Breaking News
light_mode
Trending Tags

Suki warga Dusun Pang dagang Desa Gapurana Tak pernah Tersentuh Bantuan Apapun.

  • account_circle Redaksi Pagi
  • calendar_month Kamis, 25 Jun 2026
  • visibility 71
  • print Cetak

SUMENEP,RI-  Dari hasil investigasi atas laporan masyarakat pada awak media bahwa ada salah satu warganya tidak pernah tersentuh bantuan sehingga awak media turun langsung menindaklanjuti laporan tersebut ternyata benar adanya, dengan gencar gencarnya program bantuan yang dilakukan oleh pemerintahan Presiden Prabowo Subianto baik bantuan dari pusat maupun Provinsi dan daerah Kabupaten sampai ke desa ternyata masih ada masyarakat yang belum tersentuh bantuan sama sekali apakah ini kesalahan yang mendata atau ada rekayasa para pemangku kebijakan khususnya pemerintahan Desa sehingga banyak sekali bantuan yang salah sasaran faktanya banyak masyarakat mampu masih dapat bantuan, tentunya siapa yang salah dalam hal ini?.

Dalam pemutahiran data yang dilakukan oleh pemerintah berharap bantuan tersebut menyentuh masyarakat miskin namun dilapangan terbalik kebanyakan yang mampu mendapat bantuan seharusnya setiap pengajuan data baik dari para Ketua RT atau kepala Dusun harus diverifikasi atau di cek ulang karena kebanyakan yang terjadi dilapangan ditemukan sistem pendekatan contoh data yang diberikan oleh para ketua RT dan Kepala Dusun seharus di kroscek langsung ke bawah oleh pemerintah desa supaya ketahuan yang didata apa benar- benar layak atau tidak karena sering kali terjadi pendataan yang di data biasanya dari keluarganya para ketua RT atau Kepala Dusun yang belum dapat bantuan, tentunya tidak akan mendata yang lain sebelum keluarganya pdapat semua ini seringkali yang terjadi dilapangan sehingga bantuan tersebut tidak tepat sasaran ini tidak bisa dipungkiri karena diwaktu penerimaan bantuan banyak yang naik kendaraan yg baru- baru ada yang diantar mobil itu sering kita temui dilapangan sehingga data yang benar- benar akurat tidak tercapai sehingga menimbulkan polemik di masyarakat yang kaya makin kaya yang miskin makin miskin, sehingga pemerintah selelu disalahkan.

Sementara itu Suki waktu di wawancarai media mengatakan bahwa dirinya selama menjadi warga Dusun Pang dagang belum pernah mendapat bantuan apapun baik dari pemerintah pusat provinsi kabupaten dan Desa tidak pernah tersentuh sama sekali,”ucapnya pada awak media Rabu 24/6/ 2026.

Suki menambahkan saya lihat pada waktu pembagian bantuan kebanyakan orang- orang yang berada tidak pantas mendapat bantuan kebanyakan orang- orang dekat kepala dusun dan keluarganya, ada lagi yang saya sampaikan di ,2026 ini ada pendataan baru saya lihat sendiri tetangga di barat rumah saya yang didata sedangkan rumah saya dilewati,”tegasnya.

Sedangkan menurut sekdes desa Gapurana yang didatangi awak media di tahun 2025 dirumahnya mengatakan berterima kasih atas informasinya mas karena tanpa ada yang peduli seperti sampean tentunya kami tidak mungkin tahu biar nanti kami hubungi kepala dusunnya dengan nada santai.

Gang satu hari kemudian sekdes menghubungi awak media lewat via telpon mengatakan bahwa bapak Suki itu mas baru pindah ke desa Gapurana kata Kepala dusunnya namun pada waktu itu sempat berjanji akan dimasukkan walaupun di 2025 tidak dapat akan dimasukkan di 2026 faktanya cuma tinggal janji tidak dilaksanakan sampai adanya pendataan baru.

Sedangkan Suki sudah satu tahun lebih dan sah menjadi warga masyarakat Desa Gapurana dengan menunjukkan KTP dan KK pada Media.

Kini Suki sangatlah kecewa apa yang diharapkan tidak sesuai dengan harapan dirinya sedangkan masyarakat yang dilihat mampu tidak wajar untuk diberi bantuan namun pada kenyataannya masih tetap menerima bantuan dimana keadilan bagi masyarakat yang kurang mampu seperti saya ini dengan ekpresi matanya berkaca kaca.

Temuan seperti ini sangat miris bagi perangkat Desa bila cara pandangnya begitu sempit karena bila seseorang sudah memiliki KTP dan KK tidak ada alasan baik baru pinda maupun sudah lama karena sudah menjadi kewajiban untuk di data apa lagi Suki memang pantas dan wajib dibantu karena faktanya termasuk masyarakat kurang mampu lagi pula rumah yang dihuninya tidak layak apa lagi akses jalannya.

Hal ini terjadi karena menimnya pengawasan sehingga memberikan peluang bagi para oknum pemangku kebijakan untuk memanipulasi data membuat penyaluran bantuan tidak tepat sasaran.
(M)

  • Penulis: Redaksi Pagi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Probolinggo Menggelar Rapat Panitia Khusus (Pansus) Bersama Jajaran Eksekutif.

    Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Probolinggo Menggelar Rapat Panitia Khusus (Pansus) Bersama Jajaran Eksekutif.

