Penganiayaan Yang dilakukan 4 Orang Tak Dikenal Yang Mengakibatkan Korban Meninggal
- account_circle Radar Indonesia
- calendar_month Rabu, 16 Jun 2021
- visibility 267
- print Cetak

SUMENEP – RI, Telah terjadi penganiayaan yang dilakukan 4 (empat) orang yang tidak dikenal yang bertempat di Desa Karduluk Kecamatan Peragaan Kabupaten Sumenep Madura, Jawa Timur, Senin (14/6/2021).
Dari hasil investigasi Tim pada Istri Korban di Kediamanya menjelaskan, bahwa awalnya Korban ABD Latif umur 26 tahun mengajak Istrinya menonton Hafiah (Perayaan suatu acara) bersama Istri dan Anak Korban bergoncengan sepada motor menuju Daerah Air Panas perbatasan antar Desa Karduluk dan Desa Galis, sekira pukul 16.00 WIB.
Menjelang setengah jam Korban mengajak pulang, ditengah jalan dihadang beberapa orang yang tidak dikenal, menurut keterangan Istri Korban, Pelaku pemukulan dilakukan 4 (empat) orang sehingga pertarungan tidak berimbang. Sehingga Korban kena pukulan dibagian kepala tetapi Korban masih sempat pulang ke Rumah mengantar Istri dan Anaknya yang masih berumur 6 (enam) tahun. Setelah melihat Korban dalam keadaan berdarah, Keluarganya membawa lari ke Puskesmas Peragaan dalam keadaan kritis untuk mendapatkan perawatan medis.

Kondisi Korban saat dibawah ke Puskesmas dalam keadaan kritis, kesokan harinya Selasa (15/6/2021) Kepala Puskesmas Peragaan sekira pukul 09.00 WIB memberi info pada Keluarga Korban bahwa Korban meninggal dunia.
Kapolsek Prenduan Kabupaten Sumenep Akp. A. Supriyadi,SH., memberikan keterangannya, “tadi malam berdasarkan laporan masyarakat Desa Karduluk yang dipimpin langsumg oleh Kapolsek Prenduaan bertindak mengejar Pelaku dan sudah menanyakan ke Istri Korban tentang motif kejadian tersebut diatas, dengan kerja keras pihak Polsek, saat itu juga salah satu Pelaku sudah diamankan dan selanjutnya menunggu dalam proses penyidikan dari pihak Kepolisian yang menangani kasus diatas,” ujarnya.
Pasal yang dikenakan pada Pelaku sementara atas laporan Saksi penganiayaan dilakukan bersama-sama yaitu pasal 351 dan pasal170 nanti kemungkinan akan berkembang sesuai pendalaman penyelidikan dari pihak Kepolisian. (M.one)
- Penulis: Radar Indonesia




Saat ini belum ada komentar