Breaking News
light_mode
Trending Tags

Polda Jatim Klarifikasi Video Viral Anggota PJR Bersitegang dengan Pengendara Pajero

  • account_circle Radar Indonesia
  • calendar_month Senin, 5 Sep 2022
  • visibility 300
  • print Cetak

SURABAYA – RI, Beredar video viral di Media Sosial, Petugas Pjr bersitegang dengan seorang pengemudi Pajero yang terjadi di jalan Tol Lebani Gresik pada hari Sabtu (3/9/2022).

Berdasarkan video berdurasi 2 menit 20 detik yang beredar di Media Sosial itu terlihat seorang pria berkaus lengan pendek warna hitam yang tampak keluar dari mobil jenis SUV Mitsubishi Pajero Sport warna putih.

Pria berkacamata hitam itu, juga tampak memulai percakapan dengan seorang pria yang sedang melakukan perekaman video tersebut.

Diduga, yang merekam video tersebut adalah seorang Sopir kendaraan lain yang diduga terkena sanksi tilang karena pelanggaran lalu lintas.

Dari komunikasi dua arah yang terjadi diantara mereka. Pria berkaus hitam tersebut berusaha meyakinkan si perekam video, untuk berani melakukan protes terhadap seorang Petugas PJR yang sedang berada di dalam mobil Patrolinya.

“Ojo wedi-wedi karo Polisi. Ayo runu,” ujar pria berkaus hitam atau Sopir Pajero. “Lek dijaluk piye,” jawab si perekam video. “Aku sing tanggung jawab,” bantah tegas dari Sopir Pajero.

Setibanya mereka mendatangi mobil Patroli Petugas Kepolisian Satuan PJR berwarna biru muda itu.

Sopir Pajero mulai mengkonfrontasi Petugas PJR yang tampak berada di dalam mobil. Dengan menyebut, bahwa Petugas PJR tersebut baru saja meminta uang Sopir kendaraan lain atau si perekam video tersebut.

“Bapak, tadi minta 500 ribu. Coba keluarkan. Ayo video’o-en. Heh Bapak Polisi,” ucap Sopir Pajero, seraya beberapa kali mengetuk kaca hitam mobil Patroli Petugas yang tampak dalam keadaan tertutup, lalu mengambil ponsel dari saku celananya dan berusaha merekam kondisi di dalam kabin mobil Petugas Polisi.

Setelah itu terdengar suara mesin mobil Patroli Petugas PJR tersebut menyala. Kemudian, mobil Petugas Polisi itu melaju pelan seperti berupaya meninggalkan dua orang yang sedang mengejarnya.

Namun, upaya tersebut tampak diurungkan oleh si Petugas PJR. Lalu, sesaat kemudian sosok Petugas yang menjadi sasaran protes kedua Sopir tersebut keluar dari mobil dan berusaha menjelaskan duduk persoalannya.

“Hehehe..turun Pak turun Pak. Ini selesaikan dulu. Tadi anda minta 500 ribu,” teriak Sopir Pajero.

Seperti menjadi tertuduh dari dua orang Sopir tersebut. Si Petugas Polisi itu, berusaha menanggapinya, bahwa tuduhan tersebut tidak pernah dilakukannya.

Ia kembali menegaskan kepada si Sopir Pajero itu, bahwa Sopir kendaraan yang bertindak sebagai perekam video itu tetap akan dikenai sanksi tilang karena pelanggaran lalu lintas tertentu.

Bahkan, Petugas PJR tersebut sempat terdengar meninggikan nada suaranya saat melihat si Sopir Pajero dan si perekam video berusaha memasuki ruang kabin mobil Patrolinya dengan menuduh bahwa terdapat uang hasil penindakan tilang dari pengendara lain, sebelum mereka.

“Dalem-dalem. Enggak ada. Saya tidak minta Pak. Tidak. Uang saya itu Pak,” jawab Oknum Polisi.

Menyadari percekcokan tersebut semakin di luar kendali, dan ia juga tak ingin terlibat polemik itu berlarut-larut. Petugas Polisi itu, berupaya kembali masuk ke dalam mobil Patroli.

