Breaking News
light_mode
Trending Tags

Pengaruh Pembelajaran Jarak Jauh Terhadap Kualitas Belajar Siswa Di Kabupaten Pekalongan Pada Masa Pandemi

  • account_circle Radar Indonesia
  • calendar_month Selasa, 23 Nov 2021
  • visibility 271
  • print Cetak

LAMONGAN – RI, Pandemi Covid-19 yang sedang melanda seluruh dunia termasuk Indonesia pada saat ini berdampak kepada hampir semua aktivitas yang dilakukan oleh manusia sehari-hari. Terlebih lagi aktivitas yang mengharuskan orang untuk berkumpul dalam satu ruang/tempat. Kebijakan physical distancing untuk mencegah penularan Covid-19 membuat aktivitas seperti beribadah di tempat ibadah, bekerja di Kantor, berniaga di Pasar, belajar di Sekolah dialihkan sebisa mungkin dari rumah. Adapun beberapa aktivitas yang tetap dilakukan di satu tempat seperti berniaga di Pasar tetap dilakukan dengan menerapkan Protokol Kesehatan.

Sejak awal kasus masyarakat di dunia yang terkena virus ini semakin terus meningkat, karena virus ini dapat dikatakan mudah menular sehingga banyak masyarakat yang terinfeksi dan memberikan peningkatan yang signifikan terhadap jumlah kasus. WHO menarik pedal kebijakan agar mengurangi penularan virus ini dengan memberikan kewajiban menggunakan masker, sering mencuci tangan dan menjaga jarak. Kebijakan yang dilakukan juga memberikan pengaruh yang signifikan terhadap semua aspek bidang salah satunya pendidikan, semenjak munculnya virus ini dan WHO memberlakukan kebijakan tersebut membuat dunia pendidikan juga mengalami perubahan. Perubahan terjadi dimana pembelajaran tidak dilakukan secara langsung, pembelajaran dilakukan secara online atau jarak jauh. Hal tersebut dilakukan untuk mengurangi mobilitas dan agar masyarakat menjaga jarak sehingga terjadinya penurunan kemungkinan penularan virus Corona.

Akan tetapi, pembelajaran jarak jauh ternyata juga memberikan dampak yang lain terhadap Dunia Pendidikan. Co Founder dan Chairman Pesona Edu, Hary Candra, mengatakan hasil penelitian dari Dana Anak Perserikatan Bangsa-bangsa (UNICEF) dan Organisasi Pendidikan, Keilmuan, dan Kebudayaan PBB (UNESCO) pada 28 Maret lalu menyebutkan 124 juta anak-anak di seluruh dunia telah kehilangan kemampuan membaca.

Sebanyak 124 juta anak kehilangan kemampuan membaca karena dunia sedang mengalami pandemi yang membuat pembelajaran kurang efektif untuk para pelajar. Semua pelajar bahkan pelajar TK melakukan pembelajaran jarak jauh, yang dimana seharusnya tahap ini tahap pertama seorang anak belajar di Sekolah mengenai huruf, angka, dan lainnya. 

Foto : SLAMET, S.Pd., Guru Kelas VI SDN 01 SILIREJO, TIRTO, KAB.PEKALONGAN

Saya melakukan Wawancara dengan 3 orang Pelajar dengan latar belakang Sekolah yang berbeda di Kabupaten Pekalongan, salah satu siswa berinsial K yang saat ini duduk di bangku Sekolah kelas 6 SD mengatakan, “Semenjak belajar jarak jauh, jadi makin malas belajar, susah bangun pagi, kalau ada pelajaran pun saya tidak ikut dan lebih suka main dengan teman. PR dan tugas juga jarang aku kerjakan,” ucapnya.

Adapun Pelajar berinisial P yang saat ini duduk di bangku Sekolah kelas 5 SD mengatakan, “Aku kalau ada PR yang ngerjain Kakak aku, aku lebih suka bermain dengan teman atau menonton televisi di rumah,” ucapnya. Orang tua dari Pelajar juga ikut berkomentar mengenai pembelajaran jarak jauh “karena tugasnya banyak saya selaku orang tua juga ikut pusing, anaknya jadi malas gak mau belajar. Main HP terus, kasian juga lama-lama kalau seperti ini. Walaupun dirumah diajarin, tapi kan beda ya, apalagi tidak semua orangtua punya waktu untuk mengajari anaknya. Saya berharap ada kebijakan baru supaya pembelajaran berjalan normal seperti dulu,” ucapnya.

