Breaking News
light_mode
Trending Tags

Penghubung Jembatan Gayam–Lanas Diresmikan,Bupati Dan Ini Bukti Nyata Pembangunan 

  • account_circle Redaksi Pagi
  • calendar_month Sabtu, 28 Jun 2025
  • visibility 128
  • print Cetak

BONDOWOSO,RI- Pasalnya Pemerintah Kabupaten Bondowoso kembali merealisasikan komitmen pembangunan infrastruktur desa melalui peresmian Jembatan Gantung yang menghubungkan Desa Gayam dan Desa Lanas, Kecamatan Botolinggo, Kamis,kemarin.

Infrastruktur ini menjadi jawaban atas kebutuhan warga akan akses transportasi yang lebih aman, cepat, dan andal, khususnya di musim penghujan saat jalur lama kerap terputus akibat banjir.
Peresmian dipimpin langsung Bupati Bondowoso KH. Abdul Hamid Wahid didampingi oleh Wakil Bupati As’ad Yahya Syafi’i. Acara turut dihadiri jajaran Forkopimda, DPRD Kabupaten, kepala OPD camat, kepala desa, serta perwakilan dari Balai Pelaksanaan Jalan Nasional dan unsur pelaksana proyek lainnya.
  Dalam sambutannya, Bupati Hamid menyampaikan bahwa jembatan ini lebih dari sekadar proyek infrastruktur; ia mencerminkan kehadiran negara di tengah masyarakat desa. Menurutnya, pembangunan ini tidak hanya memperkuat konektivitas fisik, tetapi juga memperluas peluang warga dalam memperoleh akses pendidikan, layanan kesehatan, serta aktivitas ekonomi dan sosial,ini adalah bentuk nyata bahwa pembangunan tidak hanya terpusat di kota, tetapi menjangkau desa-desa yang selama ini kesulitan akses. Jembatan ini akan sangat membantu kehidupan sehari-hari masyarakat, khususnya anak-anak sekolah dan petani,tuturnya.

Bupati juga menyampaikan apresiasi kepada anggota Komisi I DPR RI, Ir. H. Sumail Abdullah yang diwakili oleh anggota DPRD Provinsi Jatim Bima Rafsanjani Rafid yang telah memperjuangkan alokasi anggaran pembangunan jembatan ini dari Kementerian Pekerjaan Umum.

Beliau menilai kolaborasi antara pusat dan daerah sangat penting untuk mewujudkan pembangunan yang merata dan berkelanjutan.
Menutup sambutannya, Bupati mengajak warga untuk tidak hanya menjadi pengguna, tetapi juga penjaga jembatan tersebut. Ia menekankan pentingnya rasa memiliki terhadap fasilitas publik sebagai bagian dari tanggung jawab bersama demi menjaga keberlanjutan manfaatnya.

Dan harus kita rawat bersama, jembatan ini akan bermanfaat sampai anak cucu kita. Mari kita jaga, karena ini adalah aset kita bersama,ucap Bupati Hamid.
Dengan mengucap Bismillahirrahmanirrahim, jembatan gantung penghubung Desa Gayam dan Desa Lanas resmi dinyatakan siap digunakan.

Peresmian ini menjadi momentum penting dalam perjalanan pembangunan Bondowoso yang menyeluruh dan inklusif, serta mempertegas arah kebijakan daerah dalam menghadirkan pelayanan dan infrastruktur yang menjangkau hingga ke pelosok desa.(Kirm) 

  • Penulis: Redaksi Pagi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Selamat Hari Pers Nasional 2025

    Selamat Hari Pers Nasional 2025

    • calendar_month Senin, 3 Feb 2025
    • account_circle Redaksi Pagi
    • visibility 380
    • 0Komentar

    Post Views: 424

  • Babinsa Desa Jatisari Dampingi Jalannya Pembagian Program Sertifikat Tanah Gratis

    Babinsa Desa Jatisari Dampingi Jalannya Pembagian Program Sertifikat Tanah Gratis

    • calendar_month Kamis, 17 Mar 2022
    • account_circle Radar Indonesia
    • visibility 310
    • 0Komentar