Namun, keputusan itu malah membuat kedua orang Sopir itu makin berang. Si perekam video sempat mengumpat kepada Anggota PJR, dengan sebutan yang tidak patut.

Karena, si Petugas PJR tersebut, diduga melakukan penindakan di luar jalur jalan Tol. Dan menganggap, Petugas Polisi tersebut sempat melakukan pemerasan.

“Enggak itu ada di surat itu. Polisi maling itu. Sampean itu kalau salah enggak mungkin lari Pak. Kalau salah itu enggak melarikan diri Pak,” protes si perekam video tersebut.

Sementara itu, Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Dirmanto mengatakan, insiden perseturuan dalam video viral tersebut, terjadi di Pos PJR Tol Lebani, Kabupaten Gresik, sekitar pukul 14.00 WIB, Sabtu (3/9/2022) kemarin.

Diduga perekam video itu merupakan Sopir mobil bernopol S-8297-V berinisial PAW (19) warga Bakung Temenggunan, Balong Bendo, Sidoarjo.

Sedangkan, Petugas PJR yang menjadi objek sasaran konfrontasi dalam video tersebut, berinisial Brigadir SA.

Sementara, pria berkaus hitam lengan pendek, bercelana pendek di atas lutut, dan bersepatu yang menaiki mobil Pajero tersebut, belum diketahui identitasnya.

Menurut Kombes Pol Dirmanto, Sopir mobil pick up berinisial PAW tidak terima kendaraannya dikenai sanksi tilang karena tidak dapat menunjukkan  SIM, STNK masa berlaku habis, pajak tidak dibayar dan KIR juga tidak ada.

Pada beberapa saat kemudian, Petugas Polisi yang sama yakni Brigadir SA, juga melakukan penindakan terhadap pengemudi mobil Pajero yang diketahui melakukan pelanggaran karena melintas di lajur yang tidak seharusnya.

Kombes Pol Dirmanto mengungkapkan, Sopir Pajero memprovokasi Sopir mobil PAW untuk melakukan protes dan konfrontasi yang didokumentasikan melalui ponsel pribadi milik PAW.

“Iya kejadiannya itu, mereka berdua melakukan pelanggaran. Kemudian seperti diprovokasi sama dia (Sopir Pajero). Kalau Sopir satunya gak bawa surat-surat, kayak SIM. Dan pelatnya itu, iya STNK mati,” tandasnya.

Kombes Pol Dirmanto juga menegaskan, Petugas Polisi Brigadir SA tidak melakukan tindakan pemerasan seperti yang dituduhkan kedua belah pihak, dalam video viral tersebut.

Brigadir SA berupaya tetap memberikan sanksi tilang kepada PAW dengan membawanya ke Pos PJR terdekat, yang berlokasi di dekat Pintu Tol Lebani.

“Petugas sedang melakukan penindakan. Dia sejak awal gak mau diajak damai, makanya dibawa ke Pos PJR Lebani untuk tilang, tapi malah di video,” ungkapnya.

Guna meluruskan hal tersebut, lanjut Kombes Dirmanto, pihak Polda Jatim sudah memintai keterangan dan klarifikasi dari pihak Sopir atau perekam video, PAW.

Pihak PAW sudah membuat pernyataan tertulis mengenai kronologi insiden tersebut terjadi. Kemudian, pengakuannya atas pelanggaran peraturan lalu lintas yang dilakukannya. Hingga bagaimana video tersebut, dapat beredar luas di Medsos.

Sopir mobil PAW telah membuat pernyataan secara tertulis dalam dua lembar kertas yang dibubuhi tanda tangan beserta materainya.

Surat pernyataan tersebut, berisi penjelasan lengkap sekaligus pernyataan sikap dirinya pribadi atas terjadinya insiden tersebut.

Bahwa, peristiwa perseteruan itu terjadi sekitar pukul 14.00 WIB, pada Sabtu (3/9/2022) kemarin.

