Breaking News
light_mode
Trending Tags

Suki warga Dusun Pang dagang Desa Gapurana Tak pernah Tersentuh Bantuan Apapun.

  • account_circle Redaksi Pagi
  • calendar_month 58 menit yang lalu
  • visibility 7
  • print Cetak

SUMENEP,RI-  Dari hasil investigasi atas laporan masyarakat pada awak media bahwa ada salah satu warganya tidak pernah tersentuh bantuan sehingga awak media turun langsung menindaklanjuti laporan tersebut ternyata benar adanya, dengan gencar gencarnya program bantuan yang dilakukan oleh pemerintahan Presiden Prabowo Subianto baik bantuan dari pusat maupun Provinsi dan daerah Kabupaten sampai ke desa ternyata masih ada masyarakat yang belum tersentuh bantuan sama sekali apakah ini kesalahan yang mendata atau ada rekayasa para pemangku kebijakan khususnya pemerintahan Desa sehingga banyak sekali bantuan yang salah sasaran faktanya banyak masyarakat mampu masih dapat bantuan, tentunya siapa yang salah dalam hal ini?.

Dalam pemutahiran data yang dilakukan oleh pemerintah berharap bantuan tersebut menyentuh masyarakat miskin namun dilapangan terbalik kebanyakan yang mampu mendapat bantuan seharusnya setiap pengajuan data baik dari para Ketua RT atau kepala Dusun harus diverifikasi atau di cek ulang karena kebanyakan yang terjadi dilapangan ditemukan sistem pendekatan contoh data yang diberikan oleh para ketua RT dan Kepala Dusun seharus di kroscek langsung ke bawah oleh pemerintah desa supaya ketahuan yang didata apa benar- benar layak atau tidak karena sering kali terjadi pendataan yang di data biasanya dari keluarganya para ketua RT atau Kepala Dusun yang belum dapat bantuan, tentunya tidak akan mendata yang lain sebelum keluarganya pdapat semua ini seringkali yang terjadi dilapangan sehingga bantuan tersebut tidak tepat sasaran ini tidak bisa dipungkiri karena diwaktu penerimaan bantuan banyak yang naik kendaraan yg baru- baru ada yang diantar mobil itu sering kita temui dilapangan sehingga data yang benar- benar akurat tidak tercapai sehingga menimbulkan polemik di masyarakat yang kaya makin kaya yang miskin makin miskin, sehingga pemerintah selelu disalahkan.

Sementara itu Suki waktu di wawancarai media mengatakan bahwa dirinya selama menjadi warga Dusun Pang dagang belum pernah mendapat bantuan apapun baik dari pemerintah pusat provinsi kabupaten dan Desa tidak pernah tersentuh sama sekali,”ucapnya pada awak media Rabu 24/6/ 2026.

Suki menambahkan saya lihat pada waktu pembagian bantuan kebanyakan orang- orang yang berada tidak pantas mendapat bantuan kebanyakan orang- orang dekat kepala dusun dan keluarganya, ada lagi yang saya sampaikan di ,2026 ini ada pendataan baru saya lihat sendiri tetangga di barat rumah saya yang didata sedangkan rumah saya dilewati,”tegasnya.

Sedangkan menurut sekdes desa Gapurana yang didatangi awak media di tahun 2025 dirumahnya mengatakan berterima kasih atas informasinya mas karena tanpa ada yang peduli seperti sampean tentunya kami tidak mungkin tahu biar nanti kami hubungi kepala dusunnya dengan nada santai.

Gang satu hari kemudian sekdes menghubungi awak media lewat via telpon mengatakan bahwa bapak Suki itu mas baru pindah ke desa Gapurana kata Kepala dusunnya namun pada waktu itu sempat berjanji akan dimasukkan walaupun di 2025 tidak dapat akan dimasukkan di 2026 faktanya cuma tinggal janji tidak dilaksanakan sampai adanya pendataan baru.

Sedangkan Suki sudah satu tahun lebih dan sah menjadi warga masyarakat Desa Gapurana dengan menunjukkan KTP dan KK pada Media.

Kini Suki sangatlah kecewa apa yang diharapkan tidak sesuai dengan harapan dirinya sedangkan masyarakat yang dilihat mampu tidak wajar untuk diberi bantuan namun pada kenyataannya masih tetap menerima bantuan dimana keadilan bagi masyarakat yang kurang mampu seperti saya ini dengan ekpresi matanya berkaca kaca.

Temuan seperti ini sangat miris bagi perangkat Desa bila cara pandangnya begitu sempit karena bila seseorang sudah memiliki KTP dan KK tidak ada alasan baik baru pinda maupun sudah lama karena sudah menjadi kewajiban untuk di data apa lagi Suki memang pantas dan wajib dibantu karena faktanya termasuk masyarakat kurang mampu lagi pula rumah yang dihuninya tidak layak apa lagi akses jalannya.

