Pemdes Tenangan Bangun Rabat Beton, Realisasikan usulan Masyarakat Titik Nol Digelar
- account_circle Pom py
- calendar_month 0 menit yang lalu
- visibility 1
- print Cetak

Pemdes Tenangan Bangun Rabat Beton, Realisasikan usulan Masyarakat Titik Nol Digelar
Seluma, RI–Pemerintah Desa (Pemdes) Tenangan, Kecamatan Seluma Timur, Kabupaten Seluma, provinsi Bengkulu,resmi memulai pelaksanaan pembangunan fisik Tahun Anggaran 2026 dengan menggelar kegiatan Titik Nol Pembangunan ,Kamis (25/6/2026) sekitar pukul 09.00 WIB.
Kegiatan tersebut menandai dimulainya pembangunan Rabat beton jalan lingkungan yang berlokasi di Desa Tenangan Proyek tersebut memiliki Volume 165 meter
Hadiri dalam kegiatan Titik Nol pembangunan Rabat Beton pada hari ini Kamis,25/06/2026, Kepala Desa Tenangan Rudi Hartono,Sekdes,Ketua BPD dan anggotanya, Perwakilan kecamatan Seluma Timur, Pendamping Desa, Seluruh perangkat Desa, Babinsa, bhabinkamtibmas,PK(Pelaksana Kegiatan),TPK(Tim Pelaksana Kegiatan), Tokoh Masyarakat, dan Tamu undangan lainya
Kepala Desa Tenangan Rudi Hartono, dalam hal ini mengatakan, pembangunan jalan lingkungan tersebut merupakan salah satu program prioritas desa yang lahir dari usulan masyarakat Sebelum ditetapkan usulan tersebut telah melalui berbagai tahapan perencanaan, mulai dari Musyawarah Desa Khusus (Musdesus), Musyawarah Desa (Musdes), hingga penetapan dalam program pembangunan desa.
“Pembangunan ini merupakan hasil usulan masyarakat yang telah melalui proses pembahasan dan menjadi salah satu prioritas pembangunan desa tahun ini setelah mempertimbangkan kebutuhan warga serta kemampuan anggaran yang tersedia,” ujar nya
Lanjutnya, peningkatan infrastruktur jalan lingkungan ini diharapkan dapat memperlancar akses masyarakat, meningkatkan kenyamanan aktivitas sehari-hari, serta mendukung mobilitas warga.
Meski demikian,Rudi Hartono mengakui masih terdapat sejumlah usulan pembangunan lain yang belum dapat direalisasikan pada tahun ini. Kondisi tersebut tidak terlepas dari keterbatasan anggaran desa pasca kebijakan efisiensi yang mengharuskan pemerintah desa lebih selektif dalam menentukan skala prioritas pembangunan.
“Usulan yang belum dapat diakomodir tahun ini akan tetap menjadi perhatian pemerintah desa dan akan kami perjuangkan agar dapat direalisasikan pada tahun-tahun mendatang sesuai kemampuan keuangan desa,” katanya.
Ia menambahkan, keberhasilan pembangunan desa tidak hanya bergantung pada pemerintah desa, tetapi juga membutuhkan dukungan dan partisipasi seluruh elemen masyarakat. Karena itu, pihaknya mengajak Badan Permusyawaratan Desa (BPD), perangkat desa, serta masyarakat untuk bersama-sama mengawal dan mendukung setiap program pembangunan yang dilaksanakan.
“Dengan kebersamaan dan partisipasi semua pihak, pembangunan desa dapat berjalan lebih optimal demi mewujudkan Desa Tenangan yang semakin maju,” tutupnya.
Penulis. : Maryanto
Editor. : Ri
- Penulis: Pom py




Saat ini belum ada komentar