Adapun di sisi lain Pelajar berinisial S yang saat ini sedang duduk di bangku Sekolah kelas 4 SD, “kesulitan memahami materi di kelas 4, karena aku tidak punya HP dan Cuma nunggu info dari Kakak aku yang punya HP ikut dalam grup kelas, itupun kalau pagi kakak aku bekerja jadi terpaksa menunggu Kakak pulang dan baru bisa mengerjakan,” ucapnya.

Beberapa Pelajar di Kabupaten Pekalongan mengalami kesulitan yang berbeda sejak diadakannya pembelajaran online, selain itu masih banyak sekali masalah yang dihadapi baik dari Guru, Siswa dan Wali Murid, walaupun masih ada beberapa Pelajar yang tidak mengalami kesulitan dan dampak yang tidak terlalu berarti saat pembelajaran online. Akan tetapi beberapa pelajar dapat dilihat mengalami beberapa masalah dalam pembelajaran online, terutama siswa yang berada di pelosok dan jauh dari teknologi, dan memberikan dampak yang luar biasa terhadap kualitas belajar mereka sebagai Pelajar.

Kita semua memang sedang dihadapkan dengan situasi yang serba sulit, jika melakukan pembelajaran secara langsung dikhawatirkan membuat penularan virus lebih cepat dan kembali meningkat. Akan tetapi, tidak dapat kita tampik bahwa pembelajaran online atau jarak jauh juga memiliki dampak terhadap kualitas belajar para Pelajar. Dengan keaadan saat ini, semoga saja pemerintah dapat menemukan solusi yang tepat dengan dukungan semua pihak untuk para Pelajar dan masyarakat. Tidak hanya itu, semoga para pelajar dapat menemukan cara belajar yang semakin inovatif dan dapat meningkatkan kualitas dan hasil belajar mereka walau dalam keadaan seperti ini begitu juga Tenaga Pendidik.

Kita harus terus berusaha untuk keluar dari pandemi ini dengan tetap waspada dan menerapkan Protokol Kesehatan ketat agar pandemi Covid-19 segera berakhir dan khususnya pembelajaran di Sekolah dapat dilakukan seperti sedia kala tanpa rasa takut dan khawatir. (Slamet, S.Pd Guru Kelas 6 SDN 01 Silirejo, Kecamatan Tirto/ifan)

  • Penulis: Radar Indonesia

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tak Semua Polisi Bisa Mendapatkan Penghargaan, AIPTU SOPOYONO Jadi Perwira Muda

    Tak Semua Polisi Bisa Mendapatkan Penghargaan, AIPTU SOPOYONO Jadi Perwira Muda

    • calendar_month Senin, 6 Mei 2024
    • account_circle Pom py
    • visibility 354
    • 0Komentar

    KUBU RAYA, RI-Bertugas tanpa cacat, berdedikasi hingga akhir dan melayani masyarakat dengan tulus dan ikhlas, itu yang disematkan kepada Aiptu Sopoyono saat menerima penghargaan kenaikan pangkat pengabdian satu tingkat lebih tinggi menjadi Inspektur Polisi Dua TMT 1 Mei 2024. Kenaikan Pangkat tersebut digelar langsung di lapangan Apel Mapolres Kubu Raya, yang dipimpin Wakapolres Kubu Raya, […]

  • Wujud Nyata Dukungan Ketahanan Pangan dan Inspirasi bagi Masyarakat, Polres Sumenep Panen Ikan Lele

    Wujud Nyata Dukungan Ketahanan Pangan dan Inspirasi bagi Masyarakat, Polres Sumenep Panen Ikan Lele

    • calendar_month Senin, 14 Apr 2025
    • account_circle Redaksi Pagi
    • visibility 189
    • 0Komentar

