Breaking News
light_mode
Trending Tags

Pengaruh Pembelajaran Jarak Jauh Terhadap Kualitas Belajar Siswa Di Kabupaten Pekalongan Pada Masa Pandemi

  • account_circle Radar Indonesia
  • calendar_month Selasa, 23 Nov 2021
  • visibility 252
  • print Cetak

LAMONGAN – RI, Pandemi Covid-19 yang sedang melanda seluruh dunia termasuk Indonesia pada saat ini berdampak kepada hampir semua aktivitas yang dilakukan oleh manusia sehari-hari. Terlebih lagi aktivitas yang mengharuskan orang untuk berkumpul dalam satu ruang/tempat. Kebijakan physical distancing untuk mencegah penularan Covid-19 membuat aktivitas seperti beribadah di tempat ibadah, bekerja di Kantor, berniaga di Pasar, belajar di Sekolah dialihkan sebisa mungkin dari rumah. Adapun beberapa aktivitas yang tetap dilakukan di satu tempat seperti berniaga di Pasar tetap dilakukan dengan menerapkan Protokol Kesehatan.

Sejak awal kasus masyarakat di dunia yang terkena virus ini semakin terus meningkat, karena virus ini dapat dikatakan mudah menular sehingga banyak masyarakat yang terinfeksi dan memberikan peningkatan yang signifikan terhadap jumlah kasus. WHO menarik pedal kebijakan agar mengurangi penularan virus ini dengan memberikan kewajiban menggunakan masker, sering mencuci tangan dan menjaga jarak. Kebijakan yang dilakukan juga memberikan pengaruh yang signifikan terhadap semua aspek bidang salah satunya pendidikan, semenjak munculnya virus ini dan WHO memberlakukan kebijakan tersebut membuat dunia pendidikan juga mengalami perubahan. Perubahan terjadi dimana pembelajaran tidak dilakukan secara langsung, pembelajaran dilakukan secara online atau jarak jauh. Hal tersebut dilakukan untuk mengurangi mobilitas dan agar masyarakat menjaga jarak sehingga terjadinya penurunan kemungkinan penularan virus Corona.

Akan tetapi, pembelajaran jarak jauh ternyata juga memberikan dampak yang lain terhadap Dunia Pendidikan. Co Founder dan Chairman Pesona Edu, Hary Candra, mengatakan hasil penelitian dari Dana Anak Perserikatan Bangsa-bangsa (UNICEF) dan Organisasi Pendidikan, Keilmuan, dan Kebudayaan PBB (UNESCO) pada 28 Maret lalu menyebutkan 124 juta anak-anak di seluruh dunia telah kehilangan kemampuan membaca.

Sebanyak 124 juta anak kehilangan kemampuan membaca karena dunia sedang mengalami pandemi yang membuat pembelajaran kurang efektif untuk para pelajar. Semua pelajar bahkan pelajar TK melakukan pembelajaran jarak jauh, yang dimana seharusnya tahap ini tahap pertama seorang anak belajar di Sekolah mengenai huruf, angka, dan lainnya. 

Foto : SLAMET, S.Pd., Guru Kelas VI SDN 01 SILIREJO, TIRTO, KAB.PEKALONGAN

Saya melakukan Wawancara dengan 3 orang Pelajar dengan latar belakang Sekolah yang berbeda di Kabupaten Pekalongan, salah satu siswa berinsial K yang saat ini duduk di bangku Sekolah kelas 6 SD mengatakan, “Semenjak belajar jarak jauh, jadi makin malas belajar, susah bangun pagi, kalau ada pelajaran pun saya tidak ikut dan lebih suka main dengan teman. PR dan tugas juga jarang aku kerjakan,” ucapnya.

