Kebersamaan TNI dan Masyarakat Papua: Satgas Yonif 500/Sikatan Gelar Kegiatan Rosita di Intan Jaya
- account_circle Redaksi Pagi
- calendar_month Jumat, 16 Mei 2025
- visibility 159
- print Cetak

Foto: Satgas Yonif 500 Sikatan menggelar kegiatan Rosita kepada warga intan jaya
INTAN JAYA,RI- Di bawah terik matahari pagi Jumat, 16 Mei 2025, terlihat pemandangan penuh kehangatan dan kebersamaan di halaman TK Mamba, Kotis Satgas Pamtas RI-PNG Mobile Yonif 500/Sikatan. Sepuluh personel Satgas yang dipimpin oleh Serka Dedi turut membantu warga asli Intan Jaya dalam kegiatan “Rosita”, yakni proses pengumpulan dan pengepakan hasil bumi lokal yang akan dijual ke Pasar Sugapa. Suasana akrab terpancar dari senyum dan candaan kecil yang terjalin antara anggota TNI dan masyarakat Papua.
Kegiatan Rosita ini merupakan wujud nyata sinergi antara TNI dan masyarakat dalam mendukung program Bupati Intan Jaya, Aner Maisini, yang menggalakkan gerakan belanja pangan lokal setiap hari pasar, yakni Selasa dan Jumat. Inisiatif ini tak hanya memperkuat ketahanan pangan lokal, tetapi juga menggerakkan roda ekonomi rakyat di wilayah pedalaman Papua.
“Kami hadir di sini bukan hanya sebagai pasukan pengamanan, tetapi juga sebagai bagian dari masyarakat. Dengan kegiatan Rosita ini, kami ingin menunjukkan bahwa TNI selalu ada untuk membantu dan berjalan bersama rakyat,” ungkap Serka Dedi, penuh semangat. Ia menambahkan bahwa keterlibatan personel dalam membantu petani dan mama-mama Papua merupakan bentuk empati dan kepedulian terhadap kesejahteraan warga.
Kebersamaan yang terbangun terasa sangat tulus. Mama-mama Papua yang membawa hasil kebun seperti daun bawang, sayur sawi, dan pare tampak begitu nyaman berinteraksi dengan anggota TNI. Bahkan dalam beberapa momen, gelak tawa pecah ketika mereka membahas hasil panen dan persiapan menuju pasar. Anak-anak yang berada di sekitar lokasi pun turut menyaksikan keakraban ini dengan wajah penuh rasa aman dan bangga.
Melalui kegiatan ini, Satgas Yonif 500/Sikatan ingin menanamkan pesan bahwa persatuan dan kebersamaan adalah kunci membangun Papua yang damai dan sejahtera. “Kami yakin, kalau rakyat dan TNI saling bahu membahu, maka kedamaian dan kemajuan Papua bukan sekadar mimpi,” tutup Serka Dedi, sembari membantu mengangkat noken berisi hasil bumi ke atas bahu seorang warga.( Red Yonif 500 Sikatan/Publisher mjb/tg)
- Penulis: Redaksi Pagi




Saat ini belum ada komentar