    Foto:Kapolres Sumenep Akbp Henri Noveri Santoso SUMENEP ,RI- Polres Sumenep Polda Jatim kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung ketahanan pangan nasional dengan menggelar panen ikan lele di Pekarangan Polres Sumenep Lebih dari sekadar panen, kegiatan ini menjadi bukti nyata bahwa pemanfaatan lahan secara produktif dapat berkontribusi pada kesejahteraan masyarakat. Dipimpin langsung oleh Kapolres Sumenep Akbp Henri […]

  • Pilkades Desa Pesu Berlangsung Aman Dan  Damai Di Menangkan Mbah Gondo

    Pilkades Desa Pesu Berlangsung Aman Dan Damai Di Menangkan Mbah Gondo

    • calendar_month Kamis, 28 Nov 2019
    • account_circle Radar Indonesia
    • visibility 492
    • 0Komentar

    MAGETAN,RI – Perhelatan 6 tahunan yakni pemilihan Kepala Desa di wilayah Kabupaten Magetan secara umum berlangsung aman dan kondusif. Sama halnya dengan desa lainnya demikian juga halnya di desa Pesu Kecamatan Maospati Kabupaten Magetan Jawa timur pada Rabu (27/11/19). Warga antusias mendatangi Kantor Desa untuk melaksanakan hak pilihnya dengan jumlah pemilih mencapai 1.866 suara  dengan […]

  • Polres Kubu Raya Akan Aktifkan Pos Polisi di Tugu Alianyang Sungai Ambawang

    Polres Kubu Raya Akan Aktifkan Pos Polisi di Tugu Alianyang Sungai Ambawang

    • calendar_month Kamis, 16 Okt 2025
    • account_circle Redaksi Pagi
    • visibility 173
    • 0Komentar

    KUBU RAYA, RI – Menyikapi ulah oknum tak bertanggung jawab yang merusak lampu penerangan di kawasan Tugu Alianyang, Kecamatan Sungai Ambawang, Polres Kubu Raya berencana mengaktifkan Pos Polisi di kawasan tersebut. Langkah ini diambil untuk memperkuat pengawasan serta menjaga keamanan dan ketertiban di ruang publik yang menjadi ikon kebanggaan masyarakat Sungai Ambawang itu. Kapolres Kubu […]

  • Hartanto Boechori: Tangkap Eksekutor dan Dalang Percobaan Pembunuhan Jurnalis Di Tuban

    Hartanto Boechori: Tangkap Eksekutor dan Dalang Percobaan Pembunuhan Jurnalis Di Tuban

    • calendar_month Selasa, 19 Nov 2024
    • account_circle Redaksi Pagi
    • visibility 303
    • 0Komentar

    Surabaya – RI, Persatuan Jurnalis Indonesia (PJI) mengecam keras percobaan pembunuhan berencana terhadap Sukamto, jurnalis Memoterkini.com dan penganiayaan berat terhadap Brendi, jurnalis Bratapos.com, Senin 11 November 2024. Insiden keji pembacokan, penganiayaan berat dan percobaan pembunuhan berencana itu terjadi di kawasan Perhutani Kecamatan Kerek, Tuban, Jawa Timur. Jalan menuju areal pertambangan pasir kuarsa. Secara singkat urutannya […]

  • Pupuk Sinergitas Bersama Media, Polres Sumenep Gelar Piramida

    Pupuk Sinergitas Bersama Media, Polres Sumenep Gelar Piramida

    • calendar_month Jumat, 22 Des 2023
    • account_circle Radar Indonesia
    • visibility 284
    • 0Komentar

    SUMENEP, RI – Dalam rangka menjalin keakraban dengan insan pers, Kapolres Sumenep, AKBP Edo Satya Kentriko, S.H., S.I.K., M.H. ngobrol santai bersama awak media setempat. Kegiatan itu dikemas lewat Piramida “Ngopi Bareng Media”, di lantai II Ruang Rapat Satpas BPKB Polres Sumenep. Kapolres Sumenep mengatakan, tidak ada agenda khusus pertemuan ini, hanya ngobrol santai sambil […]

expand_less