Adapun Pelajar berinisial P yang saat ini duduk di bangku Sekolah kelas 5 SD mengatakan, “Aku kalau ada PR yang ngerjain Kakak aku, aku lebih suka bermain dengan teman atau menonton televisi di rumah,” ucapnya. Orang tua dari Pelajar juga ikut berkomentar mengenai pembelajaran jarak jauh “karena tugasnya banyak saya selaku orang tua juga ikut pusing, anaknya jadi malas gak mau belajar. Main HP terus, kasian juga lama-lama kalau seperti ini. Walaupun dirumah diajarin, tapi kan beda ya, apalagi tidak semua orangtua punya waktu untuk mengajari anaknya. Saya berharap ada kebijakan baru supaya pembelajaran berjalan normal seperti dulu,” ucapnya.

Adapun di sisi lain Pelajar berinisial S yang saat ini sedang duduk di bangku Sekolah kelas 4 SD, “kesulitan memahami materi di kelas 4, karena aku tidak punya HP dan Cuma nunggu info dari Kakak aku yang punya HP ikut dalam grup kelas, itupun kalau pagi kakak aku bekerja jadi terpaksa menunggu Kakak pulang dan baru bisa mengerjakan,” ucapnya.

Beberapa Pelajar di Kabupaten Pekalongan mengalami kesulitan yang berbeda sejak diadakannya pembelajaran online, selain itu masih banyak sekali masalah yang dihadapi baik dari Guru, Siswa dan Wali Murid, walaupun masih ada beberapa Pelajar yang tidak mengalami kesulitan dan dampak yang tidak terlalu berarti saat pembelajaran online. Akan tetapi beberapa pelajar dapat dilihat mengalami beberapa masalah dalam pembelajaran online, terutama siswa yang berada di pelosok dan jauh dari teknologi, dan memberikan dampak yang luar biasa terhadap kualitas belajar mereka sebagai Pelajar.

Kita semua memang sedang dihadapkan dengan situasi yang serba sulit, jika melakukan pembelajaran secara langsung dikhawatirkan membuat penularan virus lebih cepat dan kembali meningkat. Akan tetapi, tidak dapat kita tampik bahwa pembelajaran online atau jarak jauh juga memiliki dampak terhadap kualitas belajar para Pelajar. Dengan keaadan saat ini, semoga saja pemerintah dapat menemukan solusi yang tepat dengan dukungan semua pihak untuk para Pelajar dan masyarakat. Tidak hanya itu, semoga para pelajar dapat menemukan cara belajar yang semakin inovatif dan dapat meningkatkan kualitas dan hasil belajar mereka walau dalam keadaan seperti ini begitu juga Tenaga Pendidik.

Kita harus terus berusaha untuk keluar dari pandemi ini dengan tetap waspada dan menerapkan Protokol Kesehatan ketat agar pandemi Covid-19 segera berakhir dan khususnya pembelajaran di Sekolah dapat dilakukan seperti sedia kala tanpa rasa takut dan khawatir. (Slamet, S.Pd Guru Kelas 6 SDN 01 Silirejo, Kecamatan Tirto/ifan)

  • Penulis: Radar Indonesia

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pemdes Kalianget Timur Menyalurkan Bantuan Beras Bapang (Bantuan Pangan) ke Enam Kalinya.

    Pemdes Kalianget Timur Menyalurkan Bantuan Beras Bapang (Bantuan Pangan) ke Enam Kalinya.

    • calendar_month Rabu, 24 Jul 2024
    • account_circle Pom py
    • visibility 413
    • 0Komentar

    Sumenep – RI, penyaluran bantuan beras 10 kg dari bapang dilaksanakan Pemdes Kalianget timur di mulai sekira pukul 7.30 wib bertempat di Balai Desa Kalianget timur KEC.Kalianget Kab Sumenep Jawa Timur Rabu 24/7/2024. Dalam pelaksanaan penyaluran beras tersebut tentunya ada persyaratan yang harus di penuhi oleh para penerima manfaat di mana penerima harus membawa photo […]

  • Kunjungi Markas Koramil Gedeg, Anak Didik KB Tunas Dharma Riang Gembira

    Kunjungi Markas Koramil Gedeg, Anak Didik KB Tunas Dharma Riang Gembira

    • calendar_month Jumat, 19 Jan 2024
    • account_circle Radar Indonesia
    • visibility 374
    • 0Komentar