    • calendar_month Kamis, 9 Apr 2026
    • account_circle Redaksi Pagi
    • visibility 120
    • 0Komentar

    PROBOLINGGO,RI-Pemerintah Kota Probolinggo pada Rabu (8/4/2026). Rapat berlangsung di ruang sidang utama DPRD Kota Probolinggo dengan agenda utama pembahasan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Tahun Anggaran 2025. Rapat tersebut dihadiri oleh Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Probolinggo, Dr. Rey Suwigtyo, S.Sos., M.Si., para kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), serta anggota DPRD Kota Probolinggo. Dalam kesempatan […]

  • Gerak Cepat Tim Opsnal Sakera Sakti Polres Pamekasan Berhasil Mengamankan 3 Pelaku Curanmor

    Gerak Cepat Tim Opsnal Sakera Sakti Polres Pamekasan Berhasil Mengamankan 3 Pelaku Curanmor

    • calendar_month Rabu, 15 Jun 2022
    • account_circle Radar Indonesia
    • visibility 249
    • 0Komentar

    PAMEKASAN – RI, Sindikat pencurian kendaraan bermotor (curanmor) yang meresahkan masyarakat Pamekasan, dalam kurung waktu 4 (hari) berhasil diciduk oleh Tim Opsnal Sakera Sakti Reskrim Polres Pamekasan. Tiga pelaku curanmor itu yakni inisial S (44Th) Warga Banyupelle Kec. Palengaan, MA (37Th) warga Bluuran Kec. Karang Penang Kab. Sampang dan MJ (52Th) warga Banyupelle Kec. Palengaan […]

  • Pengurus Aliansi Jurnalis Pasururuan Bersatu (AJPB) Sudah Terbentuk Masa Bhakti 2020 – 2024

    Pengurus Aliansi Jurnalis Pasururuan Bersatu (AJPB) Sudah Terbentuk Masa Bhakti 2020 – 2024

    • calendar_month Jumat, 11 Des 2020
    • account_circle Radar Indonesia
    • visibility 384
    • 0Komentar

    PASURUAN – RI, Aliansi Jurnalis Pasuruan Bersatu (AJPB) menggelar Raker 1 AJPB  dalam rangka memilih Ketua periode 2020-2024, bertempat di Cafe N Resto D’ Djaya Jalan Raya Gempol Kabupaten Pasuruan pada hari Kamis, (10/12/2020). Dalam Raker 1 AJPB tersebut, Ketua terpilih secara aklamasi Henry Zulfianto dari Media Memo – X masa bakti 2020-2024 merupakan amanah […]

  • Sosialisasikan PPKM Danramil 0819/08 Rejoso Datangi Pasar Ngopak

    Sosialisasikan PPKM Danramil 0819/08 Rejoso Datangi Pasar Ngopak

    • calendar_month Selasa, 26 Jan 2021
    • account_circle Radar Indonesia
    • visibility 285
    • 0Komentar

    PASURUAN – RI, Danramil Rejoso Kapten Inf Kariono memimpin Sosialisasi Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di Pasar Ngopak Desa Arjosari Kecamatan Rejoso Kabupaten Pasuruan, Senin (25/1/2021). Dalam kegiatan tersebut Danramil beserta Anggota yang didampingi oleh seluruh Forkopimka Kecamatan Rejoso juga melaksanakan himbauan serta teguran terhadap masyarakat yang enggan atau tidak mau menerapkan Prokes di Wilayah […]

  • Polres Pasuruan Mutasi Tiga Penyidik Polsek Beji  Demi Efektivitas dan Kelancaran Proses Penyidikan

    Polres Pasuruan Mutasi Tiga Penyidik Polsek Beji Demi Efektivitas dan Kelancaran Proses Penyidikan

    • calendar_month Kamis, 6 Agt 2026
    • account_circle Redaksi Pagi
    • visibility 24
    • 0Komentar

    PASURUAN,RI- Polres Pasuruan menegaskan bahwa mutasi dan penonaktifan sementara (nonjob) terhadap tiga penyidik Polsek Beji dilakukan sebagai bagian dari upaya memperlancar proses pemeriksaan internal atas dugaan penganiayaan terhadap seorang terduga pelaku judi online yang meninggal dunia usai penangkapan di Kecamatan Beji. Kebijakan tersebut bukan merupakan sanksi akhir, melainkan langkah administratif agar Tim Internal dan Propam […]

  • Hari Ke 6 (Enam) Pencarian Terhadap Anak Yang Hanyut Di Sungai Batas Desa Kebundadap Barat Dengan Desa Kebundadap Timur Kecamatan Saronggi Kabupaten Sumenep

    Hari Ke 6 (Enam) Pencarian Terhadap Anak Yang Hanyut Di Sungai Batas Desa Kebundadap Barat Dengan Desa Kebundadap Timur Kecamatan Saronggi Kabupaten Sumenep

    • calendar_month Jumat, 25 Mar 2022
    • account_circle Radar Indonesia
    • visibility 396
    • 0Komentar

    SUMENEP – RI, Dalam pencarian dilanjutkan kembali terhadap jasad Korban atas nama Fidyav Talitatus Shofiyah, Usia 8 tahun, alamat Dusun Panggulan RT. 05/RW. 02 Desa Kebundadap Timur Kecamatan Saronggi Kabupaten Sumenep yang hanyut, terseret aliran air Sungai terjadi sejak hari Sabtu 19 Maret 2022. Batas Desa Kebundadap Barat dengan Desa Kebundadap Timur Kecamatan Saronggi Kabupaten […]

expand_less