PAW mengakui, bahwa dirinya terkena sanksi tilang karena tidak membawa SIM dan kendaraan yang dikemudikannya saat itu masa berlaku pelat Nopolnya atau STNK, habis. 

Kemudian, PAW berusaha menyelesaikan masalah pelanggaran tilangnya secara kekeluargaan. Namun, pihak Petugas Polisi, Brigadir SA, menolak.

Saat itu pula, PAW melihat Brigadir SA juga menindak pengendara lain yakni Pengemudi Pajero warna hitam yang diketahui melanggar lajur jalan yang dilarang untuk dilewati kendaraan masyarakat umum.

Mendapati bahwa nasibnya sama dengan si pengemudi mobil Pajero tersebut. PAW kemudian menceritakan penindakan tilang yang dialaminya.

Dan ternyata, dari hal tersebut menjadi asal mula video yang viral tersebut dibuat hingga beredar luas di Medsos.

PAW mengaku, dirinya hanya disuruh merekam perseturan antara Sopir Pajero tersebut dalam bentuk video. Kemudian, video tersebut dikirim ke pihak pengemudi Pajero. Dan ia menegaskan, pihaknya yang menyebar video peristiwa tersebut ke Medsos bukanlah dirinya.

Berikut Surat Pernyataan PAW yang dibuat untuk Satuan PJR Ditlantas Polda Jatim : “Menerangkan pada hari ini Sabtu 3 September 2022 sekitar jam 14.00 WIB, saat saya mengemudikan kendaraan roda empat di jalan balap Honda Sidoarjo dengan Nopol S-8297-V diberhentikan oleh Petugas yang bernama Brigadir Safarudin dikarenakan kendaraan saya STNK-nya mati dan tidak membawa SIM selanjutnya saya ditindak Petugas dengan tilang dan saya berinisiatif secara kekeluargaan tetapi tugas Polisi tidak mau meneruskan di bawa ke Tol Lebani.

Kombes Pol Dirmanto juga mengungkapkan, pihaknya masih melakukan pencarian terhadap sosok tersebut untuk dimintai keterangan terkait peristiwa tersebut.

“Itu sudah kami mintai keterangan (sopir mobil atau perekam video). Kalau yang Sopir Pajero masih lidik kami masih cari orangnya,” pungkas Kepala Bidang Humas Polda Jatim ini. (M.One -SPD / RED HUMAS)

  • Penulis: Radar Indonesia

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ach Zaini, SH.,MH., Mempertanyakan Terkait Kinerja Polres Sumenep Atas Terbunuhnya Hamsan

    Ach Zaini, SH.,MH., Mempertanyakan Terkait Kinerja Polres Sumenep Atas Terbunuhnya Hamsan

    • calendar_month Rabu, 5 Okt 2022
    • account_circle Radar Indonesia
    • visibility 377
    • 0Komentar

    SUMENEP – RI, Ach Zaini, SH., MH., Advocat asal Pulau Kangean sekaligus Dosen di salah satu Perguruan Tinggi di Pamekasan melalui whatsApp pertanyakan kinerja Tim Gabungan Polres Sumenep terkait dugaan pembunuhan berencana Korban Hamsan, Senin (3/10/2022). Pasalnya, para Pelaku Kasus pembunuhan itu tak kunjung tertangkap sehingga Masyarakat bertanya tanya siapa terduga Pelaku Utama dan Aktor […]

  • Bangun Birokrasi Berkelas, Kota Mojokerto Matangkan Implementasi Manajemen Talenta ASN

    Bangun Birokrasi Berkelas, Kota Mojokerto Matangkan Implementasi Manajemen Talenta ASN

    • calendar_month Rabu, 22 Jul 2026
    • account_circle Pom py
    • visibility 163
    • 0Komentar

    Bangun Birokrasi Berkelas, Kota Mojokerto Matangkan Implementasi Manajemen Talenta ASN Kota Mojokerto, RI – Pemerintah Kota Mojokerto terus mematangkan implementasi manajemen talenta sebagai bagian dari reformasi birokrasi dan pengembangan karier Aparatur Sipil Negara (ASN). Kesiapan tersebut dipaparkan dalam kegiatan ekspos implementasi manajemen talenta di hadapan tim Badan Kepegawaian Negara (BKN) RI di Kantor BKN, Jakarta […]

