TNI ke 77 tahun 2022 dengan tema “TNI Adalah Kita”  untuk wilayah Pasuruan di pusatkan di Kabupaten Pasuruan dipusatkan di Halaman Upacara Batalyon Zipur 10/2 Kostrad. Dalam Upacara Peringatan HUT TNI yang digelar di Pasuruan, bertindak sebagai Inspektur Upacara Kolonel Mar I Made Sukada, S.E., jabatan sehari-hari sebagai […]

expand_less