Breaking News
light_mode
Trending Tags

Pengaruh Pembelajaran Jarak Jauh Terhadap Kualitas Belajar Siswa Di Kabupaten Pekalongan Pada Masa Pandemi

  • account_circle Radar Indonesia
  • calendar_month Selasa, 23 Nov 2021
  • visibility 234
  • print Cetak

LAMONGAN – RI, Pandemi Covid-19 yang sedang melanda seluruh dunia termasuk Indonesia pada saat ini berdampak kepada hampir semua aktivitas yang dilakukan oleh manusia sehari-hari. Terlebih lagi aktivitas yang mengharuskan orang untuk berkumpul dalam satu ruang/tempat. Kebijakan physical distancing untuk mencegah penularan Covid-19 membuat aktivitas seperti beribadah di tempat ibadah, bekerja di Kantor, berniaga di Pasar, belajar di Sekolah dialihkan sebisa mungkin dari rumah. Adapun beberapa aktivitas yang tetap dilakukan di satu tempat seperti berniaga di Pasar tetap dilakukan dengan menerapkan Protokol Kesehatan.

Sejak awal kasus masyarakat di dunia yang terkena virus ini semakin terus meningkat, karena virus ini dapat dikatakan mudah menular sehingga banyak masyarakat yang terinfeksi dan memberikan peningkatan yang signifikan terhadap jumlah kasus. WHO menarik pedal kebijakan agar mengurangi penularan virus ini dengan memberikan kewajiban menggunakan masker, sering mencuci tangan dan menjaga jarak. Kebijakan yang dilakukan juga memberikan pengaruh yang signifikan terhadap semua aspek bidang salah satunya pendidikan, semenjak munculnya virus ini dan WHO memberlakukan kebijakan tersebut membuat dunia pendidikan juga mengalami perubahan. Perubahan terjadi dimana pembelajaran tidak dilakukan secara langsung, pembelajaran dilakukan secara online atau jarak jauh. Hal tersebut dilakukan untuk mengurangi mobilitas dan agar masyarakat menjaga jarak sehingga terjadinya penurunan kemungkinan penularan virus Corona.

Akan tetapi, pembelajaran jarak jauh ternyata juga memberikan dampak yang lain terhadap Dunia Pendidikan. Co Founder dan Chairman Pesona Edu, Hary Candra, mengatakan hasil penelitian dari Dana Anak Perserikatan Bangsa-bangsa (UNICEF) dan Organisasi Pendidikan, Keilmuan, dan Kebudayaan PBB (UNESCO) pada 28 Maret lalu menyebutkan 124 juta anak-anak di seluruh dunia telah kehilangan kemampuan membaca.

Sebanyak 124 juta anak kehilangan kemampuan membaca karena dunia sedang mengalami pandemi yang membuat pembelajaran kurang efektif untuk para pelajar. Semua pelajar bahkan pelajar TK melakukan pembelajaran jarak jauh, yang dimana seharusnya tahap ini tahap pertama seorang anak belajar di Sekolah mengenai huruf, angka, dan lainnya. 

Foto : SLAMET, S.Pd., Guru Kelas VI SDN 01 SILIREJO, TIRTO, KAB.PEKALONGAN

Saya melakukan Wawancara dengan 3 orang Pelajar dengan latar belakang Sekolah yang berbeda di Kabupaten Pekalongan, salah satu siswa berinsial K yang saat ini duduk di bangku Sekolah kelas 6 SD mengatakan, “Semenjak belajar jarak jauh, jadi makin malas belajar, susah bangun pagi, kalau ada pelajaran pun saya tidak ikut dan lebih suka main dengan teman. PR dan tugas juga jarang aku kerjakan,” ucapnya.

