Pihak Sekolah Mempertanyakan Bantuan Dana PBP Dari Provinsi Kalbar Belum Dicairkan
- account_circle Redaksi Pagi
- calendar_month Rabu, 10 Des 2025
- visibility 32
- print Cetak

DR.Mahdi,ST.M.MT. Kepsek SMK Mandiri Pontianak
PONTIANAK, RI- Pihak Sekolah SMA dan SMK di Kota Pontianak sekarang ini mempertanyakan belum adanya pencairan dana Bantuan Pembiayaan Bea Siswa Pendidikan ( PBP) untuk SMK dan SMA dari Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat.
Pada kesempatan itu, Kepala SMK Mandiri Pontianak, Drs, Mahdi. MT. M. MT. Mengatakan, oleh karena belum dicairkan dana bantuan PBP dari Pemerintah Provinsi Kalimantan tersebut sehingga pihak sekolahpun merasa perihatin sekali.karena ini sudah memasuki dibulan Desember akhir tahun.
Sementara yang.belum dicairkan tersebut yaitu dari Bulan Oktober, November dan Desember.kata Mahdi.
Jika tidak ada pencairan di bulan Desember ini kan tidak mungkin bisa dicairkan ditahun depan kata Mahdi.
Sebenarnya untuk pencairan dana Pembiayaan, Bea Siswa, Pendidikan (PBP) tersebut selama 3 bulan sekali, jelasnya.
Dana tersebut diberikan untuk tingkat SMK dan SMA,namun hingga kini belum ada informasi untuk pencairan kata Mahdi.
Dana tersebut sebenarnya tidak ada pengaruhnya dengan efisiensi anggaran,namun dana tersebut memang ada, untuk bantuan kepada siswa yang bisa untuk meringankan biaya sekolah.
Misalnya untuk biaya SPP disekolah swasta itu, Rp. 200 Ribu sebulan, namun ketika mendapat bantuan dana PBP dari Provinsi uang SPP nya dibayar hanya Rp. 100.Ribu Rupiah.saja
Dikatakanya,jika untuk Kota Madya Pontianak memang untuk di SMK Mandiri Pontianak memang belum menerima uang PBP tersebut dari bulan Oktober, November dan Desember.
Belum mengetahui juga bantuan serupa ini dengan sekolah lain yang ada di Kalimantan Barat apakah sudah dicairkan apa belum.
Saya pernah menanyakan bantuan PBP ini ke Dinas Provinsi kata “Mahdi “namun saya hanya. mendapat jawaban dananya memang belum keluar dari pusat. Tutur nya.
Dana ini bantuan dari pemerintah Provinsi Kalbar kan tidak mungkin menunggu dari Pusat kata Mahdi.
Kecuali dana Bos itu memang dikeluarkan dari pusat tutupnya.
Tim / Red
- Penulis: Redaksi Pagi

Saat ini belum ada komentar