Hal ini terjadi karena menimnya pengawasan sehingga memberikan peluang bagi para oknum pemangku kebijakan untuk memanipulasi data membuat penyaluran bantuan tidak tepat sasaran.
(M)

  • Penulis: Redaksi Pagi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pengembangan Empat Program Unggulan Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan Kab. Sumenep

    Pengembangan Empat Program Unggulan Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan Kab. Sumenep

    • calendar_month Jumat, 27 Mar 2020
    • account_circle Radar Indonesia
    • visibility 288
    • 0Komentar

    SUMENEP,RI – Dalam rangka pengembangan dan pelestarian ternak sapi yang ada di Sumenep Ujung Timur Madura merupakan lanjutan program 2019 yang akan dilaksanakan  program di tahun 2020 oleh Dinas Ketahanan Pangan dan peternakan Kab. Sumenep, Kamis 26 Maret 2020. Dari hasil wawancara Media Radar Indonesia pada Kadis Ketahanan Pangan dan Peternakan Ir. Bambang Heriyanto, M. […]

  • Polres Blora Amankan Tersangka Penyalahgunaan Pupuk Bersubsidi Dengan Barang Bukti 200 Sak Pupuk

    Polres Blora Amankan Tersangka Penyalahgunaan Pupuk Bersubsidi Dengan Barang Bukti 200 Sak Pupuk

    • calendar_month Rabu, 23 Feb 2022
    • account_circle Radar Indonesia
    • visibility 282
    • 0Komentar

    BLORA-RI, Selasa, (22/02/2022) bertempat di Halaman Belakang Mapolres Blora Polda Jawa Tengah telah digelar Konferensi Pers Ungkap Kasus Penyalahgunaan Pupuk Bersubsidi. Hadir dalam kegiatan tersebut Kapolres Blora AKBP Aan Hardiansyah,SH., MH., Kasat Reskrim AKP Setiyanto,SH.,MH., Kasi Humas AKP Budi Yuwono serta Kanit Reskrim Ipda Suhari. Kasat Reskrim AKP Setiyanto menyampaikan bahwa pada hari Kamis, (17/02/2022) […]

  • PD IWO Lambar Peduli Musibah Kebakaran Yang Menimpa Rumah Warga Di Pesisir Barat

    PD IWO Lambar Peduli Musibah Kebakaran Yang Menimpa Rumah Warga Di Pesisir Barat

    • calendar_month Selasa, 23 Mar 2021
    • account_circle Radar Indonesia
    • visibility 304
    • 0Komentar

    LAMPUNG BARAT – RI, 8 unit Rumah dan dua Rumah rusak parah berlokasi di Laay Kecamatan Karya Penggawa Kabupaten Pesisir Barat, Sabtu (20/03/2021), Magrib sekira pukul 18 00WIB, hangus terbakar. Akibatnya, warga di Daerah ini kehilangan tempat tinggal. Koordinator Aksi Galang Dana, Pahri Ketua PD IWO Lambar mengatakan, kegiatan tersebut merupakan bentuk solidaritas Ikatan Wartawan […]

  • Antusias Beberapa Warga Dusun di Wilayah Desa Mlirip Saat Sosialisasi Pemilihan RT/RW 2026 Serentak Oleh Kasun dan Tim Formartur

    Antusias Beberapa Warga Dusun di Wilayah Desa Mlirip Saat Sosialisasi Pemilihan RT/RW 2026 Serentak Oleh Kasun dan Tim Formartur

    • calendar_month Senin, 22 Des 2025
    • account_circle Redaksi Pagi
    • visibility 107
    • 0Komentar

    MOJOKERTO,RI- Dalam rangka persiapan pemilihan Ketua RT dan RW periode 2025–2030, Pemerintah Desa Mlirip memerintahkan semua Kepala Dusun di wilayah Mlirip untuk Sosialisasi Pemilihan Ketua RT dan RW diwilayah dusun masing-masing. Sosialisasi itu dilaksanakan dengan system berkunjung (Anjangsono) ke beberapa kumpulan RT di dusun. Acara berlangsung dari tanggal 20 Desember 2025. Dengan puncak acara pemilihan serentak ketua […]

  • Rapat Koordinasi Tim Koordinasi Penanggulangan Kemiskinan Daerah (TKPKD)

    Rapat Koordinasi Tim Koordinasi Penanggulangan Kemiskinan Daerah (TKPKD)

    • calendar_month Kamis, 26 Des 2019
    • account_circle Radar Indonesia
    • visibility 293
    • 0Komentar

    LAMBAR,RI – Wakil Bupati  Lampung Barat (Lambar), Drs. Hi. Mad Hasnurin, membuka rapat koordinasi tim koordinasi penanggulangan kemiskinan daerah (TKPKD) yang dilaksanakan di Aula Pakuwon Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda), Kamis (26/12/2019). Dalam kesempatan tersebut Wabup mengatakan, melalui rapat koordinasi ini diharapkan dapat meningkatkan fokus program-program yang ditujukan kepada masyarakat miskin agar lebih efektif dan […]

  • Polres Ngawi Berikan Wadah Untuk Stop Balap Liar Dengan Gelar Event DBC 2022

    Polres Ngawi Berikan Wadah Untuk Stop Balap Liar Dengan Gelar Event DBC 2022

    • calendar_month Senin, 29 Agt 2022
    • account_circle Radar Indonesia
    • visibility 264
    • 0Komentar

    NGAWI – RI, Kapolres Ngawi, AKBP Dwiasi Wiyatputera membuka secara resmi Drag Bike Cup (DBC) 2022 yang memperebutkan Piala Bupati Ngawi dan Kapolres di Sirkuit Non Permanen, Karangsari, Ngawi, Minggu (28/8/2022). Event ini diikuti 300 peserta drag race yang berlomba dalam 201m kelas drag race yang dilombakan dan dimeriahkan dengan Bazar Kuliner UMKM, serta hiburan […]

expand_less