Prajurit Yonif 500/Sikatan Bantu Balita Korban Luka Bakar, Bukti Nyata TNI Hadir dengan Cinta di Tanah Papua
- account_circle Pom py
- calendar_month Rabu, 28 Mei 2025
- visibility 160
- print Cetak

Foto Yonif 500 Sikatan bantu pengobatan luka bakar terhadap warga papua
Intan Jaya, Papua, RI – Di tengah keten1angan wilayah perbatasan, prajurit TNI dari Satgas Pamtas RI-PNG Mobile Yonif 500/Sikatan kembali menunjukkan wajah kemanusiaan yang menguatkan persaudaraan antara aparat negara dan rakyat Papua. Pada Rabu, 28 Mei 2025, tim kesehatan Satgas memberikan pelayanan medis (Yankes) kepada seorang balita, Jordan Sani, yang mengalami luka lecet pada betis akibat terkena knalpot kendaraan bermotor.
Kegiatan dilakukan di Pos Mamba, yang berada di lingkungan Kotis Satgas, dengan melibatkan 10 personel di bawah pimpinan Serda Fikri. Tim dengan sigap memberikan perawatan medis, dibarengi dengan senyum, sapa, dan perhatian tulus kepada sang anak dan keluarganya.
“Kami tidak hanya menjaga batas wilayah negara, tapi juga menjaga harapan warga. Ketika melihat anak kecil seperti Jordan mengalami luka, kami tahu kami harus segera bertindak, karena luka kecil bisa menjadi besar jika diabaikan. Kami ingin masyarakat tahu bahwa TNI hadir bukan hanya dengan senjata, tapi juga dengan hati,” ujar Serda Fikri, usai melakukan perawatan.
Ibu dari Jordan, yang ikut mendampingi proses perawatan, menyampaikan rasa terima kasih yang tulus. Dengan mata berkaca-kaca, ia mengungkapkan perasaannya:
“Saya sangat bersyukur dan terharu. Anak saya bisa ditangani dengan baik. Biasanya kami jauh dari fasilitas kesehatan, tapi TNI datang bantu kami. Saya percaya sekarang, TNI bukan cuma jaga, tapi juga sayang sama kami orang Papua,” tutur Mama Jordan, dengan suara lirih namun penuh kehangatan.
Momen perawatan tersebut juga menjadi gambaran bagaimana Satgas Yonif 500/Sikatan membangun kepercayaan dan kedekatan emosional dengan masyarakat, khususnya anak-anak yang merupakan generasi penerus bangsa.
“Anak-anak Papua adalah masa depan negeri ini. Kalau kami bisa bantu mereka tumbuh sehat dan bahagia, itulah kemenangan sejati bagi kami sebagai prajurit,” tambah Serda Fikri.
Pelayanan kesehatan seperti ini rutin dilaksanakan oleh Satgas di berbagai pos sebagai bentuk program komunikasi sosial dan kemanusiaan. Tak hanya mengobati luka, namun juga memperkuat simpul persatuan di tengah tantangan medan dan keterbatasan.( /mjb/tg)
- Penulis: Pom py




Saat ini belum ada komentar