  • Polres Ketapang Sosialisasikan Seleksi Penerimaan Anggota Polri Tahun 2025

    Polres Ketapang Sosialisasikan Seleksi Penerimaan Anggota Polri Tahun 2025

    • calendar_month Kamis, 20 Feb 2025
    • account_circle Redaksi Pagi
    • visibility 238
    • 0Komentar

    KETAPANG,RI-Polres Ketapang melalui Satuan Pembinaan Masyarakat (Sat Binmas) terus gencar menyosialisasikan seleksi penerimaan anggota Polri Tahun Anggaran 2025. Kegiatan ini dipimpin oleh Kasat Binmas AKP Sumiadinata bersama KBO Sat Binmas IPTU Simatupang, S.H., dengan menyebarluaskan informasi kepada masyarakat di tempat-tempat ramai serta lingkungan sekolah di Kabupaten Ketapang. Dalam sosialisasi tersebut, AKP Sumiadinata menekankan bahwa penerimaan […]

  • Berprestasi dan Berinovasi, Guru SMPN 3 Kota Mojokerto Raih INOTEK AWARD 2025

    Berprestasi dan Berinovasi, Guru SMPN 3 Kota Mojokerto Raih INOTEK AWARD 2025

    • calendar_month Minggu, 16 Nov 2025
    • account_circle Radar Indonesia
    • visibility 281
    • 0Komentar

    KOTA MOJOKERTO, RI – SMPN 3 Kota Mojokerto kembali mencatatkan prestasi gemilang! Salah satu guru terbaik,  Dewi Mukaroh, SPd, berhasil meraih meraih penghargaan bergengsi untuk kategori Terinovatif  V Kategori Bidang Inovasi Sosial dan Kependudukan untuk inovasi MPI ALMAJA (Media Pembelajaran Interaktif Aljabar Kemajapahitan). Prestasi ini menjadi bukti nyata dari komitmen sekolah dalam mendukung pengembangan kompetensi […]

  • Oknum Karyawan Honorer Dispendukcapil Dibekuk Polisi

    Oknum Karyawan Honorer Dispendukcapil Dibekuk Polisi

    • calendar_month Kamis, 26 Mar 2020
    • account_circle Radar Indonesia
    • visibility 322
    • 0Komentar

    JOMBANG,RI – Satuan Reserse Narkoba Polres Jombang, berhasil membekuk Seorang Oknum Karyawan Honorer Dispendukcapil Pemkab Jombang, atas Nama Mundlofar alias Ndofar, laki laki 25 tahun alamat Desa Mentaos Kecamatan Gudo Kabupaten Jombang,karena terlibat penyalahgunaan narkotika jenis sabu sabu, tersangka berhasil di tangkap Polisi di Desa Mentaos,Kecamatan Gudo Kabupaten Jombang, Minggu(22/3/2020). Kasatresnarkoba Polres Jombang menjelelaskan.” Tersangka […]

  • Intensitas Pengawalan LSM LIRA Terhadap Sidang perdana Mantan Bupati Puput Tantriana Sari dan Suaminya di Tipikor Sidoarjo

    Intensitas Pengawalan LSM LIRA Terhadap Sidang perdana Mantan Bupati Puput Tantriana Sari dan Suaminya di Tipikor Sidoarjo

    • calendar_month Jumat, 14 Jun 2024
    • account_circle Pom py
    • visibility 528
    • 0Komentar

    SIDOARJO, RI –LSM LIRA Kabupaten Probolinggo mengawal dengan intens sidang perdana mantan Bupati Puput Tantriana Sari dan suaminya, Hasan Aminudin, di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Sidoarjo. Kamis 13/6/2024. Keduanya menghadapi dakwaan serius terkait kasus dugaan gratifikasi dan pencucian uang. Bupati LSM LIRA Probolinggo, Samsudin, S.H., turut hadir dalam sidang bersama Sekda LSM LIRA, Deni […]

expand_less