Adapun Pelajar berinisial P yang saat ini duduk di bangku Sekolah kelas 5 SD mengatakan, “Aku kalau ada PR yang ngerjain Kakak aku, aku lebih suka bermain dengan teman atau menonton televisi di rumah,” ucapnya. Orang tua dari Pelajar juga ikut berkomentar mengenai pembelajaran jarak jauh “karena tugasnya banyak saya selaku orang tua juga ikut pusing, anaknya jadi malas gak mau belajar. Main HP terus, kasian juga lama-lama kalau seperti ini. Walaupun dirumah diajarin, tapi kan beda ya, apalagi tidak semua orangtua punya waktu untuk mengajari anaknya. Saya berharap ada kebijakan baru supaya pembelajaran berjalan normal seperti dulu,” ucapnya.

Adapun di sisi lain Pelajar berinisial S yang saat ini sedang duduk di bangku Sekolah kelas 4 SD, “kesulitan memahami materi di kelas 4, karena aku tidak punya HP dan Cuma nunggu info dari Kakak aku yang punya HP ikut dalam grup kelas, itupun kalau pagi kakak aku bekerja jadi terpaksa menunggu Kakak pulang dan baru bisa mengerjakan,” ucapnya.

Beberapa Pelajar di Kabupaten Pekalongan mengalami kesulitan yang berbeda sejak diadakannya pembelajaran online, selain itu masih banyak sekali masalah yang dihadapi baik dari Guru, Siswa dan Wali Murid, walaupun masih ada beberapa Pelajar yang tidak mengalami kesulitan dan dampak yang tidak terlalu berarti saat pembelajaran online. Akan tetapi beberapa pelajar dapat dilihat mengalami beberapa masalah dalam pembelajaran online, terutama siswa yang berada di pelosok dan jauh dari teknologi, dan memberikan dampak yang luar biasa terhadap kualitas belajar mereka sebagai Pelajar.

Kita semua memang sedang dihadapkan dengan situasi yang serba sulit, jika melakukan pembelajaran secara langsung dikhawatirkan membuat penularan virus lebih cepat dan kembali meningkat. Akan tetapi, tidak dapat kita tampik bahwa pembelajaran online atau jarak jauh juga memiliki dampak terhadap kualitas belajar para Pelajar. Dengan keaadan saat ini, semoga saja pemerintah dapat menemukan solusi yang tepat dengan dukungan semua pihak untuk para Pelajar dan masyarakat. Tidak hanya itu, semoga para pelajar dapat menemukan cara belajar yang semakin inovatif dan dapat meningkatkan kualitas dan hasil belajar mereka walau dalam keadaan seperti ini begitu juga Tenaga Pendidik.

Kita harus terus berusaha untuk keluar dari pandemi ini dengan tetap waspada dan menerapkan Protokol Kesehatan ketat agar pandemi Covid-19 segera berakhir dan khususnya pembelajaran di Sekolah dapat dilakukan seperti sedia kala tanpa rasa takut dan khawatir. (Slamet, S.Pd Guru Kelas 6 SDN 01 Silirejo, Kecamatan Tirto/ifan)

  • Penulis: Radar Indonesia

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • BPN Pemalang Akan Terbitkan 32 ribu Sertifikat Lewat Program PTSL

    BPN Pemalang Akan Terbitkan 32 ribu Sertifikat Lewat Program PTSL

    • calendar_month Selasa, 30 Jan 2024
    • account_circle Radar Indonesia
    • visibility 319
    • 0Komentar

    Kepala Kantor ATR/BPN Pemalang , Gusmanto SH MM Pemalang , RI (Pemalang) – Sepanjang kurun waktu tahun 2024 yang akan datang , lebih dari 30 ribu bidang tanah di Kabupaten Pemalang Jawa Tengah , akan dibuatkan sertifikat. Hal itu disampaikan Kepala ATR/BPN Pemalang Gusmanto SH MM, dalam acara sosialisasi Pendaftaran Tanah Sistem Lengkap (PTSL) , […]

  • Kades Sadi Purwanto Intensifkan Monitoring Harian untuk Tingkatkan Pelayanan dan Partisipasi Warga

    Kades Sadi Purwanto Intensifkan Monitoring Harian untuk Tingkatkan Pelayanan dan Partisipasi Warga

    • calendar_month Sabtu, 5 Jul 2025
    • account_circle Pom py
    • visibility 136
    • 0Komentar