    PASURUAN – RI, Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) yang menjadi Program Strategis Nasional (PSN) Kementerian Agraria dan Tata Ruan atau Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) dilaksanakan berdasarkan harapan besar Pemerintah guna untuk memetakan seluruh bidang tanah di masing-masing wilayah. Kamis, 17/3/2022). PTSL (Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap) adalah Program Sertifikat Tanah Gratis. Program tersebut dilakukan secara serentak […]

  • Hi Muhklis Basri Komisi 1 DPR RI Reses Di Kecamatan Sekincau Lampung Barat

    Hi Muhklis Basri Komisi 1 DPR RI Reses Di Kecamatan Sekincau Lampung Barat

    • calendar_month Sabtu, 20 Feb 2021
    • account_circle Radar Indonesia
    • visibility 287
    • 0Komentar

    LAMPUNG BARAT – RI, Salah satu faktor pendukung kuatnya benteng pertahanan Negara yaitu adanya Empat Pilar, Kebangsaan, Pancasila, UUD (Undang-Undang Dasar) Tahun 1945, NKRI (Negara Kesatuan Republik Indonesia) dan Bhineka Tunggal Ika. Agar proses tersebut dapat berjalan sesuai dengan harapan sangat diperlukan peran aktif dari seluruh elemen lapisan masyarakat Indonesia, 13 Februari 2021. Dalam Resesnya […]

  • Tragis : Seorang Balita Di Kendawangan, Tewas Di Tangan Abang Kandung

    Tragis : Seorang Balita Di Kendawangan, Tewas Di Tangan Abang Kandung

    • calendar_month Jumat, 27 Des 2024
    • account_circle Redaksi Pagi
    • visibility 255
    • 0Komentar

    Ketapang ,RI– Polda Kalbar, Sebuah peristiwa tragis mengguncang warga masyarakat Kecamatan Kendawangan. Seorang balita berusia tiga tahun ditemukan meninggal dunia setelah diduga menjadi korban penganiayaan oleh kakak kandungnya sendiri. Kejadian ini mengundang keprihatinan mendalam dari berbagai pihak. Berdasarkan informasi yang dihimpun, insiden ini terjadi di rumah keluarga korban yang berlokasi di sebuah Perumahan Karyawan Perusahaan […]

  • Dr. Herman Hofi Munawar Serukan Mediasi sebagai Solusi Utama Sengketa Tanah

    Dr. Herman Hofi Munawar Serukan Mediasi sebagai Solusi Utama Sengketa Tanah

    • calendar_month Minggu, 4 Agt 2024
    • account_circle Pom py
    • visibility 395
    • 0Komentar

    Pontianak Kalbar,RI- Dalam pernyataan terbaru, Dr. Herman Hofi Munawar, Pengamat Hukum dan Kebijakan Publik, menegaskan pentingnya mediasi sebagai alternatif efektif dalam penyelesaian sengketa tanah.Sabtu, 3 Agustus 2024 Munawar, yang juga Direktur Lembaga Bantuan Hukum “Herman Hofi Law,” menyatakan bahwa mediasi dapat menjadi solusi yang lebih efisien dibandingkan jalur hukum formal dalam menyelesaikan sengketa tanah. Menurut […]

  • Pentingnya Pelestarian Budaya Lokal di Era Modernisasi

    Pentingnya Pelestarian Budaya Lokal di Era Modernisasi

    • calendar_month Kamis, 14 Nov 2024
    • account_circle Pom py
    • visibility 387
    • 0Komentar

    LUMAJANG, RI – Di tengah arus modernisasi yang semakin pesat, warisan budaya dan situs bersejarah di Lumajang menghadapi tantangan besar. Teknologi dan gaya hidup modern yang berkembang dengan cepat telah mempengaruhi pola pikir masyarakat, berisiko menyebabkan mereka melupakan atau bahkan mengabaikan pentingnya pelestarian budaya lokal. Dalam diskusi yang digelar di LPPL Radio Suara Lumajang, Ketua […]

expand_less