    MOJOKERTO, RI – Suasana ceria nampak terlihat saat kunjungan edukasi siswa-siswi Kelompok Belajar (KB) Tunas Dharma di Markas Koramil 0815/05 Gedeg, Jalan Raya Pagerluyungwetan, Desa Pagerluyung, Kecamatan Gedeg, Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur, Jumat (19/01/2024). Danramil 0815/05 Gedeg diwakili Bati Bakti TNI Serma Muhammad Sulton bersama para Babinsa, menyambut hangat kunjungan tersebut. Ia mengapresiasi kedatangan siswa-siswi […]

  • Tren Positif Covid-19 Kembali Meningkat Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) Di Tangerang Kembali Diperpanjang

    Tren Positif Covid-19 Kembali Meningkat Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) Di Tangerang Kembali Diperpanjang

    • calendar_month Senin, 10 Agt 2020
    • account_circle Radar Indonesia
    • visibility 263
    • 0Komentar

    BANTEN – RI, Tren positif Covid-19 di Tangerang kembali meningkat terutama di Kota Tangerang dan Kota Tangerang Selatan. Sebab itu Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Tangerang kembali diperpanjang. Selain itu Gubernur Banten, Wahidin Halim (WH) wacanakan penerapan Instruksi Presiden Nomor 6 Tahun 2020 Tentang Peningkatan Disiplin dan Penegakan Hukum Protokol Kesehatan Dalam Pencegahan dan […]

  • Angin Puting Beliung Terjang Desa Payudan Dundang, Polsek Guluk-Guluk Bersama Koramil Gerak Cepat Bantu Warga

    Angin Puting Beliung Terjang Desa Payudan Dundang, Polsek Guluk-Guluk Bersama Koramil Gerak Cepat Bantu Warga

    • calendar_month Selasa, 23 Des 2025
    • account_circle Redaksi Pagi
    • visibility 96
    • 0Komentar

    SUMENEP, RI-Hujan deras disertai angin puting beliung melanda Desa Payudan Dundang, Kecamatan Guluk-Guluk, Kabupaten Sumenep, pada Senin (22/12/2025) sekitar pukul 14.00 WIB. Akibat kejadian tersebut, sejumlah atap rumah warga dan satu pondok pesantren mengalami kerusakan. Kapolsek Guluk-Guluk Akp Akhmad Gandhi.,S.H menyampaikan bahwa angin puting beliung menyebabkan pohon tumbang serta kerusakan pada atap rumah, dapur, dan […]

  • Pelaksanaan Titik Nol TA 2021 Pemdes Tuguk Bangun Talut Dan Tampak Pot Jalan Dan Pondasi

    Pelaksanaan Titik Nol TA 2021 Pemdes Tuguk Bangun Talut Dan Tampak Pot Jalan Dan Pondasi

    • calendar_month Jumat, 10 Des 2021
    • account_circle Radar Indonesia
    • visibility 339
    • 0Komentar

    BENGKULU – RI, Pemerintahan Desa Tuguk Kecamatan Luas Kabupaten Kaur Provinsi Bengkulu, Jum’at 10 Desember 2021 menggelar pra pelaksanaan kegiatan pembangunan / titik nol dari Dana Desa (DD) TA 2021. Pelaksanaan Kegiatan ini langsung dihadiri oleh Kepala Desa tuguk, Perangkat Desa, BPD, Babinsa,Bhabinkamtibmas serta Tokoh Masyarakat. Iskandar selaku Kepala Desa Tuguk mengatakan pada tahun 2021 […]

  • Dinas Pertanian Kabupaten Lambar Mengucapkan Selamat Hut Lambar Ke-29 Bangkit Bersama Menuju Tatanan Kehidupan Baru Hebat Dan Sejahtera

    Dinas Pertanian Kabupaten Lambar Mengucapkan Selamat Hut Lambar Ke-29 Bangkit Bersama Menuju Tatanan Kehidupan Baru Hebat Dan Sejahtera

    • calendar_month Jumat, 18 Sep 2020
    • account_circle Radar Indonesia
    • visibility 294
    • 0Komentar

    Post Views: 383

expand_less