    Foto Pelayan kantor desa Karangan Kidul Kec. Benjeng Kab.Gresik. (red) Gresik, RI – Kepala Desa Karangankidul, Sadi Purwanto, terus menunjukkan komitmen nyata dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik dan membangun semangat gotong royong warga. Salah satu bentuk nyata dari komitmen tersebut adalah monitoring harian yang beliau lakukan secara intensif.Pada kegiatan monitoring Peraturan Desa (Perdes) dan Peraturan […]

  • Sebar 5.000 Paket Sembako, NCS Polri Minta Masyarakat Lampung Gelorakan Pilkada Damai

    Sebar 5.000 Paket Sembako, NCS Polri Minta Masyarakat Lampung Gelorakan Pilkada Damai

    • calendar_month Sabtu, 21 Sep 2024
    • account_circle Pom py
    • visibility 286
    • 0Komentar

    Lampung, RI –Operasi Nusantara Cooling System (NCS) Polri menggelar silaturahmi kebangsaan dan bakti sosial berupa pembagian 5.000 paket sembako untuk masyarakat di Provinsi Lampung, Jumat (20/9/2024). Kegiatan upaya penyejukan situasi atau cooling system menjelang Pilkada Serentak 2024 berlangsung di Gedung Serba Guna (HSG) Presisi Mapolda Lampung. Acara tersebut dihadiri oleh 500 tamu undangan dari berbagai […]

  • Ops Ketupat Kapuas 2024, Petugas Gabungan Pantau Arus Mudik Terminal ALBN dan Bandara Internasional Supadio

    Ops Ketupat Kapuas 2024, Petugas Gabungan Pantau Arus Mudik Terminal ALBN dan Bandara Internasional Supadio

    • calendar_month Selasa, 16 Apr 2024
    • account_circle Radar Indonesia
    • visibility 263
    • 0Komentar

    KUBU RAYA,RI – Petugas Gabungan Ops Ketupat Kapuas Polres Kubu Raya melakukan monitoring arus mudik di dua pintu kedatangan dan keberangkatan darat dan udara. Terminal Antar Lintas Batas Negara (ALBN) dan Bandara Internasional Supadio menjadi titik fokus petugas dalam mengantisipasi gangguan Kamtibmas dan arus lalu lintas. Pemantauan petugas gabungan TNI-Polri beserta stakeholder terkait terpantau Jumlah […]

  • Sambut Hut RI KE-80, Warga Sungai Raya Dalam Rayakan Kemerdekaan

    Sambut Hut RI KE-80, Warga Sungai Raya Dalam Rayakan Kemerdekaan

    • calendar_month Senin, 18 Agt 2025
    • account_circle Redaksi Pagi
    • visibility 125
    • 0Komentar

    Warga Sungai raya dalam lakukan gerak jalan sehat dalam rangka HUT RI ke-80SUNGAI RAYA DALAM,RI- Antusias masyarakat Sungai Raya Dalam rayakan Hut RI ke-80 17 Augustus 2025, Tradisi panjat pinang menjadi agenda tahunan dalam perayaan hari kemerdekaan Kabupaten Kubu Raya. Kegiatan ini berlangsung ramai dan meriah tiap tahunnya, beberapa Sponsor dan para Donatur ikut ambil […]

  • Bulan PRB 2025 Resmi Dibuka, Momentum Memperkuat Kesiapsiagaan dan Mitigasi Bencana

    Bulan PRB 2025 Resmi Dibuka, Momentum Memperkuat Kesiapsiagaan dan Mitigasi Bencana

    • calendar_month Rabu, 1 Okt 2025
    • account_circle Pom py
    • visibility 115
    • 0Komentar

    Foto Bulan PRB 2025 Resmi Dibuka, Momentum Memperkuat Kesiapsiagaan dan Mitigasi Bencana. (kom) Kota Mojokerto, RI – Sekretaris Utama (Sestama) Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Dr. Rustian, bersama Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari, perwakilan Komisi VIII DPR RI secara resmi membuka Peringatan Bulan Pengurangan Risiko Bencana (PRB) Tahun 2025 di GOR Seni Majapahit Kota Mojokerto, […]

expand_less