Pendekatan Humanis Satgas Yonif 500/Sikatan: Pengobatan Gratis untuk Pendeta Markus Sondegau di TK Mamba
- account_circle Redaksi Pagi
- calendar_month Rabu, 30 Apr 2025
- visibility 124
- print Cetak

Foto: Pendekatan Humanis Satgas Yonif 500/Sikatan
INTAN JAYA,- Wujud nyata pengabdian dan kepedulian TNI terhadap masyarakat Papua kembali diperlihatkan oleh Satgas Pamtas RI-PNG Mobile Yonif 500/Sikatan. Bertempat di TK Mamba, Kotis Satgas, tiga personel kesehatan yang dipimpin oleh Lettu Ckm dr. Indra Pehulista Sitepu memberikan pelayanan kesehatan (Yankes) secara gratis kepada Pendeta Markus Sondegau, tokoh agama yang dihormati di wilayah Intan Jaya.
Pendeta Markus datang dengan keluhan sakit gigi disertai batuk dan pilek. Meski kondisi di daerah penugasan tidak selalu ideal, namun tenaga medis Satgas dengan sigap dan penuh empati memberikan pemeriksaan serta pengobatan secara menyeluruh.
Dansatgas Yonif 500/Sikatan, Letkol Inf Danang Rahmayanto, S.I.P., M.M., menyatakan bahwa pengobatan gratis ini merupakan bentuk nyata komitmen TNI untuk selalu hadir bagi rakyat, bukan hanya dalam tugas pertahanan, tetapi juga dalam aspek kemanusiaan.
“Kami merasa terhormat dapat melayani Pendeta Markus. Ini adalah bentuk kepercayaan dari masyarakat yang sangat kami hargai. Melalui pelayanan kesehatan ini, kami ingin menunjukkan bahwa TNI hadir bukan hanya sebagai penjaga wilayah, tetapi juga sebagai mitra yang peduli dan tulus melayani,” ujar Letkol Danang.
Pendeta Markus pun mengungkapkan rasa syukur dan terima kasih atas bantuan yang diterimanya dari personel kesehatan Satgas Yonif 500/Sikatan.
“Saya merasa sangat terbantu. Pelayanan dari dokter dan TNI sangat baik dan ramah. Terima kasih atas perhatiannya, semoga kebaikan ini menjadi berkat bagi semua,” tutur Pendeta Markus.
Kegiatan ini menjadi cerminan pendekatan humanis yang dijalankan oleh Satgas Yonif 500/Sikatan dalam menjalin kepercayaan dan kedekatan dengan masyarakat Papua, membangun jembatan hati di tengah keberagaman.( red Yonif 500 Sikatan /Publisher mjb/tg)
- Penulis: Redaksi Pagi




Saat ini belum ada komentar